NovelToon NovelToon
31 Days Of Chasing Love

31 Days Of Chasing Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Bad Boy
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: crowell

BIANCA DEALOVA, gadis tengil yang suka sekali dengan tantangan,ia menjadi pusat perhatian di SMA Karya Bakti semua murid cowok pasti mengenalinya.Hingga pada akhirnya, dia ditantang oleh teman-temannya untuk menaklukkan hati seorang siswa baru, EDGAR GRISSHAM pemuda berwajah dingin dan misterius.

"apakah Allexa berhasil menaklukkan hati seorang pemuda dingin itu atau tidak.yuk, Kepoin kisah mereka selanjutnya!!"👋🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon crowell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31 Days Of Chasing Love

SMA KARYA BAKTI : 6:27

"untung gue gak terlambat kayak kemarin bisa mampus gue hari ini"gumam Bianca setelah selesai memarkirkan mobil bugatti la voiture noire, yang baru saja di belikan oleh bokap Nya.

"Bianca tu gyus,mobil baru lagi"

" anjay , mobil bugatti la voiture noire, mobil termahal dan hanya ada satu unit yang dibuat"

"gak kaleng kaleng sih, ortunya"

Bianca seperti biasa, gadis itu tersenyum lebar dan menyapa murid-murid SMA Karya Bakti dengan suaranya yang cempreng. Tapi saat akan melangkah, kakinya terhenti ketika pandangan nya tertuju pada seseorang pemuda yang tak lain adalah Edgar.

"Pucuk di cinta ulam pun tiba," ujar Bianca menatap Edgar yang sedang berjalan di koridor lantai satu, sepertinya pemuda itu baru saja datang.

"Fotoin ah," ujar Bianca, gadis itu mengeluarkan Falcon Supernova iPhone 6 Pink Diamond, dengan harga mencapai USD 48,5 juta itu. Tapi sebelum ia bisa mengambil foto, suara seseorang mengagetkannya.

"Woy!!"

Bianca cepat-cepat menyembunyikan ponselnya, dan Kelvin yang memang sedang bertugas sebagai pengurus OSIS, menghampirinya.

"Ngapain lo? Lo fotoin Edgar yah? Lo ngaku lo," ujar Kelvin dengan nada yang sedikit menuduh.

"OMG hello, coba ngomong sekali lagi. Yah, lo dapat nilai seratus dari gue, emang kenapa kalau gue fotoin Edgar?" Bianca bertanya balik dengan nada yang santai.

Kelvin menatap Bianca dengan serius, "Gue saranin lo deh, jangan dekat-dekat sama Edgar kalau lo gak mau kejebak di dalamnya. Kalau lo gak mau ikut ,ya udah, terserah lo," ujar Kelvin dengan nada yang penuh peringatan.

Bianca tersenyum manis, "CK, adek tak akan gentar untuk mendapatkan hati kakanda Edgar," ujarnya dengan nada yang penuh percaya diri. Ia yakin bahwa ia bisa menarik perhatian Edgar dan memenangkan hatinya.

"Yeh, serah lo deh, masuk sono," ujar Kelvin dengan nada yang sedikit lelah. Ia tampaknya sudah tidak peduli dengan keinginan Bianca untuk mendekati Edgar.

"Tapi Varsya, Victoria, dan Almira udah datang kan?" tanya Bianca, tiba-tiba berubah topik. Ia tampaknya ingin tahu apakah teman-temannya sudah tiba.

"Udah," jawab Kelvin singkat, sebelum meninggalkan Bianca sendirian di koridor.

Bianca menatap Kelvin dengan senyum yang masih terukir di wajahnya, sebelum akhirnya ia memutuskan untuk melangkahkan kakinya menuju ke dalam kelas.

"HELLO SEMUA, BIANCA YANG CANTIK DAN MEMBAHANA INI UDAH DATANG!" teriak Bianca memasuki kelas dengan suara yang keras dan penuh semangat.

"Astaghfirullah, salam dulu Napa! Kenapa pake teriak-teriak sih?" kesal Almira menatap temannya dengan wajah yang kesal.

"Woy, betina suara lo Aurora lo!" tegur Velix dengan nada yang sedikit bercanda. Ia tampaknya menikmati momen ini dan ingin membuat Bianca merasa sedikit malu.

Bianca tersenyum manis, tidak terpengaruh oleh komentar teman-temannya. "Ah, apa sih? Gue cuma mau menyambut hari yang indah ini dengan semangat!" ujarnya dengan nada yang ceria.

"Semangat lo udah kaya orang stres yang baru aja keluar dari rumah sakit jiwa," ujar Varsya dengan nada yang sedikit mengejek. Ia tampaknya tidak suka dengan kebiasaan Bianca yang suka berteriak.

"Semangat boleh, teriak-teriaknya jangan, kita gak tuli, wahai nona muda," ujar Victoria dengan nada yang sedikit menghibur. Ia menatap Bianca dengan wajah yang santai.

"Minggir lo," ujar Bianca, mengusir Velix yang sudah di samping Edgar.

"Pelan-pelan, jadi cewek itu harus lembut," ujar Velix dengan nada yang sedikit bercanda.

"Gue gak bisa lembut, minggir," ujar Bianca lagi, dengan nada yang sedikit kesal.

Velix bangun dari duduknya dan pindah di samping Samudra yang sedang bermain game Mobile Legends. Ia tampaknya tidak ingin terlibat lagi dengan Bianca.

"Hay, lo udah sarapan belum?" tanya Bianca dengan nada yang lembut, mencoba untuk mendapatkan perhatian Edgar. Velix menatapnya dengan geli, mengingat bagaimana Bianca tadi bersikap galak kepadanya, tapi sekarang bersikap lembut di depan Edgar.

"Udah," ujar Edgar dengan nada yang datar, tidak terlalu peduli dengan pertanyaan Bianca.

"Gue bawahin bekal buat lo," ujar Bianca, gadis itu mengeluarkan kotak bekal dan memberikan bekal itu untuk Edgar.

"Gak perlu, gue gak minta dan gak minat," ujar Edgar dengan nada yang tidak peduli, menolak tawaran Bianca.

Bianca terlihat sedikit kecewa dengan reaksi Edgar, tapi ia tidak menyerah. Ia masih mencoba untuk mendapatkan perhatian Edgar, meskipun Edgar tidak terlalu peduli dengannya.

"Sam, gue duduk sama lo," ujar Edgar, mengambil tasnya dan pindah ke depan Samudra.

"Terus gue sama siapa, dong?" tanya Bianca, menatap Edgar dengan sedikit kekecewaan. Ia berharap Edgar mau duduk bersamanya.

"Lo, duduk sama temen lo," ujar Edgar, tanpa menoleh ke arah Bianca.

Victoria yang duduk di sebelah samudra, menggunakan isyarat kepala untuk pindah dan duduk di sebelah Bianca.

Victoria tersenyum dan pindah ke sebelah Bianca,Bianca terlihat sedikit kecewa, tapi ia akhirnya duduk di sebelah Victoria.

"Ca, lo gapapa kan?" tanya Victoria, memastikan bahwa temannya baik-baik saja setelah ditolak oleh Edgar.

"Hmm, gapapa, pala lo potek ni hati mungil gue," ujar Bianca, mencoba untuk menyembunyikan kekecewaannya. Namun, Victoria dapat melihat bahwa Bianca tidak sepenuhnya baik-baik saja.

"Udah, lo nyerah aja deh, gue gak suka lo ngemis-ngemis gini," ujar Victoria, sedikit kesal dengan sikap Bianca yang terus mencoba mendapatkan perhatian Edgar.

"No, no, no, gak ada kata menyerah dalam kamus Bianca," ujar Bianca, dengan tekad yang kuat. Ia tidak akan menyerah begitu saja.

"Serah lo deh, dasar keras kepala," gerutu Victoria, kesal dengan sikap Bianca yang tidak mau menyerah.

Victoria hanya bisa menggelengkan kepala, tidak mengerti mengapa Bianca begitu terobsesi dengan Edgar.

"Oh iya, ca, kemarin Bokap nyokap lo pulang kan? Sempat ketemu gak?" tanya Victoria, mencoba untuk mengalihkan perhatian Bianca.

Bianca, gadis itu, dengan tiba-tiba mengembuskan napas pelan. "Seperti biasa, di tinggal sendiri, gak di perhatikan," ujar Bianca, tersenyum getir. Ia tidak bisa menyembunyikan rasa kesedihan di balik senyumnya.

Victoria menatap Bianca dengan penuh empati. Ia tahu bahwa Bianca tidak memiliki hubungan yang baik dengan orang tuanya.

"Maaf, ca," ujarnya, mencoba untuk menghibur Bianca.

Bianca hanya menggelengkan kepala. "Gak usah, Vic. Gue udah terbiasa," ujarnya, mencoba untuk menutupi rasa sakitnya. Namun, Victoria dapat melihat bahwa Bianca masih terluka,dan gadis ini pandai menutupi luka dengan senyum cerianya.

"Ahh, sayang bet sama temen gue ini, jangan sedih yah, cerita aja sama gue, pundak gue siap buat lo bersandar," ujar Victoria, memeluk Bianca dengan hangat.

"Ekhmm, kita gak di ajak nih?" tanya Almira dan Varsya, cemberut karena tidak diajak berpelukan. Bianca tersenyum dan memanggil kedua temannya untuk berpelukan.

"Sini sini," panggil Bianca, membuka pelukannya untuk Almira dan Varsya. Ketiga gadis itu berpelukan erat, mencoba untuk menghibur Bianca.

Tiba-tiba, suara guru biologi, Bu Tumini, memecahkan kehangatan momen itu. "KENAPA LAGI KELIAN INI, DRAMA APA LAGI?! DUDUK DI TEMPAT KALIAN MASING-MASING!!" teriak Bu Tumini, dengan nada yang keras dan tidak sabar.

"eh,Bu rok mini"ujar Bianca cengengesan, mengusir temannya

"COBA ULANGI LAGI APA TADI?!!"teriak Bu Tumini

"yah elah Bu, udah jam berapa ini Uda jelasin aja gak usah marah marah "ujar Bianca santai

"duduk di tempat Kelian sana Byee "ujar Victoria

Ketiga gadis itu terkejut dan berpisah, kemudian kembali ke tempat duduk mereka masing-masing. Mereka saling menatap, mencoba untuk menahan tawaan karena situasi yang lucu. Edgar hanya bisa tersenyum tipis sangat tipis melihat adegan itu.

1
Dewi Payang
Pasri Bianca ini, bikin Edgar pusing 7 keliling😅
Dewi Payang
Siapa itu Ailiy? pacar atau adik edgar?
Dasyah🤍: tunangan Edgar kak
total 1 replies
drpiupou
wkwk ikutan juga dia
Iqueena
Tiati Edgar, nanti kalau Bianca berhenti gangguin kamu, ujung2nya kamu yang gangguin dia, jangan dingin2 lah 😌
sjulerjn29
siapa yang dateng bianca kah? masih misteri sih kurasa itu cowo deh cuma habis krimbat jadi belum diiket rambutnya🤭
Afriyeni Official
yg kayak gitu mukanya tebal 100 inci /Facepalm/
Afriyeni Official
ada lagi yg beginian. kenapa dalam setiap kehidupan biang kerok tak pernah hilang /Sleep/
༺𝑨𝒕𝒉𝒆𝒏𝒂_𝟐𝟓༻
mgkn dg bhsa kucing si Bianca ngrt bang😂😂😂
༺𝑨𝒕𝒉𝒆𝒏𝒂_𝟐𝟓༻
Enggak, aku pgn selalu deket dg mu bang, mlh klo bs aku tempelin kek perangko😂😂😂😂
Ceyra Heelshire
taruhannya segini mana mau nolak dia
Drezzlle
Hayo mamahmu nangis Bianca, jangan sampai nyakiti, nanti hidupmu jadi nggak berjalan dengan baik
Alyanceyoumee
itu cemburu woy
Alyanceyoumee
waduh aksara... 🫣
@dadan_kusuma89
Jangan begitu Bianca, apapun kesalahannya, dan mungkin telah membuatmu sakit hati, Beliau adalah Ibumu yang tetap harus kamu hormati. Jangan pernah membentaknya!
Nurul An-nisa
Anak IPS pindah ke IPA, jomplang banget sih. mereka keren kalo bisa ngikutin dg cepat
Nurul An-nisa
Nah lo
Sarifah Aini
Edgar tuh kayak lagi jaga jarak, padahal Wilona pengen dia lebih deket sama keluarganya 😔
Muffin🧚🏻‍♀️
Aku jadi kasian sama biancaaa. Peejuangannya pasti susah sih kalau edgar gam bisa lupa sm masalalunya
Anyelir
anak perempuan selalu jadi tuan putri bagi ayahnya. Irinyaaa
Afriyeni Official
iyaa iya,, enggak enggak. padahal dalam hati iya mauuuuu
Dasyah🤍: benar banget kak, Bianca sengaja ngak mau 🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!