NovelToon NovelToon
My Women

My Women

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah Seorang wanita Angel Abraham yang harus menerima kenyataan bahwa suaminya, laki - laki yang berjanji mencintai dia dengan tulus, ternyata di jodohkan dengan pilihan omanya karena luka lama omanya . Kenyataan pahitnya dia harus berpisah dengan suami karena nyawanya sebagai taruhan, disaat dia sedang mengandung anak dari buah cinta mereka. Bagaimanakah nasib cinta seorang Angel Abraham??? Apakah suaminya menyesal???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kangen

Angel sudah mulai bekerja lagi. Teo sudah dua bulan usianya. Angel tidak kuatir karena ada mami, papi juga suter serta bibi asih dan Siti yang membantunya. Aaron juga mulai sibuk dengan pelebaran usaha di bidang skin care atas usul Angel sebagai CEO Pratama company. Sedangkan Benaya company sedang melebarkan usaha restorannya, bahkan makanan khas Jepang.

Hari ini di Jakarta Aaron sedang meresmikan restoran baru punya usaha Benaya Company. Ada juga unclenya Paskalis dan antynya Paulina, juga Karin istri bohongannya. Acara pembukaan cukup sukses karena banyak koleganya hadir.

"Bro Aaron sesekali istrinya juga harus hadir dong."

"Iya, pasti akan saya bawa istri saya. Dia juga sibuk mengurus anak dan pekerjaannya."

"Iya ya, istri kamu kan dokter di Bali."

"Kenapa ngak ke Jakarta saja."

"Dia lebih senang disana."

Itulah percakapan Aaron bersama rekan - rekan bisnisnya. Ada Kevin juga disitu. Kavin hanya diam, sesekali dia tersenyum. Sampai sekarang dia belum menikah.

"Masih betah sendiri bro??"

"Iya belum ada yang pas di hati saja. Selamat ya atas kelahiran anak keduanya."

"Terima kasih, ternyata kamu update juga perkembangan keluargaku."

"Berita kamu dimana - mana. Bagaimana saya tidak tahu."

Aaron tersenyum, dia tahu bahwa teman sekolahnya ini belum bisa move on dari istrinya Angel Abraham. Sekarang Aaron sedang bertemu keluarga papinya. Karena antynya ingin menyerahkan ole - ole buat orangtuanya, juga istri serta anaknya.

"Terima kasih anty, Angel dan mami juga anak - anakku pasti senang sekali." Kemarin antynya sekeluarga baru pulang dari Dubai, dan membawa aneka coklat dari sana. Dan Aaron tahu ini kesukaan Angel banget. Sore hari Aaron kembali ke Bali setelah hampir satu minggu di berpisah dengan istri dan anak - anaknya.

Sementara itu, Angel mendapat pasien darurat yang mengalami kecelakaaan. Sebagai dokter bedah Angel sudah dihubungi oleh dokter umun di bagian IGD. Ketika di observasi pasien di dorong ke ruang operasi. Tim dokter sudah bersiap - siap memberi pertolongan.

Pasien ini mengalami benturan yang kuat pada saat olahraga air. Terjadi pendarahan yang hebat di dalam tubuh. Dan sekarang tugas Angel dan timnya menghentikan pendarahan. Setelah di USG ada pendarahan di sekitar perut. Penanganan selama dua jam di lakukan oleh Angel dan timnya. Sampai kondisi di luar rumah sakit sudah malam. Sebelum operasi Angel sudah menghubungi mami dan papinya untuk menjaga anak - anaknya, karena dia ada pasien darurat.

Pukul delapan malam, Aaron yang sudah tiba di rumah, merasa gelisah, karena istrinya belum juga pulang. Dia langsung menuju ke rumah sakit. Terlihat mobil istrinya masih terparkir di area parkir rumah sakit. Rido yang mengantarnya. Karena tadi dia di rumah membahas proyek baru mereka.

Aaron sudah menunggu di ruangan istrinya, setelah meminta ijin dari ners di ruangan istrinya. Tidak lama terdengar suara langkah kaki dan bunyi pintu yang dibuka.

"Lita, kamu boleh pulang, daftar pasiennya sudah di rekapkan."

"Kamu bisa di tuntut sayang, karena mempekerjakan staf kamu sampai lewat waktu kerja."

"Sayang, ade rindu." Angel langsung memeluk suaminya. Aaron hendak mencium istrinya, namun oleh Angel di tolak.

"Kenapa, ngak boleh."

"Ade mandi dulu sayang. Lima menit."

Aaron tertawa, Angel sudah di kamar mandi. Lima menit kemudian istrinya sudah keluar kamar mandi dengan kondisi sudah bersih dan harum. Aaron mendekat dan memberi ciuman mesra di bibir istrinya.

"I love you."

"I love you too. Ayo kita pulang."

Dalam perjalanan keluar rumah sakit, tepat di lobi rumah sakit. Angel dan Aaron bertemu dengan Kimberly. Angel tersenyum membalas senyumannya.

"Adik Kim yang aku operasi. Kecelakaan saat olahraga ski. Pendarahan perut hebat."

Aaron tidak tertarik merespon, dia hanya mendengar. Angel tahu, bahwa suaminya tidak mau berurusan lagi dengan Kimberly ataupun keluarganya. Aaron mengandeng istrinya menuju mobilnya Angel.

"Sayang minggu depan ada pertemuan pengusaha - pengusaha, aku mau kamu temani aku."

"Di Jakarta???"

"Iya sayang tanggal dua puluh dua. Kosongkan hari itu buat bersama suamimu."

"Permintaan atau perintah??"

"Kedua - duanya. Dan tidak ada alasan untuk menolak."

"Anak - anak kak??"

"Ada mami dan papi. Mereka pasti setuju dan mengijinkan."

"Iya sih."

"Jadi tidak ada alasan. Nanti pas kegiatan di Singapore baru kita bawa anak - anak."

"Oke suamiku sayang. Nanti aku atur jadwalku dengan ners Lita."

"Good Wife." Aaron mencium bibir istrinya. Aaron tidak membawa mobil menuju rumah mereka, melainkan menuju sebuah hotel. Angel tahu jika sudah begini pasti dia ingin membuatnya lemas se lemasnya. Angel tidak menolak dia juga merindukan sentuhan suaminya, selepas Teo lahir.

"Kak, mami dan papi tahu kita disini??"

"Jelas tahu dong. Aku kan tanya ke mami apa kamu bisa saya setubuhi tidak??"

"What!!!! Ngak ada malu - malunya sama orangtua. Dasar mesum." Angel memukul punggung suaminya. Aaron hanya tertawa memperlihatkan senyuman jailnya.

"Kakak mau??"

Angel hanya mengangguk. Tadi sebelum Aaron menjemput istrinya, dia sudah mampir ke butik langganan Angel dan maminya membeli baju santai buat Angel beserta dalamannya. Dan dia sudah meminta Rido menyiapkan kamar hotel di hotel yang Aaron mau. Jadi pada saat tiba tadi. Rido hanya menyerahkan kunci ruangan.

Aaron sudah melakukan penyatuan bersama Angel istrinya. Hal yang dia rindukan, dua bulan tidak bisa menyentuh istrinya setelah dia melahirkan. Rudal Aaron sudah di posisi yang tepat. Hubungan yang manis dan mesra. Meskipun volume kecepatannya tinggi, sehingga terdengar suara tubuh yang beradu menjadi satu terdengar nyaring, di tambah desahan yang keluar dari Angel, membuat semangat bercinta semakin meningkat.

Di hotel ini ada tiga ronde terjadi. Aaron dan Angel hanya beristirahat sejam kemudian di lanjutkan lagi. Sampai subuh mereka berhubungan. Mereka di bangunkan dengan bunyi telepon.

"Mamiiiii....... Mami nakal, sudah janji bobo peluk kaka."

"Ampun. Sayang .... Mami mohon maaf."

Untung subuh tadi Angel dan Aaron sudah mandi dan berpakaian sebelum mereka tidur. Aaron masih memeluk istrinya dan pura - pura tidur sesekali tersenyum. Mendengar protes anak pertama mereka. Yang sudah marah dan menangis.

"Mami mohon maaf sayang."

Angel melihat suaminya yang hanya tersenyum dan pura - pura tidur.

"Kak, bantu." Aaron tertawa dan mencium istrinya.

"Ethan jagoan papi, siap mau kesekolahkan hari ini ada kegiatan bersama mami dan papi kan. sepuluh menit lagi papi dan mami tiba di rumah."

"Iya papi."

Angel sedang makeup tipis - tipis. Aaron datang menganggu istrinya.

"Ini semua tanggung jawab kamu sayang."

"Aman. Bagaimana bisa sebentar olahraga bareng anak kamu."

"Bisalah. Sudah biasa kok sama rudal yang ini." Aaron tersenyum, dia mencium bibir istrinya yang tangannya lagi nakal.

"Hanya boleh rudal ini yang ada disini."

"Ngak adil, buat ade. Rudal ini kam sudah kemana- mana mendarat."

"Sayang.... Jangan buat suamimu bisa gila."

"Tergantung." Aaron menangkap istrinya dan di peluk erat - erat.

"Kekayaanku sudah ku investasi buat kedua anakku sampai mereka berumah tangga. Jadi aman. Jika ada laki - laki lain yang ciba mendaratkan rudalnya di pangkalanku maka habis orang itu. Aku nekat di penjara." Angel langsung mencium bibir suaminya.

"Ngomong ngawur apa sih. Semua tubuh ini punya kamu seorang Aaron Baruk suamiku."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!