NovelToon NovelToon
WHEN NPC Fallin Love

WHEN NPC Fallin Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Menjadi NPC
Popularitas:551
Nilai: 5
Nama Author: Sapiluv Mprits

_


When npc fallin love?

Gadis remaja cantik kini terduduk menggaruk keningnya yang tak gatal, pikirannya selalu berkhayal jika npc seperti dia jatuh cinta pada pemain utama di dunia nyata?

Ah, pasti seru!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sapiluv Mprits, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenal

Hari ketiga MPLS-

Apel pagi seperti biasa, namun kali ini yang memimpin upacara ternyata bukan ketua osis, melainkan wakilnya.

Semua siswi pun mencari keberadaan kak galih, ketua osis idola mereka sejak awal yang benar-benar mengayomi mereka semua, di lapangan tak ada? Kemana dia?

" Kak galih keknya primadona banget ya kani? Padahal baru hari ketiga, kan belum tau sifat asli kak galih, siapa tau dia cuma jaga image aja kan, kania?"

Ayya nyericis tanpa kania tanggapi, kania juga becanda dengan teman sebelahnya sehingga membuat ayya kembali mode diam.

" Woylah.. hari ini kita senam, itu kak galih?"

Semuanya berantusias saat apel diganti dengan senam kebugaran bersama intrsuktur senam dari para kakak osis hits.

" Kak galih, kak sintia, kak prilly, kak elon.? Ih mereka lucu ya.." Ucap kania antusias.

Ayya juga mengangguk, kini semua melakukan gerakan pemanasan sesuai dengan instruktur di depannya.

Kania dan ayya semangat sekali melakukan pemanasan, berada di barisan paling depan membuat keduanya harus bersemangat untuk grup kelasnya.

Senam pun dimulai, namun ayya dan kania terkejut saat kak galih itu ternyata berdiri tepat di depan mereka.

Senyum galih pun merekah pada mereka semua, menyapa, bukan hanya kania dan ayya namun semua adik-adik peserta disana.

" Sial! Mana bisa fokus senam kalo pas banget depan kak galih?" Gerutu kania lirih.

Ayya pun tergelak, ia tetap bergerak tanpa malu-malu.

" Udah kania, jangan malu kan kak galih madep depan, ga keliatan kita."

" Ya tapi malu juga, ayya.."

Ayya hanya tersenyum memaklumi kania, kania juga baru-baru kemarin mengidolakan kak galih.

Beberapa menit kemudian, musik senam berganti dengan musik daerah yang lebih semangat, musik daerah timur memang terkenal dengan semangatnya yang membara.

Begitupun dengan gerakan senam yang sangat lincah, maju-mundur, berputar ke kanan ke kiri, lompat-lompat, mundur-mundur, maju, mundur lagi, dan...

" Aww!"

Galih terkejut dan langsung balik badan, tak sengaja mengenai adik kelasnya itu Galih reflek mengusap kepala kania dan meminta maaf, tak hanya kania. Michelle, stevie, dan jena pun dielusnya karena tak sengaja tubuh galih hampir membuat mereka jatuh.

Untungnya musik masih berlanjut, chaos nya keadaan saat ini membuat yang dibelakang juga sudah berantakan, gerakan senam sesuai dengan kepercayaan masing-masing.

" Maaf ya adek-adek, maaf.. Aku terlalu semangat tadi, hahaha.. Kalian juga kan?" Tanya galih pada kania dan yang lain.

" Iya kak, seru banget! Sayangnya lapangannya kecil, jadi ga bisa gerak bebas." Ucap michelle, senyumnya begitu sumringah pada galih.

Bukan hanya michelle, kania dan yang lain tak berkedip melemparinya senyum, untung galih sudah terbiasa menghadapi senyum-senyum kecentilan semacam itu.

Namun, begitu melihat siswi di samping kania yang hanya diam melihatnya sejak tadi, galih langsung beralih mengusap kepalanya juga.

" Maaf ya, aku ga liat kamu disini, kamu kena tanganku juga kayaknya tadi?" Tanya galih memastikan ayya.

Sedangkan ayya hanya diam mematung, pandangannya tak berkedip saat bertatapan langsung dengan mata galih, pipinya memanas saat tangan itu mengacak rambutnya, wajah ayya pun perlahan memerah sehingga membuat galih mengernyit.

Begitu kania menyikut, ayya sontak mengangguk, namun tidak! Ia menggeleng untuk menyangkalnya.

Galih pun tersenyum geli, " Nama kamu siapa? Kayak belum liat sebelumnya."

Ayya tergugup, senyumnya jadi kaku, namun ia tetap menjawab.

" Ayya, kak.. Iya, namaku ayya.."

Galih pun mengangguk, memicing lucu, lalu tersenyum dan kembali berlari ke depan untuk lanjut senam.

Sedangkan ayya kini masih mematung, kania menyadari itu dan langsung tergelak menertawakannya.

" Ga nyangka bakal dielus juga kan? Buaya darat si kak galih mah.." Kekeh kania.

Selang tak berapa lama senam pun berakhir, semua bubar mencari tempat yg sejuk. namun saat ayya menyeret Kania untuk menepi, seorang peserta laki-laki datang menyapanya.

" Woy, ayuk.. Awakmu sekolah nang kene pisan?!"

The hell? Ayya mengernyit kaget saat bahunya ditarik oleh seorang siswa laki-laki bertubuh tinggi menjulang, ya.. setelah diperhatikan ternyata dia adalah louis, teman masa SD ayya dulu, meski cuma 3 tahun dari kelas 3 sampai 5 saja, louis pindah lagi ke jakarta.

Dan siapa sangka jika kini keduanya bertemu kembali dalam satu sekolah?

" Ayya? Kamu kenal dia?" Tanya kania menunjuk louis.

Ayya pun melirik louis sejenak, lalu mengangguk santai.

" Kenal. Dia temen sd ku dulu, tapi perasaan ga setinggi ini deh, kamu ngibul kan louis??" Tuduh ayya becanda.

Louis pun tergelak. " Koen lali awakku, tapi jenengku enggak ki yo opo konsepe seh ayy?"

" Ngomong apasih? Kagak ngerti aing." Ucap kania menggaruk lehernya.

Louis pun tertawa begitupun ayya yang langsung menampar lengan luois.

" Kamu tuh ya, ngomong indo aja, temenku kania ga paham jawa.." Ucap ayya.

Lois pun mengulur tangan untuk berjabat dengan kania. " Hello, iam louis elliot jourdan lim, panggil aja taehyung.."

" Dih? Ternyata orang jawa ya? Muka bule banget. Ga cocok dipanggil taehyung, cocoknya panggil ganteng.. Anjay."

Louis pun menahan senyum, tepatnya menahan salting saat dipuji oleh kania yang baru saja berkenalan dengannya.

" Kenalin, nama gue kania.. Panggil aja si cantik." Ucap kania sembari bersigma di wajahnya.

" Hahaha.. " Sontak louis menjadi tertawa, malu lebih tepatnya.

" Hmm, kania kamu berbakat gombal ternyata yaa.." Cibir ayya.

" Udah lama sih sebenernya, cuma pilih-pilih aja kalo mau gombal hahaha.."

" Bagus deh, kalo bisa gombalin bang galih, aku acungin jempol deh!" Ucap louis membuat ayya langsung menoleh.

" Galih? Kak galih ketua osis kah?" Tanya ayya memastikan, louis pun mengangguk.

" Emang kenapa kalau gombalin kak galih?" Tanya kania.

" Galih si ketos itu? Masih satu kost sama guahhhh.. Privillege banget jir." Ucap louis petantang-petenteng.

Sontak ayya dan kania mendelik tak percaya, sumpah?! Louis pun tertawa geli melihat kekompakan ayya dan temannya itu.

" Tapi jangan bilang siapa-siapa ya? Bisa-bisa kena omel bang galih entar, gue tau kalian pasti ada yang crush in dia sejak awal."

" Dih, so tau lu.." Cibir ayya.

" Tapi boleh juga nih ingpo.. Naiss, tengkyu loius.. tukeran wa yuk, biar gue bisa mantau kakak crush langsung dari lo.." Ucap kania tersenyum evil.

Ayya pun mengernyit, ia menggeleng cepat menahan tangan kania yang hendak menulis nomor louis.

" Kalian berdua apa-apaan sih? Louis ga boleh sebarin info orang tanpa izin, kania juga ngapain sampe obses segitunya? Mirip sama sassaeng tau? Jangan ah, kalian bikin kak galih ga nyaman entar." Ucap ayya.

Louis dan kania pun merenung, tak lama kemudian mereka mengurungkan niat sembari mengevaluasi diri, tepatnya meminta maaf pada ayya.

" Ya udah deh, makasih udah mau kenalan sama louis si tampan, aku balik sek.." Ucap louis pamit.

Kania pun berkacak pinggang melihat kepergian louis. " Gue ga ngerti jawa, dasar louis!"

" Udah yuk, masuk kelas juga, ga takut kena semprot kak satya lagi?" Peringat ayya yang langsung disenyumi tanpa bersalah dari kania, lalu keduanya pun kembali ke kelas sebelum jam pulang berbunyi.

~

Malam harinya, setelah menyelesaikan persiapan mpls besok, ayya pun keluar menuju dining room menemui kedua orang tua nya untuk makan malam bersama.

" Eh anak gadis ayah udah turun, udah selesai nyiapin buat besok?" Sambut radit, ayah ayya.

Ayya pun mengacungkan jempol sembari menyeret kursi untuk duduk, namun sebelum duduk ia terkejut melihat banyaknya hidangan di meja makan.

" Wah, ayah-bunda.. Kenapa makan malamnya banyak banget? Apa bakalan kedatangan tamu?" Tanya ayya sembari duduk.

Sella, ibu ayya pun datang membawa semangkuk dessert, di taruhnya di meja, lalu menjawab sang putri.

" Tetangga sebelah antar separuh ini barusan, sekalian aja bunda ajak makan malam bersama sekaligus ramah tamah setelah dua bulan kita menempati rumah ini, tiap hari kita semua sibuk dan ga sempet buat bertegur sapa dengan tetangga sebelah, ga apa kan ayya?" Tanya sela memastikan.

Ayya pun mengangguk dan tersenyum. " Tetangga yang samping kiri ga diajak dinner juga, bun?"

" Tetangga kiri kosong, orangnya di luar negeri, jadi yang ada dulu, next time kita ajak semua.." Ucap sella tersenyum dan mengusap kepala sang putri.

Ting nong~

Suara bell berbunyi, pelayan rumah hendak pergi ke depan untuk membukakan pintu tamunya, namun ayya berinisiatif membukakannya sendiri.

" Sebagai bentuk sambutan langsung, biar tetangga kita seneng bunda.." Ucap ayya sebelum berlalu menuju pintu utama.

~

Makan malam berlangsung hangat, kedatangan sepasang suami istri ber umur 60-an itu begitu senang mendapat sambutan ramah dari keluarga raditya.

" Putri pak radit sama bu sella sangat sopan, manis, dan lucu.. Katanya sekolah di SMA Nusa Anugerah ya? Baru kelas sepuluh atau gimana nak ayya?" Tanya ana, istri pak gilang.

Ayya pun tersenyum. " Iya e, tan-..."

" Panggil saja kami eyang, nak ayya.."

Ayya pun mengangguk dan berucap. " Iya eyang, ayya masih baru tiga hari mpls."

" Suka sekolahnya gak? Disana ada cucu putra eyang juga, udah kelas sebelas sih." Ucap pak gilang.

Sontak ayya senang. " Iya kah eyang? Kalau boleh tau, siapa namanya?"

" Galilleo, anaknya ga bisa hadir sekarang, padahal udah eyang ingetin tadi sore buat dateng ke rumah. Dia anaknya suka nginep disini tiap week end, atau nggak tiap pulang sekolah biasanya mampir kesini karena lebih dekat daripada rumah mama papanya.."

Ayya pun mengangguk paham. " Lain kesempatan mungkin bisa makan bersama lagi, eyang.."

Semuanya pun tersenyum menyetujui ucapan ayya, ruangan itu menjadi tak ada canggung, makan malam pun menjadi sangat khidmat.

_

1
Firamissyu
coba aja dibaca, pasti seru!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!