NovelToon NovelToon
Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Vampir / Teen Angst / Cinta pada Pandangan Pertama / Suami Hantu / Nikah Kontrak
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Bagaimana hidup Naura yang harus di jodoh kan dengan orang yang sudah mati. selang sehari saat dia meraya kan ulang tahun ke 18.
Naura Isabella adalah seorang murid di SMA Nusa bangsa dengan jalur prestasi.
Di pagi yang mendung itu. Orang tua Naura Tiba tiba menyuruh putri semata wayang mereka untuk tidak ke sekolah.
Dan membawa Naura ke rumah mewah.
Naura yang sudah berdandan cantik layak nya pengantin sangat lah heran. Dia melihat ke kanan dan ke kiri. Banyak orang menangis. Dia bingung kenapa dia malah di dandani seperti seorang pengantin.
Dengan di gandeng oleh kedua orang tua nya. Naura berusaha bersabar dan tidak banyak bertanya.
Orang tua nya menjelas kan jika dia harus ikut karnaval agar bisa mendapat kan uang untuk makan besok. Itu ucapan singkat ke dua orang tua Naura.
Naura tiba di sebuah altar dan sudah ada pendeta di sana. Naura melihat ke sekeliling dan mata Naura terpaku pada mayat pria yang seumuran dengannya dengan wajah yang sangat pucat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14.

"Ayo sayang!" ucap Liam dengan lembut dan menarik tangan Naura tanpa memperdulikan Cherly yang sedang mematung di depannya.

"Tapi Liam, dia terlihat mengenal mu," kilah Naura dengan wajah bingung.

Bahkan Naura juga merasa heran, dengan perubahan mimik wajah yang di tunjukkan oleh Liam.

"Kenapa Liam terlihat sangat benci dengan perempuan tadi? Padahal perempuan tadi sangat lah cantik," gumam Naura dalam hatinya.

Tiba tiba Cherly berlari dan memegang pergelangan tangan Liam.

"Kamu Liam kan. Liam Steven Bouven," kata Cherly, ia terlihat semakin mengeratkan pegangannya pada Liam.

"Bukan .. lo salah orang," sahut Liam acuh, bahkan ekspresi wajahnya terlihat kesal dan semakin dingin.

Dengan kasar, Liam nampak menepis kasar tangan Cherly. Lalu Liam menarik lembut tangan istri tercinta nya. Untuk masuk ke dalam restoran dan mencari tempat duduk.

Cherly masih menganga tak percaya Liam yang dulu begitu mengejar ngejar nya tiba tiba mengacuhkan nya.

Cherly sangatlah yakin seraya persen, bahkan seribu persen pun dirinya yakin. Jika memang laki laki yang berusaha di temuinya adalah Liam.

Cherly yang sudah meledak, nampak mengejar langkah Liam, dia benar benar merasa tidak terima di perlukan seperti ini.

Brakkk.

Liam dan Naura yang sedang duduk berdua dengan berhadapan pun kaget. Melihat Cherly yang menggebrak meja.

"Jelas kan kepada ku Liam. Sebenar nya apa yang terjadi?" tanya Cherly tanpa berbasa-basi, wajahnya sekarang ini benar benar terlihat begitu marah.

Liam malah terlihat tenang, datar dan seolah acuh, sama sekali tidak menganggap keberadaan Cherly. Hal yang berbeda di tunjukkan oleh Naura. Sekarang ini ia malah merasa takut.

Naura adalah tipikal orang tidak mau mempunya masalah dengan orang lain, apalagi orang orang kaya.

Apalagi, melihat bentukan gadis yang marah marah tidak jelas di hadapannya. Naura bisa memastikan. Kalau gadis itu berasal dari kalangan orang kaya.

"Apakah aku bermimpi? Kenapa sekarang kamu masih hidup? Dan siapa dia?" Beberapa pertanyaan keluar begitu saja dari bibir Cherly.

Namun, Liam diam. Sungguh dirinya sama sekali tidak menggubris perkataan Cherly.

"Aku masih pacar kamu kan, Liam. Kenapa kamu itu diam? Kenapa tidak menghubungi ku? Kalau kamu memang masih hidup," kata Cherly seperti orang gila, bahkan ia nampak mencubit tangannya sendiri, guna memastikan jika semua ini bukan lah sebuah mimpi.

Naura benar benar di buat tidak percaya. Dengan kehidupan yang baru di jalaninya.

"Apakah orang orang kaya rata rata bertingkah gila seperti ini?" gumam Naura dalam hatinya.

"Pacar?" sahut Liam dengan nada sarkas.

"Gak usah ngaku ngaku deh," imbuh Liam dengan wajah dingin, bahkan urat urat nadi Liam mulai keluar.

Sungguh Naura malah semakin takut, dan juga merasa takut sendiri.

"Liam kenapa kamu jadi begini? Hiks hiks hiks. Bukankah kita masih pacaran dan masih jadi sepasang kekasih?" ucap Cherly dengan air mata yang menetes di kedua pipi nya.

Selain sedih dengan tingkah Liam yang malah kasar dengannya dan malah bersama dengan perempuan lain. Sebenarnya Cherly juga sangat shock dengan kenyataan yang ada. Jika Liam itu masih hidup.

"Gue ingetin ya sama lo. Kalau kita itu udah putus 6 bulan lalu. Saat lo itu selingkuh dengan Aron. Apa lo lupa?" bentak Liam.

Seketika Naura yang tadi nya menunduk mendongak kan wajahnya dan melirik ke arah suami nya dengan tatapan penuh tanda tanya. Saat mendengar kata Aron. Karena setahu Naura Aron adalah sepupu dari Liam.

Sebenarnya Naura memang tidak suka menguping atau pun ikut campur masalah orang lain, tapi kan Liam? Hem sekarang suaminya sendiri.

"Bisakah kita kembali seperti dulu Liam? Aku sadar bahwa aku sangat mencintai mu dan tidak mau kehilangan mu Liam. Ayo lanjut kan perjodohan orang tua kita," jelas Cherly yang tiba tiba ekspresinya berubah lembut dan wajahnya terlihat memohon menatap ke arah Liam. Dengan posisi Liam duduk berhadapan dengan istri nya dan Cherly berdiri di samping Liam.

"Gue gak bisa, apa lo gak bisa lihat. Gue sedang bersama kekasih gue. Dia adalah orang yang paling gue cintai sekarang ini, dan ... Untuk perjodohan itu. Lupakan saja. Karena ke dua orang tua Lo itu sudah membatalkan perjodohan itu sejak gue koma," jelas Liam dengan wajah sulit untuk di arti kan.

"Apa?" Cherly terkejut, bahkan dia nampak menggeleng gelengkan kepalanya. Dia sungguh tidak percaya dengan apa yang Liam kata kan.

"Gue mohon Liam. Putusin dia kembali lah dengan gue. Gue akan berubah dan nuruti apapun yang lo katakan. Gue mohon kembalilah menjadi Liam gue yang dulu, hiks hiks hiks jangan tinggalin gue!" Cherly roboh dan tertunduk lesu di lantai. Ia menangis sesenggukan di depan Liam dan Naura.

Sementara Naura, dia hanya menyimak situasi yang terjadi.

Cherly mengira Liam akan membantunya berdiri. Ternyata Liam sama sekali tidak peduli dengan nya.

Selang 5 menit. Semua pesanan Liam dan juga Naura pun tersaji di atas meja.

"Pak tolong makanan ini bungkus saja," titah Liam sembari membuka dompet dan menyerahkan pecahan 100 ribuan 3 lembar kepada pelayan pramusaji pria yang ada di depannya.

"Ba - baik tuan. Terima kasih," sahut pelayan dengan buru buru mengembalikan makanan yang baru dia sajikan di atas meja. Dan dia taruh kembali ke atas troli. Dengan langkah tergesa gesa dia kembali ke dapur untuk membungkus makanan milik Liam dan Naura.

Pelayan itu ketakutan, kala melihat Liam yang sudah seperti mayat hidup dengan kulit putih pucat dan otot otot yang terlihat menjembul keluar dari kulit nya. Mata melotot tajam dan juga rahang mengeras.

"Ayo sayang kita kesana. Nunggu pesanan yang di bungkus. Kita makan di rumah saja ya," ucap Liam lembut, bahkan menatap istrinya dengan penuh cinta. Dia berdiri dan mendekat ke arah istrinya. Mengelus elus pucuk kepala istri nya itu dengan lembut.

Cherly masih terduduk di lantai restoran. Masih berharap Liam akan mendekat untuk sekedar membantu nya berdiri. ..

Ke dua bola mata Cherly memicing tajam kala melihat interaksi Liam dan juga Naura. Tak sengaja pandangan Naura dan juga Cherly beradu.

Cherly menatap Naura dengan sorot mata penuh kebencian. Membuat Naura takut dan memaling kan pandangan nya ke arah suaminya.

Naura berdiri dengan di bantu Liam. Terlihat mereka berdua berjalan dengan sangat mesra. Menuju ke arah meja resepsionis untuk mengambil pesanannya tadi.

Tanpa menoleh, Liam dan juga Naura langsung berjalan menuju ke mobil Liam.

Cherly mengepalkan kedua tangannya. Masih menatap kepergian mobil Liam dengan tatapan penuh kebencian.

"Dasar perempuan j*Lang. Awas gue akan buat perhitungan dengan lo," ucap Cherly. Ia nampak mengucapkan sumpah serapah untuk Naura.

Walau pun Cherly merasa jengkel dan patah Hati. Tapi hati dia merasa lega jika Liam masih hidup dalam keadaan sehat dan utuh. Tinggal Cherly harus mencari sebuah cara untuk merebut Liam kembali dari perempuan itu.

Sementara itu Liam mengemudikan mobil nya dengan wajah yang sulit untuk di artikan. Badan Liam mulai menggigil dan mengeluarkan banyak keringat.

"Liam kamu kenapa?" tanya Naura dengan wajah khawatir.

"Aku udah gak bisa tahan Naura," sahut Liam sembari memukul stir yang ada di depan nya.

Tiba tiba Liam menepi kan mobil nya ke pinggir jalan. Naura shock melihat keadaan suami nya. Yang terlihat seperti mayat hidup dengan urat urat yang menonjol keluar dan juga gigi taring yang memanjang.

"Maaf," ucap Liam sembari memeluk Naura dengan erat.

1
princess libery
lanjut ka
princess libery
lanjut ka semangat
svzadi
Keren agak horor💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!