NovelToon NovelToon
Lusy Ratu Peri Terkuat

Lusy Ratu Peri Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Pembaca Pikiran / Fantasi Isekai / Peramal / Cinta Istana/Kuno / Mengubah Takdir
Popularitas:762
Nilai: 5
Nama Author: Nadia Papendang

Lusy peri muda yang tidak memiliki sihir seperti peri lainnya. Dia berkeinginan menjadi ratu peri yang melampaui ratu peri generasi sebelumnya.

Lusy di remehkan oleh kaumnya sendiri. Namun, suatu ketika dia menemukan sebuah teknik terlarang dan sebuah pedang leluhur peri yang membuatnya bisa membangkitkan kekuatan sejatinya.

Lusy bangkit menjadi peri terkuat tanpa sihir, tapi banyak orang yang masih tidak menerima sebuah kenyataan kalau Lusy adalah peri terkuat di alam Peri.

Akankah Lusy berhasil menjadi Ratu Peri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia Papendang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lusy part 2

Lusy belum menyadari perubahan tubuhnya itu, dia terlalu fokus dengan Salamander yang semakin jauh meninggalkan-nya.

Beberapa tarikan napas kemudian, Lusy kehilangan jejak Salamander, tapi dia melihat sebuah asap hitam pekat yang sangat tebal, tapi asap tersebut hanya menutupi pojokan tempat yang ada di sana.

Lusy berhenti berlari, dia memperhatikan asap tersebut dengan seksama. Namun, semakin dia melihatnya, Lusy seolah terkena ilusi, dia melihat tengkorak di dalam Asap tersebut yang meraung seolah kesakitan.

Bruggg...

Lusy jatuh terduduk, bocah peri tersebut tentu saja sangat takut dengan apa yang di lihatnya.

Belum selesai ingatannya ketika hampir di cabik-cabik Cerberus, sekarang dia melihat sesuatu yang membuatnya tambah ketakutan.

Lusy akan pergi meninggalkan tempat tersebut, tapi tiba-tiba Salamander muncul di belakangnya dan mendorong Lusy ke asap tebal itu.

Lusy yang ketakutan, tentu saja dia menahan Salamander dengan sekuat tenaga, sayangnya tubuh mungil Lusy tidak bisa menahan Salamander yang besarnya dua puluh kali lipat ukuran Bola itu.

Salamander dengan warna merah menyala itu terus mendorong Lusy masuk kedalam Asap itu.

Lusy semakin ketakutan saja. Keringat dingin mulai bercucuran deras keluar dari tubuh dan wajahnya sedikit memucat.

" Tolong Aku!"

Suara raungan tengkorak semakin terdengar jelas, ketika jarak Lusy dengan asap tersebut hanya satu tombak saja.

Lusy tidak tahu harus berbuat Apa, karena dia seolah menempel pada Salamander dan tidak bisa melepaskan diri.

"Apa yang akan kamu lakukan padaku?" tanya Lusy pada Salamander dengan tidak berdaya.

Sayangnya Salamander tidak menjawab sama sekali, sehingga Lusy hanya bisa pasrah dengan apa yang akan terjadi nantinya.

Lusy memejamkan matanya, dengan rahang yang mengatup keras, tangannya mengepal dengan kuat sehingga kuku-kuku jarinya seolah menusuk masuk ke dalam kulitnya.

Boing....

Salamander mementalkan Lusy ke dalam Asap tersebut, dia pun terpental masuk kedalam sana dengan cepat.

Arghh.....

Lusy berteriak kencang, dia masih menutup matanya. Namun, Lusy tidak merasakan sesuatu yang Aneh ketika dia sudah di dalam hingga beberapa tarikan napas Lusy perlahan membuka matanya, betapa terkejutnya Lusy ternyata di dalam asap tersebut tidak ada tengkorak sama sekali seperti yang tadi di lihatnya di luar.

Lusy menoleh ke belakang, benar saja ternyata asap tersebut hanyalah sebuah penghalang ilusi menurut Lusy

Lusy menghela napas lega "Baguslah aku tidak apa-apa." ucapnya sambil mengelus dadanya.

Lusy kemudian menghadap ke depan, dia mengerutkan keningnya ketika melihat sebuah pedang berkarat yang menancap pada sebuah bongkahan batu.

Bocah peri tersebut menghampiri pedang yang tertancap di batu, dia dengan hati-hati menghampirinya karena takut ada sebuah perangkap di sana akan tetapi ke khawatiran-nya tidak terbukti tidak ada apa-apa di sana selain dirinya.

Lusy yang tidak bisa merasakan sihir sama sekali, jelas saja dia tidak tertekan dengan energi Sihir yang sangat kuat di sana. Dia tidak menyadari sama sekali kalau semua energi sihir tersebut berpusat di pedang yang berkarat itu.

"Pedang apa ini?" gumam Lusy, melihat pedang itu dengan sangat teliti.

Lusy yang notabenya masih anak kecil, tentu saja rasa penasarannya masihlah sangat tinggi.

Tanpa berpikir sama sekali Lusy memegang gagang pedang tersebut.

Karena ketika memegangnya tidak apa-apa, Lusy mencoba untuk mencabutnya, hanya dalam satu tarikan napas, Lusy dengan sangat mudahnya mencabut pedang tersebut.

"Pedang yang sangat ringan." Ucap Lusy memperhatikan dengan seksama pedang yang sudah dia cabut tersebut.

Awalnya Lusy tidak merasakan Apapun, dia pikir pedang itu hanya pedang yang di tinggalkan seseorang di sana.

Beberapa saat kemudian, asap tebal yang menjadi dinding Ilusi terserap masuk ke dalam pedang yang di pegang Lusy, bersamaan dengan energi sihir yang sangat kuat di sana.

Perlahan pedang tersebut juga mendeteksi pemilik barunya dan menyatukan energi sihirnya ke dalam tubuh Lusy.

Lusy terkejut ketika dia merasakan genggaman tangannya pada pedang tersebut semakin terasa panas.

Semakin lama semakin panas saja, Lusy mau tak mau melepaskan pedang tersebut. Namun, dia seolah tidak bisa melepaskannya.

Rasa panas menjalar ke tubuh Lusy dengan sangat cepat, sehingga Lusy berteriak kesakitan.

Arghhh....

Lusy ambruk di tanah sambil mencoba melepaskan pedang tersebut, tapi pedang itu semakin menempel padanya.

Energi sihir yang di serap pedang tersebut juga masuk ke dalam tubuh Lusy.

Lusy terus berteriak kesakitan dan kepanasan, urat-uratnya terlihat seperti terbakar, sumber energi sihir dalam tubuhnya yang tadinya kering, sekarang terpenuhi oleh energi sihir yang di serap pedang yang di pegangnya.

Semakin lama wadah energi sihir Lusy membesar dengan sendirinya, Lusy sampai tersungkur di tanah karena tubuhnya seolah terasa sangat sakit.

Sayapnya yang tadi belum ada sekarang langsung tumbuh, empat sayap peri muncul di punggung Lusy.

Bersamaan dengan hal tersebut Lusy mendapatkan perubahan bentuk fisik, meskipun dia baru sembilan tahun namun fisiknya sudah sangat kuat akibat penyatuan dengan pedang tersebut.

Pedang yang tadinya karatan itu berubah menjadi keperakan ketika Energi sihir yang ada di sana semuanya telah terserap habis.

Lusy terlihat terengah-engah, setelah mendapatkan sebuah kekuatan yang selama ini di impikannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!