NovelToon NovelToon
Happiness

Happiness

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Konflik etika / Nikah Kontrak / Trauma masa lalu / Antagonis
Popularitas:205
Nilai: 5
Nama Author: Kim Umai

Hallo besti 🖤, cerita ku ini tentang cewek bernama Syakila Almeera yang memiliki sifat ceria, aktif, ekspresif, lembut, dan penuh cinta bertemu dengan Agha yang memiliki sifat berbanding terbalik dengan Syakila.

mereka berdua di satukan oleh pernikahan paksa, dan banyak drama didalam pernikahan mereka, apakah Agha akan jatuh cinta dengan Syakila yang terus-menerus memperlakukan Agha dengan penuh cinta atau akankah Agha tetap terjebak di lingkaran bernama masa lalu. Maka saksikan dan baca terus cerita happiness ini yah, jangan lupa komen like dan follow untuk info selengkapnya, bay bay besti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Umai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 Momen terakhir

Abah melihat anaknya yang tidak pernah menggunakan kuasanya kini menggunakannya, maka udah di pastikan hati anaknya sangat terluka dan tidak ada yang bisa membantah sekata pun yang Agha ucapkan.

"Udah umah, kali ini biarkan Erlan yang bergerak, sebelumnya udah abah dan nak Andra yang urus, kini biarkan giliran Erlan yang bertindak. Biarkan Erlan mengeluarkan semua emosi dan unek-unek nya, agar kedepannya tidak terjadi yang lebih dari ini." Jelas Abah sambil memeluk tubuh umah.

"Iya Abah, umah udah pasrah apa pun keputusan Erlan, asalkan tidak membahayakan nyawanya saja."

"Umah pun emosi dan gedek lihat situasi ini, calon mantu kita meninggal atas ulah dia." Lanjut umah mengeluarkan unek-unek nya juga.

Sementara Helmi yang masih diam duduk di kursi teras mengingat kembali perkataan Agha yang dengan sadis dan ekspresi wajah yang mengerikan, sungguh baru ini lagi Helmi melihat Agha seperti tadi. Dan lihat lah, William pun sama mengerikan nya dengan Agha, pantas mereka cocok, sama-sama kejam, sama-sama gila dalam menyelesaikan masalah. Jika ada cara yang lain untuk menyelesaikannya, maka Agha dan William akan mengambil jalan mereka sendiri, mereka berdua punya cara yang sangat di luar prediksi.

Opa Harry dan oma Alyssa melihat keputusan yang di buat oleh cucunya, dirinya merasa sangatlah bangga karena udah sukses mendidik Agha menjadi pribadi yang tegas dan tak tersentuh sembarang orang. Untuk asal usul hukum dan undang-undang yang berlaku di perusahaan milik Agha, tentu saja itu ide opa Harry dan Agha hanya menambahkan sedikit agar lebih di tegaskan lagi, karena semakin lama manusia yang tidak tau diri dan tidak tau porsi nya sendiri yang udah di berikan membuat muak opa Harry.

Rata-rata anak dan cucunya opa Harry dan oma Alyssa mempunyai pribadi yang tegas, keras, tak terbantah dan tak tersentuh sembarang orang, tapi yang opa Harry temukan di diri Agha sebagai cucu terakhir nya, malah lima kali lipat sadisnya jika menggunakan kuasanya, sampai pemilik atau pemimpin negara sekalipun gak bisa menegur atau bahkan menentang keputusan Agha. Sebenarnya opa Harry agak takut dengan cucu bungsu nya ini, karena sempat berselisih pendapat dan dirinya lah yang kalah. Tapi terlepas dari semua sifat Agha ini seketika hilang saat Alicia hadir, membuat semua keluarga besar bahagia, tapi hanya berselang sebentar dan lihat lah Agha kembali ke stelan pabrik nya, bahkan berlipat-lipat ganda lagi sadisnya.

Emang gak perlu tes DNA lagi, ini beneran cucu kandung dan terakhir ku ini. Batin opa Harry.

Setelah melewati drama pelaku dan berakhir keputusan Agha, proses selanjutnya di lakukan sampai tahap menyolatkan dan pemakaman. Agha ikut serta menyolatkan dan proses penguburan, Agha menjalankan nya dengan memasang wajah datar dan sorot mata yang tajam tapi tersirat kesedihan yang mendalam.

"Allah hu Akbar."

"Allah hu Akbar."

Terdengar suara azan bapak di dalam kuburan untuk meng-azani Alicia terakhir kalinya sebelum makan di tutup, semua keluarga menetes kan air matanya, bahkan mamak sempat mau pingsan jika tidak di tahan Dafa. Tangisan mamak histeris ketika tanah kuburan mulai menutupi tubuh Alicia, anak bungsunya yang ceria dan akan memulai hidup bahagia malah berakhir seperti ini, ingin rasanya menyalahkan takdir tapi tidak mungkin.

Saat yang lain sudah berdoa dan meninggalkan kuburan Alicia, Agha dan keluarga nya serta keluarga Alicia memilih tinggal dan berdoa untuk Alicia agar terhindar dari siksa kubur. Saat sudah selesai berdoa, Agha meminta untuk di tinggal sendirian dan meminta waktunya untuk berbicara berdua di kuburan Alicia.

"Hi Alice, gimana disana, semoga kamu bahagia yah, kamu udah gak merasakan sakit lagi. Tapi abang yang merasakan sakitnya Alice, sakit kali rasanya sampai ingin ikut nyusul kamu."

Sebelum melanjutkan ucapannya, Agha menghapus air matanya yang di tahan di hadapan semua orang, tapi saat ini tidak bisa, Agha akan mengutarakan semua yang ada di hatinya.

"Alice, abang heran apa yang kamu lakukan sama abang sampai saat ini kamu masih memegang singgasana di hati abang, bahkan kamu pemenang pemilik hati abang, tenang abang akan belajar ikhlas kok tapi butuh waktu karna berat dan sulit untuk belajar ikhlas Alice."

"Kamu tau, ingin sekali rasanya abang panggil kamu dengan panggilan sayang, tapi tidak akan abang lakukan karena kita belum sah, abang tau jika abang lakukan, maka itu malah buat berat timbangan dosa kamu."

"Abang tau dan paham jika abang tetap memikirkan kamu yang belum mahram untuk abang, maka akan jadi dosa untuk kita berdua. Maka dari itu, abang ingin minta bantu Abang untuk tidak terus-menerus memikirkan kamu, abang gak mau menjadi pemberat dosa kamu yang menghambat kamu masuk surga."

"Bantu abang yah Alice. Abang pamit dulu yah, nanti Abang akan ke sini lagi setelah mendapatkan laporan William yang akan membuat abang puas. Abang pulang yah, assalamualaikum Alicia Anggraini Mahendra."

Agha mengucapkan semua yang ada di hati dan pikirannya dengan suara lirih dan penuh keputusasaan, dan saat mengatakan kalimat terakhir nya Agha berdiri untuk pergi dari kuburan Alicia, tapi tubuhnya hilang kendali yang mengakibatkan Agha terjatuh dan pingsan.

"Erlan!." Ucap syok Abah yang melihat Agha terjatuh dan langsung berlari di ikutin Helmi di belakangnya.

"Pak Agha pingsan om." Ucap Helmi dengan panik, kadang Helmi ini panggil Agha dengan sebutan 'pak Agha' atau 'Erlan' seperti kejadian tadi pagi.

"Kita bawa ke rumah sakit, Erlan kekurangan cairan dan nutrisi, dia sulit banget di suruh makan dan minum. Dari semalam Agha tidak mau makan, bahkan untuk minum aja Agha harus di paksa." Jelas abah dan langsung Helmi membopong Agha menuju mobil dan menuju rumah sakit terdekat dari pemakaman.

Sampai di UGD, Agha di infus cairan untuk stamina dan nutrisi agar bisa kembali sehat. Melihat keadaan Agha membuat umah semakin terpukul, udah kehilangan Alicia yang di anggap anak kandungnya sendiri, dan saat ini anak kandungnya pingsan bahkan udah lebih dari dua kali Agha pingsan.

"Umah tenang sayang, Erlan akan membaik." Ucap abah menenangkan umah.

"Mas anak kita mas, umah gak mau kehilangan anak lagi mas."

"Gak akan sayang, kita berdoa yang terbaik untuk anak kita sayang, mas yakin adek kuat dan akan siuman."

"Hiks, iya mas. Nak cepat siuman yah, umah akan masakin makanan kesukaan kamu nak, dan kami ingin lihat aura kehidupan lagi di wajah kamu nak."

Siapapun yang melihat umah saat ini ikutan sedih, karena ibu mana yang akan baik-baik melihat anaknya pingsan dan kekurangan cairan dan nutrisi serta kehilangan harapan untuk hidup.

1
Desi Ramadhani
dikira uang bisa menggantikan nyawa hilang, gila sih
Desi Ramadhani
ceritanya bangus thor, semangat terus buat karyanya👍💕
Kim Umai
makasih juga sudah mampir☺️
Renjana Senja
aku mampir Thor. jangan lupa mampir di karya aku ya. makasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!