NovelToon NovelToon
Obsesi

Obsesi

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh
Popularitas:245
Nilai: 5
Nama Author: @120

Kisah seorang wanita yang ambisius terhadap sesuatu dan membuatnya terjebak dalam dilema.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rasa yang sebenarnya.

"apa anda mengikutiku tuan ??tanya elena melihat maxime duduk dibelakangnya di tempat makan.

"haa....kau disini juga rupanya...."

Maxime berpindah tempat dan duduk bersama berhadapan dengan elena.

"aku sudah mengatakannya kan...lagi pula kita satu penginapan,pasti kita akan bertemu lagi...

"begitu ya....silahkan nikmati liburan anda....aku akan kembali" ucap elena sambil berdiri.

"ceg....!!!"maxime meraih tangan elena.

"tunggu...!!!aku belum selesai bicara.

"apa lagi ??

"tentu saja tentang pekerjaan....

"sepertinya kau terlalu mengacaukan hidupku tuan,,bagaimana kalau kita akhiri saja sandiwara ini..."ucap elena dengan nada yang lelah.

"eh....begitukah ?? apa kau merasa bersalah pada robert karena sudah berselingkuh denganku ??ejek maxime.

"aku melakukan semua ini karena ada tujuannya tuan,dan tujuanku belum tercapai,aku tidak ada waktu bermain-main dengan kalian...."elena melepaskan tangan maxime dengan kasar.

"baiklah kalau begitu...aku akan membantumu mencapai tujuanmu...."

"untuk alasan apa kau membantuku ??tanya elena.

"eemmppp...."maxime memegang dahinya dengan jari seakan sedang berpikir.

Elena merasa bosan dan melangkahkan kakinya meninggalkan maxime.

"baiklah...baiklah....duduk dulu kau tidak sabaran sekali....

Elena melirik maxime tanpa ekspresi.

"aku akan kembali hari ini jadi jangan bermain-main tuan,"elena duduk kembali.

"apa kau mau kembali bersamaku ?kau pasti akan sangat kelelahan kalau mengemudi jarak jauh sendiri kan ??

"apa dia bisa dimanfaatkan ??sepertinya sekarang dia banyak bicara kepadaku dan bertingkah aneh, orang yang pendiam dan dingin sekarang jadi cerewet dan bercanda,kenapa ?apa dia tidak berbahaya ??gumam elena sambil menatap maxime.

"kau pasti sedang memikirkanku kan ??ejek maxime.

"ehemm....baiklah....aku setuju..kau yang mengemudi kan ??lalu mobilmu ??

"itu urusan kecil....kau hanya perlu duduk manis disampingku..."ucap maxime sedikit tersenyum.

"memang aneh...pria yang aneh...awalnya aku berdebar-debar melihatnya,Tampan,suara yang dalam dan bagus,kaya, tapi makin kesini dia penuh keanehan dan sedikit menakutkan bagiku...apa tidak papa aku berurusan dengannya ??dia akan membantuku mencapai tujuan tapi bagaimana caranya ?aku tidak mau mengatakan masalahku pada orang asing,kita tidak cukup akrab untuk berbagi penderitaan."gumam elena.

"kau senggang pukul berapa ?apa pekerjaanmu sudah selesai ?? Tanya elena.

"paling tidak sore nanti aku sudah siap,aku harus bertemu seseorang setelah ini,"jawab maxime sambil makan.

"oh begitu...baiklah aku juga akan berpamitan dulu dengan kepala sekolah."jawab elena.

Maxime menyelesaikan makan dan berpisah dengan elena di depan kamar masing-masing untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

"wanita itu pintar,dia tidak bisa dibohongi....sangat ambisius,apa yang sedang elena kejar....dari segi finansial dia sudah cukup banyak uang, dia tidak mengejar harta laki-laki....apa masalahnya ??peka sekali dia tau bahwa aku mengikutinya...cih..sekarang aku pura-pura pergi menemui seseorang...."gumam maxime sambil memakai setelannya.

Maxime melihat berkas elena saat sedang mencari referensi setelan saat di butik dan memutuskan menyusulnya saat elena terlihat marah dan meninggalkan butik.

Maxime pergi kesuatu tempat yang jauh dari lokasi elena berada agar tidak dicurigai elena.

Setelah sore hari maxime kembali kepenginapan dan menjemput elena di depan kamarnya.

"apa kau tidak istirahat dulu ??nanti kau kelelahan....

"kita bisa istirahat dipinggir jalan kalau lelah."ucap maxime singkat.

maxime membawa beberapa barang milik elena dan pergi ke mobil.

"kenapa dia membawa barangku...apa dia ada maksud tertentu dengan bersikap baik padaku ??gumam elena.

maxime membawa mobil elena dengan hati-hati dan fokus ke jalan selama beberapa jam dan elena mulai bosan.

"sama saja seperti aku mengemudi sendiri,apa dia tidak mau mengobrol denganku ?apa dia harus se fokus itu ?? Hah...."elena menyandarkan kepalanya dan memejamkan matanya.

"dia tidur pulas sekali.....

Setelah setengah perjalanan maxime menghentikan mobil dan beristirahat di pinggir jalan,maxime merokok diluar mobil sambil melihat pemandangan malam hari.

"fuuh.....

"kenapa kau tidak membangunkanku..??tanya elena menghampiri maxime.

"sepertinya kau sangat lelah...."jawab maxime.

"apa kau tidak memiliki kekasih ?kau selalu berkeliaran disekitarku....nanti dia cemburu kepadaku."tanya elena.

"kekasih ?? Kau lah kekasihku...apa kau lupa ??

"bukan yang seperti itu....

"kenapa tiba-tiba jadi melow,,apa kau sekarang sudah mengendur dengan tujuanmu ??

"tidak...hanya saja aku bingung dengan sikapmu...sebenarnya apa tujuanmu melakukan ini ??

Maxime membuang rokok dan menginjaknya kemudian mendekati elena yang sedang duduk didepan mobil.

"kau ingin tau ??apa kau bisa menerimanya ??

"apa...???

"aku sudah lama memeperhatikan gadis yang selalu duduk ditepi danau dengan wajah polos dan kesedihan di wajahnya,,aku tertarik kepadanya dan sekarang wanita itu ada dihadapanku..."ungkap maxime penuh keseriusan.

Elena yang mendengar ucapan maxime hanya melihat wajah maxime dan terdiam.

Maxime memeluk elena dan membelai rambutnya.

"jadi....jangan paksakan dirimu untuk menjadi orang lain,,kau hanya perlu menjadi dirimu sendiri.....

"apa kau tau aku siapa sebenarnya sejak awal ??tanya elena dalam pelukan maxime.

"tidak....aku tau saat kau sedang mandi,,

"kau hanya membual....aku tidak pernah merasa bertemu denganmu sebelumnya."jawab elena sambil melelaskan pelukan maxime.

"bagaimana kau mengingatnya...kau hanya bisa melamun dipinggir danau, kau tersadar setelah air danau menciprat padamu dan menatapku dengan penuh kutukan....

"oh...orang kaya arogan itu adalah kau...??cep...kenapa aku tidak mengenalimu...??apa ada yang berubah denganmu ??tanya elena sambil membolak balik wajah maxime.

"kau anggap aku begitu...??aku juga benci wanita arogan sepertimu...seperti jalang yang suka merangkak diselangkangan pria demi uang...!!

"ppfff.....kapan aku meminta uang dari laki-laki...???

"tidak...bukan begitu,aku lebih suka dirimu apa adanya jangan bersikap seperti jalang,

"apa kau pernah tergoda oleh seorang jalang ??

"umm...dulu seorang jalang datang dan merangkak dibawah kakiku,dia adalah kiriman dari robert makanya aku bertanya padamu apa kau dijual oleh nya ??

"hahaha....kau terlalu serius menanggapi urusan orang lain...makanya aku tidak suka mencampuri urusan orang lain,aku juga tidak tertarik pada kehidupannya,yang sedang aku gali adalah kebenaran tentang dirinya,aku tidak bisa mempercayai hanya dengan perkataan saja...begitu juga kau...."tunjuk elena pada dada maxime.

"kau perlu bukti apa...?? Maxime mendorong elena dengan tubuhnya sampai berbaring di kap mobil.

"bukti ya...kita lihat saja nanti...uugghhh...kau sangat berat tuan..."elena mendorong tubuh maxime yang menindihnya.

"ayo pergi....kita akan terlambat sampai nanti..."ucap elena sambil membuka mobilnya.

Maxime kembali mengemudi dan sampai dirumah elena tengah malam,maxime memutuskan untuk langsung pulang dengan taxi setelah mengantar elena dengan selamat.

"aku tidak tau dia pria baik atau tidak,tapi sejauh ini dia tidak merepotkanku seperti robert,,hanya saja aku harus bersandiwara menjadi kekasihnya...sampai kapan ??

"bruug....."elena merebahkan diri.

Keesokan paginya robert menemui elena di butik dengan wajah yang emosi dan cemburu.

"katakan elena...kau pergi kemana dan dengan siapa ??

"apa kau tidak mengecek GPS miliku ??kau pasti tau aku pergi kemana kan ??

"aku terlalu sibuk dengan urusan ayahku dan tidak bisa memantaumu elena"ucap robert dalam hati.

"kenapa diam ?? Apa kau juga sedang bersenang-senang dengan wanita lain sampai tidak memeperhatikanku ?? Kau juga bertingkah aneh akhir-akhir ini robert,,,katakan saja kalau kau sudah menemukan cintamu...aku sudah katakan kan kita berpisah saja...lagi pula aku membencimu bukan mencintaimu...bagaimana kau akan hidup dengan wanita yang membencimu ??!!!

"srreettt....."elena ditarik kedekapan robert.

"uugghhh.....

"kau selalu mengatakan hal-hal yang membuatku marah elena,

"lepaskan.....

"aku tidak akan melepaskanmu....aku sudah sabar melihatmu bepergian dengan laki-laki lain,aku pikir itu bisa membuatmu lebih baik dan lebih tenang,tapi kau semakin menggila....apa yang kau cari selama ini hah ?? Kau membenciku tanpa alasan...kau hanya beralasan elena...kau suka jika orang lain mulai menyentuhmu ?? Kau tidak puas hanya dengan diriku ?? Kenapa kau bersikap seperti ini ??aku bisa memperbaiki semuanya elena...katakan...!!!

Elena hanya terdiam dan mematung sambil mendengar perkataan robert yang memendam amarahnya sambil mendekapnya.

"apa kau benar-benar mencintaiku ?? Tanya elena lirih.

"aku mencintaimu elena,aku tidak bisa hidup tanpamu..."robert membelai pipi elena dengan lembut.

"cupp...."robert mengecup bibir elena dan elena memejamkan matanya.

Robert memastikan elena tidak menolak dan kembali mencium elena,

"kenapa aku mulai luluh hanya karena dia mengatakan mencintaiku ??aku melupakan kebencianku sejenak saat dia mengatakan cinta dengan mata yang jujur,aku selalu memikirkan perkataan maxime tentang wanita yang dicintai...pria yang hanya tidur dengan wanita yang dicintai ???apakah aku wanita yang dicintai robert ?? Apa hanya aku ?? Aku selalu berpikir seperti itu sampai aku melupakan kebencianku dan balas dendamku..."

"hnghh.....

"haaahh...haahh.....

"aku terlalu bersemangat hanya karena dia mengatakannya dengan rasa cemburu...seharusnya aku senang dia merasa sakit hati karena ku,tapi aku juga tidak bisa menolak sentuhan robert yang selalu aku rasakan selama ini..."

"percayalah elena...kau yang selalu ada dalam hatiku,,aku tidak pernah mencintai wanita lain selain dirimu..."ucap robert setelah melepaskan ciumannya.

"kenapa kau mengatakan semua hal itu"jawab elena dengan lirih.

"aku hanya ingin kau tau saja....,,aku akan pergi kekantor,kau jaga dirimu baik-baik" ucap robert sambil mencium kening elena.

"uuummm.....hati-hati.

"lagi-lagi aku menunjukan diriku yang sebenarnya,,aku selalu menyangkalnya tapi robert juga sudah memahaminya, aku tidak bisa maju ataupun mundur,,bagaimana aku mengakhiri ini ???gumam elena melihat kepergian robert.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!