NovelToon NovelToon
Sentuhan Semalam

Sentuhan Semalam

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Abil_

Hidup seorang wanita hancur dalam satu malam setelah memergoki tunangannya berselingkuh dengan orang terdekatnya. Dalam kondisi patah hati dan mabuk berat, dia tidak sengaja menghabiskan malam yang penuh gairah dengan seorang pria asing di dalam kamar hotel mewah. Pria itu ternyata adalah seorang CEO muda terkaya yang terkenal sangat dingin, kejam, dan berkuasa di dunia bisnis.

Keesokan paginya, wanita itu kabur karena panik dan memilih menghilang tanpa jejak. Enam tahun kemudian, dia terpaksa kembali ke ibu kota demi menghidupi anak kembar hasil dari malam itu. Tanpa diduga, anak kembarnya malah tidak sengaja bertemu dengan sang CEO karena wajah mereka yang sangat mirip.

Sang CEO yang selama ini terobsesi mencari wanita misterius dari masa lalunya langsung bergerak cepat. Begitu tahu kebenarannya, dia langsung menjerat wanita itu masuk ke dalam hidupnya kembali melalui pernikahan paksa demi hak asuh anak. Dari sinilah hubungan mereka yang penuh gengsi, rahasia, dan ketegangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abil_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melarikan Diri

Sinar matahari pagi menerobos masuk melalui celah gorden mewah Kamar 909, menyiram lantai marmer dengan cahaya keemasan yang menyilaukan. Eli melenguh pelan. Kepalanya terasa sangat berat, seperti dihantam oleh sebongkah batu besar. Efek alkohol semalam menyisakan rasa pening yang luar biasa di pelipisnya.

Namun, rasa pening itu mendadak hilang tak berbekas begitu Eli merasakan sebuah lengan kekar dan berat sedang melingkar posesif di pinggangnya.

Eli tersentak. Kesadarannya langsung terkumpul seratus persen. Dengan jantung yang berdetak dua kali lebih cepat, dia menolehkan kepalanya secara perlahan ke samping. Di sana, di atas ranjang berantakan itu, seorang pria asing sedang tertidur lelap dengan posisi miring menghadap ke arahnya.

Pria itu bertelanjang dada, menampilkan lekuk tubuh atletis yang sempurna dan kulit tan yang eksotis. Wajahnya sangat tampan dengan rahang tegas, hidung mancung, dan alis tebal yang menaungi matanya yang terpejam. Bahkan dalam keadaan tidur pun, aura intimidasi dan kekuasaan terpancar kuat dari sosok pria tersebut.

Ingatan malam tadi langsung berputar di otak Eli seperti potongan film pendek. Pengkhianatan Adrian, ciuman panas di kelab, kartu akses yang salah, dan... malam panas yang mereka habiskan bersama di ranjang ini.

Eli membekap mulutnya sendiri agar tidak berteriak histris. Air mata kepanikan mulai menggenang di sudut matanya. "Apa yang sudah aku lakukan?" bisiknya gemetar, merutuki kebodohannya yang terpengaruh alkohol dan rasa sakit hati.

Dengan sangat hati-hati, Eli mengangkat lengan kekar pria itu dari pinggangnya, berusaha tidak menimbulkan gerakan sekecil apa pun yang bisa membangunkan sang singa tidur. Begitu berhasil lepas, Eli langsung menyibak selimut, mengabaikan rasa perih dan lelah yang mendera tubuhnya. Dia memunguti pakaiannya yang berserakan di atas karpet tebal dengan tangan yang gemetar hebat.

Saat memakai kembali gaunnya, tatapan Eli tidak sengaja jatuh ke atas meja nakas di samping tempat tidur. Di sana terletak sebuah dompet kulit mewah berwarna hitam yang terbuka sedikit, menampilkan beberapa kartu kredit premium berkilau emas dan sebuah kartu nama berlapis perak.

Eli mendekat dengan langkah jinjit, membaca nama yang tertera di kartu itu: Xavier Arisatya - CEO Arisatya Group.

Napas Eli tercekat. Jantungnya serasa copot. Xavier Arisatya? Dia tidak mungkin salah dengar. Pria di atas ranjang ini adalah sang penguasa tunggal dunia bisnis ibu kota, seorang konglomerat muda yang terkenal kejam, berdarah dingin, dan paling ditakuti oleh siapapun. Eli baru saja menyerahkan kesuciannya kepada seorang monster berwajah malaikat.

"Aku harus pergi. Aku harus hilang dari sini," gumam Eli panik. Jika pria seperti Xavier bangun dan tahu ada wanita asing yang masuk ke kamarnya, Eli tidak tahu hukuman apa yang akan dia terima. Pria berkuasa seperti dia pasti menganggap Eli sebagai wanita murahan yang sengaja menjebaknya demi uang.

Eli segera menyambar tas kecilnya dan memakai sepatu hak tingginya tanpa kaus kaki. Dia berjalan cepat menuju pintu keluar Kamar 909. Saat tangannya sudah memegang kenop pintu, dia sempat menoleh ke belakang sekali lagi, memastikan pria itu masih terlelap. Untungnya, Xavier hanya bergerak sedikit tanpa membuka mata.

Klik.

Eli menutup pintu kamar dengan sangat pelan, lalu langsung berlari menyusuri lorong hotel yang masih sepi. Dia tidak berani naik lift utama karena takut berpapasan dengan pengawal Xavier. Akhirnya, dengan sisa tenaga yang ada, Eli menuruni tangga darurat dari lantai sembilan sampai ke lantai dasar.

Begitu keluar dari area hotel melalui pintu belakang, angin pagi yang dingin langsung menerpa wajahnya yang pucat. Eli segera menyetop taksi pertama yang lewat dan masuk ke dalam dengan tergesa-gesa.

"Jalan, Pak! Cepat jalan!" seru Eli dengan suara gemetar, matanya terus mengawasi pintu keluar hotel melalui kaca spion.

Di dalam taksi, air mata Eli yang sejak tadi ditahannya akhirnya tumpah ruah. Dalam waktu kurang dari dua puluh empat jam, hidupnya berubah total. Dia kehilangan tunangannya karena perselingkuhan yang menjijikkan, dan sekarang dia telah menyerahkan hal paling berharga dalam hidupnya kepada pria asing yang sangat berbahaya.

Eli meraba perutnya yang masih terasa datar. Dia tidak pernah tahu bahwa kecerobohan di Kamar 909 malam itu akan menanam sebuah benih kehidupan di dalam rahimnya. Benih kembar yang enam tahun kemudian akan membawa sang CEO posesif kembali masuk ke dalam hidupnya, menuntut hak asuh, dan menjeratnya dalam sebuah pernikahan paksa yang tidak bisa dia hindari. Namun untuk saat ini, yang ada di pikiran Eli hanyalah satu hal: lari sejauh mungkin dan tidak pernah menoleh ke belakang lagi.

1
Bu Dewi
seru kak 👍👍👍👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!