NovelToon NovelToon
Cinta Satu Malam

Cinta Satu Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: annis13

Akibat dari cinta satu malam membuat Nara harus merelakan masa mudanya, setelah dikeluarkan dari kampus, ternyata Nara juga di usir dari rumah oleh keluarganya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon annis13, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 9

saat ini Nara merasa sangat banyak pekerjaan membagi waktunya untuk putranya saja masih keteter, sudah seminggu ini Nara selalu menitipkan Rigel kepada Rini, dikarenakan marah harus lembur untuk segera menyelesaikan proyek yang ia pegang sebagai Orang yang bertanggung jawab marah harus fokus agar proyek tersebut berjalan dengan lancar,

Rini sudah memberikan saran agar Nara menyewa jasa pengasuh untuk putranya akan tetapi Nara tidak mempercayai orang lain mengasuh putranya maka dari itu Nara lebih memilihkan menitipkan putranya ke TK sampai sore anggap aja putranya sedang ngeles itulah pikiran Nara,

" kamu nanti libur lagi ya Ra, udah mau seminggu lho" tanya Rini

Nara yang sedang serius menghadap layar komputer ia menghentikan sejenak dan menoleh ke arah Rini,

" Ya gimana lagi Rin, Pak Bos baru menginginkan semua ini harus selesai di minggu depan"

" tapi sepertinya untuk hari ini aku nggak bisa jemput Arga, Aku ada janji dengan seseorang Kamu kan tahu berapa hari ini aku di rumah terus"

marah menarik nafas beratnya memang tak seharusnya marah merepotkan Rini Rini juga mempunyai kesibukan lain Mungkin emang ada benarnya yang untuk berapa bulan kedepan Nara mencari pengasuh untuk putranya,

" Baiklah Mungkin aku akan mempertimbangkan untuk mencari pengasuh Makasih ya Rin Maafkan aku yang selalu merepotkanmu"

" ya Nara sama-sama tidak apa untuk kali ini saja Kalau aku tidak ada kesibukan di luar mungkin masih tetap bisa menjemput Rigel "

setelah kepergian Rini si direktur baru masuk ke dalam meja kerja Nara, beberapa kali terlihat marah merenggangkan tangannya bisa dipastikan jika marah sedikit pegal di badannya,

" udah tahu lembur di kantor banyak kerjaan Jangan bilang di rumah kamu juga nggak istirahat" suara Dirga mengejutkan arah

" Aduh Pak saya juga beristirahat ini juga karena bapak sendiri memberikan pekerjaan yang setumpuk gunung ,bapak ke sini mau apa tugas Apa lagi yang mau Bapak berikan,,?

jika sedikit tertawanya renyah mendengar ucapan Nara membuat sebagian karyawan yang berada di sekitarnya menatap Bos barunya dengan heran sadar akan banyak pasang mata yang tengah mengawasinya Regan memasang wajah datar kembali kembali ke setelan awal,

" berani sekali kalian menetap seperti itu ke saya mau kalian saya potong gajinya" telunjuk tangan Regan menunjuk kepada karyawan yang melihatnya,

Lara hanya menggeleng kepala saat melihat kepergian Bos barunya yang sudah meninggalkan meja begitu saja Lalu ia melanjutkan pekerjaannya kembali,

saat ini pikiran Nara mengenang insiden 6 tahun yang lalu, Jika saja dulu Nara tidak ikut mengikuti perpisahan sekolah di salah satu klub malam mungkin Nara tidak akan hamil diluar nikah, yang lebih menyakitkan lagi Nara tidak tahu siapa laki-laki itu yang telah menodainya,

ya ingat percakapannya semalam dengan Regan yang dikatakan rekan memang benar apalagi saat ia ingat-ingat wajah putranya ada sekilas mirip dengan Regan,

Lamunan Laras langsung hilang seketika saat seorang office boy mengantarkan kopi Cappucino kesukaannya,Nara mengernyit sebentar ia tidak merasa memesan kopi tersebut,

" Bang ini kopi buat saya" tanya heran Nara ke Bang office boy,

" Iya Mbak tadi Pak direktur yang menyuruh saya untuk mengantarkan kopi ini untuk Mbak Nara"

" Kok dia tahu minuman kesukaanku, Ya Sudahlah Saya minum saja sayang sekali Kan kalau diminum" gumamnya

setelah menyelesaikan tugas yang mengantar kopi song office boy langsung pergi meninggalkan ruangan Nara,

waktu menjelang sore Nara mendatangi ruangan direktur barunya untuk meminta izin menjemput putranya,

" Pak saya mau minta izin jemput Putra saya dulu boleh ini sudah sore Pak Dia pasti sudah menunggu saya"

" Memangnya suami kamu ke mana saya lihat dari kemarin kamu terus yang mengurus putramu, "

mendengar perkataan Regan, Nara diam tidak menjawab "

" baik kamu boleh pulang tapi kamu tidak boleh meninggalkan tanggung jawabmu bawalah pekerjaanmu dan kerjakan di rumah"

" baik Pak, Terima kasih telah mengizinkan saya pulang terlebih dahulu "

" tidak ada pilihan kasihan nanti anakmu Lagian punya laki kok nggak tanggung jawab"

Nara tidak menanggapi ucapan bosnya ia langsung pergi ke ruangannya dan membereskan sisa-sisa pekerjaannya setelah itu ia pergi menjemput putranya.

...****************...

Nara bersyukur bisa menjemput Rigel dengan tepat dan tidak terlalu sore,

" Bunda besok weekend ,kata Bu Salma kita bisa pelgi jalan jalan,, "

Nara yang menggendong tubuh malaikat kecilnya baru menyadari jika Besok adalah hari Sabtu dan itu adalah jadwal Rigel untuk jalan-jalan,

" hmm, boleh sayang, Emang Rigel mau kemana besok,,? tapi bubda bisanya siang an ya, paginya bunda ada kerjaan yang harus bjbda kerjain"

Rigel yang masih dalam gendongan bundanya

mekihat ke bundanya sambil menautkan alisnya " sejak kapan bunda hali sabtu kelja,,?

Nara menarik nafas beratnya lalu menatap ke putranya " besok Bunda harus masuk Sayang Bunda masih banyak pekerjaan Tapi Bunda janji siangnya bunda akan mengajak Putra Bunda pergi jalan-jalan gimana" bujuknya,

" hmmm Baiklah, Rigel mau"

setelah membujuk putranya Mereka pun sampai di rumahnya, ,

1
Nova Maidania
ceritanya bagus tpi tulisan salah - salah jdi membacanya agak susah
leljum: hehe ya maaf ka, Terima kasih sudah mampir, nanti saya revisi ulang ka, 😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!