NovelToon NovelToon
Cahaya Cinta

Cahaya Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Saidah_noor

Dihari ulang tahun pernikahannya yang ke 3 tahun, Cahaya harus terkejut melihat perselingkuhan Fery dengan wanita lain yang masih satu rekan kerja dengan suaminya.
Karena patah hatinya ia mengajak sahabatnya untuk minum dan menginap dihotel, namun sahabatnya tak bisa menemaninya karena adiknya tak ada yang menemani dirumah.
Kejadian tak terduga dihotel ia tak sengaja bertemu pria asing yang dalam keadaan sakit, karena berpikir itu adalah suaminya yang mengejarnya akhirnya ia mengajaknya bermalam dalam keadaan mabuk.
Namun saat pagi menjelang, Cahaya baru sadar bahwa yang tidur bersamanya itu bukanlah suaminya tapi pria yang terkenal berkuasa dan galak dikantornya.
apa yang harus cahaya lakukan?
kabur kah?? atau ...???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saidah_noor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Iya, dia selingkuhanku!

"Ayo, kita lihat yang lain!" ajak Rayyan menarik tangan Cahaya lagi dan lagi.

Cahaya menoleh pada Liliana, berharap wanita itu tak salah paham. Namun apa yang terjadi, wanita itu justru memberinya semangat. Seolah merestui hubungan mereka, ia seakan lupa kalau Cahaya sudah menikah.

"Good luck!" ucap Liliana sambil mengepalkan kedua tangannya.

Cahaya menatapnya dengan tajam, seperti mau mengancamnya atau menghajarnya sekalian. Bukannya dibantu malah ditumbalkan.

Sementara disisi lain Cinthya terkejut bukan main, mendengar panggilan Rayyan pada Cahaya. Istri, ia tak salah dengar kan?

Ia dengar dari ayahnya bahwa Rayyan belum menikah dan sedang tidak dekat dengan wanita manapun. Lalu ini apa?

Juga Cahaya ...

Setahunya perceraian wanita itu baru didaftarkan dan mereka tengah menunggu sidang, tak mungkin secepat itu Cahaya jadi istrinya tuan Rayyan. Tangannya terkepal, ia yang meremehkan Cahaya ternyata salah besar. Nyatanya wanita itu punya bekingan yang kuat, mungkin ia selingkuh juga atau mungkin wanita itu menipu Rayyan.

"Dasar jalang!" umpat Cinthya, ia merogoh tasnya lalu mencari kontak seseorang.

Ia menempelkan ponselnya ke telinga kiri, sambil menunggu sesekali matanya menangkap Rayyan bersama Cahaya digedung tersebut. Berpikir untuk mencari cara agar hubungan mereka kandas.

"Apa kamu dan Cahaya sudah resmi bercerai?" bukan sapaan mesra lagi diantara mereka, Cinthya langsung pada masalah intinya.

"Itu bukan urusanmu, jadi jangan ikut campur," jawaban pria disebrang sana.

"Fery, aku lihat Cahaya bersama pria lain. Kau tahu, pria itu memanggilnya dengan sebutan istriku," ungkap Cinthya, membuat Fery disebrang sana mendadak kaget.

"Tak mungkin!" bantah lelaki itu begitu terdengar jelas dispeaker ponsel milik Cinthya.

"Kalau kau tak percaya, datang saja ke Galeri tama!" ujar Cinthya yang langsung menutup ponselnya segera.

Bibir wanita itu tersungging ke sudut atas, bukan senyuman tapi kebencian yang dia pendam. Bisa-bisanya Cahaya dekat dengan pria yang ia kejar sekarang.

Fery, sudah ia buang. Karena kasus malam itu ia dimarahi ayahnya habis-habisan. Satu-satunya jalan agar ia selamat dari kasus itu adalah membujuk ayahnya, agar membantunya terhindar dari kesalahannya.

Namun ada syaratnya.

"Dekati Rayyan, dulu dia menyukaimu. Kau harus menikah dengannya bukan dengan Fery, karena dokter itu yang akan jadi kambing hitam. Ingat! Harus dapat," tegas Ayahnya yang terngiang ditelinganya.

Tangannya kembali mengepal, ia harus memutar otak bagaimana pun caranya. Agar Rayyan menjauhi Cahaya.

"Cahaya," geramnya sambil menatap wanita yang ia maksud.

**

Sedangkan dibalik kerasnya Rumah sakit, Fery menggenggam kuat ponsel miliknya. Ia tahu seperti apa istrinya tak mungkin Cahaya akan mengkhianatinya, juga lelaki mana yang mau menerima wanita tuli dan yatim piatu.

Fery melepaskan jas putihnya dengan kasar, ia hendak pergi menyusul Cahaya yang katanya ada di Galeri Tama.

Namun, pintu terbuka mengejutkannya.

"Dokter Fery, anda dipanggil pak Direktur," kata seorang perawat wanita memberitahukannya.

"Baiklah," sahut Fery yang kembali mengenakan jas putihnya.

Ia pun keluar dari ruangannya, berjalan menyusuri koridor hingga sampailah didepan pintu dengan ukuran besar. Tertulis dipintu itu Ruang Direktur, ia mengetuk sebentar lalu masuk.

Setelah masuk seorang diantara mereka yang duduk itu membuatnya terkejut, ia berjalan mendekat. Ia berdiri dibelakang pak direktur dengan menunduk dan menautkan kedua tangannya. Dia tak sanggup bertatap muka dengan ayah dari Cinthya.

Memang hubungan mereka tak ada restu dari ayah Cinthya, level sosial mereka sangat jauh. Namun wanita itu bilang cinta mati padanya, jadi ia tetap mengejarnya tanpa menghiraukan Cahaya sedikitpun.

Bukti cinta Cinthya adalah rela mememberikan apapun termasuk tubuhnya, tapi sekarang justru membuangnya karena kejadian malam itu.

"Dokter Fery, apa benar kau melakukan malapraktik?" tanya pemilik rumah sakit tersebut.

"Tidak, saya sudah melakukan sesuai prosedur. Operasi malam itu—" penjelasan yang ingin ia katakan dipotong begitu saja, seakan mereka tak peduli apapun yang akan ia jelaskan.

"Jauhi Cinthya, tanggunglah resiko kesalahan itu. Hanya itu yang bisa menyelamatkan reputasi rumah sakit ini," ujar pria tua yang menatapnya tajam.

"Kau yang ceroboh, karena tak tahu kalau pasien alergi obat bius. Operasi itu adalah kesalahanmu," ujar pemilik rumah sakit tersebut, ia berdiri dan langsung pergi dari ruangan Direktur.

Fery merasakan tubuhnya lemas, ia tak menyangka tak ada satu pun yang membelanya. Ia tersenyum miris, dulu namanya dipuji dirumah sakit itu. Baru satu kejadian ini, ia malah dianggap tak berguna.

"Tenang saja, kami akan memberimu kompensasi. Keluarlah dari rumah sakit ini dengan baik-baik," ujar direktur rumah sakit tersebut.

Ting

Suara notifikasi ponselnya berdering, ia merogoh saku jas putihnya dan membuka pesan tersebut. Saldo masuk ke rekeningnya, mungkin ini adalah uang terakhir yang ia dapatkan dari pekerjaannya selama ini.

Ia terdiam sejenak, merasakan dunianya runtuh dalam sekejap.

***

Sore hari nya acara pameran ditutup, Cahaya yang sedang menunggu sejak tadi dimobil akhirnya lega juga. Namun si bos masih belum kembali, entah apa yang dia lakukan dan bicarakan dengan beberapa orang disana.

Cahaya melihat dari jendela kaca, dari jauh terlihat Rayyan tengah mengobrol dengan Liliana. Entah mengapa rasanya kesal melihat keakraban mereka, tangannya gatal ingin menjambak wanita itu.

"Apa mereka sangat dekat?" ucap Cahaya menatap tajam dua manusia disebelah sana.

Ia mengalihkan pandangannya berusha untuk menghilangkan kekesalannya, namun apa. Ia tak bisa meredamnya dan malah muncul rasa ingin tahu, sejauh mana hubungan Rayyan dengan Liliana?

Meski Liliana lebih tua dari Rayyan, tapi ia masih terlihat cantik untuk dijadikan pasangan. Wanita itu kan sudah melajang cukup lama, ia sudah pernah menikah tapi belum punya anak. Walau begitu tetap menyebalkan dimata Cahaya.

Cahaya turun dari mobil, ia hendak menghampiri Rayyan karena sudah tak tahan melihatnya.

Namun ...

"Cahaya," suara tak asing menghampirinya.

Cahaya menghentikan langkahnya, melihat siapa yang sudah memanggilnya tiba-tiba.

"Fery," gumam Cahaya lalu mengalihkan pandangannya, muak.

"Ngapain kamu disini?" tanya Fery, "kau keluar dari mobil mewah, sejak kapan kau punya mobil?"

"Itu bukan urusanmu," ketus Cahaya.

"Cahaya!" panggil Fery dengan nada tinggi.

Ia baru dipecat, sekarang harus diuji dengan sikap istrinya. Memang ia yang memulai kesalahan, ia memakluminya jika Cahaya membencinya. Tapi, ia berharap wanita ini masih tetap seperti dulu. Menatapnya dengan penuh cinta, walau seberapa dalam ia melakukan kesalahan padanya.

Semua orang yang ada didepan gedung itu teralihkan mendengar nada Fery, termasuk Rayyan dan Liliana. Mereka langsung menghampiri pasutri tersebut.

"Ayo kita pulang!" ajak Fery menarik tangan Cahaya dengan kasar.

Cahaya mencoba melepaskannya namun tak bisa, genggaman suaminya terlalu erat.

"Lepaskan dia!" suara Rayyan menghentikan aksi Fery, matanya melirik Cahaya yang dalam keadaan ketakutan.

"Siapa kau? Beraninya menyuruhku melepaskannya, kami ini suami istri. Kau tak berhak ikut campur," ungkap Fery menjelaskan, ia menatap Rayyan dengan tajam.

"Kita sedang dalam proses cerai, apa kau lupa?" Cahaya meralatnya.

"Aku ingin rujuk," ujar Fery tak peduli.

Mendengar itu Rayyan mendadak naik pitam. Tanpa babibu, ia melayangkan pukulan tepat diwajah Fery. Lelaki itu juga melepaskan genggaman Fery dengan kasar dan menarik Cahaya kebelakangnya. Ia akan melindungi wanitanya apapun yang terjadi.

Pria yang berprofesi sebagai dokter itu menyentuh sudut bibirnya, ada noda merah dijempolnya akibat pukulan itu. Ia geram melihatnya.

Fery melawan dan hendak membalasnya, tapi sayang Rayyan bisa menghalau dan menghajarnya kembali. Lelaki itu memukul perutnya tanpa rasa iba, hingga membuatnya hampir terjungkal. Ia bangkit perlahan.

"Siapa kau sebenarnya?" tanya Fery sangat penasaran, baru kali ini ada pria yang membela istrinya.

Ia ingat ucapan Cinthya, ia pun tersenyum miris.

"Jangan-jangan ia selingkuhanmu, iya kan?" ujar Fery dengan prasangkanya.

Semua orang yang melihat dan mendengarnya mulai berbisik-bisik membicarakan mereka, mungkin ini gosip baru bagi mereka. Siapa yang tak kenal tuan Rayyan?

Anak bungsu sekaligus pewaris keluarga besar Mahen group.

Liliana sendiri bahkan tak berani ikut campur, walau ia tahu pernikahan Cahaya sangat jauh dari kata harmonis. Ia paham betul alasan wanita itu tak mau suami dan keluarganya tahu, bahwa ia melukis diam-diam.

Cahaya maju dan menatap suaminya dengan tajam, ia sudah lelah, sudah muak, ia ingin semuanya selesai secepatnya.

"Iya, dia selingkuhanku!" tegas Cahaya, membuat semua orang terkejut. Liliana bahkan sampai menganga mendengarnya.

Sedangkan Rayyan melirik Cahaya dengan tatapan bingung.

1
falea sezi
🤣🤣 mertua toxic
🌀 SãñõõR 💞
yap ntar ceritanya jadi membingungkan.
partini
saling terhubung suami selingkuh dengan wanita yg pernah di sukai lelaki yg tidur dengan cahaya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!