NovelToon NovelToon
My Sexy Lady

My Sexy Lady

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:479.7k
Nilai: 5
Nama Author: lena linol

"Hi, Señorita!" Nero tersenyum miring seraya mengacungkan senjata api tepat di kening Elle.

"Kau ingin membunuhku?!" Elle terisak ketakutan saat pria itu hendak menarik pelatuk senjata apinya. Sebentar lagi dia akan mati.

DOR!

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Nero ingin melenyapkan wanita yang sangat dicintai.

Penasaran? Ikuti terus kisahnya. Dan jangan lupa, Follow IG Author @Thalindalena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lagi?!

Nero sangat syok mendengar pengakuan Ele. Kedua matanya sampai membeliak. Namun, ia masih tidak percaya. Apa iya, Tuan Ben yang ia kenal bijaksana, rendah hati, dan baik bisa sekejam itu, bahkan kekejamannya melebihi seorang mafia.

"Kau tidak percaya?" tanya Ele, tersenyum simpul.

Nero menggeleng sebagai jawaban.

"Yang aku ceritakan hanya sebagian kecil saja padahal." Ele kembali bicara kali ini dengan nada serius. "Kau tahu Daddy James, Anna, dan Gail?"

Nero mengangguk dengan raut muka tegang.

"Mereka adalah sekutu Daddy Ben. Mereka tak hanya pandai berbisnis dan menyelam, tapi juga pandai memainkan senjata api. Jadi, jangan main-main dengan mereka jika tidak ingin kehilangan kepalamu!" Ele berkata dengan nada menakut-nakuti seraya menggerakan tangannya seperti pistol dan menempelkannya di dahi Nero.

"Kau sedang mengancamku?" tanya Nero.

"Ya, anggap saja begitu. Jika kau ketahuan menyakiti putrinya, maka kau akan habis ditangan mereka!" jawab Ele.

"Ugh! Sepertinya aku ketakutan." Nero berlagak ketakutan, lalu terkekeh pelan. "Aku tidak akan pernah menyakitimu, Ele."

"Benarkah?" Ele tidak percaya dengan ucapan pria yang tengah memeluknya ini.

"Ya! Itu tidak akan pernah terjadi." Nero menjawab dengan serius. "Jadi, sekarang ceritakan semua sisi gelap daddy-mu."

"Sama seperti kau dan Damon." jawaban Ele membuat alis Nero mengernyit.

"Maksudmu?"

"Ayolah! Jangan berlagak bodoh seperti ini." Ele memicingkan mata, menatap Nero dengan intens.

"Jadi Daddy-mu adalah seorang mafia?"

"Bisa dibilang begitu. Tapi, dia sudah meninggalkan dunia gelapnya itu sejak lama," jelas Ele, dan Nero mengangguk paham.

"Sekarang aku semakin paham," kata Nero sambil mengeratkan pelukan, lalu salah satu tangannya menyingkirkan rambut panjang Ele ke sisi kiri, sekarang leher jenjang Ele yang putih dan mulus terpampang sempurna di depan matanya.

"Apa yang kau pahami?" Ele memejamkan mata saat Nero mulai menciumi lehernya.

"Seorang pria akan rela meninggalkan segalanya demi orang yang dicintainya," jawab Nero di sela aktivitasnya. Salah satu tangannya merambat naik di sela paha Ele yang mulus itu.

"Ah, Nero ... Kau harus bekerja."

"Aku bolos lagi hari ini. Ah, sial! Aku sudah tidak tahan!"

*

"Lagi?!" umpat Pedro, duduk dengan gelisah di ruang tamu. Mengetuk-ngetuk jam tangannya berulang kali. Sudah hampir satu jam ia menggu boss-nya di sana tapi yang ditunggu tak kunjung tiba.

"Sepertinya tuan kita bolos lagi," ucap Botak dari arah dalam, berjalan ke ruang tamu di mana Pedro tampak kusut karena terlalu lama menunggu. "Kau sudah coba menghubungi Tuan Nero?"

"Sudah, tapi tidak diangkat!"

"Akhir-akhir ini dia sedang sibuk. Sering menghabiskan waktu di dalam kamar dengan Nona Ele," kata Botak

"Apa yang mereka lakukan di dalam kamar?" pertanyaan Pedro membuat Botak mendesis kesal. "Ah, iya, lupakan pertanyaanku." Pedro nyengir lebar.

Botak memutar kedua matanya dengan malas lalu beranjak dari sana meninggalkan Pedro.

"Ah, dia ini pemarah, pantas saja masih jomblo," cibir Pedro seraya menatap punggung Botak yang semakin jauh dari pandangan.

*

Barcelona.

Ben tersenyum puas saat mendengar kabar dari orang kepercayaannya yang ia utus untuk mengawasi setiap gerakan Ele dan Nero.

"Nero menembak kedua kaki Nick! Kenapa tidak di tembak mati saja!" umpat Ben, gregetan lantaran kelewat gemas dengan tindakan Nero yang masih memberikan kesempatan hidup pada Nick.

Like dan komentarnya jangan lupa.☺

1
hana
keren.. selalu to the point.
alurnya jelas.
pemainnya juga jelas.
nggak pernah ada yang njelimet.
karakter mafianya mafia banget, bukan yang mbulet2 kagak jelas. tapi langsung eksekusi.
keren pokoknya
hana
nah novel ini keren thor, tanpa basa basi pukul2an, langsung dor dor...💪💪💪💪
Anonim
Botak menemui Berta yang sedang berada di dapur. Ingin bicara.

Botak yang biasanya galak bisa gugup ketika Berta bersikap santai.

Berta berani menolak Botak yang ingin mengajak bicara di paviliun. Tidak ingin Cammora salah paham, Berta ingin bicara ya di dapur saat ini dia berdiri.

Mamfuuus kau Botak. Di skakmat Berta baru tahu rasa kau Botak. Dulu sangat menghina Berta. Kini Berta terlihat cantik seperti tak rela Cammora yang mendapatkan Berta.

Malu gak Botak - Cammora tahu kalau Botak berusaha mempengaruhi calon istrinya.

Bukannya malu - malah menuduh Cammora merubah Berta gadis polos menjadi berani dan membangkang.

Nah lo...benar apa kata Cammora.

Jadi diejek Cammora.
isni afif
uuuhhhh. ...botak kepanasan ..... menyala🔥🔥🔥
Ayna Adam
Nyonya Elle ayo Carikan pelayan lagi untuk jodoh Paman Botak 😄
Ayna Adam
Makanya Paman Botak jangan keras kepala donk dan bersikaplah ramah sama wanita😄
Anonim
Perlakuan Cammora terhadap Berta bagai bumi dan langit jauhnya dengan perlakuan Botak terhadap Berta.

Cammora tak segan selalu memuji kecantikan Berta.

Cammora ingin segera menikah dengan Berta.

Berta setuju selama niat Cammora baik. Berta ingin Cammora menemui keluarganya lebih dulu.
Anonim
Berta menjadi cantik sekali kata Elle.

Berkat Cammora, Berta menjadi percaya diri.

Berta mengatakan kalau Cammora sudah melamar - Elle syok mendengarnya.

Elle memperhatikan cincin berlian yang tersemat di jari manis Berta. Elle sangat kagum melihatnya. Dia tahu itu cincin berlian dari Balagcia edisi terbatas.

Elle ikut bahagia sampai memeluk Berta.

Botak yang suka marah dan menghina Berta, kini cuma bisa diam ketika tahu kalau Cammor telah melamar Elle.

Tahu Berta cantik dan sudah dilamar Cammora, kenapa Botak baru protes pada Elle.

Sikap dan perlakuan Botak terhadap Berta saja tidak pernah baik. Nikmati saja penyesalanmu Botak.
Aditya hp/ bunda Lia
yang panas tapi bukan api gak keliatan juga tau" bau gosong ... 😂
Aditya hp/ bunda Lia
udah di ambil orang baru nyesel ...
Ainal Fitri
wkwkwk paman botak berasa dserang dengan tenaga nuklir saking benar nya ucapan cammora. maka nya jgn remehkan seseorang wanita paman Krn apabila ia sudah berada dtngan seorang pria yg tepat tentu nya ia akn berubah menjadi wanita mahal.
Yuliana Purnomo
kacian bang botak
Felycia R. Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Dulu gak perduli sekarang kelimpungan kan...
Tuti Tyastuti
𝘧𝘰𝘬𝘶𝘴 𝘢𝘫𝘫 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘶𝘮𝘣𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘳𝘢𝘮𝘣𝘶𝘵𝘮𝘶 𝘱𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘣𝘰𝘵𝘢𝘬🤣🤣🤣🤣
Yennie Ika
kepala botak bisa meledak kalo makin fanass thorrrr,🤣🤣🤣 semangat dabel uppp lagi thoorrrr🔥🔥🔥
LANY SUSANA
nyesel kan km. botak 🤣🤣🤣🤣
dulu km hina berta terus, galak sekarang ada pria yg meragukan berta dan bikin percaya diri looo🤣🤣🤣
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
mau ngomong apa, botak?
Neni
botak botak panas nih🤣
🐣☜Frizka>🐣🍆
makin penasaran berta bner² sama camora menikah 🫶
Rita
bnr kt gondrong kmu tllu meremahkan Berta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!