NovelToon NovelToon
Ternyata Dia Masih Ada

Ternyata Dia Masih Ada

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:179
Nilai: 5
Nama Author: Auliya Wulandari

Duan Melahirkan di usia 16 tahun, selama 7 tahun ini ia selalu percaya jika putra yang ia lahirkan dengan mempertaruhkan nyawa malah meninggal di hari kelahirannya, namun siapa yang menyangka saat dirinya kembali ke ibu kota muncul seorang bocah laki laki yang sangat menyebalkan namun Yan Fei merasa dirinya tak bisa membiarkan bocah itu jauh darinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auliya Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terimakasih

Tubuh Yanfei sudah di bersihkan, ruangan yang awalnya berantakan seketika di susun rapi dan indah membuat suasana nyaman sebelumnya kembali tercipta

Setelah membiarkan pelayan membenahi ruangan Yanfei memejamkan matanya sejenak, namun siapa yang menyangka saat membuka mata ia sudah melihat hari yang berbeda

"Syukurlah kau sudah sadar" Xumin tersenyum lembut menyapa sahabatnya, tubuh seseorang yang baru melahirkan memang lemah karena sudah menghabiskan seluruh tenaga dalam proses persalinan.

"Apa yang terjadi?, aku hanya tertidur sebentar saja" Yanfei bergerak duduk, tubuhnya terasa sangat lelah dan lemas

"Kau sudah tak sadarkan diri selama 2 hari, kau tau aku sangat mencemaskan mu" Yan Xumin berucap pelan

Setelah mengobrol sebentar ia meminta Yanfei beristirahat namun siapa yang menyangka jika Yanfei beristirahat begitu lama sehingga membuat orang orang menjadi cemas

"Benarkah?, selama itu?, aku merasa hanya tidur beberapa jam saja" Yanfei hanya tidur sebentar tapi siapa sangka 2 hari telah berlalu begitu saja, benar benar tak terasa ya

"Aku sudah membawa mu sup hangat, kata bidan tubuh mu lemah, butuh lebih banyak nutrisi" Yan Xumin mengambil sup di meja tak jauh dari ranjang menyerahkannya pada Yanfei

"Kau sangat tau jika aku sedang lapar, kau tau, tubuh ku ini sangat lelah, rasanya sudah berlari ratusan kilo meter" Tubuhnya lemas dan pegal pegal, sepertinya sup ayam ini benar benar muncul di waktu yang tepat ya

"Bagaimana perasaan mu?" Yan Xumin menatap sahabatnya yang saat ini sedang menikmati sup ayam hangat

"Jauh lebih baik bagaimana keadaan putra ku" Yanfei menatap ke sekeliling, tak ada tanda tanda tanda keberadaan putranya

Karena sudah tak sadar dua hari ini ia merasa sedikit merindukan putranya dan penasaran bagai mana bentuk wajah putranya hari ini

"Fei Fei kau baru saja sadar, tubuh mu juga masih lemas akan lebih baik kau beristirahat untuk memulihkan diri" Yan Xumin begitu lembut dan terlihat sangat tulus,

Saat ini Yanfei lebih penting, dia seorang ibu yang baru habis melahirkan, bayangkan saja, melahirkan, mengeluarkan seorang manusia yang sebelumnya tertidur di dalam perut, memikirkannya saja membuat merinding apa lagi merasakan

"A Min, aku banyak merepotkan mu, terimakasih karena mau menemani ku" Yan Xumin adalah sahabatnya, Yan Xumin begitu baik dan sudah melakukan banyak hal untuknya, Yanfei sangat beruntung memiliki sahabat sebaik

"Apa apaan itu, anak mu adalah keponakan ku, jika bukan aku yang menjaga kalian lalu siapa lagi?"

"Dasar gadis berkulit jahat"

"Kau juga menyebalkan, sudah lah, jangan katakan itu, beristirahatlah dengan baik, dalam beberapa hari kau akan pulih" Tubuh Yanfei pasti sangat lemas, setidaknya perlu beberapa hari istirahat total, hari masih sangat panjang, jadi tak perlu terburu buru

"Bagaimana dengan anak ku?"

"Dia baik baik saja, saat ini sedang di jaga ibu susu, Fei Fei, kau baru saja melahirkan jangan terlalu banyak bergerak dan memikirkan sesuatu, aku akan menjaga semuanya untuk mu" Tubuh Duan Yanfei tak terlalu baik, untuk sementara waktu biarkan orang lain menjaga putranya

"A Min, kau begitu baik, entah bagaimana aku bisa membalas kebaikan mu kelak" Sejak awal kehamilan sampai saat ini selalu Yan Xumin yang menjaganya

Menyiapkan semuanya, memberi apapun yang ia inginkan, untungnya anak ini tidak terlalu rewel jika tidak Yan Xumin pasti sudah sangat menderita

"Kita sudah bersahabat sedari muda, tak ada ucapan terimakasih atau maaf di antara sahabat, kecuali kau tak menganggap ku" Hubungan mereka sangat baik

Saat itu di usia 8 tahun mereka sudah bertemu dan merasa memiliki kecocokan, Yan Xumin yang awalnya hanya seorang anak pedagang rendahan yang di hina menjadi sahabat seorang nona ketiga, kesayangan keluarga Duan

Awalnya ia merasa rendah diri dan takut, namun selama bertahun tahun keluarga Duan mampu meyakinkan nya jika seorang putri saudagar juga gadis yang mulia, jika tidak ada pedagang maka pada siapa keluarga bangsawan akan membeli kebutuhan hidup?,

Pada dasarnya setiap manusia saling membutuhkan bukan?, lalu atas dasar apa menganggap diri sendiri lebih tinggi dari orang lain

"Bagaimana mungkin, kau adalah salah satu sahabat terbaik ku, dewa memberikan sahabat seperti mu pada ku, entah ke baikan apa yang ku lakukan di masa lampau hingga mendapat hal yang begitu istimewa" Dirinya sebagai gadis nakal yang suka bermain, bersahabat dengan Yan Xumin, gadis tenang dan patuh, orang orang tak percaya jika mereka akan berteman lama, tapi lihatlah kenyataanya

Yan Xumin gadis anggun dan cantik, Yan Fei gadis ceria dan kaya, mereka saling menjaga dan mendukung, membuat orang orang yang awalnya meremehkan mereka menjadi bungkam

"Kau ini, beristirahat lah, aku akan meminta pelayan menambahkan arang ke kamar mu" Yan Xumin menggeleng pelan dan bergerak meninggalkan kamar untuk memberi Fei Fei waktu untuk beristirahat

Musim dingin ini memang tak begitu ekstrim, tapi tubuh Yanfei lemah, menghangatkan ruangan sangat penting bagi ibu yang baru melahirkan ini

"Aku sudah sangat lelah beristirahat, sudah dua hari tidur dan orang masih menyarankan ku untuk beristirahat, menyebalkan sekali" Yanfei mendengus kesal, ia mengibaskan selimut dan ingin turun dari ranjang, namun siapa sangka saat ia baru saja meletakan kaki di lantai bagian tubuhnya terasa nyeri, dan kakinya terasa sangat lemas

"Ternyata aku memang harus lebih banyak beristirahat" Yanfei menghela nafas pelan,

"Pelayan" Tubuhnya lemah tapi kaki ini sudah telanjur di pindahkan, ia sudah menghabiskan banyak tenaga untuk memindahkan tubuh kecilnya, dan saat ini ia ingin kembali, tapi tenaga sudah tidak ada

"Ya ampun nona, jangan terlalu banyak bergerak, tubuh mu masih sangat lemah" Pelayan yang datang untuk membawa arang langsung meletakan arang dan membantu sang majikan membenahi posisi duduknya

"Bibi, apakah melahirkan selalu seperti ini, jika demikian sangat kasihan" Yanfei bertanya dengan polos, pelayan yang baru saja ia panggil bibi adalah Bibi Wang, pelayan senior yang memang di tugaskan menjaga Yanfei, dan jujur saja pertanyaan yang baru di lontarkan sang nona membuat bibi Wang tersenyum kecil

"Nona, bukankah memang seperti itu, seorang wanita harus melahirkan keturunan bagi keluarganya"

"Sangat menyedihkan, sudah mengalami rasa sakit melahirkan suami malah membawa banyak selir ke kediaman, Untung saja ayah ku tidak begitu, jika tidak aku akan memukul kepalanya kuat kuat" Yanfei berucap pelan, bibi Wang terkekeh gemas, bukankah dunia memang tidak adil untuk perempuan?

"Nona, beristirahatlah, bibi akan menambah arang" Gadis yang masih polos benar benar memiliki banyak pertanyaan di benak mereka, bibi Wang takut mengatakan hal salah,

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!