NovelToon NovelToon
Di Balik Kontrak Ibu Susu

Di Balik Kontrak Ibu Susu

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Pernikahan Kilat / Ibu Pengganti / Cinta setelah menikah / Ibu susu / Pengasuh / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

🏆JUARA YAAW PERIODE 3 2025 TEMA KREATIF "IBU SUSU"🏆

Dituduh pembunuh suaminya. Diusir dari rumah dalam keadaan hamil besar. Mengalami ketuban pecah di tengah jalan saat hujan deras. Seakan nasib buruk tidak ingin lepas dari kehidupan Shanum. Bayi yang di nanti selama ini meninggal dan mayatnya harus ditebus dari rumah sakit.

Sementara itu, Sagara kelimpungan karena kedua anak kembarnya alergi susu formula. Dia bertemu dengan Shanum yang memiliki limpahan ASI.

Terjadi kontrak kerja sama antara Shanum dan Sagara dengan tebusan biaya rumah sakit dan gaji bulanan sebesar 20 juta.

Namun, suatu malam terjadi sesuatu yang tidak mereka harapkan. Sagara mengira Shanum adalah Sonia, istrinya yang kabur setelah melahirkan. Sagara melampiaskan hasratnya yang ditahan selama setelah tahun.

"Aku akan menikahi mu walau secara siri," ucap Sagara.

Akankah Shanum bertahan dalam pernikahan yang disembunyikan itu? Apa yang akan terjadi ketika Sonia datang kembali dan membawa rahasia besar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Sementara itu, di kamar lantai bawah, suasana jauh berbeda. Sonia duduk bersandar di kursi, wajahnya pucat, namun matanya tajam menatap Shanum yang berdiri di dekat kasur sambil memerhatikan si kembar yang sedang berguling-guling di atas kasur.

“Bagaimana, Mbak Shanum?” tanya Sonia pelan dengan suara bergetar.

Shanum menunduk. “Sepertinya ... tidak bisa, Bu. Aku masih punya ayah di kampung. Beliau sudah sepuh. Aku ingin menemaninya. Sebaiknya gunakan jasa baby sitter saja, seperti diminta Non Soraya.”

Mendengar nama itu, Sonia menatapnya cepat. “Selama saya tidak ada, Soraya sering ke sini?” tanyanya, nada suaranya meninggi tanpa sadar.

Shanum tampak kikuk. “Bisa dibilang kadang-kadang. Sepertinya kalau dia punya waktu luang, dia datang membawa mainan untuk si kembar.”

Sonia diam lama. Tatapannya menelusuri wajah Shanum, dari sorot matanya hingga ke jemari yang sibuk menahan Arsyla atau Abyasa agar tidak jatuh dari kasur. Ada sesuatu di balik tatapan itu, campuran antara curiga dan rasa ingin tahu.

“Bu, saatnya si kembar mandi,” ucap Shanum gugup, mencoba mengakhiri percakapan.

“Mandinya di sini saja. Aku ingin melihat mereka,” kata Sonia lembut tapi tegas. Shanum tak bisa menolak.

Arsyla dan Abyasa berdiri di atas kasur, tertawa ceria. Dunia mereka masih murni, belum mengenal luka dan persaingan hati orang dewasa.

“Papa!” teriak mereka serentak setelah melihat orang yang membuka pintu.

Sagara muncul dengan senyum lebar. Pandangannya lembut, seolah ingin menenangkan seluruh badai di ruangan itu.

Pria itu menggendong kedua anaknya, satu di kanan, satu di kiri. Tawa mereka memenuhi kamar, seolah menghapus duka yang menggantung.

“Shanum, anak-anak belum mandi?” tanya Sagara.

“Ini mau diajak mandi, Pak,” jawab Shanum.

“Kalau begitu, ayo!” kata Sagara ceria, lalu menatap Sonia. “Sayang, kamu istirahat dulu ya. Jaga kesehatanmu, biar cepat sembuh.”

Kata Sayang meluncur ringan, tetapi menghujam hati Shanum seperti belati. Suaranya lembut, tetapi maknanya tajam. Selama ini kata itu juga diucapkan untuknya. Dan kini kata yang sama, dengan nada yang sama, berpindah arah kepada Sonia. Selama ini pria itu juga memanggilnya dengan "Sayang" ketika berduaan. Pancaran mata wanita itu menunjukkan luka yang dibuat oleh Sagara.

Shanum tersenyum tipis, meski matanya mulai basah. Ia menunduk, pura-pura sibuk dengan jilbabnya.

"Tium, Papa." Arsyla mencium pipi Sagara.

"Tium," lanjut Abyasa yang juga mencium pipi Sagara sebelah kanan.

“Papa, tium Mama!” seru Abyasa dengan logat lucu sambil menunjuk Shanum.

Waktu seolah berhenti. Ada tiga jantung dewasa yang hampir jatuh dari tempatnya mendengar ucapan Arsyla. Shanum melihat Sonia dari ujung matanya. Wanita itu terlihat menoleh kepadanya.

Sagara tercekat. Sonia menoleh ke arah Shanum. Sedangkan Shanum berdiri kaku, antara ingin tersenyum atau menunduk dan menghilang.

“Itu ... anak-anak menyuruh Ibu mencium Bapak,” kata Shanum akhirnya, suaranya nyaris tak terdengar.

Sonia tersenyum. Senyum yang samar, namun menyimpan makna dalam. “Oh, begitu, ya,” katanya pelan. Ia menatap Sagara, lalu Shanum, lalu kembali ke bayi-bayi mereka yang tak tahu apa-apa.

Sagara menatap Shanum lekat-lekat. Ia bisa melihat segala hal yang tak diucapkan di sana ada rasa sakit, penyesalan, dan cinta yang tetap berusaha hidup walau hampir mati.

Di dalam hati kecilnya, Sagara tahu mencintai dua wanita bukanlah kebanggaan. Itu ujian, dan dia sedang berada di tengahnya.

Sonia memperhatikan semuanya, lalu menatap Sagara dengan sorot mata yang lembut tapi menuntut. “Mas, sini.”

“A, iya, Sayang,” ucap Sagara mendekat. Ia mencium kening Sonia dengan lembut. “Papa sudah cium Mama.”

“Baru melihat kemesraan seperti saja aku sudah merasa cemburu. Aku jadinya lupa diri siapa aku sebenarnya,” batin Shanum.

"Papa, tium Mama." Abyasa menunjuk Shanum dan itu membuatnya terkejut setengah mati.

Sagara menoleh ke arah Shanum. Begitu juga dengan Sonia. Keduanya tak sadar bahwa dua pasang mata kecil sedang memperhatikan dengan polos.

Suasana kamar terasa berubah tegang. Apalagi Ekspresi Sagara dan Shanum yang terlihat sedang menyembunyikan sesuatu.

“Sebaiknya kalian segara mandi, nanti keburu sore,” ucap Shanum sambil mengambil alih Abyasa dari gendongan Sagara.

1
Erna Lubis
saya suka alur ceritanya
Sandisalbiah
lagian Shanum itu ibu kandung Abyasa, jelas dia punya hak penuh atas anknya mengingat Aby masih balita dan itu gak bisa di tuntun perwaliannya atau gak asuhnya apalagi kondisi Sahnum yg mendukung dgn segala finansialnya.. Elia kan cuma nenek dan dia pun gak punya pekerjaan harusnya pengadilan udah bisa jadikan itu semua sebagai pertimbangan utk menentukan hak asuh.. aneh..
Sandisalbiah
karakter Shanum itu baik dan lemah lembut tp terlalu lemah, seakan gak punya niat buat belah diri ... jelas Elia dan Alana yg berbuat buruk padanya tp di tetap diem seakan semua fitnah yg mereka sebarkan itu kebenaran yg dia Terima dgn kediamannya itu.. hah.. gemes juga jadinya
Sandisalbiah
hadehh.. gerah banget setiap baca bab yg ada dua anomali gak jelas ini.. buruk sifat, akhlak, prilaku.. lengkap semua keburukan di borong.. mana awet lagi gak langsung di eliminasi dr cerita..
Sandisalbiah
dasar maruk.. keadilan buat Alvin atau sekedar niat buat memuaskan ego anda.. nyonya Eli..
Sandisalbiah
ibu dan adik almarhum Alvin juga banyak dosa pd Shanum tp mereka tetap hidup dan semakin sombong dgn mulut beracun mereka itu.. apa gak ada tuh azab buat dua perempuan demit itu
Sandisalbiah
Sonia ingin melepaskan Sagara buat Shanum sebagai bentuk kasih sayang terakhir utk org² yg dia cintai.. suami dan juga saudara kembarnya... Shanum yg pertama mengalah utk kebahagiaan Sonia dan kini Sonia ingin menyerahkan kebahagiaan utk Shanum dlm detik terakhir hidupnya
Sandisalbiah
dua org polisi tdk sanggup menahan satu perempuan yg tangannya sudah terborgol...? itu Soraya yg sring banget atau polisinya lemah.. ampun deh
Sandisalbiah
manusia kalau hatinya di penuhi rasa iri dan dengki maka dia tdk akan pernah mensyukuri apa yg dia punya, apa yg ada di sekelilingnya tp hatinya akan tetap di penuhi ambisi utk memiliki dan mengalahkan yg lain sampai meng halalkan segala cara
Sandisalbiah
dan korbannya adalah ayah kandung Abyasa.. suami Shanum... kudu di hukum yg berat itu perempuan sundal
Sandisalbiah
Soraya.. ih.. pengen banget itu betina segera mendekam di hotel prodio
Sandisalbiah
jelas Soraya jd tersangka utama... dan semoga kasusnya segera terungkap
Sandisalbiah
Soraya ini hatinya penuh dgn kelicikan dan culas... jgn bilang kalau dia lah dalang di balik hilangnya Sonia paska melahirkan... krn dia sepertinya juga terobsesi pd Sagara
Sandisalbiah
setidaknya Shanum memiliki Abyasa..
Sandisalbiah
keputusan Sagara dgn menikah lagi emang salah, dan gak ada perempuan yg mau di madu seperti yg nyonya Kartika katakan itu benar tp pembelaan mereka yg terkesan berlebihan utk seseorang yg jelas² meninggalkan suami dan menelantarkan anaknya sendiri.. itu aneh...
Sandisalbiah
dan biasanya setelah saling terbuka dan membuka hati itu anomali lama bakal muncul menghancurkan semuanya... sosok Sonia yg lama menghilang bakal kembali dan ujungnya Shanum kembali menjadi sosok terbuang dgn luka hati dan laranya
Sandisalbiah
bab ini juga ada typo Thor... tertulis " ada tawa dr tiga laki² " kan si kembar cewek cowok ya..
Sandisalbiah
Shanum harus tetap menempati kamar pengasuh dan bila minat Sagara akan mendatanginya dgn alasan agar dia tdk di cap sebagai wanita penghilang dan menanggung malu, terus kalau sampai Shanum hamil emang gak bakalan jd bulan²an mulut org.. mikir gak itu laki yg punya nafsu besar tp gak punya hati
Sandisalbiah
takdir Shanum yg selalu di genangi lautan air mata.. miris banget, dia tetap akan jd yg tersisi
Sandisalbiah
kenapa ank kembar Sagara justru mirip dgn Shanum dan almarhum suaminya, jgn bilang mereka di tukar pas Shanum melahirkan krn dia yg dlm kondisi tdk sadar...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!