NovelToon NovelToon
Diabaikan Keluarga Disayang Mafia

Diabaikan Keluarga Disayang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Penyesalan Keluarga / Mafia
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Sheza diculik ketika usianya 7 tahun, dan bibinya meninggal diduga karena telah menyelamatkannya saat itu. Karena dianggap berhutang nyawa, dia benar-benar harus merelakan tempat dan posisinya digantikan sang sepupu Karen. Kedua orang tuanya mengabaikannya, memprioritaskan Karen.
Bahkan tunangannya Alex, juga melakukan hal yang sama. Hingga malam itu, satu minggu sebelum bertunangan, Sheza melihat Alex dan Karen berciuman di villa mereka, villa yang katanya dibeli Alex untuk Sheza.
Sejak saat itu, Sheza sudah tak berharap lagi pada keluarga dan tunangannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19. Lagak

Kedua orang tua Sheza yang mendengar pengaduan Karen, dan foto mobil Karen yang hangus di jalan yang ditunjukkan oleh Alex terdiam sambil menghela nafas begitu panjang.

Dari wajah mereka, terlihat sama sekali tidak ada keraguan. Maksudnya, mereka seperti menelan pernyataan Karen dah foto yang diperlihatkan oleh Alex itu bulat-bulat.

Dan dari helaan nafas itu. Terdengar suara Pras yang sepertinya sangat kecewa pada putrinya.

"Hehhh, semakin lama semakin tidak bisa diarahkan. Bagaimana dia nanti! sekarang sudah berani membakar mobil! nanti dia berani bakar rumah ini!"

Sebuah ucapan, sebuah kalimat yan. diucapkan oleh seorang ayah ketika ada seseorang yang menuduh anaknya melakukan hal tidak benar.

Tapi, memang bukan kali ini saja Sheza terus menjadi orang yang akan disalahkan. Selama lebih dari 15 tahun, bukankah kedua orang tuanya memang selalu seperti itu.

Dan jika kali ini Sheza berada di depan ayahnya, lalu mendengarkan apa yang ayahnya katakan barusan. Mungkin dia juga sudah tidak lagi merasa kecewa atau sedih. Karena memang hal itu sudah terjadi terlalu sering.

"Paman, aku hanya mencoba membawa Sheza pulang! pria itu sepertinya tidak baik. Dia selalu bersama banyak pengawal. Bukankah itu menunjukkan kalau keselamatannya saja selalu terancam. Bagaimana dengan Sheza? dia juga pasti akan selalu berada dalam bahaya kalau terus bersama dengan pria itu. Aku hanya berusaha melindungi Sheza, paman, bibi. Tapi dia malah... hiks!"

Sebenarnya kalau mata kedua orang tua Sheza itu terbuka. Atau mau terbuka. Keduanya pasti menyadari, karena di tempat itu ada tiga orang. Ada Pras, ada Nella dan ada Alex.

Tapi, ketika Karen merasa dirinya sedih, atau dia berpura-pura sangat menyedihkan karena berniat membantu Sheza tapi malah di balas sangat kejam oleh Sheza. Dia justru menggeser tempat duduknya ke arah Alex, dan merangkul lengan Alex. Seolah ingin bersandar di lengan itu menumpahkan kesedihannya.

Sementara, sebenarnya jarak antara dirinya dengan Nella itu lebih dekat. Sayangnya semua itu tidak disadari oleh kedua orang tua Sheza. Mungkin mereka memang ingin atau sengaja tidak mau menyadarinya.

Nella bahkan menatap kasihan pada Karen. Sungguh keterlaluan!

"Apa kamu tahu siapa pria itu, Alex?" tanya Pras pada Alex.

Karena Alex juga kan pernah bercerita. Kalau dia memang pernah bertemu dengan pria itu.

"Aku tidak tahu paman! tapi, sepertinya dia bahkan jauh lebih tua dari Sheza!"

"Kenapa Sheza bisa seperti ini? kenapa harus berhubungan dengan orang seperti itu. Bagaimana kalau dia dikasari?" Nella terdengar khawatir.

Tapi, mungkin tidak sepenuhnya khawatir. Mungkin saja sebenarnya, Nella hanya ingin sedikit memperbaiki nama Sheza di depan Alex.

"Bibi, pria itu tidak kasar pada Sheza. Dia memeluk Sheza!"

"Apa?" ketiga orang yang ada di depan Karen itu memekik bersamaan.

"Mungkin hubungan mereka lebih dari itu!" tambah Karen lagi memprovokasii.

Alex mengepalkan tangannya. Pria itu merasa tersaingi. Sebenarnya Alex dan Karen itu pasangan yang cocok bukan? satunya wanita yang suka menggoda pacar sepupunya, satu lagi pria yang bahkan sudah tidur dengan sepupunya, tapi tetap tidak mau putus dan tetap hanya ingin menikah dengan Sheza. Karena Sheza anak kandung Pras dan Nella.

Dan sekarang, Alex bahkan tidak terima mendengar ucapan Karen.

"Alex, ini..."

Nella mau bicara, tapi sepertinya dia bahkan bingung untuk menjelaskan pada Alex. Kalau dia memang mengenal anaknya, dia akan menjelaskan pada Alex. Kalau Sheza tidak mungkin seperti itu.

Tapi, apa yang bisa diharapkan dari orang-orang egois yang berada di ruangan itu.

"Bagaimana pun caranya, aku akan membawa Sheza kembali! bibi sudah tahu dimana Sheza tinggal kan? beritahu aku, aku mau kesana!"

Alex terlihat sangat emosi. Dan dia ingin menemui Sheza malam ini juga.

"Iya, paman dan bibi akan ikut..."

Namun, ucapan Pras itu terjeda. Karena Alex berdiri dan mengangkat tangannya.

"Tidak paman, aku akan pergi sendiri dengan orang-orang ku!" kata Alex dengan mata merah dan tangan terkepal.

Begitu Alex pergi dari tempat itu, Karen kembali memasang wajah sedih di depan Nella.

"Paman, bibi. Aku masuk ke kamar dulu. Masalah ini, aku akan melupakannya...!"

"Karen, jangan sedih. Besok setelah pertunangan Sheza dan Alex. Paman akan belikan mobil baru untukmu!"

"Terima kasih paman!"

**

Di rumah Sheza, Sheza bahkan makan banyak sekali. Rasanya kekesalannya sudah hilang. Dan makanan yang ada di atas meja itu berubah menjadi sangat lezat.

"Pelan-pelan, tidak akan ada yang merebutnya darimu!"

"Ini enak sekali!"

Jendra tersenyum, dia belum pernah melihat Sheza sesenang itu.

Namun, tiba-tiba saja dia mendengar suara keributan di luar. Jendra menoleh ke arah Vins yang ada di dekat pintu.

Vins pun mendekat ke arah Jendra.

"Bos, Alex membawa 6 orang, dia bilang mau menjemput nyonya!" bisik Vins.

"Urus saja!" kata Jendra.

"Baik bos!"

Sheza bahkan tidak perduli, dia masih terus makan dengan senang.

"Ini enak sekali, entah sejak kapan aku merasa kalau nasi putih saja rasanya begitu manis begini!" gumam Sheza lagi.

Jendra hanya terus menemani, sesekali menyeka jika ada makanan yang ada di pinggir bibir Sheza. Atau menambah minum, di gelas Sheza.

Sementara itu di luar. Paul sudah menghalau Alex di jarak 10 meteran dari pintu rumah Sheza.

"Minggir kalian! aku mau menjemput calon istriku!"

Paul menyeringai. Pria di depannya itu sombong sekali. Belum tahu saja dia, kalau tuannya sudah menikahi Sheza.

Tangan Paul maju ke depan. Menghalau Alex yang kembali mencoba melangkah.

"Nyonya sedang makan malam. Tidak ada yang boleh mengganggu!"

Mendengar itu, Alex begitu kesal.

"Siapa yang kamu panggil dengan nyonya? Sheza itu calon istriku! singkirkan dia!" Alex memerintahkan orang-orang yang dia bawa itu untuk menyingkirkan Paul.

Dua anak buah Paul di belakang sudah bergerak maju. Tapi hanya 6 orang yang bahkan badannya standar security biasa. Paul mana mungkin butuh bantuan.

Tangan Paul merentang ke samping. Menandakan kalau dia sama sekali tidak butuh bantuan anak buahnya.

Paul mengeluarkan senjataa api yang dia simpan di balik punggungnya. Dan menarik pelatuknya.

"Tuan..."

Keenam anak buah Alex jadi insecure, mereka sungguh ragu untuk melangkah.

"Kenapa kalian? maju!" perintah Alex.

"Tuan, itu senjata..."

"Itu palsu, maju!" pekik Alex marah.

Dorrr

***

Bersambung...

1
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Karen mendrama lagi😡
Noer: sabar kak, sabar
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kan kan dasar tak tau diri 😡
Noer: ho'oh ya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
cari muka dong namanya 🤭
Noer: mungkin mukanya mau expired
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
dari pihak Jendra siapa namanya ya 🤔
Noer: Suketi kak
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
muncul sekutunya Karen 🤭
Noer: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
mantap hadiahnya, dirapel bukan sih namanya 🤭🤔
Noer: aseeekk
total 1 replies
vj'z tri
barang apa k Noer /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer: ho'oh barang
total 1 replies
Ariany Sudjana
Nella, kamu bodohnya kebangetan, masih percaya sama akting pelacur murahan kesayangan kamu itu? bodoh kamu
Noer: terlalu memang itu ibu²
total 1 replies
Ariany Sudjana
dasar kakek tua bodoh, minuman itu sudah dicampur racun sama cucu kesayangan kamu, supaya kamu cepat mati 🤣🤣😂😂
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Ariany Sudjana
hahahaha kalian orang tua yang bodoh Pras dan Nella, kalian sudah menyakiti hati putri kandung kalian sendiri, dan lebih memilih percaya dengan omongan pelacur murahan Karen 🤣🤣😂😂
Noer: menyedihkan ya orang tua begono
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
semoga bahagia selalu Sheza 🤲
Noer: ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
terima kasih kembali 🤣
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ulang tahun hadiahnya rumah, apa gak pengen ulang tahun tiap jam itu biar banyak rumahnya 🤭
Noer: eaaaa mau juga
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
hitam dan merah, belum pernah lihat kayaknya 🤭
Noer: kek gitulah kak, list list merah gitu
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
enak aja minta maaf 🤭
Noer: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
rasakan 🤭
Noer: kapok ya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Istighfar Karen 🤔
Noer: nah itu dia kak, dia gak bisa
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
iya nyonya, sama kamu disia-siakan sama Jendra diratukan🤭
Noer: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sudahlah Nella jangan dikejar, jangan bikin masalah sama Vins , dia kan orang nya Jendra 🤭
Noer: nanti di dor
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
tapi gimana, dia kan ibunya 😔
Noer: dilema ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!