Ragas Pratama, Siswa Nakal dan sering bikin kegaduhan di sekolah, tiba-tiba bertemu dengan Jasmine yang membuatnya terpana dan hatinya terus bergetar saat melihatnya, tetapi Gadis Cantik dan lembut itu, Dia anak seorang Jendral.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16.
19.00 Rumah Jasmine.
"Permisi Tuan, di luar ada tamu, katanya temannya non Jasmine, " lapor Budi satpam rumah Banyu.
"Siapa, laki-laki atau perempuan? " tanya Banyu sambil menyelesaikan makan malamnya.
"Laki-laki namanya Pratama, katanya ada tugas kelompok dari sekolah, " jelas Budi dengan jujur, dengan cepat Banyu menyelesaikan makannya lalu keluar menemui Pratama.
"Kamu temannya Jasmine, beneran ada tugas kelompok? " tanya Banyu langsung saat melihat Pratama.
"Bener Om, " jawab Pratama sambil membenahi kaca mata kuda yang di pakainya. "Kalau Om nggak percaya, Om bisa hubungi Bu Vira langsung," imbuhnya lagi dengan jantung yang berdebar.
"Oke, silahkan masuk, " ucap Banyu mempersilahkan Pratama. "Bik panggil Jasmine, " perintah Banyu kepada asisten rumah tangga.
Hingga beberapa saat kemudian Jasmine muncul dengan wajah yang tercengang. Raa.... "!!! ucapnya yang menguap begitu saja, saat Ragas mengkode dengan tatapan matanya. Jasmine sedikit terkekeh saat melihat penampilan culun Ragas saat ini.
"Katanya kamu ada tugas kelompok sama Pratama? " tanya Banyu kepada putrinya.
"Pratama, " jawabnya bingung. "Oh iya aku lupa Pa tadi, " jawab Jasmine langsung nyengir. "Aku kira dia nggak bakalan kesini, soalnya aku murid baru dan belum ada teman, " jelasnya lagi sambil mengaruk kepalanya.
"Pratama, terimakasih ya sudah menjadi teman Jasmine, " ucap Banyu dengan senyuman ramahnya.
"Iya Om, " jawab Ragas canggung.
Singkat saja mereka mengerjakan tugas bersama, bahkan duduk mereka saling bersebrangan, karena di awasi oleh salah satu ajudan Banyu.
"Bos, hitam putih kembali ada penyerangan, " lapor dari salah satu pria yang baru saja masuk ke rumah Jasmine. Dan tanpa di sengaja Ragas mendengarkan obrolan mereka.
"Cari tameng untuk melindungi sang naga, " perintah Banyu dengan suara beratnya.
Kata Kata Banyu yang terakhir membuat jantung Ragas berdetak lebih cepat, bahkan dia mencengkram bolpoin nya sampai hampir pecah, dia teringat tragedi penembakan yang di alami oleh Papanya, saat itu Ragas di ajak Papanya melihat proyek yang baru di kembangkan oleh Papanya, dan tiba-tiba terjadi penggerebekan lalu terjadi penembakan dan pembantaian massal dan Ragas berhasil di selamatkan, dan desas desus yang beredar papanya adalah korban yang di tumbalkan untuk melindungi seseorang yang di juluki Sang Naga.
"Ragas, " pangil Jasmine dengan wajah bingung nya.
"Jasmine, udah selesaikan, gue pulang, " ucap Ragas dan langsung buru buru berpamitan dan pulang yang membuat Jasmine kebingungan.
Tanggan dan tubuh Ragas bergetar dengan hebat, puing-puing kenangan yang mengerikan sebelum nya merenggut nyawa sang Papa kini berputar putar lagi, kepala nya terasa berat, dan dia memutuskan pulang ke apartemen Leon yang sudah di pastikan di sana ada teman temannya.
"Lu kenapa? " tanya Leon, saat menyadari wajah Ragas yang terlihat ling lung.
"Bokapnya Jasmine, orang yang terlibat dalam pembunuhan Bokap gue, " jawab Ragas dengan suara bergetar. Dan semua temannya langsung tercengang, mereka melihat mata Ragas yang memerah sempurna dan tangannya bergetar hebat, sebuah tanda bahwa Ragas saat ini tidak baik baik saja.
"Lu serius? " tanya Regan memastikan.
"Lu tau darimana? " saut Leon.
Ragas sama sekali tidak menjawab pertanyaan dari teman temannya. "Udah udah, " ucap Juno memberikan segelas air putih untuk Ragas. "Lu tenangin dulu pikiran Lu, " ucap Juno menenangkan Ragas.
"Gue bakalan bantu Lu cari informasi yang sebenarnya, " saut Leon dengan yakin.
...****************...
......𝗪𝗔𝗝𝗜𝗕....!!! 𝗞𝗢𝗠𝗘𝗡, 𝗟𝗜𝗞𝗘 𝗗𝗔𝗡 𝗩𝗢𝗧𝗘...!!! ......