Dark romance !!
Cewek polos lugu x gangster kejam bengis !!
Tidak untuk anak-anak, ada adegan spicy !!
Latar belakang luar negeri, dengan nilai moral berbeda yang Indonesia.
Rosalie Ivy Dhelpine, seorang wanita cantik yatim piatu yang tidak memiliki keluarga, dan hidup dalam kemiskinan. Suatu malam dia di usir dan di cerai oleh suaminya, setelah melahirkan anak untuk Keluarga Cornelius.
Rosalie terpaksa pergi tanpa sepeser uang, tanpa rumah dan hanya sendirian. Di tengah udara malam yang dingin, seseorang tiba-tiba mendatanginya, dan menodongkan pistol ke arah kepalanya.
“Jadi ibu susu dan perawat untuk anakku, atau mati disini ?!” Ancam lelaki itu dan membawa paksa Rosalie ke rumahnya karena menolak perintahnya.
Anehnya, Aurelion, putra sang pria kejam itu justru menyukai Rosalie, dan menerima wanita itu. Bahkan Aurelion cocok dengan ASI yang diberikan Rosalie, hingga membentuk hubungan tak kasat mata antara Rosalie dan Aurelion.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10. Mata-mata musuh
“Tuan..”
“Hmm ??”
“Ada perempuan yang mau melamar pekerjaan di sini.”
Jude menatap ke arah Alendo dengan tatapan lurus, dia memang sengaja membuka lagi lowongan sebagai pelayan disini, karena beberapa pelayan keluar dari rumah ini. Bukan di pecat, bukan membuat kesalahan, melainkan karena mereka mendapatkan pekerjaan yang lebih dekat dengan kampung halaman mereka.
“Siapa namanya ??”
“Namanya Nia, tuan. Dia bukan orang asli London, dia berasal dari Indonesia.” Ujar Alendo menjelaskan, membuat Jude melipat kedua tangannya di meja.
“Hmm~ Dari Indonesia ya ??” Ujar Jude dengan nada berbeda, bibirnya tersenyum tipis, kemudian dia membuka suaranya lagi.
“Biarkan aku bertemu dengannya, untuk melihatnya langsung.” Ujar Jude dengan nada berbeda, Alendo menganggukkan kepalanya.
“Baik tuan.” Ujar Alendo dengan sopan.
Sementara di ruangan lain.
“Ciluk.. baa..”
Suara tawa Aurelion terdengar di kamar, saat Rosalie mengajaknya bermain dengan menutup wajahnya menggunakan telapak tangan, lalu membukanya dengan memberikan ekspresi yang lucu, sehingga bayi itu terhibur dan tertawa.
Rosalie sangat senang dengan tugasnya, yang mungkin bisa dikatakan sebagai kewajibannya untuk merawat Aurelion. Tentu saja, Rosalie tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.
Tidak lama, pintu kamar terbuka, terlihat Jude di sana, memandangi Rosalie yang asyik bercanda dengan Aurelion, tanpa sadar lelaki itu mengeluarkan senyuman kecil di bibirnya. Dia kemudian melangkah masuk, dan membuat Rosalie menoleh, melihat Jude.
“Ada pelayan baru, namanya Nia. Dia akan ikut membantumu-”
“Tidak.” Ujar Rosalie dengan cepat, Jude menaikkan alisnya. Wanita itu melanjutkan perkataannya.
“Maaf tuan, tapi aku bisa merawat dan menjaga Aurelion sendiri. Aku tidak mau orang lain menyentuh anakku, terutama perempuan lain.” Ujar Rosalie dengan ekspresi berbeda, bukan wajah malu-malu gugup, melainkan wajah tegas seakan tidak mau ada orang lain yang menyentuh bayinya.
Jude tersenyum kecil, “Bukan, dia hanya akan merapikan kamar ini, atau membersihkannya. Untuk masalah merawat Aurelion, hanya kau yang boleh menyentuh bayi itu.”
Ucapan Jude membuat Rosalie mengeluarkan senyumannya, antara merasa lega dan senang, dia pikir Jude akan memberikannya perawat tambahan untuk Aurelion, tapi ternyata semua di luar dugaan. Rosalie tidak masalah, asalkan dia tidak menyentuh putranya saja.
“Aku bilang dulu padamu, karena aku takut kau akan berteriak saat melihat pelayan masuk ke dalam kamar ini.” Ujar Jude menjelaskan alasannya, kenapa dia memberitahu Rosalie.
Wanita itu menganggukkan kepalanya, “Baiklah tuan.”
...
“Baguslah, yang harus kau lakukan adalah mengambil rambut anak itu.”
“Aku harap anda akan memberikanku bayaran lebih, karena disini nyawaku yang menjadi taruhan.”
“Tenang saja, hanya ambil rambut anak itu. Tidak perlu melakukan hal buruk, atau kau akan ketahuan.”
“Baiklah.”
Seorang perempuan bertelepon dengan sosok misterius untuk membahas masalah rencana mereka. Tanpa menyadari ada seseorang yang sengaja menguping pembicaraan mereka, dan menyandarkan tubuhnya di dinding, sembari menyeringai licik.
“Kau cukup beruntung, karena tuanku tidak memb*n*hmu dan membiarkanmu melakukan rencana bodoh itu. Karena permainan akan semakin menyenangkan bagi tuan.” Ujar sosok itu sembari tersenyum miring, seakan terlihat puas dengan rencana yang diam-diam sudah dia siapkan semuanya, sesuai dengan perintah tuannya.
...
Beberapa hari terasa lebih ringan bagi Rosalie, entah kenapa dengan Aurelion di sampingnya, membuat rasa lelahnya sedikit berkurang.
Tapi ada sesuatu yang tidak bisa dia jelaskan, yaitu hubungannya dengan Jude. Lelaki itu benar-benar gila. Setelah mengambil ciuman pertama dan kedua, lelaki itu malah terus sengaja mendekatinya, membuat jantung Rosalie terkadang berdetak tak karuan, antara gugup dan salah tingkah.
“Oh astaga, aku sering mendapatkan perlakuan buruk dari para lelaki, tidak seharusnya aku luluh hanya karena perlakuan satu lelaki saja. Ayo Rosalie !! Jangan mudah gugup !!” Ujar Rosalie menguatkan dirinya sendiri, berusaha keras agar bisa melawan sesuatu di dalam dirinya saat berhadapan dengan Jude.
“Hey, Aurelion.. Lihatlah ayah kandungmu itu, dia benar-benar menyebalkan sekali.” Ujar Rosalie menatap ke bawah, tepatnya Aurelion yang sedang meny*su padanya. Bayi itu membuka mata dan melihat wajah ibunya.
“Ayahmu itu benar-benar mesum dan menyebalkan, aku akan mengajarimu, agar bisa menjadi sosok lelaki yang lebih lembut dan sopan pada perempuan. Jangan seperti lelaki gila itu.” Ujar Rosalie terus menceloteh mengenai Jude, tanpa menyadari jika sosok yang di bicarakan sedang berdiri di depan pintu, sambil tersenyum menahan rasa gelinya.
“Segila itukah aku ??”
“Tentu saja, tidak ada lelaki waras yang minta untuk di s*s*i seperti bayi ?! Atau mencuri ciuman pertama dan kedua wanita asing ?!” Ujar Rosalie menggebu-gebu, tanpa menyadari siapa sosok yang berbicara kepadanya.
“Memang salah ya ?? Aku hanya ingin mencicipi rasa ASI mu~” Ujar Jude lagi sambil berjalan masuk, membuat Rosalie terlihat gusar.
“Tentu saja, sal-” Rosalie terbungkam saat dia menoleh melihat Jude yang berdiri tidak jauh dari tempat dia duduk saat ini. Rosalie yang terkejut, membulatkan matanya, tapi sedetik kemudian pipinya langsung memerah malu.
“A-A... Ke.. Kenapa tuan ada disini ??”
Jude melangkah mendekati Rosalie, lalu duduk di sebelah wanita itu sambil tersenyum dengan nakal, “Segila itukah aku ?? Rosalie sayang~” Bisik Jude dengan nada lirih dan nakal di telinga Rosalie, membuat telinga wanita itu memerah.
Tanpa menyadari seseorang mengintip aksi mereka, dia terkejut dan menutup mulutnya.
Ini gila.. Jadi wanita itu dan Tuan Jude.. batin sosok itu dengan nada tidak percaya, dia sempat menggelengkan kepalanya, merasa jika pemandangan itu seperti mimpi aneh baginya.
“Hey, apa ada masalah ??” Ujar Alendo yang secara tiba-tiba muncul dari belakangnya, membuat sosok itu terkejut bukan main.
“Eh.. Err.. Tidak tuan, saya tadinya mau membereskan kamar ini, tapi ternyata Tuan Jude ada di dalam.”
Alendo memberikan tatapan curiga, tapi kemudian dia membuka suara, “Untuk hari ini, kau tidak perlu membereskan kamar ini dulu, Nia. Karena Tuan Jude ingin menghabiskan hari ini bersama dengan Nyonya Rosalie.” Ujar Alendo membuat Nia membulatkan matanya.
Nyonya Rosalie ?! Itu artinya dia memang memiliki hubungan spesial dengan Tuan Jude ?! Ini akan menjadi informasi yang mengejutkan untuk Tuan Ernes. Batin Nia di dalam hatinya, antara senang mendapatkan informasi baru, tapi juga terkejut dengan informasi itu.
“Baik tuan.”
Lalu Nia membalikkan badan dan melangkah menjauh, membuat Alendo tersenyum miring dengan perilaku dari Nia. Karena nyatanya, dia sudah tahu siapa wanita itu, dan tentunya dia sengaja menjebak wanita itu lebih dalam lagi.
“Ikan sudah tertarik dengan umpan~” Ujar Alendo menyeringai licik, menyukai ekspresi Nia yang sempat dia baca. Lalu Alendo membalikkan badannya dan mulai melangkahkan kakinya ke arah yang berlawanan.
🩷🩵🩷🩵🩷🩵🩷🩵🩷
Hehehehe Harusnya updatenya sore, malah jadi malam 🥲🥲 maaf ya, Author keasyikan membaca novel orang lain, sampai lupa update 🙏🙏
Sekian dari Author, terima kasih 😁😁
tapi kasian juga harret hidup tanpa ayah, jdi gimana nih thor, 😔
anak jude tumbuh sehat karena dipenuhi semua kebutuhan ny lagian rosaline juga bahagia tinggal dsana