NovelToon NovelToon
MY ELITE LOVER

MY ELITE LOVER

Status: sedang berlangsung
Genre:Raja Tentara/Dewa Perang / Menikahi tentara / Dokter / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama
Popularitas:33.5k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Di balik tatapan dingin seorang Komandan Elite, tersimpan rasa rindu yang terpendam bertahun-tahun.

Saga Pratama Dirgantara menyimpan cinta rahasia untuk sang primadona sekolah, Renata Admajha, adik kelasnya saat SMA. Sosok Saga yang dingin, pendiam, dan tertutup membuatnya hanya berani mengagumi gadis itu dari jauh tanpa berani mengutarakan isi hati.

Hingga saat keberaniannya mulai muncul untuk menyatakan cinta, kabar mengejutkan justru datang menyambar. Sang pujaan hati ternyata telah dipinang oleh saingannya sendiri.

Mendengar hal itu, Sang Komandan patah hati sebelum sempat memiliki. Namun, sebagai lelaki terhormat, tak ada yang bisa ia lakukan selain mundur dengan teratur, mengubur perasaannya dalam-dalam, walau harus menelan pil pahit sendirian.

Namun, takdir cinta sang komandan punya rencana lain yang tak terduga.

Mampukah Saga menemukan Cintanya?
Mau tahu kisah selengkapnya yuk! langsung baca aja ya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 My elite lover

Matahari pagi bersinar cerah, namun tidak dengan suasana hati Renata. Gadis itu duduk bersandar di balkon kamarnya, menatap hamparan taman yang penuh bunga warna-warni yang sedang bermekaran di bawah sana dengan wajah manyun. Udara pagi yang dingin seolah tak mampu meredakan rasa kesal yang menggunung di dadanya.

"Bosen banget sih hidup gini!" gerutunya sambil menghentakkan kakinya pelan ke lantai. "Padahal biasanya jam segini aku udah sibuk di rumah sakit, sibuk ngurus pasien, bergelut sama alat medis. Jauh lebih seru dan menantang dibanding cuma duduk diam ngenes kayak janda ditinggal mati suaminya!"

Rena mendengus kasar, tangannya melipat di dada dengan kesal.

"Semua ini gara-gara dua makhluk astral itu! Rendy sama Sasa! Dua pengkhianat bermuka dua! Hidup aku yang udah teratur malah jadi berantakan, waktu berharga aku jadi sia-sia cuma gara-gara ulah mereka yang gak tahu diri!" omelnya panjang lebar, meluapkan semua kekesalan yang tertahan.

Tiba-tiba ia teringat sesuatu, membuat alisnya berkerut dalam.

"Hah ... aku hampir lupa! Nanti acaranya mereka berdua, aku harus bawa siapa ya ke sana? Kalau datang sendirian, pasti aku jadi bahan gunjingan dan di ketawain habis-habisan. Dan si Sasa jadi makin besar kepada!"

Rena beranjak masuk ke kamar dan menjatuhkan tubuhnya ke atas sofa empuk. Ia memijat pelipisnya yang terasa berat, berpikir keras siapa yang bisa diajak kerja sama untuk menjadi pasangan pendampingnya nanti.

"LENA!" mata Rena tiba-tiba berbinar terang. "Yah, kan ada dia! Sahabat sejati emang paling bisa diandalkan! Di saat-saat darurat seperti ini, cuma dia yang paham!" serunya semangat.

Dengan semangat baru, Rena buru-buru mengambil ponselnya dan menekan nomor sahabatnya. Tidak butuh waktu lama, sambungan tersambung.

"Len! Sibuk gak?!" seru Rena langsung tanpa basa-basi begitu telepon diangkat.

"Astagfirullah ... Assalamualaikum dulu Neng, baru nyerocos!" sahut Lena dari seberang dengan nada kesal tapi terdengar sangat akrab.

"Hehe ... iya deh maaf. Assalamualaikum!" Rena terkekeh kecil.

"Waalaikumsalam. Kebiasaan gak pernah berubah. BTW Kenapa nih? Tumben banget minta bantuan. Biasanya sok jadi wanita independen, segala hal bisa diurus sendiri," sahut Lena dengan nada bercanda yang menyindir.

"Bukan gitu Len! Ceritanya panjang banget, kalau di telepon gak bakal cukup kuota dan waktunya. Gimana kalau kita ketemuan di cafe biasa aja yuk! Nanti aku cerita detail semuanya dari A sampai Z!" ajak Rena antusias.

"Kayaknya serius banget ya masalah mu? Oke deh! Sampai jumpa di sana kalau gitu."

Tanpa menunggu jawaban persetujuan, Rena langsung mematikan sambungan telepon secara sepihak. Ia tak peduli dengan umpatan kesal Lena dari seberang sana.

Gadis itu segera bergegas ke kamar mandi. Ia ingin tampil santai tapi tetap stylish dan cool. Tak butuh waktu lama, Rena sudah tampil dengan penampilannya yang khas: celana cargo hitam longgar yang nyaman, dipadu crop top putih yang menonjolkan lekuk tubuhnya, dilapisi kemeja yang dibiarkan terbuka, dan tak lupa topi baseball. Rambut panjangnya dibiarkan terurai bebas, menambah kesan santai.

"Ready!" seru Rena sambil menyambar tas kecilnya yang tergantung di lemari kaca.

_______&&_______

Beberapa saat kemudian

Suasana di dalam cafe cukup tenang, karena masih pagi para pengunjung belum terlalu ramai. Rena sudah duduk menunggu di meja sudut yang biasa mereka tempati. Matanya sibuk memperhatikan sekeliling sambil sesekali menyeruput es teh manisnya.

Tiba-tiba, sebuah bayangan tegap berdiri tepat di hadapannya.

"Maaf ya lama, tadi ada urusan dikit ..." seru sebuah suara berat dan dalam yang sangat dikenali.

Rena mendongak senyum di wajahnya langsung membeku seketika saat melihat siapa yang datang.

Bukan Lena.

Tapi ...

"Kak ... Saga?! Kok Kakak bisa ada di sini?"

Rena membelalakkan mata, hampir tersedak minumannya sendiri. Pria itu berdiri tegak di sana, mengenakan kaos polo berwarna gelap dan celana chino, terlihat sangat rapi namun tetap santai. Tatapan matanya tajam namun terselip senyum tipis yang membuat jantung Rena berdegup kencang bak genderang mau perang.

"Kamu nungguin Lena?" tanya Saga pelan, lalu tanpa diminta ia menarik kursi dan duduk tepat di hadapan Rena dengan santai namun berwibawa.

Kok Kak Saga bisa tahu aku lagi nungguin Lena? Jangan-jangan dia selain terkenal dingin dan tak tersentuh, dia juga cenayang?! batin Rena was-was, matanya berkedip-kedip tak percaya.

"Iya ... Kok Kakak tahu?" tanya Rena curiga.

"Lena tadi nelpon aku. Dia minta tolong aku untuk menemui kamu di sini, gantian dia. Katanya dia mendadak ada urusan keluarga yang gak bisa ditinggal," jelas Saga tenang.

Rena terdiam kaku, mulutnya terbuka sedikit tapi tak bisa mengeluarkan suara.

"LENA?! JAHAT BANGET SIH KAMU! BERANI-BERANINYA NIPU AKu!" batin Rena menggerutu kesal, namun pipinya perlahan-lahan memerah padam karena malu campur salah tingkah.

Saga menyandarkan punggungnya, menatap Rena lekat-lekat dengan tatapan menyelidik. "Apa yang sedang kamu pikirkan? Apa kamu masih memikirkan soal pernikahanmu yang batal? Apa kamu menyesal sudah membatalkannya?" tanya Saga penuh makna.

"Ya enggak lah!" sahut Rena cepat dengan nada ketus, seolah tersinggung dengan pertanyaan itu. "Ngapain nyesel coba melepaskan pengkhianat! Nyesel itu malah kalau aku tetap mempertahankan hubungan yang udah busuk kayak gitu!"

Saga tersenyum tipis mendengar ketegasan itu. "Terus kenapa wajah kamu terlihat tertekan dan pusing begitu?" pancing Saga. Ia ingin tahu apa yang sebenarnya sedang mengganjal di hati gadis itu.

Rena menghela napas panjang, memainkan jarinya di atas meja. Apa aku ajak Kak Saga aja ya? Tapi ... apa dia mau? Kalau dia nolak, mau ditaruh di mana muka aku nanti? batinnya bertarung hebat antara gengsi dan kebutuhan.

"Kok diam aja? Kamu lagi ada masalah? Cerita aja siapa tahu aku bisa bantu," tawar Saga dengan suara lembut dan penuh perhatian, berhasil mencairkan suasana.

Rena langsung mendongak, memberanikan diri menatap wajah tampan pria di hadapannya. "Kak Saga, benaran mau bantu Rena?"

"Hm!" jawab Saga singkat, padat, dan jelas.

Dengan mengumpulkan seluruh keberanian yang ada, Rena menarik napas dalam-dalam.

"Kalau gitu ... Kakak mau enggak minggu ini temani aku ke acara pernikahan Sasa dan Rendy?" tanya Rena hati-hati, matanya menatap lekat-lekat menanti jawaban, jantungnya hampir copot menunggu detik-detik penentuan.

Bersambung ...

1
Munas Tuti
siaps Rizky, Bram, Sasa....nikmati permainan kalian woooi 😄
Rahma Inayah
lanjut Thor mkn seru
Ariany Sudjana
bagus Kevin, bunuh saja si pelacur murahan Sasa itu, juga Bram dan Rizky
azela
seru banget ceritanya kak!
NURHIDA MUJUR
mantap
azela
ceritanya tidak bertele-tele dan mudah di ikuti
azela
untuk apa memberikan kesempatan pada pengkhianat sekali pengkhianat tetep pengkhianatan
azela
karya yang luar biasa
azela
ceritanya dari awal sudah menarik kak! aku mulai baca sepertinya akan jauh lebih seru deh/Applaud//Applaud/
Elsa
mertua idaman ini mah/Kiss//Kiss//Kiss/
Rahma Inayah
siap di eksekusi
Munas Tuti
ketahuan kan niat jelek Rizky, Bram jg Sasa...haiii Tuhan tdk pernah tidur, niat gak baik pasti berbalik....hukum tabur tuai ada
Ariany Sudjana
hahaha Sasa kamu itu hanya pelacur murahan 🤣🤣😂😂 dan kamu ingin Rena hancur? kamu sedang.menggali kuburan kamu sendiri. juga Bram dan Rizky, bukannya intropeksi, kalian semua siap-siap menghadapi kematian kalian
Rahma Inayah
seblm kalian menghancurkan Rena dan Saga .kalian lbh dl yg hancur lebur JD tanh .eh.sasa km GK kapok2 ya inget nnt klu perbuatan mu BLK ke kamu saga diam BKN TDK tau tp klu sekali LG km menyentuh Rena km akan melahirkan di penjara tnp ada yg peduli pada lu termasuk ortu mu apalgi Rendy dia pasti GK mau bebaskan km dr jeruji besi pikir kn baik2 apa yg akan terjadi nnt
Munas Tuti
beuuuh makin seru ini mah...
sri hastuti
tlng thor jangan smp berhasil rencana sasa, dasar wanita gak tau diri, sdh merebut ,kok gak sadar msh punya rencana jahat
😡😡😡😡😡😡
Ariany Sudjana
ya pantas saja kamu kalah sama Rena, Rena itu dokter, perempuan baik-baik dan mandir, sedangkan kamu kan hanya pelacur murahan 😂😂🤣🤣 kamu selalu menyalahkan Rena untuk semua masalah kamu, sudah lebih baik kamu diam di lokalisasi atau paling bagus kamu mati saja
Munas Tuti
huuuh Sasa...punya hati kok jahat banget, udah mah ngrebut Rendy sekrg mau bikin riweuh Rena n Saga 💪
Rahma Inayah
gak ada kapok2 nya klu saga mau pas km nyuruh org nyulik Rena SDH di penjara dan di permalukan Kel km mkn lngsung di buat jatuh miskin Kel km tp saga diam biar km BS berubh klu sekali LG km macam2 sam Rena km akan tau akibat nya dan GK BS di ampuni lgi
Munas Tuti
seneng klo punya mertua seperti keluarga bu Marisa...👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!