NovelToon NovelToon
Istri Rampasan Mafia Dingin

Istri Rampasan Mafia Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Action / Pengantin Pengganti
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: Miss_Dew

Di hari yang seharusnya menjadi hari bahagianya Sonya Munic terpaksa harus membatalkan pernikahannya dengan Sagara Sardi tepat saat akan mengucapkan janji pernikahan. Batara Moretti datang merampas pengantin atas alasan utang keluarga. Padahal keluarga Munic telah mengatur pernikahan Batara dengan Talitha Munic, adik tiri Sonya. Di bawah ancaman nyawa ketua mafia paling berbahaya, Sagara terpaksa menyerahkan calon istrinya.
Tak mudah bagi Sonya, gadis yang terkenal lemah lembut hidup di lingkungan mafia dan sikap dingin Batara yang hanya menganggapnya sebagai istri pelunas hutang. Selain menagih hak suami istri Batara selalu diam dan acuh, saat Sonia mulai berdamai dengan keadaan, satu persatu kebenaran mulai terkuak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss_Dew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ratu Yang Diremehkan

Prang!

​Sebuah vas porselen antik peninggalan Dinasti Laviata kuno hancur berkeping-keping setelah dihantamkan ke dinding ruang tamu yang megah. Potongan-potongan keramik berserakan di atas karpet beludru mahal, merefleksikan wajah Talitha Munic yang merah padam oleh amarah yang tak terkendali. Gazebo dan taman mewah di luar jendela seolah menjadi saksi bisu atas histeria yang sedang berlangsung di dalam rumah.

​"Ayah lemah! Ayah pengecut!" pekik Talitha, suaranya melengking tinggi hingga urat-urat di lehernya menonjol tegang. Ia mencengkeram rambutnya sendiri dengan frustrasi, berjalan mondar-mandir seperti singa yang kelaparan. "Kenapa Ayah membiarkan Tuan Batara membawa si cacat itu?! Kenapa Ayah diam saja saat dia menyeret Sonya?!"

​Lukas Munic duduk di sofa kulitnya dengan kepala tertunduk dalam. Wajah pria paruh baya itu tampak menua sepuluh tahun dalam hitungan jam. Tangannya yang memegang segelas wiski gemetar hebat, sisa-sisa ketakutan saat moncong senjata klan The Inferno mengarah ke kepalanya masih terasa nyata.

​"Kau tidak mengerti, Talitha..." suara Lukas parau, hampir tenggelam. "Itu Batara Moretti. Dia tidak sedang bernegosiasi. Jika Ayah membantahnya satu kata saja, hari ini rumah ini akan berubah menjadi kuburan massal bagi kita semua."

​"Aku tidak peduli!" Talitha berteriak lagi, air mata kemarahan menetes di pipinya, merusak riasan wajahnya yang tebal. "Aku sudah merencanakan ini selama berbulan-bulan! Aku sudah membayangkan bagaimana rasanya melangkah di Kota Rugunda sebagai Nyonya Moretti! Menjadi istri dari ketua mafia yang paling ditakuti, paling disegani, dan paling kaya di seluruh Negara Laviata! Semua wanita di Laviata akan bertekuk lutut di bawah kakiku! Dan sekarang? Semua impianku dihancurkan oleh kakak sialan yang penyakitan itu!"

​Maria Corella, ibu tiri Sonya, melangkah mendekat. Ia mengusap punggung putrinya dengan lembut, mencoba menenangkan, namun matanya sendiri berkilat penuh kebencian yang sama besarnya saat menatap suaminya.

​"Lukas, putrimu benar," sahut Maria dengan nada suara yang tajam dan menuntut. "Kau terlalu cepat menyerah. Bagaimana bisa kau membiarkan Batara membawa Sonya? Gadis itu tidak ada gunanya! Dia punya penyakit jantung bawaan, alergi terhadap hal-hal sepele, dan fisiknya sangat lemah. Dia hanya akan mati dalam hitungan hari di Wilayah Maldav yang keras itu!"

​Maria berkacak pinggang, menatap Lukas dengan tatapan menghina. "Kau harus mencari cara untuk menukar mereka kembali! Hubungi Assisten Jevan. Katakan pada Tuan Batara bahwa terjadi kesalahpahaman. Talitha yang paling pantas bersanding di sisinya! Talitha yang sehat, cantik, dan bisa memberikannya keturunan yang kuat. Bukan Sonya yang hanya menjadi beban dan menunggu ajal!"

​Lukas mendongak, menatap istri dan anak tirinya dengan pandangan frustrasi. "Menukarnya? Apa kalian sudah gila?! Batara Moretti bukan pedagang pasar yang bisa kalian ajak bertukar barang! Sekali dia mengambil apa yang dia inginkan, maka barang itu telah menjadi miliknya mutlak. Jika kita mengusiknya lagi, bisnis tambang kita di Rugunda tidak hanya akan hancur, tapi kepala kita yang akan berakhir di kandang buaya!"

​Talitha mengepalkan tangannya kuat-kuat, kukunya yang panjang menancap di telapak tangan hingga memutih. "Ini belum selesai," desisnya penuh dendam. "Sonya tidak akan bertahan lama. Aku tahu dia. Dia akan ketakutan dan mati dengan sendirinya. Dan saat hari itu tiba, aku yang akan datang pada Tuan Batara untuk mengambil posisi yang seharusnya menjadi milikku sejak awal."

​Sementara itu, ratusan kilometer dari Distrik Qislan, sebuah jet pribadi telah mendarat di landasan pacu rahasia milik keluarga Moretti di pinggiran Wilayah Maldav. Perjalanan dilanjutkan dengan iring-iringan mobil hitam antipeluru menuju sebuah bukit terisolasi, tempat berdiri megah sebuah kastil modern yang dikenal sebagai Mansion Moretti, markas besar dari klan The Inferno.

​Mansion itu tampak seperti monster batu yang siap menelan siapa saja yang berani mendekat. Dinding-dindingnya yang tinggi berwarna abu-abu gelap, dikelilingi oleh kawat berduri dan ratusan penjaga bersenjata lengkap yang berpatroli tanpa henti. Udara di tempat ini terasa berkali-kali lipat lebih dingin dan mencekam.

​Di dalam kamar utama yang luas dengan interior serba hitam dan abu-abu, Sonya Munic duduk bersimpuh di atas lantai marmer yang dingin. Gaun pengantin putihnya yang indah kini tampak kusut dan kotor di bagian bawahnya akibat terseret. Tubuhnya bergetar hebat, bukan hanya karena suhu ruangan yang rendah, tetapi karena ketakutan yang teramat sangat.

​Di depannya, berdiri Batara Moretti. Pria itu telah melepas jas hitamnya, menyisakan kemeja putih yang lengannya digulung hingga siku, menampilkan tato lambang The Inferno yang rumit di lengan bawahnya. Ia memegang sebatang rokok yang menyala, menyesapnya perlahan sebelum mengembuskan asapnya ke udara. Tatapannya yang datar dan sedingin es tertuju pada Sonya yang terus menangis dalam diam.

​Dug-dug... Dug-dug...

​Jantung Sonya berdegup kencang, menimbulkan rasa nyeri yang familier di dadanya. Air mata mengalir deras membasahi pipinya yang pucat, menetes hingga ke dagu.

​Batara melangkah maju. Ketukan sepatu kulitnya di atas marmer terdengar seperti lonceng kematian di telinga Sonya. Pria itu berlutut dengan satu kaki di hadapan Sonya, menjajarkan tingginya dengan gadis yang tengah merana itu.

​Sonya refleks memundurkan tubuhnya, namun punggungnya langsung membentur kaki ranjang besar di belakangnya. Ia tidak bisa lari.

​"T-Tuan... mohon... lepaskan saya..." bisik Sonya dengan suara yang luar biasa gemetar, matanya terpejam erat, tak berani menatap wajah sang penguasa mafia.

​Batara tidak bersuara. Tangan besarnya yang kasar dan dipenuhi kapalan bergerak naik, mencengkeram dagu Sonya dengan kuat, memaksa gadis itu untuk membuka mata dan menatap langsung ke dalam manik mata hitamnya yang pekat tak berdasar.

​"Kau menangis?" suara Batara rendah, berat, dan tanpa emosi.

​Sonya tidak bisa menjawab. Isakannya semakin keras. Air matanya terus mengalir keluar tanpa bisa dibendung.

​Tiba-tiba, Batara mendekatkan wajahnya. Bukannya menghapus air mata itu dengan jemarinya, pria itu justru menjulurkan lidahnya. Ia menjilat lelehan air mata di pipi Sonya, perlahan dari bawah mata hingga ke rahang gadis itu.

​Sonya terbelalak. Rasa basah dan hangat dari lidah Batara di kulit pipinya terasa begitu asing, mengerikan, dan... menjijikkan. Sensasi itu membuat seluruh bulu kuduknya berdiri. Rasa mual bergejolak di perutnya. Ia ingin memalingkan wajah, namun cengkeraman Batara di dagunya mengunci posisinya dengan kuat.

​Setelah membersihkan sisa air mata di pipi kanan Sonya dengan cara yang mengerikan itu, Batara menarik wajahnya kembali. Ia menatap Sonya dengan pandangan datar, seolah baru saja melakukan hal yang paling biasa di dunia.

​"Rasanya asin," ucap Batara pelan, hampir seperti bisikan kepada diri sendiri. Ia melepaskan cengkeramannya pada dagu Sonya dengan sentakan kecil, membuat kepala Sonya terlempar ke samping.

​Pria itu berdiri, mengambil saputangan sutra dari sakunya untuk menyeka bibirnya sendiri, lalu membuang saputangan itu begitu saja ke lantai.

​"Bersihkan dirimu. Kau bau dan kotor," perintah Batara dingin. Ia tidak memberikan ruang untuk bantahan. Sebelum melangkah keluar dari kamar, ia berpapasan dengan seorang wanita tua berwajah tegas yang baru saja masuk.

​"Yooka," panggil Batara tanpa menoleh pada wanita itu.

​"Ya, Tuan Batara," jawab wanita tua itu dengan sikap hormat yang mendalam. Ibu Yooka adalah kepala pelayan sekaligus wanita yang telah mengasuh Batara sejak kecil. Hanya dia yang tahu sedikit banyak tentang bagaimana isi kepala sang ketua mafia.

​"Urus wanita itu. Pastikan dia bersih saat aku kembali," ucap Batara singkat sebelum melangkah pergi, membiarkan pintu kamar tertutup dengan bunyi klik yang khas.

​Ibu Yooka menatap Sonya yang masih ketakutan di lantai. Matanya melembut sedikit, menunjukkan rasa iba yang tersembunyi. Ia menoleh ke arah pintu luar dan memanggil dua orang pelayan muda yang telah menunggu di koridor. Salah satu dari mereka adalah Jenna, pelayan senior berusia 25 tahun yang memiliki tatapan mata yang sangat tajam dan penuh ketidaksukaan.

​"Jenna, bawa Nyonya Muda ke kamar mandi. Bersihkan tubuhnya dengan baik," perintah Ibu Yooka.

​"Baik, Ibu Yooka," jawab Jenna dengan senyum patuh yang dipaksakan. Namun, begitu Ibu Yooka berbalik untuk menyiapkan pakaian, senyuman Jenna langsung lenyap, digantikan oleh seringai meremehkan saat menatap Sonya.

​Jenna melangkah mendekati Sonya, diikuti oleh seorang pelayan muda lainnya. Tanpa ada rasa hormat sedikit pun, Jenna mencengkeram lengan Sonya dengan kasar, memaksanya untuk berdiri.

​"Ayo bangun! Jangan berlagak seperti putri raja di sini," ketus Jenna, suaranya dipenuhi nada menghina. "Di sini kau bukan siapa-siapa. Kau hanya tawanan yang dibawa untuk melunasi utang."

​"S-Sakit..." ringkih Sonya saat kuku Jenna menekan kulit lengannya yang tipis. Namun ringgihan itu justru membuat Jenna semakin kesal.

1
✮⃝🍌 ᷢ ͩ✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᴹᵉᵎzc❖𝐕⃝⃟🏴‍☠️
oh ternyata Ibu Yooka yang menjadi pengasuh Batar, pantes aja jalau dia paham sama sifat Batara
✮⃝🍌 ᷢ ͩ✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᴹᵉᵎzc❖𝐕⃝⃟🏴‍☠️
Astaga Batara kamu tega banget sih jadi cowok mentang2 di takuti seenaknya ajs sama perempuan, apa kamu gak kasihan sama Sonya yang ketakutan
✮⃝🍌 ᷢ ͩ✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᴹᵉᵎzc❖𝐕⃝⃟🏴‍☠️
pantes aja si Jenna kasar banget ternyata dia punya obsesi terhadap bosnya sendiri
✮⃝🍌 ᷢ ͩ✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᴹᵉᵎzc❖𝐕⃝⃟🏴‍☠️
Talitha harusnya kamu tuh berfikir kenapa orang memilih Sonya, harusnya kanu jadikan pelajaran bukan malah hidup dengan kedengkian
Muft Smoker
kak jgn sampe deeh si batara tdur sama thalita ,,
kasihan Sonya gx pnrh bahagia ,,
lgan si Sonya lemah amat kak ,,
kasih kekuatan super kek si Sonya ,, 🤭🤭🤭🤭
Muft Smoker: 😭😭😭😭😭😭
total 3 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ladalah Jenna masih ada disana kirain sudah dibuang jauh jauh dan ini Sonya kau terlalu lemah sekali kapan kau jadi kuat dan berani 🤔😔😔
SENJA
yaelaaah lemah banget lu kan isteri mafia, hadeeeh berubah dikit kek
SENJA
kirain jena udah dipecat hadeeh
SENJA
jangan terpedaya batara si lacur lagi sandiwara
SENJA
lacur emang lah kau sampah 😤
RANDI Satriandi
tuhh kan.. bener plot twist. ternyata Sonya udh duluan donor darah
🏘⃝Aⁿᵘ𝐇⃟⃝ᵧꕥᴍɪss_dew 𝐀⃝🥀 ♉🤎: 🤣🤣🤣🤣 tau aja
total 1 replies
RANDI Satriandi
kok curiga saya.. Sonya abis donorkan darah untuk jevan diam².. biasanya othor yang satu ini bikin plot twist/Applaud//Applaud/
🏘⃝Aⁿᵘ𝐇⃟⃝ᵧꕥᴍɪss_dew 𝐀⃝🥀 ♉🤎: /Chuckle//Chuckle//Chuckle/iya gitu
total 1 replies
🏵️Aყυԃιƚα✾ 🔆🔅
berani bersikap kurang ajar seperti ini, karena iri hati kah 😂
🏵️Aყυԃιƚα✾ 🔆🔅
air mata buaya Betina 😑 penuh kepalsuan
Muft Smoker
kak bikin aj dstu mati lampu ,, ad sosok penjaga yg postur tubuh ny sama dg batara ,, yg masuk menggantikn batara ,, pas udh beres lampu nyalah ,, syik syak syok gx tuh si thalita ,, 🤭🤭🤭😂😂😂😂😂
🏵️Aყυԃιƚα✾ 🔆🔅
😑 masa pakai darah Thalita, nnti makin besar kepala diaa
🏵️Aყυԃιƚα✾ 🔆🔅
harusnya gak perlu panggil tuan 🤭🤭
🏵️Aყυԃιƚα✾ 🔆🔅
gak perlu takut lagii, kmu istri Batara, harusnya mreka yg takut sama kamuu
🏵️Aყυԃιƚα✾ 🔆🔅
pantas saja ada musuh di balikk selimut 😑
🏵️Aყυԃιƚα✾ 🔆🔅
Batara kena jebakan kahh ini? 😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!