NovelToon NovelToon
Switch-On ! Pacarku CEO Gila ?

Switch-On ! Pacarku CEO Gila ?

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / CEO / Office Romance / Enemy to Lovers / Komedi
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Heryy Heryy

Sinopsis.

David Lorenzo CEO perusahaan Switch Company. Dia mempunyai banyak kepribadian yang berbeda akibat trauma masa lalu.

Dia bertemu dengan Michelle, yang berkerja di perusahaannya, pertemuan mereka tidak di sengaja dan banyak kesalahpahaman.

Lambat Laun mereka semakin dekat, dan perlahan saling menyembuhkan luka.

Banyak tingkah lucu dan kocak di antara mereka.

penasaran jangan lupa baca, like dan komen.


Update setiap hari Senin.


Follow Ig: @Hans_Sejin13.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heryy Heryy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

Rumah David Lorenzo

Rumah David Lorenzo adalah sebuah gedung bertingkat tiga dengan arsitektur modern yang penuh dengan ornamen mewah dan taman yang terawat rapi.

Di dalam rumah, setiap sudut diisi dengan barang-barang berkelas dunia, sofa kulit Italia, lukisan karya seniman terkenal, dan berbagai koleksi mainan mahal yang dia kumpulkan sejak kecil.

David masuk rumah dengan tangan penuh tas belanjaan yang sebagian besar berisi mainan baru. Dia mengeluarkan sebuah robot transformers berukuran besar dengan wajah penuh kegembiraan.

"Hore!! Mainan baru!" teriaknya sambil mengangkat robot itu ke udara.

Dia kemudian meletakkan semua mainan di lantai ruang tamu dan mulai bermain dengan semangat anak kecil yang baru mendapatkan hadiah spesial.

Yuda mengikuti di belakangnya dengan wajah yang sudah mulai menunjukkan rasa kelelahan.

Seharian penuh menjaga David yang tiba-tiba menjadi seperti anak kecil membuat tubuhnya merasa sangat pegal.

"Boss, sudah jam 23.00 WIB nih. Aku ingin pulang aja ya," ucap Yuda dengan nada peminta.

Namun David hanya mengabaikannya. Dia mengambil spidol warna-warni dari kotak mainannya dan dengan cepat mencoret-coret pipi dan dahi Yuda.

"Paman, sebentar lagi dong! Tadaaa! Paman kamu lucu banget!" teriak David sambil tertawa terbahak-bahak melihat wajah Yuda yang penuh dengan coretan warna-warni.

"Aku sudah tidak tahan lagi, Boss! Ayo tidur aja dong, sudah malam banget!" ucap Yuda dengan nada sedikit marah, tapi tetap tidak berani bersuara keras kepada bosnya.

Tiba-tiba David berdiri dan mulai berlari keliling ruangan, menyentak bantal dari sofa, menjatuhkan buku dari rak, bahkan membuka lemari makan dan menyebarkan makanan ringan ke seluruh lantai.

Ia terus berlarian hingga akhirnya tubuhnya tidak kuat lagi dan ia jatuh tertidur di sofa besar, wajahnya masih penuh dengan senyuman.

"Akhirnya kamu tidur juga, Boss..." ucap Yuda dengan hembusan napas lega.

Karena khawatir David akan terbangun dan membuat keributan lagi, dia memutuskan untuk tidak pulang.

Dia mengambil selimut dari kamar tamu dan tidur di sofa sebelah David.

Pagi harinya datang dengan sinar matahari yang menerobos tirai kaca rumah.

"HAAAA!!!!!"

Suara jeritan keras David mengguncang seluruh ruangan.

Dia melihat sekeliling dan terkejut melihat rumahnya berantakan parah, bantal berserakan, buku tergeletak di mana-mana, dan serpihan makanan yang menyebar di lantai.

Dia melihat Yuda yang masih tertidur lelap di sofa sebelahnya. Dengan tanpa pikir panjang, David menendang kaki Yuda dengan cukup keras.

Plakk!

Yuda terjatuh ke lantai dan terbangun dengan wajah suntuk dan mata masih mengantuk.

"Aduhhh!! Ada apa nih, Bosss?!" teriaknya sambil menggosok bokongnya yang sakit.

"Ada apa dengan rumah ku?! Kenapa semuanya berantakan seperti ini?!" David menjerit dengan marah, seolah-olah tidak tahu apa yang terjadi semalam.

Yuda berdiri dengan kesusahan dan mulai merapikan barang-barang yang berserakan.

"Boss, apa kamu tidak ingat ya? Kamu yang membuat semuanya berantakan kemarin malam. Aku bahkan tidak bisa pulang karena harus menjagamu!"

David mengerutkan kening seolah-olah sedang mencoba mengingatnya, tapi tidak ada satu pun ingatan yang muncul di benaknya.

"Baiklah, cepat saja rapihkan semua! Aku ingin mandi sekarang!" ucapnya dengan nada menyuruh lalu berjalan ke kamar mandi yang luas dan mewah.

Setelah selesai mandi dan berpakaian dengan jas hitam yang rapi, David keluar dan melihat Yuda sudah selesai merapikan rumah sampai kembali bersih. Ia langsung pergi ke garasi untuk mengambil mobilnya.

Namun ketika melihat mobil mewah berwarna hitamnya, wajahnya langsung memerah karena kemarahan.

"What the fu***! Ada apa dengan mobil ku?!"

Bekas penyok di bagian bumper belakang dan coretan merah lipstik yang jelas terlihat di kaca depan membuatnya sangat marah.

Dia segera memanggil Yuda yang baru saja selesai membersihkan ruangan.

"Yuda! Kenapa mobil ku jadi seperti ini?!" tanya David dengan suara yang menggema di garasi.

Yuda datang dengan langkah tergesa-gesa dan melihat kondisi mobilnya. Wajahnya langsung menjadi pucat karena tidak tahu bagaimana cara menjelaskannya.

"Aduh... bagaimana aku menjelaskannya ya, Boss?" ucapnya dengan suara pelan, penuh kebingungan.

"Jangan banyak omong! Segera bawa mobil ini ke bengkel untuk diperbaiki sekarang juga!" perintah David dengan tegas.

Karena mobil kesayangannya sedang rusak, David mengambil mobil mewah lainnya, sebuah mobil sport berwarna merah menyala. Hari ini adalah hari penting baginya.

Hari pertamanya menjadi CEO di Switch Company, menggantikan kedudukan kakeknya yang baru saja pensiun.

David baru saja kembali dari luar negeri setelah beberapa tahun tinggal di luar negeri.

David mengemudikan mobilnya dengan cepat menuju kantor. Setelah sampai di depan gedung Switch Company yang megah.

David keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam dengan langkah percaya diri.

Sementara itu, Michelle sedang berlari tergesa-gesa menuju lift kantor. Dia hampir kesiangan dan khawatir akan mendapat teguran dari atasannya lagi.

Saat berlari, dia tidak melihat jalan dan secara tidak sengaja menabrak seseorang dengan cukup keras.

Tubuhnya mulai menjatuhkan ke depan, tapi sebelum bisa menyentuh lantai, tangan kuat seseorang menarik tangannya dan membuatnya jatuh tepat di pelukan orang tersebut.

Michelle mengangkat kepalanya dan melihat wajah orang yang menopangnya. Ekspresinya langsung berubah dari terkejut menjadi tidak percaya.

"Kamu?!?" ucapnya dengan suara tinggi, menarik perhatian beberapa karyawan yang sedang lewat.

Bersambung....

1
Dian Imut
no komen 🗿🗿
ryu
lagi² cuma gue 🗿
Dian Imut: wkwkw
total 1 replies
ryu
cuma gue yg komen di bab ini 🗿 wkwkw🤣
Dian Imut: gue temenin 🤣
total 1 replies
ryu
udah di kasih, 🗿
Melda Melda: kasih apa bang🗿
total 1 replies
ryu
🗿🗿🗿
Dian Imut: Lo² lagi²
total 2 replies
ryu
gabut Thor 🤣
Dian Imut: bakar rumah biar rame 🤣
total 1 replies
ryu
2 kali liat kakek tempramen 🗿
ryu
🤣 bisa aja tuh si Michelle 🗿
ryu
baik² saja,🗿 noh urus CEO gila🤣
Melda Melda: wkkw🤣
total 2 replies
ryu
🗿 kena muka lagi
ryu
🗿 lama kali up nya Thor 🗿
Dian Imut: masih lama Thor
total 2 replies
ryu
🗿🗿 lama2
ryu
mampir lagi, sambil nunggu update 🤣
ryu
🤣, berkali baca tetep lucu 🤣
Adelia Hira
Aneh, tuh CEO 😄
Adelia Hira
wkwk. kaya dracin 🤣
Melda Melda: wkwkw,🤣
total 2 replies
Adelia Hira
bener juga, tuh sepatu di bawa
Adelia Hira
sial banget tu CEO
Adelia Hira
Wkwkw, ternyata jadi bos' nya🤣
Adelia Hira
wkwk lagi tidur malah di tendang 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!