NovelToon NovelToon
MASUK KE DUNIA NOVEL

MASUK KE DUNIA NOVEL

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Lain / Fantasi Wanita / Masuk ke dalam novel
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda Fii

Karin seorang wanita karir, dia mendoktrin dirinya sendiri agar harus berkerja keras, tidak perlu memikirkan yang namanya pernikahan.

Dan ya, di umurnya yang sudah 30 tahun, dia masih jomblo alias belum menikah. Sedangkan teman-temannya yang seumuran sudah memiliki anak dua.

Karin merasa, menikah dan punya anak akan mengganggu pekerjaannya. Sehingga dihari cutinya, dia hanya tinggal di dalam kamar membaca novel.

"Ck. Makanya jangan menikah jika belum siap mengurus anak!" tegur Karin sambil melempar Tabnya ke atas kasur.

Dia sedang membaca novel online, yang berjudul ( Pembalasan Tiga Penjahat )

Karin tertidur setelah mambaca novel itu sampai tamat. Tapi saat membuka mata, dia sudah berada di tempat yang berbeda.

"Sial!"

Penasaran kan? Ayo ikuti perjalanan Karin yang menjelajahi dunia yang berbeda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda Fii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. Pesanan Pertama

Manager Guang terkejut melihat Tuan Ma yang turun langsung menerima kerja sama dari orang lain, biasanya dialah yang diminta untuk mengurusnya.

Tuan Ma sudah bertahun-tahun berkecimpung di bisnis makanan, dan makanan yang yang dibawa Nan Wei tidak ada duanya.

Benar-benar makanan baru, dan jika dia menerima kerja sama, maka kentang goreng bisa menjadi makanan termahal di restorannya.

"Bagaimana cara kita kerja sama? Apa Nyonya Xia mau menjual resep atau mau menjual kentang goreng?" tanya Tuan Ma.

"Tentu menjual kentang goreng, karena saya ingin bekerja sama dalam waktu jangka panjang. Jika saya menjual resep, saya hanya akan mendapat keuntungan sekali,!" balas Nan Wei.

Tuan Ma mengangguk, dia makin tertarik dengan pikiran Nan Wei yang begitu luas. Jika orang lain pasti akan langsung menjual resepnya untuk mendapat uang banyak saat itu juga.

"Baik. Jadi bagaimana Nyonya ingin menjualnya?"

"Saya akan menjualnya jika bahannya masih tersedia.!"

"Oh baiklah, tapi kamu tidak boleh menjualnya ke tampat lain!" pintanya dengan mengubah panggilan.

"Ya. Mari kita buat kontrak kerja sama!"

Tuan Ma segera meminta Manager Guang untuk menulis kontrak, satu untuk dirinya dan satu lagi untuk Nan Wei.

Setelah beberapa menit, akhirnya Nan Wei berhasil bekerja sama dengan Restoran MaYu. Dan dia akan menyuplai kentang gorengnya esok hari.

Sebenarnya harga minyak tidak terlalu mahal bagi mereka orang kaya, 1 kg hanya 3 tael perak.

Dan saat ini, Nan Wei memiliki 25 kg minyak goreng setelah dua kali pembuatan. Karena mereka tidak perlu membeli minyak, Nan Wei mematok harga kentangnya 1 tael untuk 1 kg.

Dan Restoran MaYu, bisa menjualnya lebih mahal lagi. Nan Wei yakin, Restoran itu akan mendapatkan untung lebih banyak.

Nan Wei bisa saja menjualnya sendiri dengan harga mahal, tapi dia sengaja untuk mencari relasi, karena anak-anaknya akan sekolah di kota.

***

"Ibu kamu sangat hebat!" puji Zhao Xu dengan kagum melihat Ibunya begitu mudah untuk bekerja sama dengan Restoran MaYu.

Nan Wei tersenyum lalu berkata. "Kamu juga akan jadi anak yang hebat!"

Zhao Xu mengangguk, sekarang dia mengerti kenapa Ibunya memintanya untuk lebih percaya diri. Karena orang-orang terlihat suka bergaul dengan orang yang cerdas.

Setelah keluar dari Restoran Mayu. Nan Wei mengajak Zhao Xu kembali ke pasar untuk membeli beras dan bahan-bahan dapur lainnya.

Saat ini dia sudah memegang uang 25 tael perak, Tuan Ma membayar uang muka untuk 50 kg kentang goreng.

Sebelum meninggalkan Restoran MaYu, Nan Wei sempat ke kamar mandi terlebih dahulu dan dia bertanya kepada Sistem tentang harga-harga yang ada di tokonya.

Ternyata harganya lebih murah dan kualitasnya lebih baik daripada yang ada di pasar, termasuk beras. Jadi, Nan Wei hanya membeli beberapa saja.

Setelah keranjangnya penuh,Nan Wei baru berhenti. Dan dia mengajak Zhao Xu untuk pulang, agar mereka bisa sampai ke rumah sebelum waktu makan siang.

***

"Untung kamu cepat kembali, aku hampir saja meninggalkanmu!" kata pemilik gerobak. Dia orang yang berbeda dengan yang tadi pagi.

"Oh Paman Tao, maaf sudah membuatmu menunggu!" ucap Nan Wei sambil meletakkan keranjang di atas gerobak.

Paman Tao seumuran dengan Ayah Nan Wei, dan tentu dia sangat mengenal Nan Wei yang sering naik gerobaknya untuk ke kota.

"Kenapa Paman tidak menunggu penumpang?" tanya Nan Wei dengan heran karena hanya dia dan Zhao Xu di atas gerobak.

"Paman sedang buru-buru untuk pulang. Cucuku lagi sakit, dan aku ke kota hanya untuk membeli obat!" jelasnya.

Nan Wei mengangguk, dia tidak mengatakan apa-apa lagi selama perjalanan. Paman Tao tinggal di sebelah rumah orang tua Nan Wei, sehingga mereka bisa turun bersama.

"Paman ini, sekalian dengan utang aku yang kemarin-kemarin!" Setelah mengatakan itu, Nan Wei meletakkan kantong kain di keranjang Paman Tao.

Biaya naik gerobak 2 koin tembaga Pulang balik, dan si pemilik tubuh memiliki utang sampai 50 koin tembaga.

Paman Tao ingin menolak, tapi dia melihat Nan Wei berjalan dengan cepat. "Ternyata dia benar-benar sudah kembali menjadi dirinya sendiri!" gumam Paman Tao. "Ya sudahlah mungkin rejeki Wai Ning yang lagi sakit!

***

Masuk halaman, Nan Wei melihat keluarganya sudah berkumpul. Dia berpikir, mereka pulang karena ingin makan siang.

"Ibuuu....!" seru Zhao Yu dengan semangat, Dia yang pertama kali melihat kedatangan Nan Wei dan Zhao Xu.

Yang lainnya langsung beranjak untuk menyambut Nan Wei, mereka balik dari ladang bukan cuman untuk makan, tapi mereka penasaran dengan hasil jualan Nan Wei.

"Minum dulu!" Ibu Xia menyodorkan air pada Nan Wei dan Zhao Xu.

"Terima kasih Buu..!" Nan Wei Langsung meminumnya, dia benar-benar kehausan setelah berkeliling pasar.

"Jadi bagaimana, apa kentang gorengnya laku?" tanya Ibu Xia mewakili yang lainnya.

Mereka sebenarnya sudah berpikir negatif, karena Nan Wei balik sebelum waktu makan siang, biasanya orang yang menjual dagangan di kota baru pulang di sore hari.

Nan Wei tersenyum misterius, lalu bertanya. "Menurut kalian laku atau tidak?"

"Hmm sudahlah! Kalau tidak laku, mending kita jual minyak saja, tapi kita jualnya sedikit demi sedikit, agar orang lain tidak tahu!" ucap Ibu Xia.

"Nan Wei! Apa benar tidak laku sedikitpun?" sela Kakak ipar pertama dengan wajah putus asa.

"Bagaimana mungkin tidak laku! Aku sudah diberkati oleh Guru Agung!" katanya dengan tanpa dosa.

Nan Wei meminta Kakak pertama untuk membuka keranjang dan mengeluarkan isinya. Dan betapa terkejutnya mereka melihat ada banyak barang yang tidak mampu mereka beli.

"Astaga dari mana asalnya?" Tanya Ibu Xia sambil menggenggam beras putih dengan tangan gemetar.

"Nak apa yang terjadi?" Ayah Nan Wei juga sangat syok melihat barang-barang itu.

"Aku membeli semua ini dari hasil jualan kentang goreng!" jawab Nan Wei sambil tersenyum.

"Benarkah?"

"Adik, kamu tidak bercandakan?"

"Nenek! Paman! Ibu tidak bercanda. Aku ada di sana saat kentangnya terjual habis!" sela Zhao Xu, dia tidak sabar untuk memberitahu mereka.

Ibu Xia langsung memeluk Zhao Xu yang berada duduk disampingnya. Kenapa dia tidak bertanya pada Zhao Xu dari awal?

"Kentang Gorengnya sudah habis terjual. Kalian tebak, aku bawa 2 kg bisa dapat berapa?" tanya Nan Wei yang masih ingin membuat mereka penasaran.

"Adik kenapa tidak mengatakannya langsung? Kenapa membuat kami menebak-nebak?" Tanya Xia Dalang dengan nada mengeluh.

"Ya Adik ipar! Jangan bikin penasaran, asal kamu tahu, kami sudah menunggumu dari sejam yang lalu!"

Nan Wei tidak menyangka, ternyata mereka semua menunggu kepulangannya. "Baiklah, baiklah.. Kentangnya laku 1 tael perak untuk 1 kg!"

"Adik berhentilah bercanda!" Xia Dalang makin mengeluh.

"Ya. Mana mungkin bisa semahal itu!" Kakak ipar pertama juga kembali protes.

"Apa yang Ibu katakan benar. Pemilik Restoran membeli semua kentang goreng dengan 2 tael perak.!" Zhao Xu kembali menjelaskan.

"APA...??"

.

.

.

1
Sribundanya Gifran
lanjut thor💪💪💪💪
Mamta Okta Okta
lanjut thor semangat berkarya ya 💪💪💪
Mamta Okta Okta
lanjut thor semangat 💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor yg bnyak😍😍😍💪💪💪💪
Fii
Kalau ada typo komen yaa..🙏
Chen Nadari
Buat )
Chen Nadari
semangat up thora
Chen Nadari
mampir thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!