menceritakan tentang kekaisaran yang berjaya serta sangat gila kuasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Rio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hari baru di negara yang baru
Yaboath dan anak buahnya pun terbangun di pagi hari lalu mereka pun berinisiatif untuk masak serta beres beres lalu anak buahnya yaboath pun memberikan catatan untuk apa saja yang harus dia lakukan hari ini
Yaboath yang masih sedikit lelah pun segera mencuci wajahnya dengan air dingin serta langsung bergegas untuk mandi pada saat yaboath mandi anak buahnya berkumpul dan merencanakan mereka akan berjualan apa hari ini karena mereka sangat bingung akan hal itu anak buah yaboath dengan tubuh gempal pun menyarankan kalau mereka berdagang pakaian saja tapi anak buahnya yang lain dengan badan kurus kering tidak mau dan malah menyarankan untuk berdagang senjata saja karena negara ini sepertinya membutuhkannya untuk perang
Yaboath pun akhirnya selesai mandi dan langsung bilang ke anak buahnya kalau kita akan berjualan roti mulai hari ini dan anak buahnya terheran heran masalahnya mereka tidak ada yang bisa membuat roti yang Karena mereka hanya membawa koin emas saja untuk modal berdagang dan tak memiliki keterampilan untuk membuat roti namun yaboath berkata "tenang saja aku memiliki ramuan ajaib dari tanteku"
Anak buahnya pun hanya pasrah saja Akhirnya yaboath memerintahkan mereka untuk membeli segala bahannya yaboath pun ditinggal sendirian lalu dia pun mengambil bubuk rahasia di barang bawaannya
Akhirnya mereka kembali yaboath pun segera memerintahkan mereka untuk membawa alat alat untuk membuat roti lalu dia berkata untuk jangan pernah melihat proses pembuatannya karena ini rahasia anak buahnya pun menuruti saja "baik yang mulia setelahnya mereka pun pergi yaboath segera membuat adonannya untuk membuat roti dan menambahkan bumbu rahasia dari tantenya setelah itu mengaduknya proses adukannya sampai lima puluh kali hingga akhirnya pun selesai lalu yaboath menyuruh anak buahnya untuk segera memanggang adonan buatannya tersebut hinggam matang
15 menit kemudian akhirnya adonannya pun matang dengan sempurna mereka mencium bau yang sangat harum lalu yaboath menyuruh mereka untuk mencicipi roti buatannya setelah mencobanya mereka merasa roti itu enak setelah merasakannya yaboath menyuruh mereka untuk bersiap memasarkan rotinya ke seluruh kota di negri barvat, akhirnya mereka pun pergi ke alun alun kota namun yaboath tidak ikut dia hanya menunggu di penginapan hanya anak buahnya saja yang berkeliling mereka menawarkan serta bau harum rotinya cepat menyebar hingga para penduduk segera memborong dagangan ketiga anak buah yaboath tersebut hingga ludes tak bersisa
Salah satu pembeli berkata "harum sekali roti ini serta nikmat besok aku mau lagi"
Dan yang lainnya berkata "roti ini enak sekali seperti roti untuk bangsawan"
Setelahnya ketiga anak buah yaboath pun pulang ke penginapan untuk menyetorkan hasil dagangannya yaboath tak menyangka hanya dalam 3 jam rotinya langsung habis ternyata ramuan buatan sang Tante sangat hebat setelahnya mereka pun berinisiatif untuk segera menghitung hasil dagangannya serta mendapatkan 100 koin emas yaboath pun merasa senang dengan hasilnya lalu mereka pun mengecek perbekalan dari kerajaan yang ternyata masih cukup setelahnya yaboath pun pergi untuk mencarikan kereta kuda untuk dia dan anak buahnya berdagang mereka pergi bertemu dengan pria tua ya siap menjual 3 kereta kudanya dia berkata "1000 koin emas untuk 1 kereta kuda"
Lantas anak buahnya yaboath yang bertubuh gempal berkata "apakah tidak bisa kurang itu terlalu mahal untuk satu kereta kuda saja"
Yaboath pun setuju dan menawarnya "baik lah bagaimana kalau 3 kereta untuk 1000 koin emas"
Lantas si pria tua menjawab "apakah tidak bisa di tambah lagi tidak sedikit saja"
Anak buahnya yaboath pun merasa geram dengan jawaban si pak tua tersebut namun yaboath menyuruh mereka untuk menahan diri mereka "baik lah saya akan tambah dengan batu zamrud berwarna merah berukuran besar ini" (sambil yaboath memegang batu tersebut) pak tua tersebut pun menerimanya
Akhirnya mereka membawa 3 kereta kuda tersebut lalu mereka menggunakannya setelah itu yaboath menyuruh mereka untuk mencari anak buah lagi sebagai pekerjaan beberapa perempuan dan laki laki mereka pun menyanggupinya dan segera berpencar untuk mencarinya yaboath yang bersama dengan pelayan ketiganya pun segera ikut mencari pekerjaan baru
Mereka berdiri menunggu di pasar dekat sambil memasang selebaran untuk mencari pekerja baru beberapa orang berkumpul dan beberapanya lagi bertanya kalau mereka akan jadi pekerja tukang roti, yaboath dan anak buahnya pun segera melakukan wawancara dengan beberapa orang yang berminat untuk bergabung,
Setelah beberapa lama mereka melakukan interview mereka pun berkumpul lagi di penginapan dan mereka mendapatkan 30 calon pekerja baru lalu anak buahnya pun bertanya kenapa kita malah berdagang roti bukan selesaikan masalah dari negara ini yaboath pun menjelaskan kalau mereka memerlukan uang untuk berperang dengan raksasa serta mereka juga butuh dana lalu kalaupun yaboath gagal jadi kaisar setidaknya dia sudah bisa punya penghasilan sendiri akhirnya Yaboath pun berkata kalau mereka harus menggandakan uangnya agar kalau suatu saat bisa saja membutuhkan lebih banyak uang anak buahnya pun akhirnya paham apa yang dipikirkan oleh bosnya
Setelahnya mereka beristirahat karena merasa kelelahan serta masih merindukan rumahnya di kerajaan nordonia
Yaboath pun merancang rencananya sendiri kalau ia akan mendapatkan banyak uang lalu membentuk pasukannya sendiri untuk keamanannya serta untuk menyiapkan dirinya menjadi seorang kaisar
Yaboath pun datang ke kedai untuk memesan teh serta beberapa cemilan lalu dia pun bertemu dengan orang yang kemaren akrab dengannya dia pun menyapa yaboath dengan ramah kayaknya seorang teman dia pun duduk bersama yaboath tanpa menyadari kalau Yaboath adalah seorang calon kaisar di negara asalnya dia berbicara menanyakan yaboath sampai kapan akan tinggal di penginapan yaboath pun menjawab "saya akan lama di sini bagaimana denganmu"
"Aku sudah lama disini dan tidak akan kemana mana karena saya sudah memiliki pekerjaan saya sebagai seorang penambang berlian"
Yaboath bertanya apakah negara ini memiliki tambang mereka sendiri atau di kelola oleh negara asing
Lantas dia pun menjawab "tentu saja di kelola sendiri"
"Raja dan para senator lah yang mengaturnya dengan sangat baik"
Yaboath yang punya pemikiran sedikit licik pun kepikiran negara barvat adalah negara kecil dengan militer sedikit lemah jadi dia ingin merencanakan sesuatu dan berbicara dalam hati "bagaimana kalau aku membentuk pasukanku sendiri lalu menghancurkan keluarga raja dan akhirnya aku memiliki kerajaan sendiri daripada harus susah susah bersaing dengan para pangeran di negaranya
Namun itu hanyalah hayalannya saja
Dia tidak benar benar menginginkannya karena yaboath adalah orang yang baik serta tidak ingin mengambil sesuatu yang bukan miliknya
Yaboath pun berencana ingin membantu negara barvat yang sedang kesusahan ini.