NovelToon NovelToon
JANDA-JANDA UNDERCOVER

JANDA-JANDA UNDERCOVER

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan
Popularitas:953
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Arsila

siapa sangka tiga janda dari latar belakang berbeda seorang Bella damayanti 28(mantan polwan) ,Siska Paramita 30(mantan koki) , dan Maya Adinda 29(mantan guru TK) tanpa sengaja membentuk tim detektif amatir. Mereka awalnya hanya ingin menyelidiki siapa yang sering mencuri jemuran di lingkungan apartemen mereka.

​Namun, penyelidikan itu malah membawa mereka ke jaringan mafia kelas teri yang dipimpin oleh seorang bos yang takut dengan istrinya. Dengan senjata sutil, semprotan merica, dan omelan maut, ketiga wanita ini membuktikan bahwa status janda bukanlah halangan untuk menjadi pahlawan (yang sangat berisik).

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Arsila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Shinjuku Neon dan Simulasi Daster Romantis

​Tokyo menyambut The Justice Widows dengan kerlip lampu neon yang pusing dan lautan manusia di penyeberangan Shibuya. Jika di Islandia mereka melawan alam, di Jepang mereka harus melawan teknologi yang sudah melampaui akal sehat.

​"Gila, ini baru namanya kota!" seru Maya Adinda sambil menatap layar raksasa yang menampilkan iklan daster 3D. Maya mengenakan daster khusus misi Tokyo The Cyber-Pop Kimono. Daster ini berbahan serat optik yang bisa berubah warna sesuai dengan mood pemakainya, dan di bagian pinggangnya terdapat sabuk obi yang sebenarnya adalah tempat penyimpanan granat EMP (elektromagnetik).

​Bella Damayanti sedang mengamati Menara Shinjuku Digital dari balik kacamata hitamnya yang memiliki fungsi pemindai retina jarak jauh. "Fokus, May. Ayah gue ngasih tahu kalau server 'The Thread of Fate' ada di lantai 88 menara itu. Masalahnya, seluruh lantai itu dijaga oleh The Cyber-Ninjas, pasukan elit yang bagian tubuhnya sudah diganti dengan serat karbon dan kabel data."

​Siska Paramita sedang asyik mengunyah takoyaki yang dia beli di pinggir jalan, tapi matanya tetap waspada. "Aku sudah cek sensor udaranya. Gedung itu dipenuhi gas tidur neuro-transmitter. Kita harus pakai filter hidung dari agensi. Dan Bella, aku butuh akses ke dapur pusat gedung itu. Kalau aku bisa menguasai sistem pipa airnya, aku bisa memasukkan bumbu pengacau sirkuit ke dalam sistem pendingin server mereka."

​Mereka masuk melalui pintu masuk staf dengan menyamar sebagai tim teknisi pemeliharaan layar digital. Bella memimpin dengan tenang, sementara Maya sibuk membetulkan letak wig pink neon-nya yang menurutnya "wajib buat penyamaran di Tokyo".

​Saat mencapai lantai 80, tiba-tiba lift berhenti. Lampu berubah menjadi merah pekat.

​"Deteksi penyusup. Identitas: Tiga Janda Berbahaya," suara mekanis terdengar dari speaker lift.

​Pintu lift terbuka, tapi di baliknya bukan koridor, melainkan sebuah ruang putih luas tanpa ujung. Mereka melangkah keluar dan tiba-tiba pakaian mereka berubah. Bella mengenakan zirah samurai, Siska mengenakan pakaian pelayan kafe (maid), dan Maya... Maya mengenakan gaun pengantin yang sangat mewah.

​"Hah?! Kok aku pakai baju pengantin?!" Maya panik melihat dirinya di pantulan lantai kaca.

​"Kita terjebak dalam The Dream Stitcher," ujar Bella sambil menghunus pedang samurai titaniumnya. "Ini simulasi realitas virtual tingkat tinggi yang langsung menyerang saraf bawah sadar. Sistem ini bakal ngasih kita skenario hidup yang paling kita inginkan atau kita takuti supaya otak kita terkunci di sini sementara tubuh asli kita dihabisi oleh ninja di dunia nyata!"

​Tiba-tiba, Maya terpisah dari Bella dan Siska. Ia berada di sebuah taman sakura yang indah. Seorang pria tampan dengan setelan jas hitam mendekatinya. Wajah pria itu adalah campuran dari semua aktor drakor favorit Maya.

​"Maya... kenapa kamu pergi? Aku sudah menyiapkan daster macan berlian untuk mas kawin kita," ujar pria itu sambil berlutut dan memegang kotak perhiasan.

​Maya terpana. "D-daster macan berlian? Mas kawin?" Jantung Maya berdegup kencang. Ini adalah impiannya selama menjanda. Menemukan pria kaya yang mendukung hobi dasternya.

​Namun, saat pria itu hendak memakaikan cincin, Maya teringat sesuatu. Ia melihat saku gaun pengantinnya. Di sana ada lipstik granatnya.

​"Tunggu dulu," Maya menyipitkan mata. "Pria idaman aku nggak mungkin tahu soal daster macan berlian kecuali dia baca file intelijen aku. Kamu... kamu adalah virus komputer ya?!"

​Maya tanpa ragu memutar lipstiknya dan menyemprotkan gas penetral ke wajah pria tampan itu. BOOM! Pria itu berubah menjadi sekumpulan kode hijau yang berantakan. "Maaf ya Mas Ganteng, daster macan aku nggak bisa dibeli pakai cinta palsu!"

​Sementara itu, Siska berada di sebuah dapur raksasa yang tidak ada habisnya. Ia dikepung oleh sepuluh robot koki dengan lengan gergaji.

​"Pesenan masuk Janda Goreng Tepung!" teriak salah satu robot.

​Siska mendengus. Ia menarik sutil titaniumnya. "Kalian pikir kalian koki? Kalian cuma kaleng sarden yang dikasih kabel!"

​Siska bergerak dengan kecepatan luar biasa. Ia menggunakan teknik "Oseng-oseng Kilat", menangkis gergaji robot dengan punggung sutilnya, lalu menusukkan bumbu bubuk "Short Circuit" (campuran lada dan serbuk tembaga) ke dalam sirkuit terbuka para robot.

​"Rasakan ini! Bumbu penghancur sistem!"

​Satu per satu robot itu meledak, mengeluarkan percikan api biru. Siska berhasil menemukan pusat simulasi di balik meja saji raksasa dan menghantamnya dengan hantaman ultrasonik.

​Simulasi itu hancur berkeping-keping seperti kaca yang pecah. Bella, Siska, dan Maya kembali ke dunia nyata di lantai 88. Ternyata mereka hanya berdiri diam selama tiga puluh detik, tapi di dalam pikiran mereka terasa seperti berjam-jam.

​Di depan mereka, berdiri The Great Weaver, pemimpin operasional Benang Hitam wilayah Asia. Ia adalah seorang pria tua dengan tangan mekanis yang memiliki delapan jari di masing-masing tangan, memungkinkannya menjahit data secepat superkomputer.

​"Kalian berhasil keluar dari simulasi tercepat dalam sejarah," ujar Great Weaver sambil terus mengetik di udara. "Tapi 'The Thread of Fate' sudah mencapai 95%. Begitu mencapai 100%, aku bisa memundurkan waktu di seluruh bursa saham dunia. Aku akan menghapus kekayaan musuh-musuhku sebelum mereka sempat memilikinya!"

​"Nggak akan, Kek!" teriak Maya.

​Bella melesat maju. Payung titaniumnya berubah menjadi mode sabit. Ia bertarung melawan Great Weaver di atas lantai kaca yang memperlihatkan pemandangan malam Tokyo dari ketinggian 400 meter.

​Great Weaver menggunakan benang laser yang keluar dari jari-jari mekanisnya. Benang itu begitu tajam sehingga bisa memotong pilar baja gedung hanya dengan satu tarikan.

​"Siska! Maya! Hancurkan unit pendingin servernya! Itu satu-satunya cara buat menghentikan proses jahitannya!" perintah Bella sambil menangkis laser.

​Maya melihat deretan server raksasa yang dilindungi perisai energi. "Bel, perisainya nggak bisa ditembus pakai granat biasa!"

​Siska melihat peluang. "Maya, kasih aku daster serat optikmu yang cadangan! Kita bakal pakai itu sebagai konduktor panas!"

​Maya melemparkan daster cadangannya. Siska menyiramnya dengan minyak goreng suhu tinggi yang ia bawa di botol semprotan, lalu menyulutnya dengan pemantik ultrasonik. "Maya, arahkan laser dari kostummu ke daster ini! Kita bakal bikin ledakan termal terkendali!"

​Maya menyalakan mode laser di kostumnya. Sinar hijau laser menghantam daster yang sudah berminyak dan panas itu, menciptakan reaksi berantai energi yang meledak tepat di jantung perisai server.

​KA-BOOOOMM!

​Perisai itu pecah. Server Benang Hitam mulai terbakar dan mengeluarkan asap hitam. Proses "The Thread of Fate" berhenti di angka 99,9%.

​"TIDAK! Sedikit lagi! Aku hampir bisa menghapus utang pinjolku sendiri!" ratap Great Weaver dramatis sebelum akhirnya pingsan karena tersengat listrik dari jari mekanisnya sendiri.

​Gedung mulai bergetar karena sistem keamanan pusat mulai meledakkan diri untuk menghapus barang bukti.

​"Kita harus keluar! Lewat atap!" Bella memimpin jalan.

​Di atap menara, sebuah helikopter tanpa awak sudah menunggu, dikirim oleh Master Tailor dari markas rahasianya. Namun, tiba-tiba dari langit, muncul puluhan drone pengejar yang melepaskan jaring laser.

​"Gue yang urus drone-nya, kalian naik dulu!" Bella menggunakan payungnya untuk menangkap jaring laser dan memutarnya kembali ke arah drone, menyebabkan tabrakan berantai di udara.

​Maya dan Siska melompat ke helikopter. Bella menyusul dengan melakukan lompatan akrobatik di detik terakhir.

​Saat helikopter menjauh dari gedung yang mulai runtuh, Tokyo tampak tetap tenang di bawah sana, tidak menyadari bahwa waktu mereka baru saja hampir dimanipulasi oleh seorang kakek penjahit gila.

​Beberapa jam kemudian, di sebuah kedai ramen tersembunyi di sudut Akihabara, ketiga janda itu duduk dengan lemas.

​"Aku... aku tadi beneran mau dikasih mas kawin daster macan berlian," gumam Maya sambil menyeruput kuah ramennya dengan sedih. "Ternyata cuma virus komputer."

​Siska menepuk bahu Maya. "Nanti kalau misi ini selesai 50 bab, kita cari penjahit yang beneran buat bikin daster itu, May. Bukan virus."

​Bella melihat ke arah tabletnya. "Data dari Great Weaver sudah kita dapatkan. Ternyata 'The Thread of Fate' hanyalah bagian kecil. Musuh terakhir kita, pemimpin tertinggi dari seluruh Sindikat Benang Hitam, ada di Paris, Prancis. Dia dikenal dengan nama The Empress of Silk."

​"Prancis?!" Maya langsung segar kembali. "Kota mode?! Menara Eiffel?! Aku harus dapet daster edisi terbatas dari desainer sana!"

​Siska tersenyum. "Prancis ya? Aku mau coba tantang koki-koki di sana pakai sambal terasi punyaku. Kita berangkat kapan, Bel?"

​Bella mematikan tabletnya. "Besok pagi. Tapi malam ini, kita istirahat. Maya, nggak ada masker kunyit ya malam ini?"

​Maya tertawa. "Enggak, Bel. Aku mau pakai masker teh hijau aja, biar glowing ala cewek Jepang!"

​Tiga janda itu kembali tertawa di tengah riuhnya Tokyo.

1
yumin kwan
baru nemu, langsung marathon....
seru kocak... walau ga masuk akal 🤣🤣🤣
yumin kwan
astaga.... kok bisa kepikiran ide begini.... salut....
yumin kwan
astaga.... seru bgt ini 3 janda.... 😄
yumin kwan
kayaknya kocak ini cerita..... save ah...
Marley
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!