NovelToon NovelToon
ALEA STORY

ALEA STORY

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Dokter
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Alea Winslow (22th), melanjutkan pendidikan S2-nya di salah satu kampus ternama di Belanda.

Hidupnya yang awalnya dia pikir akan bebas, malah hancur lebur karena harus berhadapan dengan Damon Alvaro. Dokter tampan 39 tahun, kadang hangat kadang dingin, yang tiba-tiba mulai terlibat dalam hidupnya.

Damon selalu menjadi saksi Alea melakukan hal-hal konyol. Bahkan mencuri di salah satu pertokoan di Belanda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Enak om? Mau lagi?

Jari-jari Alea makin lincah bergerak, memainkan dan memijat bagian paling sensitif itu dengan kecepatan yang membuat akal sehat Damon hampir hancur lebur. Kulitnya yang tipis terasa sangat sensitif di tangan mungil itu, membuat pria itu menggeram rendah, suaranya terdengar seperti binatang buas yang tertahan.

"Dasar... iblis kecil... kau tahu apa yang kau lakukan?" desis Damon antara napas yang memburu.

"Kalau kau begini aku terus aku ... Ahh..."

Belum sempat Damon melanjutkan kalimatnya, Alea sudah mendekatkan wajahnya. Dengan keberanian luar biasa, lidah kecilnya menjulur menjilat kepala benda panjang yang sudah basah dan membesar itu, lalu bibir mungilnya melumat dan mulai memasukkannya ke dalam mulut.

"SHIT!! ARGHH!!" Damon mengumpat keras, tangannya mencengkeram sandaran kursi hingga buku-buku jarinya memutih.

Rasa nikmat yang luar biasa meledak di seluruh tubuhnya. Sensasi dari lidah hangat dan bibir lembut Alea yang mulai melumat dalam-dalam itu membuat kepalanya terasa pening dan dunia seakan berputar.

"Glek... glek..." suara basah dan erotis itu terdengar jelas di ruangan yang sunyi.

Damon menatap ke bawah, melihat pemandangan paling indah dan paling berbahaya dalam hidupnya untuk pertama kalinya. Gadis mungil itu terlihat begitu polos namun bertindak sangat nakal dan liar. Cara dia melayani, cara dia menatapnya dengan mata berbinar sambil mengisi mulutnya dengan miliknya ... itu semua adalah kombinasi mematikan yang membuat Damon kehilangan kendali total.

"Ya Tuhan ... Alea... kau membuatku gila ..." gumam Damon serak, tangannya perlahan turun, menyentuh rambut lembut gadis itu. Awalnya ingin menghentikan, tapi justru berubah menjadi memegang kepala itu, membimbing gerakan mulut manja itu dengan gemetar hebat.

Rasa nikmat itu semakin memuncak. Perutnya terasa panas, dan ia tahu ia tidak akan bertahan lama lagi menghadapi serangan gadis iblis ini.

"Aku... aku akan keluar... Alea... lepaskan... cepat!!" peringat Damon dengan napas tersengal, tubuhnya menegang kaku siap meledak.

Tapi bukannya melepaskan, Alea justru menatapnya tajam, mengeratkan isapannya, dan menelan lebih dalam hingga batas tenggorokannya!

Dan itu adalah sentuhan terakhir.

"ARGHHHH!!! ALEA!!!"

Damon mengerang panjang dan keras, tubuhnya bergetar hebat saat ia melepaskan segalanya tepat di dalam mulut gadis itu. Pria itu menunduk lemas, napasnya memburu tak beraturan, jantungnya berdegup seakan ingin copot. Tubuhnya lemas seketika, keringat dingin membasahi seluruh punggungnya.

Di hadapannya, Alea melepaskan mulutnya pelan, wajahnya sedikit memerah, ia tersenyum manis ke arah Damon.

"Enak kan om? Mau lagi gak?"

Damon belum sempat bernapas lega atau memulihkan diri. Gadis nakal itu tidak berniat memberinya waktu istirahat, tangannya sudah kembali meraih kejantanan Damon. Benda yang baru saja lemas dan lelah itu, kembali digenggam erat oleh tangan kecil itu. Alea mulai mengocoknya lagi dengan cepat dan kasar.

"AKH!! SAKIT!! ALEA!!" Damon berteriak kaget dan kesakitan.

Tubuhnya masih sensitif sekali, saraf-sarafnya masih terasa perih dan ngilu setelah orgasme pertama tadi. Diulangi lagi saat kondisi masih mentah seperti ini rasanya luar biasa perih, campuran antara nikmat dan sakit yang menyiksa.

"AMPUN!! ALEA BERHENTI!! NGILU SEKALI!!" Damon memohon ampun, tangannya mencoba menahan pergelangan tangan gadis itu, tapi kekuatannya hilang entah ke mana. Tubuhnya gemetar hebat, kakinya menendang-nendang udara karena tidak tahan.

"Jangan. Masih keras lagi kan om? Masih bisa main lagi kan?" goda Alea dengan nada jahil, tangannya makin cepat mengocok dan memeras benda itu tanpa ampun.

"AKU TIDAK KUAT!! AMPUN BOCAH NAKAL!! ARGHHHH!!!"

Damon berteriak lagi, kali ini lebih panjang dan putus asa. Tubuhnya dipaksa meledak untuk kedua kalinya dalam waktu yang sangat singkat. Cairan putih memancur lagi, menyembur ke mana-mana, membasahi tangan dan perut Damon sendiri.

Pria itu terkulai lemas di kursi, tubuhnya bergetar hebat, napasnya tersengal-sengal seperti habis lari maraton. Matanya berkunang-kunang, kepalanya kosong melompong. Ia benar-benar habis dimakan oleh si iblis kecil itu.

"ARGHHHH!!!"

Mata Damon terbuka lebar seketika. Napasnya memburu kencang, jantungnya berdegup seakan mau meledak, keringat dingin membasahi seluruh tubuhnya.

Ia terengah-engah, menatap kosong ke depan. Ruangan itu masih remang-remang dan sunyi. Ternyata, semua itu ...

"Cuma mimpi?" gumamnya pelan, suaranya serak dan berat. Ia menghela napas panjang, mencoba menenangkan dirinya yang masih gemetar.

"Sialan ... mimpi apa itu..."

Ia baru saja merasa lega karena sadar itu semua tidak nyata, ketika tiba-tiba...

Klik... Klik...

Suara kamera ponsel terdengar jelas di telinganya.

Damon menoleh kaget ke samping.

Dan di sana, tepat di tepi ranjang, Alea sudah duduk bersandar pada kepala ranjang. Gadis itu sudah bangun sepenuhnya! Wajahnya penuh ekspresi geli, matanya menyipit menahan tawa, dan tangannya sedang memegang ponsel yang diarahkan tepat ke wajah Damon. Merekam ekspresi laki-laki itu saat ia terbangun dan melihat laki-laki itu tertidur dengan wajah anehnya.

"Ciee... Om Damon mimpi anehhh..." ledek Alea panjang lebar, suaranya terdengar sangat ceria dan jahil.

"Pasti mimpiin cewek cakep kaaan... cieee... cieee..."

Damon terpaku. Wajahnya yang tadinya pucat kini berubah menjadi merah padam seketika.

"K-Kau... kau sudah bangun sejak kapan?!" tanya Damon panik, tangannya refleks menutupi mulutnya dan mencoba merapikan penampilannya yang berantakan karena keringat dan napas yang masih memburu.

"Dari tadi dong!" jawab Alea tak tahu malu, masih terus merekam dengan wajah paling menggoda.

"Tadi ngomongnya aneh-aneh lho... Jangan... akh... sakit... ampun...' ihihihih! Om ngapain sih di mimpi? Kok sampai minta ampun gitu?"

Damon rasanya ingin menenggelamkan kepalanya ke tanah saat itu juga.

Sial! Jadi semua erangannya, semua rengekan minta ampunnya, didengar oleh gadis ini?!

"Ti-Tidak ada apa-apa!" sanggah Damon cepat, berusaha memasang wajah galak meskipun suaranya masih terdengar lemas dan wajahnya memerah.

"Itu... itu mimpi buruk! Aku bermimpi digigit ular besar! Itu saja!"

"Yeehh ... bohong banget!" Alea memonyongkan bibirnya, tidak percaya sama sekali. "Kalau mimpi digigit ular kok bilang-bilang jangan... Ahh... Ampuun... Sakiit..." Alea mengulang erangan Damon tadi dengan nada yang mirip tapi penuh ledekan nakal.

"Om mau lihat mimpi om kayak gimana tadi nggak? Nih aku rekam di hape aku." Alea mengangkat ponselnya tinggi-tinggi.

Wajah Damon memerah luar biasa. Ia menutup matanya dalam-dalam lalu berdiri, menatap Alea tajam.

"Hapus,"

"Nggak. Aku mau simpen buat jadi bahan ledekan."

"Alea, hapus. Satu ..." Damon mulai menghitung dan mengambil ancang-ancang. Melihat itu, Alea berdiri dari kasur, siap-siap kabur. Begitu Damon maju, Alea langsung melompat dari kasur berlari mengitari kamar besar itu.

"Monster Damon marah, kaburr..."

Serunya sambil terus berlari.

1
stephani
aku sebenarnya heran dengan cerita novel ini bagus sih Thor tp makin kesini kok lebih banyak menceritakan tentang elora tp judulnya Alea story. kalau Alea story itu bukannya cerita nya lebih banyak ke Alea ya? dan aku herannya si Alea ini kok ceritanya ga berhubungan dengan keluarga nya yg di Indonesia adek nya kecelakaan dan hilang dia malah kyk ga tahu gitu. Mereka kan cerita nya dari awal keluarga yg hangat dan kompak tp jd nya jatuhnya kyk Alea ceritanya ga tahu menahu dan ga mau tahu soal keluarganya yg di Indonesia. maaf ya author aku bukan bermaksud menggurui tp agak aneh aja Ama jalur cerita novel ini
Masfufah Fufah: sama kak aku juga GK sinkron dengan judul nya
total 1 replies
Miss Typo
Anthony beda dgn yg lain kalau soal bercinta dgn sang istri, yg lain msh ada lembutnya, Anthony ganas bgt 😁
Riska Baelah
gimna elora d bolak balik d kasur, kapok gak bilng anthony srigala sakit🤣😄🤣😄🤭
Miss Typo
singa kelaparan 🤣
Miss Typo
Elora, "mas jangan berhenti" 🤣
pagi dah kepanasan yg baca
Ita rahmawati
habislah kau elora 🤣
Tuti Tyastuti
𝘩𝘢𝘳𝘦𝘶𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘨𝘪"🤣🤣🤣
Tuti Tyastuti
𝘸𝘢𝘥𝘶𝘩 𝘦𝘭 𝘩𝘢𝘣𝘪𝘴 𝘬𝘢𝘮𝘶😂😂
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘨𝘢𝘨𝘢𝘭 𝘥𝘦𝘩🤣🤣🤣
Cristella Tella
lnjut kak
Mira
lanjut kak
Mira
siap-siap EL🤭
Ny Rudi Harianto
🤣🤣🤣🤣
serigala siap memangsa
ardiana dili
lanjut
🍀🌸WINA🌸🌿
Rasakan ganas dan brutalnya suami elora, jangan salahkan suamimu kamu dibuat gak bisa jalan🤭
elora dalam keadaan mabuk sangat berani sekali ngatain suaminya, kamu belum hamil belum rezekinya elora sabar aja...

nani saatnya dikasih rezeki nanti kamu juga hamil menyusul elora...
🍀🌸WINA🌸🌿
Tenang aja om damon jalaninnya sangat kuat, lain jaga baik-baik istrimu jangan boleh lagi minum yg beralkohol...

om damon akan menjaga alea ketat gak boleh lagi sembarangan minum alkohol...
🍀🌸WINA🌸🌿
Gagal total mau kasih hukuman elora malah molor🤭masih ada waktu besok lagi mau kasih hukuman istrimu😀

lihat aja besok hukumannya siap-siap singa jantan kelaparan memangsamu, dibuat sampai gak bisa jalan elora....
rahmah
baru bangun tidur langsung kena hukum kamu elora tapi rasanya enak kok sampai ampun² deh kamu nanti..😀
Rita
😁😁😁😁😁sdh nunggu smlm sdh tdk bs ditahan lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!