NovelToon NovelToon
Jangan, Dia Datang!

Jangan, Dia Datang!

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Thriller / Misteri
Popularitas:14.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rain (angg_rainy)

Naja Belial muncul saat keadilan gagal. Dia tidak datang untuk menyelamatkan, tapi untuk memastikan dosamu dibayar lunas.

Saat hukum bisa dibeli.
Saat kebenaran dimanipulasi.
Saat manusia saling menghancurkan demi kepentingan sendiri…

Entitas urban legend itu akan datang.

Ada yang menganggapnya penyelamat.
Ada pula yang menyebutnya kutukan.

Lalu, apakah keadilan yang dipaksakan benar-benar lebih baik daripada kehancuran yang dibiarkan?

Story by Instagram & Tiktok @penulis_rain

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rain (angg_rainy), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10 : Karma Influencer

Merasa citra baiknya ternodai oleh pengemis, Keisha pun segera membuat video klarifikasi agar mendapat simpati publik. Dia kembali menemui pengemis itu dengan membuat konten sekali lagi. Saat Keisha hendak mendekat, tiba-tiba pengemis itu memundurkan diri seolah berusaha menjaga jarak.

"Pergi kamu dari sini! Kamu pasti cuma mau manfaatin aku aja kan?" tuduh pengemis itu dengan kasar.

Keisha tersenyum kecut. Dia menghela napas lalu berjongkok mendekati pengemis itu. Gadis itu mengulurkan tangan memberikan sejumlah uang padanya.

"Pak, ambil ini sebagai permintaan maaf saya. Namun, bapak harus ikut saya membuat konten klarifikasi," pinta Keisha sambil memberikan uang itu pada pengemis.

Pengemis itu mengerutkan kening. "Klarifikasi apaan? Saya tidak mengerti maksud kamu."

"Intinya bapak tinggal bilang kemarin bapak tidak suka dengan apa yang saya beri, jadi saya ga sengaja membuang sedekah saya," jelas Keisha memberi alibi untuk menutupi kejahatan dia kemarin dengan permintaan maaf palsu.

Pengemis itu sontak menggelengkan kepala dan menatap tajam Keisha. "Tidak, aku tidak mau melakukan itu! Itu sama saja berbohong!" tegasnya dengan suara keras.

Keisha melihat itu, dia pun tertawa. Sesaat kemudian, diam-diam dia menyalakan rekaman untuk live di sosial medianya. Gadis itu berpura-pura menahan tangis sambil tersenyum tipis.

"Teman-teman, untuk video viral kemarin sebenarnya hanya salah paham saja. Saya ke sini bertemu bapak ini untuk minta maaf atas sikap saya yang tidak nyaman..," jelas Keisha dengan suara serak. Tatapan matanya yang terkesan polos membuat netizen seperti iba dan melontarkan komentar positif bahkan gift.

Melihat respon baik itu, Keisha diam-diam tersenyum licik. Dia berbalik dan mendekat pada pengemis itu. "Pak, mau kan anda menerima permintaan maaf dari saya? Oya, ini saya ada sedikit sedekah untuk bapak," ujarnya sambil mengulurkan bekal tadi siang yang dia bawa.

Pengemis itu diam, dia tidak begitu memedulikan Keisha dengan dunia medianya. Pria itu sibuk mengamati makanan yang diberikan oleh Keisha. Saat kotak itu dibuka, ternyata banyak sekali jamur dan juga hewan kotor lainnya. Sontak pengemis itu melemparkan bekal makanannya.

"Tuh lihat guys, bukannya aku tidak tulus bersedekah tapi emang pengemisnya saja yang tidak bisa menghargai," tuduh Keisha sambil melirik pengemis itu dengan sinis. Tanpa dia sadari, senyuman jahat kembali terukir di wajah. Namun, dia segera masang wajah polos saat menghadap kamera.

Di komentar, netizen yang tadi empati pada pengemis karena sikap Keisha kemarin tiba tiba berubah menjadi sinis bahkan ikut menghujat pengemis itu. Mereka terus mengomentari bahwa pengemis itu orang yang tidak tahu rasa syukur. Melihat itu, Keisha merasa senang kembali.

"Bahkan kamu saja memberi aku makanan sampah seperti ini, bagaimana bisa aku berterimakasih?" tegur pengemis itu tapi mulutnya segera ditutup oleh jari telunjuk Keisha.

"Bapak diam saja! Bapak tidak tahu apa-apa soal rasa syukur," sindir Keisha lalu tertawa terbahak-bahak. Dia berani terang-terangan mengejek pengemis itu lagi karena sudah mematikan acara live nya.

Diam-diam di balik semak yang ada di taman, Naja melihat itu menjadi makin kesal. Dia mengepalkan tangan, tatapan matanya yang tadi teduh menjadi makin tajam. Wajah cantiknya perlahan retak sebelah dan bola matanya berubah merah. Sebagian kegelapan menyelimuti wajah dan sayapnya, memberi kesan bahwa badai akan datang.

"Kamu berani main-main dengan ku ya, Keisha! Aku akan memberimu hukuman lebih berat daripada ini!" tegas Naja.

***

Malam hari, di rumah Keisha, gadis itu sedang sibuk di kamar dengan membuat konten untuk acara live nya di salah satu aplikasi. Dia melihat skor kebaikannya di aplikasi verdict sekilas. Tidak ada hal aneh. Bahkan skor kebaikannya juga tinggi. Namun, saat dia hendak bersuara untuk menyapa followers nya, tiba-tiba saja lidahnya terasa kelu.

"Halo guys, makasih banyak ya kalian udah support aku lagi," ucap Keisha dengan terbata-bata karena rasa sakit yang ada di lidahnya. Dia mencoba tetap tersenyum untuk memberi kesan bahwa semuanya baik-baik saja.

Keisha pun mendapatkan komentar yang membuat dia terdiam sesaat. Komentar itu berisi pertanyaan, kenapa Keisha mengejek pengemis padahal berniat menolong? Melihat itu, jantung Keisha sedikit berdesir. Dia mengalihkan pandangan dari layar hp dan menghela napas panjang.

"Jadi video soal aku mengejek itu bukan karena aku sombong dan dia lebih rendah. Bukan itu ya, Teman. Aku hanya ingin pengemis itu semangat dalam bekerja dan tidak mudah bergantung pada orang lain," jelas Keisha. Kali ini suaranya terdengar lebih lancar karena lidahnya tidak kelu seperti tadi.

Keisha terus membuat video dan tanpa sadar dia juga memutar balikkan fakta. Kejadian yang seharusnya dia minta maaf karena kesalahannya, justru dia tutupi itu dengan berbalik menuduh orang lain termasuk pengemis tadi. Dia berpura-pura tersakiti dan mengeluarkan air mata buaya.

Di saat Keisha mencoba menuduh orang lain sekali lagi di depan kameranya, tiba-tiba saja lidahnya menjadi sangat kelu. Mulutnya terkunci rapat. Kedua bibirnya juga ikut retak pelan-pelan.

"Apa yang terjadi padaku?" tanya Keisha sambil melihat sekeliling tapi dia tidak menemukan apapun.

Di ruang kamarnya, angin badai tiba-tiba datang. Gorden itu bertiup tak beraturan. Lampu kamarnya juga spontan mati. Kini ponselnya pun ikut mati. Keisha berdiri di tengah kegelapan, matanya tidak bisa melihat sekeliling membuatnya susah untuk berjalan.

"Siapapun tolong aku," pinta Keisha dengan suara terbata-bata karena mulutnya seperti dikunci oleh sesuatu tak kasat mata. Sebisa mungkin dia menjerit menyebut nama orangtuanya, tapi yang keluar dari mulut itu hanya teriakan tidak jelas.

Perlahan, sosok Naja muncul dengan wujud menyeramkan. Wajah cantik setengah buruk, kulit putih dan hitam berapi jadi satu. Sementara di punggungnya, kedua sayap putih dan gelap itu seakan dipenuhi oleh api yang menyala-nyala. Sosok itu berjalan secepat kilatan cahaya mendekat pada Keisha yang ketakutan.

"Apa kamu Naja? Sosok urban legend itu? Kenapa kamu kemari? Bukannya aku tidak berbuat kejahatan?" tanya Keisha polos. Bulu kuduk gadis itu merinding saat Naja terus saja melotot memandangnya.

“Waduh, lagi live streaming ya? Sebentar ya, aku atur angle kameranya dulu.” Naja merubah set tripod sedemikian rupa, walaupun yang penonton lihat hanya Keisha yang tampak ketakutan dan berbicara sendiri.

Namun bukan itu yang menjadi masalah saat ini. Akan tetapi, kondisi Keisha yang perlahan seperti lumpuh membuat dia susah bergerak. Sementara mulut gadis itu terus mengeluarkan darah tanpa sebab. Sontak, Keisha mengeluarkan air mata. Dia berusaha mengambil kotak P3K meski darah terus mengucur membasahi piyama yang dikenakan.

Penonton live streaming mulai panik. Beberapa ada yang melapor polisi dan bahkan mereport video agar siaran itu berhenti. Namun tetap saja, video tidak bisa di stop. Memamerkan kondisi Keisha yang tak berdaya.

"Itu akibatnya kalau suka berbohong demi popularitas," tegur Naja dengan suara keras.

Jantung Keisha berdebar-debar mendengar itu. Dia menatap Naja dengan lugu sambil mengatupkan kedua tangan.

"Maafkan aku, Naja. Aku janji tidak akan melakukan kesalahan yang sam—“

CRACK

Suara retakan kecil terdengar dari dalam mulut Keisha.

LIDAHNYA COPOT

Penonton live streaming pun panik dibuatnya. Beberapa ada yang mual bahkan pingsan melihat video itu. Keisha membelalak kaget lalu cepat-cepat memungut lidahnya. Tubuhnya gemetar. Lalu dengan cepat mencoba menutupi mulutnya dengan tangan.

Mulutnya terbuka, rahangnya tidak bisa bergerak, dia merasa makin kesakitan. Setiap kali hendak berbicara, darah hitam bercampur merah terus keluar dari sela bibirnya, membuat dia merasa amis. Bahkan lidah yang copot membuat Keisha tidak bisa berkata-kata lagi.

Melihat itu, Naja tersenyum sinis. "Itu akibat karena kamu suka menindas orang lain dan sombong. Ah… iya, include hobi berbohongmu selama ini!" ucapnya sambil tersenyum melihat Keisha yang sudah terkapar tak berdaya di lantai kamarnya yang masih dalam keadaan gelap.

“Dasar, fake influencer.”

Sosok Naja pun menghilang bersama angin. Dia sengaja membiarkan gadis itu sekarat di kamar, persis bagaimana Keisha memperlakukan pengemis tadi dengan semena-mena.

1
Novi Kurniawati
ku kira dengan ayahnya metong dia bakalan tobat taunya malah gity
Hua Wei
kok naja nyerangnya para kuli, memang sih mereka salah jugaa tapi kenapa bukan atasan mereka aja yang dibalas langsung naja?
Novi Kurniawati
kasian sangking traumanya sampai berpikir negatif duluan 🥺
Novi Kurniawati
pantes sanggup bayar gede kerjaannya gitu toh 🤣
Novi Kurniawati
haaaaa... itu lah tangan mu melepuh dan harus di amputasi 🤣🤣🤣 karena ambil hak milik orang lain ...

anjrot di bab sebelumnya cuma nebak ternyata beneran di khianati sama sahabatnya sendiri 🤣🤣
Novi Kurniawati
Hayolo 🤣🤣🤣

walikotanya takut anaknya mati, tapi tmnnya sendiri yang jadi penghianat 🤣🤣
Novi Kurniawati
si Hendra ini minta di sembelih keknya -_- muncungnya tinggal kerja tinggal kerja -_-...
suruh dia aja ga sih? biar naja langsung eksekusi dia 😭😭
Novi Kurniawati
anjer naja...🤣🤣
dah asik" dengan adega serem malah muncul mana lucu lagi bilang asikkk~~ waktunya panen~~ ...
di kira buah"an kali yak 🤣🤣
Novi Kurniawati
mau bilang mampus tapi takut di bilang kasar ☺️... ya udah deh...

mampus itu ambil hak orang lain mentang" banyak duit tanah anak yatim di ambil -_- is geramnya aku ☺️
Novi Kurniawati
nanti di datangin sama sosoknya terkecing" kau ya🤣🤣🤣
Novi Kurniawati
rada serem ya wak 😭😭
Novi Kurniawati
kasian mereka masih kecil tapi harus melawan kerasnya dunia..

baru juga berpikir jika tidak bisa dengan kekerasan maka dengan lembut eh taunya malah dengan lebih keras pulak 🤣🤣🤣
Kenzi
Oalah pekerja yang meninggal itu kaki tangan s Hendra

😱
Kenzi
nah gini dong naja penjahat aslinya udah mulai diserang, semangat naja
Kenzi
Hendra turun ke lapangan coba, biar lihat sendiri para mayat
Riza Marwa
hih, mohon mohon juga sekarang kan 👊
Riza Marwa
emang kadin geblek sih. minta di sentil ginjalnya 😡
Kenzi
kasihan kulinya💔
Riza Marwa
kenapa gak si hendra aja yang koid sih. gemes ama bos songong kek gitu😡
Kenzi
bagaimana itu kalimat terakhirnya, setelah atau kembali ke kata sebelumnya lagi😬

pokoknya harus dengan keke.rasan wkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!