NovelToon NovelToon
Ritual Gunung Kawi

Ritual Gunung Kawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Matabatin / Tumbal / Hantu / Iblis
Popularitas:167.8k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Rahman adalah pemuda biasa yatim piatu yang sejak kecil ikut dengan Pakde nya, hingga suatu hari dia di ajak menemani pakde pergi kegunung Kawi.

di gunung itu lah dia menyaksikan hal yang sangat tidak dia duga, bahkan menjadikan trauma panjang karena dari ritual itu dia harus sering berhadapan dengan sesuatu yang mengerikan.

Untung nya Rahman punya teman bernama Arya, sehingga pemuda itu bisa membantu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33. Mayat di sungai

Tiga hari kemudian.

"Aduh mules sekali perut ku, mana Marni di dalam kamar mandi pun lama sekali." keluh Wandi dan segera masuk jamban.

Memang di pinggir kali ada jamban yang bisa di pakai bersama, kebersihan nya juga jangan di jaga agar tidak ada mereka yang berbuat curang atau meninggalkan sesuatu yang kotor di sana. di pakai bersama dan mereka berusaha keras untuk menjaga agar tidak rusak dan juga kotor, jadi siapa saja yang memakai zaman itu akan merasa nyaman dan tidak geli.

"Ah lega sekali, aduh ini bagian papan kok sudah lepas." Wandi masih sempat melihat papan yang terlepas pada bagian kanan dia.

"Eh apa yang mengambang itu?!" Wandi kaget karena melihat sesuatu sedang mengambang di bawah pohon pinggir sungai.

"Kok ada ada saja lah perjalanan buang air ku ini, mana mirip manusia lagi." Wandi ketakutan dan segera cebok karena ingin memastikan terlebih dahulu.

"Bahaya ini, aku harus menghubungi yang lain agar mereka segera datang ke sini juga." Wandi keluar dari jamban.

Dengan hati tidak karuan maka Wandi segera menghubungi teman dekat yang bernama Sabani agar mereka bisa melihat berdua, apa bila hanya sendirian maka tentu saja Wandi takut karena dia merasa itu adalah hal yang tidak beres sehingga dia butuh teman.

Takut nanti bila itu mayat manusia maka dia bisa jadi tersangka karena dia adalah orang pertama yang berhasil menemukan keberadaan mayat tersebut, jadi lebih baik menghubungi teman saja agar bisa membantu dia melihat apa memang itu melihat manusia atau hanya baju yang mirip seperti di pakai oleh para manusia.

Sabani yang mendapat kabar itu maka segera mengatakan bahwa dia akan mendatangi jamban sesuai dengan yang di katakan oleh Wandi, maka mereka berdua segera turun kesungai untuk melihat apa memang itu mayat manusia atau bukan karena memang sudah ada aroma bangkai dari sosok tersebut dan Wandi jadi semakin merasa ngeri saja.

"Ini memang mayat!" Sabani berteriak ketika sudah membalik mayat yang telungkup itu.

"Ya Allah, Allahu Akbar!" Wandi juga lemas di dalam air karena mereka menemukan mayat.

"Kita harus memberitahu Pak RT karena ini bersangkutan dengan mayat manusia." ucap Sabani.

"Ak..aku hubungi dulu ya." gugup Wandi karena memang ketakutan ini sekarang.

"Cepat hubungi, aku akan mengangkat lah kasihan dia di dalam air terlalu lama." Sabani memang bertubuh kekar sehingga kekuatan dia sangat besar.

"Cepat angkat lah, Ya Allah tangan ku saja sampai gemetar begini." Wandi memang begitu takut sekarang.

"Pak Wandi lagi apa?" Arya kebetulan lewat karena dia mau mengantar baju laundry.

"Arya!"

Wandi yang melihat ada orang datang maka dia langsung menarik tangan pemuda itu untuk meminta tolong juga, sebab semakin banyak orang yang datang di sini maka akan semakin bagus dan kemungkinan akan membantu juga karena mereka berdua jelas tidak akan mampu menangani masalah ini sekarang.

Arya menjadi panik melihat tatapan Pak Wandi yang ada rasa takut tapi juga cemas terlebih lagi ketika dia melihat Sabani yang ada di dalam sungai, tampak pria itu sedang berusaha keras untuk mengangkat sesuatu karena mayat yang ada di dalam air memang terasa sangat berat karena tubuh mereka sudah membengkak.

"Siapa yang tenggelam, Pak?!" Arya langsung masuk dalam air karena kaget juga.

"Angkat saja dulu, aku belum melihat secara jelas." jawab Sabani.

"Ya Allah berat sekali, loh kok aku seperti kenal dengan baju ini." batin Arya karena merasa tidak asing.

"Pak RT bilang akan datang kesini, kita letakan saja di sini ya." Wandi melepas sarung yang ada di leher untuk alas.

Saat mayat sudah di gelatakan di atas sarung maka mereka bisa menyaksikan siapa orang yang tenggelam itu, bukan main kaget nya Arya karena dia sangat mengenal pemuda itu dan sempat juga meminta tolong namun dia abaikan sehingga sekarang malah mati tenggelam.

"Tidak mungkin!" Arya rasa tidak percaya melihat hal ini.

"Allahu Akbar, kasihan sekali kamu Nak." Wandi menutup mulut tidak percaya.

"Ya Allah, cepat beritahu Pak Kades kalau begitu!" Sabani juga sangat syok.

"Kenapa Rahman bisa mati tenggelam, dia saja sangat pintar berenang?" Arya bertanya dengan suara lirih dan bingung.

"Aduh mana ini nomor nya Pak Kades." Wandi yang gemetar jadi bingung sendiri.

Arya masih terdiam tidak percaya Karena dia tidak menyangka bahwa Rahman akan meninggal secepat ini dan dia dalam keadaan tenggelam seperti sekarang, ada rasa tidak percaya karena menurut dia Rahman sangat pintar berenang sehingga tidak mungkin bisa mati tenggelam seperti ini.

Mulai ada rasa ragu di dalam hati Arya dan dia mulai percaya bahwa memang ada sesuatu yang telah terjadi di desa ini sehingga sekarang Rahman saja meninggal dalam keadaan yang cukup aneh, hati Arya tidak bisa percaya bahwa Rahman meninggal karena tenggelam karena selama ini Rahman sangat pintar berenang.

Atas kejadian ini beberapa warga mulai datang dan mereka semua menjerit karena merasa ibadah juga kaget melihat keadaan Rahman yang sudah mengembung seperti itu, emang tubuh manusia akan cepat mengembung bila lama di dalam air dan kemungkinan Rahman sudah dua hari yang lalu tenggelam di dalam air sehingga dia menggembung seperti sekarang.

"RAHMAAAAAN!" Edo yang baru datang langsung berteriak kaget ketika melihat mayat sang teman.

"Ya Allah kenapa Rahman bisa meninggal seperti ini?!" Joko juga berteriak ketakutan.

"Pasti Rahman di celakai oleh seseorang karena dia sangat pintar berenang selama ini." ujar Edo sehingga langsung membuat semua orang menatap dia.

"Kamu jangan ngomong sembarangan seperti itu karena nanti malah jadi fitnah." Wandi berusaha untuk menghentikan ucapan Edo.

"Tapi apa yang di katakan Edo itu benar, Pak! Rahman sangat pandai berenang sehingga dia tidak mungkin bisa meninggal tenggelam seperti ini." Arya juga setuju dengan ucapan Edo.

"Ya ini menurut aku juga agak aneh karena selama ini yang paling pintar berenang adalah Rahman." Joko pun mengiyakan ucapan teman mereka.

"Tapi kenyataannya sekarang Rahman meninggal dalam keadaan mengembung karena dia tenggelam di sungai." ujar Sabani kebingungan juga.

"Pak Kades harus lapor polisi agar mereka semua bisa menyelidiki bahwa kematian Rahman bukan karena tenggelam biasa." Joko mengusap air mata yang meluncur.

Pak Kades sudah tiba di tempat itu dan dia langsung histeris ketika melihat mayat sang keponakan mengembung seperti itu, siapa saja pasti akan merasa kasihan karena Rahman selama ini adalah pemuda yang baik namun sekarang malah mendadak saja meninggal dalam keadaan tenggelam di sungai.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen kalian semua ya.

1
Raffaza Direzky87
bukannya tangan yang di tarik malah sorban,dasar maulana nih,kasian zidan sampai terseret
Cindy
lanjut kak
Dindin Paridudin
malam💪
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
astaga ngakak bisa2 nya ustad di seret 🤣🤣
Fiyan Ayu
takut si takut tp ya jangan narik sorbannya calon suami mba pur to 🤣🤣
Marsiyah Minardi
Mereka yang ketakutan tapi aku malah jadinya ngakak 🤣🤣🤣🤣
Bivendra
dasar maul🤣🤣🤣🤣
FiaNasa
hiiii...bau Pesing Lo azka😄😄
FiaNasa
ayo bahas babat aja semua nya
Mat Rachmadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
buseeeeet, sudah deg"n malahan di kagetin sama mb'Sri🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
Bagas gituuuu... mana mau dia mendengar puja'an di di ghibahin 🤭🤭
Raffaza Direzky87
nah rasain itu,punya mulut makanya di jaga, baru juga selesai ngomong,langsung nggelinding itu kepala
neni nuraeni
😀😀😀 kocak
MiilaaManurung
😂😂😂😂😂😂😂
moerni🍉🍉
si azka kok yo mbok kerjain t thorr😅😅
ALVERA NA USER FACEBOOK INDONESIA 07//09//19
ya Allah babang zidan sampe keseret gegara maul😂😂
Raffaza Direzky87
Rahman mungkin,dia menangis karena merasa kesakitan
Endang Sulis
Bagaskara ternyata dari dulu sudah keren pantas menjadi panglima ular
NoviTa jungkook: selalu di tuh
total 1 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah bagus tuh kaya Bagas langsung babet aja ...duh cinta mu Pur harus kandas untuk Bagas demi kedamaian hidup mu ...untung Bagas mengerti ya kalo tidak jadi iblis sejati kalian 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!