NovelToon NovelToon
Hantu Air

Hantu Air

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Kumpulan Cerita Horror / Horor / Roh Supernatural / Mata Batin / Iblis
Popularitas:89.7k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Anak ku hilaaaaang, kemana anak ku pergi?"

Beberapa waktu terakhir ini banyak anak anak dan juga orang tua mati tenggelam, mereka di temukan bila sudah empat atau tiga hari di dalam air sehingga keadaan tubuh sudah mengembung.

Sebelum tenggelam ada yang bilang bahwa mereka berjalan dengan pandangan kosong, mereka tidak di makan buaya karena tidak ada gigitan di tubuh mereka.

Apa yang membawa mereka kedalam air?

mungkin kah ada sebuah misteri sehingga mereka semua meninggal di dalam air?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. Korban lagi kah?

Pak Roni terus saja mengambil ikan karena sepertinya malam ini dia akan mendapatkan banyak ikan walau suasana sedang dalam keadaan gerimis dan juga ombak terus menerjang ke sana kemari, hingga perahu kecil itu terus bergoyang dan lampu petromak juga bergoyang ke sana kemari membuat seseorang yang melihat dari kejauhan pun bisa memperhatikan Pak Roni.

Tapi dia sudah tidak memiliki rasa takut karena tadi dia sudah bertemu dengan purnama dan Arya sehingga dalam hati pria ini merasa tenang dan sama sekali tidak ada rasa cemas, sebab dia merasa nanti bila ada sosok yang mengganggu maka pasti purnama dan Arya akan menolong dia di sungai ini.

Jadi karena kesempatan ini maka Pak Roni memutuskan untuk mencari ikan sampai malam atau bahkan bila perlu dia akan mencari sampai Subuh dan pagi hari nanti baru pulang sehingga hasil ikan yang di dapatkan sangat banyak, bila di jual makan nanti dia akan cukup untuk beberapa hari kedepan.

Dalam pikiran pria setengah baya ini pasti dia nanti tidak akan memiliki kesempatan untuk bertemu Purnama lagi karena kedua orang itu belum tentu akan terus keliling di sungai ini, jadi pas mumpung ada purnama dan Arya maka dia mengambil kesempatan tersebut untuk mencari ikan yang banyak sehingga bisa di jual dan menghasilkan banyak uang.

Walau pun saat ini Purnama dan Arya sudah tidak terlihat lagi karena dia berlalu pergi dan mengatakan ingin melihat keadaan sungai ini sambil berkeliling juga, tapi karena rasa percaya maka Pak Roni tidak ada sedikit saja merasakan takut dan cemas sehingga dia tetap asyik mencari ikan yang lengket pada jala.

Sayang sekali memang bila dalam keadaan seperti ini dia harus pulang sehingga walau hujan tetap saja dia terjang untuk memperbanyak ikan yang masuk ke dalam perahu, suara hewan malam juga terdengar begitu menyeramkan sehingga bila yang tidak memiliki nyali besar maka pasti akan takut juga.

Dulu sebelum ada kejadian banyak para warga yang hilang di sungai ini maka Pak Roni sudah terbiasa dengan keadaan seperti sekarang mendengar berbagai macam suara hewan malam dan juga kadang perasaan merinding, tapi dia tidak takut karena kala itu tidak ada kejadian mengerikan seperti yang sedang di alami oleh para warga sekarang.

Ini perasaan yang muncul sangat besar karena takut bila nanti hantu air yang di gosipkan oleh banyak warga akan muncul lalu menelan dia ke dalam sungai ini sehingga sudah pasti nanti tidak akan ada yang mengetahui, keluarga di rumah bila sudah hilang di dalam air maka hanya bisa menunggu mayat kembali.

"Ah semoga saja keluargaku tidak menerima aku dalam keadaan menjadi mayat." harap Pak Roni di dalam hati.

"Wah ini banyak sekali ikan yang aku dapat sehingga nanti bisa di jual untuk beberapa hari." Pak Roni sangat senang.

Pyaaaaak.

Pyaaaak.

"Walau gelombang sangat besar tapi cukup banyak juga ikan yang nyangkut di jala malam ini, apa karena cuaca sedang gerimis ya." Pak Roni menatap langit yang hitam karena sama sekali tidak ada bulan keluar.

"Begini resiko jadi orang miskin karena harus mencari makan saat orang lain tertidur, tapi ya sudah mau bagaimana lagi karena memang sudah takdir seperti ini." Pak Roni berkata sendirian dan berusaha menenangkan hati juga.

"Yang penting anak dan istri bisa sehat dan makan enak." ujar Pak Roni sambil tersenyum.

"Wooi Pak Roni, jangan tambah kehulu." teriak teman dari jauh karena melihat perahu Pak Roni kian menjauh saja.

"Bagian sini banyak ikan, ayo gabung juga." ajak Pak Roni berteriak keras karena mereka berjarak lumayan jauh.

"Jangan tambah kesana, bagian sana gelap." teriak orang itu lagi.

"Alah apa yang di bilang dia itu, aku kok tidak dengar ya." Pak Roni membenarkan caping yang menutupi kepala agar tidak terkena air hujan.

"Biar lah, paling dia tidak mau dekatan sama aku." Pak Roni kembali fokus mengambil ikan yang menyangkut itu.

Karena Pak Roni juga tidak mendengar apa yang di teriak oleh orang itu maka dia pun memilih untuk abai saja dan kembali fokus mengambil semua ikan ini, sedangkan orang tadi hanya bisa menarik nafas karena Pak Roni juga tidak mendengar apa yang dia katakan.

"Eh kok tambah goyang begini perahu ku!" Pak Roni kaget karena mendadak saja perahu dia bergoyang kencang.

Pyaaaaak.

Pyaaaaak.

"Ya Allah kok tidak bisa maju atau mundur ini." panik Pak Roni karena perahu dia tetap diam tidak mau bergerak maju atau mundur sehingga dia tetap berada di sana.

"Jangan macam macam ya kau air, tolong kasihani orang miskin seperti ku ini." Pak Roni memang sangat panik sekarang karena perahu dia tetap diam tidak mau bergerak.

"Kau lihat kan itu?!" Yoto yang ada di atas perahu sudah gemetar.

"Jadi gimana ini, Kang?" Gito panik juga sambil menatap Yoto.

Yoto menggeleng karena dia juga tidak tahu cara menolong Pak Roni saat ini dari perahu yang sudah mulai di kelilingi oleh akar hitam mengerikan, mereka tadi berdua berteriak agar Pak Roni segera meninggalkan kawasan itu karena mereka sudah melihat akar hitam menjalar perlahan-lahan dari arah hulu tapi Pak Roni malah tidak mendengarkan karena bercampur dengan suara gerimis dan ombak.

"Purnama dan Arya tadi menuju arah mana?" Gito sangat panik dan ingin menolong Pak Roni.

"Aku juga tidak tau, Ya Allah itu sudah mulai terombang ambing!" Yoto berteriak kaget dan juga ketakutan.

"Lailahaillallah, tolong jangan membuat Pak Roni mendapat celaka!" Gito juga ketakutan namun tidak tahu harus berbuat apa.

"Kenapa perahu ku ini, kenapa air ini juga sangat hitam!" panik Pak Roni saat menyadari air yang ada di sekitar dia sudah berubah warna.

"Kita dekati saja bagaimana lalu kita tarik Pak Roni dari perahu itu?" usul Gito.

"Gila kau, nanti yang ada perahu kita juga akan terseret oleh akar hitam itu." Yoto tidak ingin ambil resiko tersebut.

"Tapi kasihan bila kita tidak menolong dia, itu semakin lama justru akan semakin tenggelam." Gito memang sudah panik duluan.

"TOLOOOOOONG, TOLOOOOONG!" Pak Roni akhirnya berteriak karena dia merasa perahu yang dia tumpangi mulai masuk ke dalam air.

"To aku tidak kuat kalau mendengar orang berteriak minta tolong seperti ini." Gito memang memiliki perasaan yang sangat baik.

Yoto sendiri tidak bisa mau dibilang jahat karena dia pun harus mempertimbangkan bahwa ketika mendekati akar hitam itu maka bisa saja mereka yang akan tenggelam dengan perahu tersebut, mendekat bukan berarti mereka bisa menolong juga karena keadaan menjadi sangat rumit dan mereka sama sekali tidak tahu arah perginya Purnama serta Arya tadi.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
moerni🍉🍉
pindah alam sekalian kopsah...d gondol hantu air..
ap kopsah jdi ketua hantu air aja..cockk kayanya
moerni🍉🍉
knpa ga d jodohin sm sari...
udh insaf kan...
mantan kk ipar ku sekrang istriku...
Nurr Tika
nanti malah kamu yg di ambil sma hantu air sinta, lanjut thor
Nurr Tika
ga usah marah pur demi kebaikan mu
Marsiyah Minardi
Hadehhh Sinta ,bodoh kali lah tindakan kau ,grusa grusu tar malah nyusahin orang aja
Nureliya Yajid
semangat lanjut thor
aicallazoey_
omagaaaaaaa
Nureliya Yajid
semangat thor
Nureliya Yajid
lanjut
Zuhril Witanto
pasti itu hantu
Zuhril Witanto
jadi dih atui semuanya kakak beradik
Zuhril Witanto
telp Arya
Zuhril Witanto
hantunya datang kerumah amir
Raffaza Direzky87
para member ber maksud baik pur, semua ingin menolong kamu, buang rasa kesal di hatimu dan maaf kan semua member yg terlibat
Zuhril Witanto
nongol hantunya
Zuhril Witanto
takut ya Amir dan joko tiba2 di tarik
Raffaza Direzky87
member mba pur yg ini memang laki bini begitu lemah lembut (andini & hendra )
Zuhril Witanto
semoga selamat
Zuhril Witanto
purnama gantinya arya
K & T K & T
MET siang jg Bess...
nah gitu dong Pur jgn emosi dulu SM member Krn yg mereka lakukan Krn mrk peduli dan ga mau ratu kenapa2😌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!