NovelToon NovelToon
Kembali Untuk Menjerat Mu

Kembali Untuk Menjerat Mu

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir / CEO
Popularitas:22.1k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

Tidak ada yang tahu, Ratu pergi bukan karena ingin meraih cita-cita, namun untuk lari dari perasaannya kepada sosok laki-laki yang ternyata telah memiliki tunangan.
Dia adalah Ardiansyah, putra kedua dari keluarga Suhadi, seorang CEO yang baru saja di Lantik setahun yang lalu setelah menyelesaikan pendidikannya,dan fokus memimpin perusahaan raksasa. namun fakta yang membuat Ratu pergi, Ardiansyah telah bertunangan dengan seorang gadis salehah, teman Adiknya saat berada di pesantren dan memutuskan untuk pergi ke kota dengan misi tersembunyi.
yuk ikuti kisah Ratu di sini....
kawal sampai akhir ya...
apakah sad ending, atau happy ending...

terimakasih atas dukungannya selama ini...
🥰🥰🥰🥰🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Beberapa tahun yang lalu....

Suasana syukuran ulang tahun anak kembar Najwa berlangsung meriah. Ardiansyah berdiri di pojok teras, tangannya menggenggam gelas sirup yang embunnya sudah membasahi telapak tangannya. Matanya kosong, sesekali melirik ke arah kerumunan tamu, berharap tidak ada yang menyadari bahwa pikirannya sedang tertinggal di wanita yang ada di mansion Pratama pada sosok Nadine yang ternyata menjadi milik pria lain.

Najwa menghampiri sambil menggendong salah satu anaknya "Bang... melamun terus. Ingat ya, ini acara ulang tahun keponakanmu, bukan acara pemakaman perasaan."

Ardiansyah tersentak, ia memaksakan senyum tipis sambil mengelus pipi mungil keponakannya. "Abang cuma lagi berpikir, Naj. Waktu cepat sekali berlalu, tak terasa keponakan ku ini sudah besar."

"Bang, Najwa tahu apa yang Abang pikirkan. Tapi hidup harus lanjut. Abang butuh seseorang yang bisa menenangkan, bukan yang cuma bikin Abang mengejar-ngejar tanpa kepastian. Kenalkan, itu Nisya. Teman satu kamarku dulu di pesantren..., dulu waktu aqiqah si kembar dia datang, saat itu Abang yang curi-curi pandang di sekumpulan teman Najwa yang bercadar"

Tak lama kemudian Dari balik punggung Najwa, muncul seorang gadis dengan langkah kecil yang sangat sopan. Ia menunduk dalam, jari-jemarinya bertaut di depan gamisnya yang sederhana.

Semenjak lulus di pesantren,ia tidak mengenakkan cadar kembali karena tuntutan orang tuanya.

"Assalamu'alaikum, Kak Ardi" Ucap Nisya dengan lembut.

Ardiansyah menatap Nisya datar, tanpa binar sedikit pun, ia juga sedikit terkejut mengapa gadis yang dulu tertutup rapat bisa membuka cadarnya dengan mudah. "Wa'alaikumussalam. Temannya Najwa ya?"

Nisya mendongak sebentar, lalu segera menunduk lagi saat matanya bertemu dengan mata tajam Ardiansyah "Iya, Kak. Saya sering mendengar cerita tentang Kakak dari Najwa."

" kalau begitu, Nisya permisi dulu kak, Nisya mau ke toilet.

Setelah kepergian Nisya, Najwa tersenyum penuh arti" Bagaimana Bang, Nisya cantik kan?" tanya Najwa menggoda kakaknya.

" Cantik itu relatif dek" sahut Ardiansyah menggendong keponakannya yang dari tadi mengangkat kedua tangannya ingin di gendong.

***

Sebulan kemudian, setelah Nisya memutuskan pindah ke Jakarta untuk bekerja, desakan dari Monica , mama Ardiansyah semakin kencang. Apalagi Nisya sering main kerumah Najwa yang berada tepat di depan mansion keluarga Suhadi, saat itu, Nisya semakin dekat dengan Monica. Ardiansyah yang sudah lelah dengan rasa patah hatinya, akhirnya menyerah walaupun ada satu lagi gadis misterius yang membolak balikan hatinya,dimana ratu yang pertama memaki-maki dirinya,dan saat bertemu kembali dengan pakaian yang berbeda ,cara berbicara yang berbeda, bahkan memberinya uang untuk menservis motor butut yang ia pakai.

"Ardi, Nisya itu gadis yang terjaga. Dia mengerti agama, dia sopan, dan yang paling penting, dia tulus padamu. Mau sampai kapan kamu menyimpan ruang untuk orang yang sudah bahagia dengan keluarganya?" ucap Monica lembut namun sedikit kesal.

Ardiansyah menghela napas panjang. Ia duduk di ruang tamu, memijat pangkal hidungnya. "Terserah Mama saja. Kalau menurut Mama dia yang terbaik, Ardi ikut." tanpa ada yang tahu, Ardiansyah penasaran dengan Ratu yang tiba-tiba menghilang, Noah mengunci identitas Ratu yang saat itu tinggal di rumah nenek Marissa.

***

Saat proses lamaran sederhana di Jakarta, Ardiansyah hanya duduk mematung. Nisya tampak cantik dengan riasan tipis, matanya berbinar penuh kekaguman setiap kali melirik Ardiansyah. Namun, Ardiansyah justru sibuk dengan ponselnya, sesekali memperbaiki letak jam tangannya yang sebenarnya sudah pas.

Ardiansyah berbicara dingin setelah acara selesai "Nisya, saya orangnya sibuk. Perusahaan Suhadi sedang dalam masa transisi. Saya harap kamu tidak banyak menuntut waktu saya."

Nisya tersenyum sabar, menunjukkan ketulusannya "Saya mengerti, Kak. Menjadi pendamping Kakak berarti saya harus mendukung perjuangan kakak. Saya akan menunggu di belakang Kak Ardi."

Orang tua Nisya asli orang jakarta,namun setelah lulus sd, orang tuanya mengirim Nisa ke pesantren yang berada di Jawa Tengah... pesantren modern Al-Hidayah yang dibangun oleh kyai Rahman... sampai Nisya lulus kuliah di universitas yang dibangun oleh ayahnya Zora.

***.

setahun berlalu, setelah bertunangan, Adriansyah memutuskan agar Nisya bekerja di perusahaan nya, agar Nisya bisa dalam pengawasan nya, meski ia belum mencintai Nisya, tetapi ia bertanggung jawab penuh atasnya... karena Nisya yang akan menjadi bagian di dalam hidupnya.

Ardiansyah memperlakukan Nisya lebih seperti staf kepercayaan daripada seorang tunangan. Di kantor, ia jarang menatap mata Nisya secara personal.

Jika Nisya membawakan kopi ke ruangannya, Ardiansyah hanya bergumam "Terima kasih" tanpa mengalihkan pandangan dari layar laptopnya. Ia lebih sering mengoreksi laporan Nisya dengan nada tegas daripada bertanya apakah gadis itu sudah makan siang atau belum...

Ardiansyah memastikan Nisya menggunakan perangkat terbaik untuk bekerja, namun tujuannya semata-mata agar pekerjaan administrasi tunangannya tidak menghambat jalannya perusahaan, bukan sebagai bentuk perhatian romantis.

Nisya sering mencoba menggunakan parfum lembut atau produk perawatan kulit agar terlihat lebih segar dan menjaga kulitnya tetap halus di bawah AC kantor yang dingin, namun Ardiansyah nyaris tidak pernah memujinya. Bagi Ardiansyah, Nisya hanyalah tugas dari mamanya.

Ardiansyah tidak tahu bahwa di luar sana, seorang wanita bernama Ratu sedang mengamati setiap langkah dinginnya melalui layar monitor. Ratu tahu Ardiansyah tidak mencintai Nisya. Dan itulah celah yang akan Ratu gunakan.

Ardiansyah bergumam sendiri di ruang kerjanya sambil melihat laporan Afnan Style "Vanessa... kenapa setiap kali melihat sketsa desainmu, saya merasa sedang dibicarakan oleh seseorang dari masa lalu?"

padahal kemampuan hacker Ardiansyah tidak kaleng-kaleng namun ia tidak bisa menembus identitas Vanessa, padahal gurunya adalah seorang singa betina, Rukayyah, si ahli peretas, beladiri, dll, namun ia tidak berani meminta bantuan pada Rukayyah, karena menurutnya ini tidak terlalu penting.

***

Kembali ke masa ini...

Bandara Soekarno-Hatta tampak sibuk. Di pintu kedatangan internasional, seorang wanita melangkah dengan anggun. Ia mengenakan Exclusive Abaya Jetblack Premium yang jatuh menjuntai di lantai marmer, memberikan kesan misterius namun sangat berkelas. Dari balik kacamata hitamnya, mata Ratu menyapu lobi.

Noah berlari kecil melewati barisan para pengawal "Tante Ratu! Di sini!"

Ratu segera berjongkok, merentangkan tangannya lebar-lebar untuk memeluk keponakan jeniusnya itu. "Noah! Kamu sudah setinggi ini? Mana Alesha?"

"Alesha sedang di mobil sama Ayah dan Ibu. Ayah bilang bandara terlalu ramai untuk bayi cantik seperti Alesha. Ayo Tante, kita pulang! Aku sudah rindu makan Nasi Goreng Gila Mas Gito sama Tante."

Ratu tertawa, ia pasrah saat tangannya di tarik menuju mobil...

Ia bercanda dengan kakaknya dan dengan kedua keponakannya, namun hatinya mencelos saat mobil mereka melewati gedung pencakar langit berlogo Suhadi Group. Di salah satu lantai teratas gedung itu, ia tahu ada pria yang sedang bergulat dengan laporan perusahaan dan mungkin sedang mengabaikan secangkir kopi dari tunangannya.

1
Sri Supriatin
makin seru kasihan Nisya, korban keserakahan seorang ayah🤭🤭
Dewi kunti
jangan lupa ngetiknya pakai spasi biar terbaca🤭🙏🙏🙏
Cica Aretha
ahhh..tambah donk thor..ga sabar nunggu bsk d kantor suhadi🤭💪🙏
Sukarti Wijaya
gercep langsung slesaikan masalahnya ardy jangan sampe berlarut2....👍
suti markonah
tlg nisa jangan di bikin lembek dong thor..kasihan dia jadi korban ayah nya yg tamak sm angga yg tidak punya hati
@Mita🥰
wah Angga ...hati" kamu bakal hancur lo🤭🤭
Aisyah Virendra
Fix... Angga mau cari mati dengan memancing pertikaian sm Ardiansyah, secara tidak langsung dia juga mengusik Najwa. tapiiiiii Ardiansyah dan Ratu bergabung sudah cukup untuk menbuat Anggi mati kutu, Najwa dan Rukayyah hanya akan membantu dari balik layar 🤭
@Mita🥰
Bagus ratu
Aisyah Virendra
Tidak akan pernah terjadi 🤣 yg ada mama Monica akan menyesal seumur hidupnya karena meremehkan seorang Ratu Pratama 🤭
@Mita🥰
Monica kok gak kapok " ya dulu kasus siapa tuh anak angkat nya .
suti markonah: klo ga salah raisa kak
total 1 replies
Cica Aretha
ga ada kapok nya tu h tante monica..semangattt thor💪
@Mita🥰
kasihan Nisya
@Mita🥰
terimakasih update nya😍😍😍
@Mita🥰
😍😍😍😍
suti markonah
kasihan sekali kamu nisa, akibat ulah bpk mu yg serakah kamu jadi korban
@Mita🥰
lanjut
Cica Aretha
makasih byk thor utk duble up nya..sehat2 thor🙏
Sri Supriatin
tks Thor n sehat terus /Good/ slmt bb Indo n mimpi indah 💪💪💪
Aisyah Virendra
Gaskuyyyy Ardiiii... segeralah halalkan Ratu, jangan kalah sama 2 saudaramu yg punya kisahnya masing² dg cara yg unik dan Extreem 🤣🤣 wujudkan mimpimu untuk segera memiliki Ratu, ia Ratu dihatimu dan duniamu 🤭 taklukan segala rintangan yg menghadang 💪
Sukarti Wijaya
nambah thor up nya buat malming😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!