NovelToon NovelToon
Takhta Yang Di Curi

Takhta Yang Di Curi

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat / Action
Popularitas:33.4k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

Dunia Doni runtuh saat istri tercintanya meninggal dunia sesaat setelah melahirkan putri mereka, Maudi. Di masa rentan itu, masuklah Seina, seorang wanita licik yang ambisius. Demi menguasai harta Doni, Seina melakukan aksi nekat,ia menukar Maudi dengan putri kandungnya sendiri, Eliza.
Sejak saat itu, nasib kedua bocah tersebut berubah 180 derajat. Eliza tumbuh sebagai gadis yang sangat dimanja dan bergelimang kemewahan. Sebaliknya, Maudi yang merupakan anak kandung Doni, justru dianggap sebagai pembawa sial oleh Seina. Selama tujuh tahun, Maudi kecil hidup dalam penderitaan, disiksa secara fisik dan mental oleh Seina tanpa sepengetahuan Doni.

Penderitaan Maudi berakhir ketika sebuah insiden membuatnya terbuang dan akhirnya tumbuh di lingkungan pesantren. Di sinilah mutiara yang terpendam itu mulai bersinar. Maudi ternyata adalah seorang anak yang sangat jenius.




Assalamualaikum...
yuk, ikuti kelanjutan kisahnya ....
semoga suka.... jangan lupa dukungannya ya🥰🥰🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Maudi berjalan menyusuri koridor Fakultas Teknologi Informasi dengan langkah yang sengaja dibuat canggung. Gamisnya yang basah kuyup akibat ulah Eliza mengundang tatapan miring dan bisik-bisik dari mahasiswa lain yang berlalu lalang. Namun, di balik cadar hitamnya, mata Maudi berkilat tajam, mengamati setiap sudut gedung dengan presisi seorang ahli keamanan siber.

Maudi memasuki ruang kelas , Ruangan itu penuh sesak dengan mahasiswa baru yang tampil stylish dan modern, sangat kontras dengan penampilan Maudi yang kuno dan lusuh. Ia memilih duduk di barisan paling belakang, di sudut yang paling gelap.

Tak lama kemudian, dosen pengajar masuk. Seorang pria paruh baya berkacamata tebal yang tampak killer. Tanpa basa-basi, ia langsung menuliskan sebuah soal logika coding dasar di papan tulis.

"Siapa yang bisa menyelesaikan soal ini di depan? Saya akan berikan nilai tambahan untuk tugas pertama," tantang sang dosen, menatap sekeliling kelas.

Hening. Soal itu sebenarnya mudah bagi mahasiswa yang sudah memiliki dasar, namun bagi mahasiswa baru, itu cukup membingungkan.

Di luar jendela kelas, Maudi melihat Eliza dan geng sosialitanya sedang mengintip. Eliza tersenyum licik, memberikan isyarat tangan pada salah satu mahasiswa di dalam kelas yang ternyata adalah suruhannya. Mahasiswa itu tiba-tiba berdiri dan menunjuk Maudi.

"Pak! Itu... mahasiswi yang pakai cadar di belakang. Katanya dia pintar, lulusan pesantren terkemuka. Pasti jago soal logika beginian," ucap mahasiswa itu lantang, memancing tawa seisi kelas.

Dosen itu menatap Maudi. "Ya, kamu. Silakan maju ke depan."

Maudi pura-pura gemetar. Ia berdiri dengan lambat, menjatuhkan buku tulis kusamnya, lalu berjalan ke depan dengan kepala menunduk dalam. Ia mengambil spidol dengan tangan yang terlihat penuh bekas luka buatan.

Maudi menatap papan tulis selama satu menit penuh, pura-pura bingung. Ia mulai menulis barisan kode, namun sengaja membuatnya salah total. Ia mencampurkan logika coding dengan istilah-istilah fiqih yang tidak nyambung.

“If (Hati_Ikhlas \=\= True) { Pahala++dosa}tulis Maudi di papan tulis.

Satu kelas meledak dalam tawa yang sangat keras. Beberapa mahasiswa bahkan sampai memukul meja.

"Hahaha! Apa-apaan itu? Ini kelas IT, bukan kelas Agama!"

"Pantas saja bau pesantren, otaknya nggak nyampe sini!"

"Bodoh banget sih! Kenapa bisa masuk kampus ini?!"

"pasti anak angkat sultan itu makannya bisa masuk kesini dengan mudah".

"cantik kagak, bodoh iya"...

Semua orang tertawa terbahak-bahak melihat Maudi yang bodoh dan polos.

Eliza yang mengintip di jendela tertawa terbahak-bahak sampai memegang perutnya yang terasa kram, merasa sangat puas melihat Maudi dipermalukan. Ia segera mengambil foto papan tulis itu dan mengunggahnya ke story Instagram dengan caption "Monster Bodoh Masuk TI. Ngakak Guling-Guling!"...

"Yuk gaes...kita ke kantin, saatnya merayakan kebodohan gadis bercadar itu" seru Eliza pada teman-temannya.

Doni, yang secara tidak sengaja melihat story Eliza saat sedang rapat, mengernyitkan kening. Ada rasa perih di hatinya melihat anaknya dipermalukan seperti itu, walau ia mengira Maudi adalah anak tiri.

Dosen itu menggelengkan kepala kecewa. "Cukup, Maudi. Silakan duduk kembali. Belajar lagi yang giat, jangan bawa-bawa istilah agama di kelas saya."

Maudi kembali ke bangkunya dengan kepala menunduk, pura-pura menangis sesenggukan. Namun, di balik cadarnya, jari-jarinya sedang sibuk menari di atas layar ponsel mininya yang tersembunyi di balik buku tulis.

"Tersenyumlah selagi bisa, Eliza," gumam Maudi lirih.

Sambil pura-pura mendengarkan penjelasan dosen, Maudi meretas sistem presensi digital kelas. Ia mengubah data kehadirannya menjadi Hadir dengan Catatan Khusus, Sengaja Menyembunyikan Kemampuan". Data ini hanya bisa dilihat oleh Dekan Fakultas dan Rektor, tidak oleh dosen pengajar.

Maudi juga mengirimkan sebuah virus trojan ke ponsel Eliza melalui link foto Instagram yang baru saja Eliza unggah. Virus itu tidak merusak ponsel, tapi akan merekam semua aktivitas Eliza, termasuk obrolan rahasia dengan Seina tentang rencana-rencana licik mereka.

___

Saat jam istirahat, Eliza memanggil Maudi ke kantin pusat melalui pesan singkat yang penuh perintah "Cepat ke kantin! Pesankan aku Matcha Latte dan bawakan tasku ke kelas sebelah!"

Maudi datang dengan patuh. Di depan teman-teman sosialitanya, Eliza sengaja ingin pamer kekuasaan.

"Eh, mumpung kamu di sini, kerjakan tugas ringkasan sejarah IT-ku ya. Kamu kan bodoh,jadi hanya tinggal menyalinnya saja, Aku mau pergi ke butik sama teman-teman," perintah Eliza sambil melemparkan buku catatan mahalnya ke arah Maudi. "Jangan sampai salah, awas kamu!"

"Baik, Eliza. Nanti Maudi kerjakan," jawab Maudi lirih.

"Panggil aku Nona Eliza! Di sini kamu cuma pembantu yang kebetulan ikut kuliah!" bentak Eliza sambil asyik memamerkan ponsel seri terbaru seharga 30 juta rupiah yang baru dibelikan Doni sebelum Maudi kembali.

Maudi duduk di pojok kantin, pura-pura menulis. Namun, di bawah meja, ia membuka laptop mungilnya. Ia sudah masuk ke dalam sistem operasi ponsel Eliza melalui jaringan Wi-Fi kantin yang sangat mudah ia retas.

"Ponsel baru ya, Eliza? Mari kita lihat seberapa awet benda itu," gumam Maudi.

Maudi mulai mengirimkan perintah script sederhana. Tiba-tiba, ponsel di tangan Eliza mati.

"Lho? Kok mati sih?" Eliza menekan tombol power. Ponsel itu menyala, tapi hanya menampilkan logo apel yang berkedip-kedip, lalu mati lagi.

Eliza panik. "Eh, nyala lagi... eh mati lagi! Kok kayak lampu disko....,i ini seperti tadi pagi, tapi....tapi lebih aneh...?!"

"kenapa El....?" tanya teman Eliza yang penasaran melihat wajah Eliza kebingungan.

"Tidak tahu ini, Ponselku aneh" jawab Eliza tanpa menoleh, matanya masih fokus pada layar ponselnya.

Setiap kali Eliza ingin mengetik pesan, layar ponselnya berubah menjadi hitam putih, lalu tiba-tiba mengeluarkan suara keras, "Tut... tut... lowbat... tut... tut..." padahal baterainya masih 95%.

"Ihh! Ini kenapa sih?! Baru beli dua minggu!" teriak Eliza kesal. Ia menggoyang-goyangkan ponselnya, namun Maudi dari jauh terus menekan tombol restart otomatis setiap kali Eliza mencoba membuka Instagram....

"Ah....ini sudah benar....,yuk gaes ,kita selfie dulu" ajak Eliza yang selalu memamerkan kegiatannya di Instagram.

Tetapi saat Eliza ingin mengambil foto selfie, kamera ponselnya malah menampilkan wajah monster Maudi dengan hasil editan Maudi yang mengerikan.

"AAAARGH! HP SIALAN! VIRUSNYA PASTI DARI MAUDI!" teriak Eliza dan teman-temannya merasa terkejut sekaligus takut....Eliza frustrasi. Tanpa pikir panjang, saking emosinya karena dipermalukan di depan teman-temannya, Eliza membanting ponsel mahal itu ke lantai marmer kantin hingga hancur berkeping-keping.

Prakkk!

Semua orang di kantin terdiam. Maudi segera menghampiri dengan wajah pura-pura panik. "Ya Allah, Nona Eliza... kenapa HP-nya dibanting? Sayang sekali, itu kan mahal."

"DIAM KAMU! JANGAN DEKAT-DEKAT! INI PASTI GARA-GARA KAMU BAWA SIAL!" Eliza berteriak histeris lalu pergi meninggalkan kantin dengan wajah merah padam, sementara teman-temannya hanya bisa saling pandang dan mengikuti Eliza pergi.

1
Gustilia Elazzam
bagus....
🥰🥰m4r1n4.sg🙏🏻🙏🏻🙏🏻: terimakasih 🙏🏻
total 1 replies
Cica Aretha
memunggu saat wajah maudi terlihat thor..semamgattt💪
Lovita BM
udah aq lempar vote kak 🙂
🥰🥰m4r1n4.sg🙏🏻🙏🏻🙏🏻: terimakasih 🙏🥰
total 1 replies
suti markonah
kapan mak lampir ndeloh rupane maudi thorrr..ojo suwe² aku pengen mereka pingsan weruh ayune maudi
Aisyah Virendra
Masih nunggu sesi tatap wajah Maudi yg sesungguhnyaa nel 🤔
Cica Aretha
SAMAWA maudi dan rasya..🤭🤭 nambah lagi thor..💪💪😍
suti markonah
kapokmu kapan mu kowe gerandong, lampir, keno mental kan😂😂😂
Aisyah Virendra
Akhirnyaaaaa.... Alhamdulillah SAH 🤝🥰
SEtelah sesi pernikahan gaskuyyy kasih kumpul semuanyaa buat sesi tatap kenal wajah Maudi yg sesungguhnya, jangan taunya hanya meremehkan saja tanpa tau apa itu menghargai seseorang 😏
Detik² Rasya dan seluruh keluarga berkumpul duhhh gasabar banget 🤣
Aisyah Virendra: nel jangan ngantuk yaaa... udah kuksh kopi buat temen ngetik naskah 🤝🤣
total 1 replies
suti markonah
selamat ya rasya,maudi semoga samawa~ eliza untuk amer juga boleh thor..sepertinya amer jg ada mslh nih sm keluarga nya
Xin
Akhirnya Sah juga selamat MaSya👍
Cica Aretha
gmn tur reaksinya nnt 2 wanita paruh baya itu🤭🤣 semangatt thor💪
suti markonah
terima ksh thor untuk hari ini dan tetep semangat💪
Aisyah Virendra
bagusss deh bukan panggilan "Mas" yg dipakai oleh Maudi 🤣🤣🤣 aku aja geliii apalagi mereka yakann 🤣🤣🤣
Duhhh gasabar lah intip² MP Pasangan perfect 😍
Nyonya Rebecca, duhhh ga sabar deh saat kamu tau siapa Maudi yg sesungguhnya, apa kamu ga pingsan, apa kamu masih dg sifat angkuh dan sombong bgituu ?!! cih.. dasar wanita sosialita minim kecerdasan akhlaq ilmu dan maximal kesyombongan 😏😏
Susi C
kalau asetnya dibekukan gak bisa lg bergaya dong Rebeccanya😄
suti markonah
lanjut maning thorrr🙏🙏~
suti markonah
sebenare aku nunggu apa reaksi rebbeca klo tau wajah cantik maudi dan ternyata dia jenius lulusan S2 serta seorang agen rahasia S7
suti markonah
hati mu sungguh baik eliza, semoga suatu saat menemukan orang yg tulus mencintaimu
Xin
Sudah gak sabar nunggu Ijab qobul nya😍
Xin
Alhamdulillah, Eliza jadi gadis yang baik, semoga dapat jodoh yang baik ya Eliza,semngt kak Author 💪
Cica Aretha
ga kebayang nnt pas tau yg sebenarnya tuh nyonya rebecca yg terhormat..ga sabar ak thor🤭..semangattt thor💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!