Ragas Pratama, Siswa Nakal dan sering bikin kegaduhan di sekolah, tiba-tiba bertemu dengan Jasmine yang membuatnya terpana dan hatinya terus bergetar saat melihatnya, tetapi Gadis Cantik dan lembut itu, Dia anak seorang Jendral.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12
07.30 ADIWANGSA.
"Ragas, tumben udah di kelas? " tanya Jasmine dengan senyum cerianya, wajahnya bersemu merah saat menatap Ragas, mereka berdua sama-sama salah tingkah.
Ragas langsung menyiapkan tempat duduk Jasmine, lalu tangannya menepuk-nepuk kursi tersebut sebagai tanda agar Jasmine cepat duduk di samping nya. "Aku kangen sama Kamu, "bisik Ragas sambil malu malu, begitu juga dengan Jasmine yang saat yang saat ini wajahnya memerah sempurna.
Dengan perlahan tangan Ragas memegang tangan Jasmine di bawah meja, sambil tersenyum bahagia menatap Jasmine.
"Kalian ngapain? " tanya Regan secara tiba-tiba, yang membuat dua sejoli tersebut langsung gelagapan.
"Ngapain? " tanya Ragas gagu.
"Cengar cengir berdua, " jelas Regan.
"emb, kita bahas film, dan ternyata suka genre yang sama, " sela Jasmine ngasal.
"Lu juga suka film blue? " tanya Juno dengan wajah seriusnya, yang membuat Jasmine langsung tercengang.
"Komedi, " saut Ragas dengan tatapan tajamnya.
"Horror, " jawab Jasmine hampir bersamaan dengan Ragas.
"Ahh ya...!!!" timpal Ragas.
"Nggak beres kalian, " ucap Regan dengan wajah bodo amat nya. Lalu duduk di depan bangku Ragas dan Jasmine.
"Nih, kartu Lu udah gue daftarin member vip, " ucap Juno sambil melemparkan id card ke meja Ragas.
"Thanks brothers, " jawab Ragas lalu mengamati kartu tersebut.
"Kalian kenapa nggak tungguin gue sih, " protes Leon yang terlihat baru datang. Sambil membawa paper bag kecil, dengan wajah betenya.
"Udah di tunggu sejak tadi, Lu nggak nongol, dan nggak bisa di hubungi, " jawab Regan dengan santai.
"Jasmine, ini buat kamu, " ucap Leon sambil memberikan paper bag ke meja Jasmine. Dan membuat Ragas tersadar bahwa sahabat nya juga sangat menginginkan Jasmine sejak awal. Ragas menghela nafasnya dengan berat, untuk saat ini dia bingung mau bereaksi seperti apa, tetapi di sisi lain dia cemburu juga atas perlakuan Leon.
"Emb, Sorry Leon, gue nggak di ijinkan menerima apapun dari orang lain, sorry ya? " tolaknya dengan sopan. Leon langsung mengernyitkan dahinya dengan bingung.
"Sini buat gue aja, " saut Regan mengambil paper bag tersebut.
"Balikin, ini buat Jasmine, " saut Leon, sambil merebutnya kembali.
"Dia nolak Leon, " lerai Juno. "Tau diri napa, " sarkas nya lagi.
"Bangsat, " murka Leon lalu membanting tas nya kemejanya sendiri yang membuat Jasmine tersentak, dan wajahnya langsung memerah.
Ragas dengan sigap memegang tangan Jasmine dan menariknya ke atas pahanya, sambil tersenyum sebagai kode bahwa semua nya baik baik saja. "Gapapa, ada aku, " ucapnya pelan, tapi seolah-olah menjadi ketenangan untuk Jasmine. Jasmine langsung tersenyum manis di hadapan Ragas.
Beberapa saat kemudian, jam pelajaran telah berlalu, satu persatu siswa dan siswi meninggalkan ruang kelas untuk ke kantin.
"Cabut, gue sumpek, " komando Leon dengan wajah badmoodnya.
"Anak ketua ketolak cinta, galau nya seluruh semesta harus ikut merasakannya, " ucap Juno dengan nada seperti membaca puisi.
"Bacot, " sarkas Leon, sambil melirik Jasmine sekilas. Lalu menarik baju Ragas dengan cepat.
"Santai bro, " tepis Ragas dengan muka tengilnya, lalu mengikuti Leon keluar.
"Lu kenapa sih lebay amat, kayak cewek di dunia ini cuma Jasmine doang, " sindir Regan sambil berjalan beriringan bersama kawan kawannya.
"Baru kali ini gue di tolak cewek, " sungutnya dengan jujur.
"Kejar dong bro...!!!" sela Juno.
"Kalau nggak mau, nggak usah di paksa lah, " saut Ragas, yang membuat Leon langsung berdecih.
"Kalau dia suka sama Lu, Lu terima? " tanya Leon tiba-tiba kepada Ragas, yang membuat Ragas langsung gelagapan.
"Terimalah, mayan tau, lagian dia bukan cewek Lu, " jawab Ragas dengan santai.
"Bangsatt Lu, " ucap Leon sambil memiting Ragas.
"Eh, perjanjian nya nggak boleh ngerebut cewek teman, dan dia belum jadi cewek Lu, bahkan dia nolak Lu di depan mata gue, jadi bolehlah gue maju, " jawab Ragas sambil nyengir.
"Kayaknya dia bukan tipe Lu, " ucap Juno.
"Kita kan belum tau siapa dia, " saut Regan.
"Maksudnya? " tanya Leon memicingkan mata.
"Siapa tau dia di buka hot, " jawab Ragas sesuai dengan otaknya.
"Bajingan...!!! " maki Leon yang membuat semua terbahak.
...****************...
...𝗪𝗔𝗝𝗜𝗕....!!! 𝗞𝗢𝗠𝗘𝗡, 𝗟𝗜𝗞𝗘 𝗗𝗔𝗡 𝗩𝗢𝗧𝗘...!!! ...