NovelToon NovelToon
MASIH MENCINTAIMU

MASIH MENCINTAIMU

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Keluarga & Kasih Sayang / Cintapertama
Popularitas:6.5M
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Ethan dan Dira berpisah karena salah paham. Semuanya di mulai dari Kara, keponakan kesayangannya jatuh ke jurang. Belum lagi saat ia melihat Dira dan Jeremy bercumbu dalam keadaan telanjang. Hubungan keduanya hancur

6 tahun kemudian mereka dipertemukan kembali. Dira kebetulan bekerja sebagai asisten dari adik Damian bernama Zora. Ethan masih membencinya.

Tapi, bagaimana kalau Dira punya anak dan anak itu adalah anak kandungnya? Bagaimana kalau Dira merahasiakan sesuatu yang membuat Ethan merasa bersalah dan benar-benar hancur? Akankah Ethan berhasil mengejar cinta Dira lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Laki-laki itu tahu

Dira baru saja hendak menaiki taksi ketika seseorang menghentikannya. Ia kaget, kaget sekali bahkan sampai tidak berani menoleh. Karena ia takut  yang menghentikannya adalah Ethan. Jantungnya rasanya seperti mau copot.

"Dek, jadi naik?" sopir taksi bertanya sopan dari dalam.

"Tidak, ini ongkosnya."

Bukan Dira yang menjawab. Tapi laki-laki yang berdiri di belakangnya. Laki-laki itu menyodorkan beberapa lembar uang seratus ribuan ke sopir. Sang sopir heran tapi segera mengambil dengan senang hati sebelum pergi.

Dira masih berdiri kaku di tempatnya. Tapi nafasnya sedikit lega karena ternyata itu bukan suara Ethan, tapi ...

Ia berbalik. Tatapannya bertemu dengan sosok tinggi yang terus menatapnya datar. Dulu dia kenal pria itu yang paling dingin dibandingkan Matt dan Ethan.

Damian.

Yes. Yang kini sedang berdiri berhadapan dengannya adalah Damian.

"Ayo bicara." kata pria itu sebelum berbalik berjalan masuk ke cafe dekat jalan itu. Rumah Matt berada di jarak kira-kira dua ratus meter dari tempat itu. Cukup aman, tapi Dira tetap waspada juga.

Kenapa Damian ingin bicara dengannya? Seingat dia mereka tidak akrab dan jarang bertemu juga. Ia jarang sekali berinteraksi dengan laki-laki itu, bahkan hampir tidak pernah. Tapi kenapa ...

Dira tetap tetap mengikuti akhirnya. Ia melangkah masuk ke kafe kecil itu dengan perasaan campur aduk. Damian sudah duduk di meja sudut, posisi yang membelakangi jendela namun menghadap pintu. Dira menarik kursi di depannya tanpa diminta.

Beberapa detik berlalu dalam diam. Hanya suara mesin espresso dan percakapan pelan pengunjung lain yang terdengar.

Jujur, Dira merasa canggung. Dia tidak pernah berhadapan berdua dengan Damian. Apalagi aura pria itu membuatnya ingin cepat-cepat pergi saja.

"Aku punya anak kembar berusia enam tahun," Damian akhirnya angkat suara.

"Mereka sekolah di Arkana International Academy," lanjut Damian tenang.

Sekolah yang pria itu sebutkan adalah sekolah elit. Keamanannya ketat. Biaya masuknya saja cukup untuk membeli satu rumah.

Dira mengernyit pelan. Ia masih tidak mengerti arah pembicaraan ini.

"Sekolah itu berdekatan dengan sebuah TK kecil,"lanjut Damian pelan.

"Namanya TK Melati Bunda."

TK bunda adalah TK yang bangunannya sederhana. Pagar besinya rendah, catnya sudah mulai pudar. Tidak ada satpam khusus. Hanya satu penjaga yang merangkap tukang kebun. Namun didikannya bagus.

Jantung Dira langsung berdebar tidak karuan.

TK Melati Bunda.

Itu sekolah Arel.

Tangannya yang semula berada di atas meja turun ke bawah dan jemarinya saling meremas. Ia berusaha bersikap tenang.

"Ke-kenapa kau membahas TK itu?" tanyanya, berusaha menjaga nada suaranya tetap stabil.

Damian tidak langsung menjawab. Ia hanya menatap Dira, mengamati perubahan ekspresinya.

"Putra-putriku bermain dengan seorang anak kecil empat hari yang lalu. Dari TK Melati Bunda. Usia anak itu, mungkin lima tahun? Kau mau aku lanjutkan wajah anak itu persis siapa?"

Dira merasa seluruh darah di tubuhnya mengalir turun sekaligus. Suara di kafe mendadak seperti teredam. Hanya detak jantungnya sendiri yang terdengar keras di telinga.

Damian, apakah pria ini secepat itu bisa mengenali Arel anak siapa? Bahkan Ethan saja yang gampang curiga itu tidak sadar. Dira memutar otaknya cepat.

"A-apa maksudmu?"

"Itu anak Ethan." kata Damian langsung. Tanpa basa-basi. Dira menggigit bibirnya.

"E-Ethan sudah punya anak? Ah, aku baru tahu." Masih saja dia berakting.

Damian terkekeh kecil.

"Kau yakin tidak tahu siapa ibunya?"

"Si-siapa?"

"Yang aku tahu, seumur hidupnya sampai hari ini, Ethan hanya pernah tidur dengan satu wanita. Menurutmu siapa?"

Dira menelan ludah.

"Jangan sembarangan! Aku tidak pernah pernah melahirkan anak laki-laki itu." tukasnya bohong. Damian tetap menatapnya dengan tenang namun tajam.

"Kau pikir kau bisa menyembunyikan anak itu selamanya dari ayah kandungnya?"

Dira terdiam. Matanya berkaca-kaca. Air mata yang tadi ia tahan akhirnya jatuh juga.

"Aku tidak punya pilihan …" suaranya pecah, hampir tak terdengar.

Damian tidak langsung menyela. Ia membiarkan Dira bicara.

"Aku baru sadar aku hamil setelah berpisah darinya. Aku mohon Damian ... Jangan beritahukan padanya tentang anakku. Aku mohon ..." ia meminta dengan sungguh-sungguh.

"Kau pikir Ethan pria bodoh? Hanya tunggu waktu dan dia akan mengetahui semuanya. Tanpa aku bilang."

"Dia tidak punya hak kalau pun dia tahu."

"Dia punya hak. Dia ayah kandungnya."

"Tidak! Aku yang melahirkan sendiri, aku yang membesarkan, aku yang mendidik, aku yang ..."

Suara Dira akhirnya meninggi sebelum ia sadar beberapa pengunjung menoleh. Ia menurunkan nada bicaranya, tapi emosinya tak bisa lagi disembunyikan.

"Aku yang menanggung semuanya sendirian," bisiknya parau, namun penuh tekanan.

"Saat aku muntah tiap pagi, saat aku hampir pingsan di kamar mandi, saat aku harus tetap bekerja dengan perut makin besar ... dia tidak ada di sana."

Damian tidak memotong.

"Waktu aku melahirkan," lanjut Dira dengan suara bergetar,

"Aku sendirian di ruang bersalin. Adikku demam tinggi waktu itu. Tidak ada tangan yang menggenggamku. Tidak ada yang menunggu di luar dengan cemas. Jadi jangan bilang dia punya hak seolah-olah dia juga ikut berjuang."

Sunyi menyelimuti meja itu. Beberapa detik kemudian, Damian berbicara lebih pelan.

"Aku mengerti perasaanmu. Tapi kau tidak kasihan pada putramu? Dia berada di usia yang sangat membutuhkan sosok ayah  mendampinginya. Mau sampai kapan kau bersikap egois pada anakmu sendiri? Dia punya ayah yang dapat memberikannya segalanya, tapi kau ... kau memilih menjauhkan mereka." Damian tidak meneruskan kata-katanya lagi.

Dira terdiam. Tak ada lagi yang bicara di antara mereka. Damian lalu berdiri dari kursi.

"Aku tidak akan bilang pada Ethan, tapi ini saranku. Lebih baik kau jujur, anakmu butuh sosok seorang ayah. Jangan sampai dia berpikir ayahnya  tidak pernah menginginkannya. Anak-anak bertumbuh Dira, pertanyaan mereka juga tumbuh."

Kalimat itu seperti menghantam sesuatu yang paling rapuh dalam diri Dira. Ia terdiam. Damian sudah pergi, tapi dia masih setia dalam cafe itu dengan perasaan yang campur aduk. Sejujurnya, ia tidak tahu bagaimana menghadapi Ethan, tidak tahu bagaimana cara menyampaikan, dan yang paling dia takuti adalah ..

Ethan akan menolak anaknya. Mengingat bagaimana laki-laki itu membencinya sekarang.

1
Etty Sumaryanti
ditunggu mom cerita y 🙏🙏ko sedih y jer remy semoga jeremi ketemu jodoh y 🙏🙏
sibung
Jadi mls part dami sama Jeremy... Knpa sih damiii gg move on aja Aku lbh suka si Bima sih tulus dr hati
Klo Jeremy gmn ya obeses dia dr awal dia udah apa apain adik dami aku dah gk suka hmm
Windi Widia Astuti
haduuuhhh lapak baru ..nunggu eps bnyak dlu ya thor nanti aku mampir😍
Nurul Hikmah
akhirnya 🤭😄😄😄
Saut Neni
Ya ampun makasih thor..
Kalau aku bisa request Dami tetap sama Jeremy aza thor.
🌿🌺WINA🌸🌿
Jeremy dari dulu sangat mencintai asli tapi dikira asli itu dulu mata-mata Jeremy jadi salahpaham.. asli dulu sangat polos dan lugu sll mengejar2 jeremy...

dulu jeremy ketutup kemarahan dan salahpaham sama asli, baru menyadari setelah asli dinyatakan meninggal dalam kecelakaan jeremy merasa kehilangan dan menyesal, ternyata cinta sangat besar buat asli...

sekarang asli/dami meninggal sama bima, tapi sebenarnya tidak rela dami meninggal sama pria lain, Jeremy jadi uring2n marah dan emosi jadi satu...
🌿🌺WINA🌸🌿
wkwkwk🤣🤣🤣tangisan arion mengganggu kesayangan Ethan, baru mau ronde kedua gagal total🤭
sabar ya ethan yg penting dah dapat jatah kan😁

kasian arion menangis ingin lapar ingin menyusul...
🌿🌺WINA🌸🌿
mumpung arel dan arion dah tidur lanjutkan lagi naninunya yg sempat tertentu tadi🤭Ethan ingin merasakan main didapur...

yakin ethan mainnya hanya 30 menit, biasanya main berjam-jam lamanya🤣sambil nambah lagi ethan belum hanya 30 menit aja😁
⍥⃝⃝꩗ᴜᥱ֟፝ᥱɴ_𝔅𝔢𝔢𖹭.ᐟ🐝
aq benar2 gak ridho Thor, klau Dami hrus kembali lgi ke Jeremy.
🌿🌺WINA🌸🌿
Arel klo dsh tidur pindahan aja ke kamarnya, lanjut mainnya yg yg tertentu agar kepala atas bawah ethan gak puyeng
🤣🤭nanti kelar main pindahin lagi...

maklum arel masih kecil belum tahu yg dilakukan orgtuanya lagi berduaan😁
⍥⃝⃝꩗ᴜᥱ֟፝ᥱɴ_𝔅𝔢𝔢𖹭.ᐟ🐝
Thor, plisss jgn rusakkan hati Bima ya 🥺. Buat perasaan Dami benar2 untuk bima saat ini. Jgn ada lagi drama Dami kmbali sama Jeremy. Memang Jeremy terlihat masih mencintainya, hanya saja melihat situasi sekarang itu sudah jdi sebuah obsesi karena Jeremy pasti akan melakukan hal yg lebih brutal lagi. Biarkan cinta nya bima & keluarga nya mengalir dan d rasakan oleh Dami.
🌿🌺WINA🌸🌿
wkwkwk🤣🤣🤣klo main tunggu arel dan arion tidur dulu biar gak ganggu🤭Arel mama dan papa lagi nanimu ganggu aja🤣padahal gairahnya Ethan diubun-ubun pusing itu kepala🤣
LANY SUSANA
siap di tunggu cerita segitiga Bima dami Jeremy
Tuti Tyastuti
𝘴𝘪𝘢𝘱 𝘬𝘢 𝘮𝘢𝘦💪
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵💪
olyv
akhirnya sah juga selamat pengantin baru
olyv
hadeehh 🙄
olyv
lancar jayaaa 👍👍
olyv
otewe halal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!