NovelToon NovelToon
Santet Kemaluan

Santet Kemaluan

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:79k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Aina memutuskan untuk meminta cerai dari sang suami karena tidak sanggup untuk hidup berumah tangga dengan Darno lagi, Darno memang tidak berselingkuh namun segala sikap yang dia miliki begitu buruk serta sangat kasar sekali.

ekonomi mereka juga sangat turun sehingga membuat Aina begitu bingung untuk menghadapi ini semua, belum lagi mertua yang selalu ikut campur dalam urusan rumah tangga mereka, membuat Aina gelap mata dan memutuskan untuk bercerai.

namun belum sempat itu terjadi malah kejadian mengerikan terjadi pada wanita cantik itu, Aina mendadak saja sakit pada kemaluan dan mengeluarkan ulat berwarna putih yang berjumlah begitu banyak.

Apa terjadi pada Aina?
mengapa mendadak saja Aina menderita penyakit seperti itu?

ikuti terus kisah mereka di cerita Novita Jungkook.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. Cacing putih

Croooott.

Croooot.

Darah hamburan dan bahkan sampai membasahi wajah Wiwin karena tangan dia yang terus merogoh masuk ke dalam kemaluan milik Aina, benda yang tadi Wiwin lihat dan sedang bergerak liar itu memang sudah terpegang di tangan namun ternyata begitu sulit sekali untuk ditarik keluar sehingga Wiwin harus menggunakan tenaga.

Wiwin juga tidak tahu itu adalah benda apa karena sejak tadi pegangan nya begitu licin sekali, ada rasa takut di dalam hati namun dia mencoba untuk tetap memegang benda itu sampai nanti tertarik keluar, sebab Wiwin juga takut bila nanti hewan itu justru akan menjadi malapetaka untuk Aina yang sedang kesakitan.

Aina sendiri terus menjerit ketika dia sudah terbangun dan merasakan sakit luar biasa itu, saking sakitnya dia sampai terbangun dari pingsan sehingga saat ini terus berusaha untuk memberontak dan menepis tangan Wiwin yang merogoh pada bagian dalam kemaluan dia, namun Wiwin tetap berusaha keras untuk mengambil barang itu dari dalam sana.

Dalam Wiwin tentu saja dia takut bila nanti justru akan menjadi masalah besar dan hewan itu mengembang di dalam tubuh Aina, jadi dia biarkan saja rasa sakit menggerogoti Aina sementara ini yang penting dia bisa mendapatkan benda tersebut dari dalam rahim milik Aina, meski saat ini dia juga terkena cipratan darah yang cukup banyak.

Bau darah yang keluar itu juga bukan amis biasa melainkan bercampur dengan bau bangkai yang seperti sudah berhari-hari, Bu Putri berusaha memegangi kaki sang anak agar Aina mau membuka agak lebar sehingga Wiwin bisa mengambil sesuatu dari dalam tubuh itu dengan cukup mudah.

"Tahan kaki dia sebisa mungkin, Bi." ujar Wiwin sambil terus berusaha.

"Ini sudah aku tahan, apa yang kau pegang memang benda asing?" Bu Putri justru takut nanti malah Wiwin salah menarik.

"Dia bergerak liar dan ini terus berusaha berontak untuk melarikan diri, Bi." Wiwin bersikeras bahwa itu memang adalah benda hidup.

"Sakiiiittt, aku tidak kuat sakit nya!" pekik Aina terus aja berontak.

"Tahan sebentar biar aku mengambil barang ini dari dalam dirimu, nanti kalau sudah bisa diambil maka kau tidak akan kesakitan lagi." bujuk Wiwin sambil terus berusaha keras.

"Tahan ya, Nak." Bu Putri juga berusaha untuk membujuk sang anak agar mau diam.

Wiwin sudah seperti dukun beranak yang berusaha keras untuk mengambil barang itu dari dalam tubuh Aina, hingga akhirnya benda tersebut berhasil dia tarik dan seketika semua orang menjadi terdiam karena tidak menyangka bahwa itu adalah cacing berwarna putih dengan ukuran yang begitu besar sekali sehingga membuat mereka semua tersentak kaget.

"Aaaaaghhhkk!" Wiwin berteriak keras dan melemparkan cacing itu ke sembarang arah.

"Astagfirullah, Ya Allah apa arti ini semua?" Bu Putri sungguh tidak menyangka.

"Aaaaah sakit sekali, sakit." rintih Aina dengan tubuh lemas lunglai.

"Ak...aku sejak tadi memegang cacing itu?" Wiwin menatap tangan dia yang penuh dengan darah segar.

"Ayo kita keluar dari dalam kamar mandi ini sekarang." ajak Bu Putri pada Wiwin dan dia berusaha untuk menggendong Aina.

Sreeeek.

Sreeeeek.

"Aaaaghkkk!" Wiwin menjerit ketakutan ketika melihat cacing putih itu bergerak liar seolah ingin mendekati dia.

Buaaaaak.

Buaaaaaak.

Bu Putri segera mengambil gayung dan memukul cacing tersebut menggunakan gayung itu sehingga cacing itu menjadi hancur berantakan, tubuh cacing tersebut tidak seperti cacing biasa sehingga ketika di pukul hancur maka langsung berubah menjadi bulir-bulir berwarna putih kehitaman. mereka juga tidak paham kenapa itu bisa terjadi, yang jelas memang ini bukan hal biasa yang bisa mereka anggap remeh.

Aina harus segera mendapatkan pengobatan dari orang yang tepat agar dia mendapat kesembuhan dan tidak terus menderita seperti ini, bila tidak segera diobati maka yang ada Aina akan terus tersiksa dan tidak akan pernah mendapat kesembuhan, Wiwin mulai berpikir keras untuk mencari orang yang bisa menyembuhkan penyakit Aina saat ini.

...****************...

"Terus terang bahwa mungkin saja saya tidak akan sanggup untuk menghadapi iblis yang ada di dalam tubuh Aina." ustadz Toni berbicara serius kepada Pak Seno.

"Lalu Saya harus ke mana untuk mencari orang yang bisa mengobati Aina, Ustad?" tanya Pak Seno dengan nada putus asa.

"Ada padepokan yang tempat saya dulu belajar, bila Pak Seno memang berniat untuk mencari kyai yang bisa mengobati maka saya akan mengenalkan kepada beliau." ajak Ustad Toni kepada Pak Seno.

Pak Seno tampak berpikir sesaat karena dia memang ingin mencari kyai yang bisa mengobati penyakit Aina, emang kalau untuk dukun maka dia menolak karena tidak ingin berhubungan dengan dukun yang menurut dia sendiri adalah hal musyrik, dan ini malah Ustad Toni mengatakan bahwa dia merasa tidak sanggup untuk mengobati sakit Aina itu.

"Saya bisa mengajak Pak Seno saat ini ke sana untuk menemui beliau." ajak ustaz Toni karena memang lebih baik mereka segera bertemu kyai yang lebih paten lagi.

"Boleh, lebih cepat lebih baik karena keadaan Aina juga sudah cukup parah sekarang." Pak Seno setuju dengan ustadz Toni.

"Kebetulan saya juga sedang tidak ada kerjaan jadi bisa mengantar Pak Seno ke sana." angguk Ustad Toni segera bersiap.

Maka mereka berdua memutuskan untuk mendatangi padepokan itu hari ini juga untuk meminta tolong, Pak Seno sudah tidak sanggup menyaksikan anak dia sendiri menderita dengan cukup parah seperti itu setiap hari, keadaan Aina memang bisa dikatakan sangat parah sehingga dia membutuhkan pertolongan yang sangat cepat agar tidak ada masalah yang akan datang lagi di kemudian hari.

"Dia bisa mengobati orang yang sedang sakit apa saja, bila Allah sudah berkehendak maka dia pasti akan mampu untuk mengobati Aina juga." ucap Ustad Toni saat sedang ada di jalan.

"Saya sangat berharap beliau nanti bisa menolong Aina." Pak Seno berkata dengan nada sedih.

"Yang penting kita usaha saja terlebih dahulu agar jangan sampai ada masalah lagi." angguk Ustad Toni.

"Ya Allah tolong beri kesembuhan kepada ku itu, dia baru saja ingin aku urus agar menjadi lebih bahagia lagi namun ternyata sekarang justru menderita sakit yang tidak terhingga." ujar Pak Seno.

"Kasihan memang Aina." batin Ustad Toni dengan nasib wanita misa itu.

Baru ingin lepas dari derita selama ini yang membelenggu dia dan ternyata sekarang harus menderita dengan sakit seperti ini kembali, sebagai orang tua tentu saja ikut merasakan penderitaan sang anak dan dia berusaha keras untuk mencari obat agar Aina bisa pulih seperti sedia kala, baru setelah itu dia bisa membalas siapa saja orang yang sudah menyakiti keluarga dirinya.

Selamat malam Besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Fitriputri
lanjuttt thorrr..semoga nnti ketemu Aina waktu pulang
FiaNasa
biasanya kau senang bila dikejar cewek 😀😀
Ela Jutek
tungguin No, sampe pulang mereka
Tri Lestari
tahan Nolan tahan
Putri Wulandari
lanjut ayoo thor
Leni Nuraeni
udh ema ema ajj bermuka dua,, bukan nya sadar dri mlah makin jdi
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
darno danau dharma gnti2 nmne🤭
ρυтяσ✨
wah Nana jadi kang kompor sekarang🤣🤣🤣🤣
Apriyanti
lanjut thor 🙏
V3
yaa Allah sungguh malang nasib nya Aina 😔
semoga ada kemudahan stlh kejadian barusan ,,, bisa melanjutkan perjalanan lg ke padepokan kyai Ahmad
V3
Nolan githu Loch ,,, paling jago kalau di suruh memancing para wanita ,, kn tinggal menggunakan wajah tamfan nya dan senyum yg menggoda ,, psti dpt target yg pas
V3
kira-kira ada yg menolong Aina gak yaa ❓
V3
ceritanya rada mirip ttg cerita istrinya si Nando yg sama-sama dlm perjalanan mo berobat trs terbang ke Hutan ,,, judul nya sama-sama Santet jg kan yaaa ❓
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
permudah jalan mereka Ya Allah mereka orang baik semua 😭😭
apa cuma perasaanku ya kok sedikit ceritanya 🤭
Ani_Sudrajat
Ehh kok pendek kali makk?? apa aku yg kecepatan baca nya. 😃
Nureliya Yajid
Semangat lanjut thor
Nureliya Yajid
Lanjut thor
K & T K & T
semangat pak seno💪semoga perjuanganmu membuahkan hasil yg kau inginkan,Aamiin..
Raffaza Direzky87
ini aku bacanya terlalu cepat atau memang pendek ya mak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!