NovelToon NovelToon
Ketika Perjalanan Mempertemukan Kembali Yang Belum Selesai

Ketika Perjalanan Mempertemukan Kembali Yang Belum Selesai

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:868
Nilai: 5
Nama Author: nita.mamitha

Dalam satu perjalanan malam,
Nara dan Arka dipaksa menghadapi kembali masa lalu yang belum selesai.

Dan kali ini… tidak ada lagi tempat untuk lari.

Karena di antara dua perhentian,
beberapa perasaan tidak pernah benar-benar hilang
hanya menunggu waktu untuk kembali menyakitkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nita.mamitha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan yang Tidak Direncanakan

Ada pertemuan yang kita tunggu.

Dan ada yang datang… tanpa kita siap.

Hari itu terasa biasa.

Tidak ada firasat.

Tidak ada tanda.

Nara hanya menjalani hari seperti biasanya.

Dia keluar lebih pagi dari kantor.

Langit mendung, tapi tidak hujan.

Udara terasa sedikit lebih dingin.

Nara memutuskan untuk mampir ke sebuah kafe kecil yang jarang dia datangi.

Bukan tempat yang punya kenangan.

Bukan tempat yang “pernah”.

Hanya tempat biasa.

Dan mungkin… itu yang membuat semuanya terasa lebih aneh.

Dia memesan kopi.

Duduk di sudut.

Membuka laptop.

Berusaha fokus.

Sampai

“Americano, satu.”

Suara itu.

Sederhana.

Tidak keras.

Tidak istimewa.

Tapi cukup untuk membuat jantung Nara berhenti sesaat.

Dia tidak langsung menoleh.

Tangannya membeku di atas keyboard.

Napasnya tertahan.

Tidak mungkin.

Tapi suara itu

terlalu familiar untuk salah.

Perlahan…

Nara mengangkat wajahnya.

Menoleh.

Dan di sana.

Beberapa langkah dari tempatnya duduk.

Arka.

Lebih rapi.

Lebih dewasa.

Sedikit berbeda.

Tapi tetap… Arka.

Waktu seperti berhenti.

Semua suara di sekitar mereka terasa menjauh.

Arka belum melihatnya.

Dia masih menunggu pesanannya.

Tangannya di saku.

Tatapannya kosong.

Seperti seseorang yang juga membawa sesuatu yang belum selesai.

Nara ingin bangkit.

Pergi.

Menghindar.

Tapi tubuhnya tidak bergerak.

Karena di satu sisi

dia sudah terlalu lama tidak melihatnya.

Dan di sisi lain

dia tidak tahu harus jadi siapa sekarang.

Beberapa detik kemudian

Arka menoleh.

Dan mata mereka bertemu.

Detik itu

tidak ada yang berbicara.

Hanya dua orang yang pernah saling mengenal…

sekarang berdiri di antara masa lalu dan sekarang.

“Nar…”

Arka yang pertama bicara.

Suaranya pelan.

Hampir ragu.

Nara menelan.

Lalu berdiri.

Pelan.

“Ka…”

Nama itu terasa asing di bibirnya.

Padahal dulu… begitu biasa.

Hening.

Beberapa detik.

“Lo… di sini?”

Pertanyaan paling sederhana.

Tapi satu-satunya yang bisa keluar.

Arka mengangguk kecil.

“Iya. Lagi ada kerjaan di sini.”

Nara mengangguk.

“Gue juga.”

Padahal… itu bukan jawaban yang sebenarnya.

Mereka berdiri.

Tidak tahu harus melangkah lebih dekat… atau tetap di tempat.

“Udah lama ya…”

Arka berkata pelan.

“Iya.”

Dan hanya itu.

Karena waktu yang panjang…

tidak selalu bisa diringkas dalam kalimat.

“Lo gimana?”

Akhirnya Arka bertanya.

Nara tersenyum kecil.

Refleks.

“Baik.”

Jawaban yang sama yang selalu dia berikan ke semua orang.

Arka mengangguk.

“Gue juga.”

Dan untuk sesaat

semuanya terasa seperti percakapan dua orang asing.

Tapi mereka tahu…

mereka bukan asing.

“Lo berubah,” kata Arka tiba-tiba.

Nara mengangkat alis sedikit.

“Semua orang juga bilang gitu.”

Arka tersenyum kecil.

“Iya… tapi sekarang gue ngerti.”

Nara menatapnya.

“Apa?”

Arka terdiam sejenak.

Lalu berkata pelan

“Lo jadi lebih… jauh.”

Kalimat itu jujur.

Tapi tidak menyakitkan seperti dulu.

Nara tersenyum tipis.

“Mungkin.”

Satu jeda.

“Atau mungkin… gue cuma belajar nggak terlalu dekat lagi.”

Hening.

Pesanan Arka dipanggil.

“Americano.”

Arka mengambilnya.

Tapi tidak langsung pergi.

“Lo… ada waktu?”

Dia bertanya.

Hati-hati.

Nara terdiam.

Beberapa detik.

Di kepalanya… banyak hal.

Kenangan.

Luka.

Semua yang belum benar-benar selesai.

Tapi di hatinya…

ada sesuatu yang lebih tenang dari sebelumnya.

“Iya.”

Akhirnya dia menjawab.

Pelan.

Mereka duduk.

Berhadapan.

Tempat yang sama seperti dulu.

Tapi dengan perasaan yang sangat berbeda.

Tidak ada lagi harapan berlebihan.

Tidak ada lagi ekspektasi.

Hanya dua orang…

yang pernah saling mencintai

dan sekarang mencoba memahami… apa yang tersisa.

“Gue kira… gue nggak bakal ketemu lo lagi.”

ucap arka

Nara tersenyum kecil.

“Gue juga.”

“Dan sekarang?”

Nara menatapnya.

Tenang.

“Sekarang… gue nggak tau ini kebetulan… atau memang harus.”

Arka mengangguk pelan.

Karena dalam hatinya

dia juga merasakan hal yang sama.

Mungkin ini bukan tentang kembali.

Tapi tentang…

sesuatu yang belum selesai.

Dan hidup

selalu punya cara aneh…

untuk mempertemukan dua orang

di waktu yang tidak pernah mereka rencanakan.

Pertemuan itu tidak terasa berat.

Tidak seperti dulu.

Tapi juga… tidak ringan.

Karena di antara mereka

masih ada sesuatu yang belum sepenuhnya hilang.

Dan mungkin…

belum sepenuhnya selesai.

Hari itu

untuk pertama kalinya setelah sekian lama

mereka duduk bersama lagi.

Bukan sebagai “kita”.

Tapi sebagai dua orang…

yang pernah punya cerita yang sama.

Dan tanpa mereka sadari

ini bukan akhir.

Tapi awal dari sesuatu yang… belum mereka mengerti.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!