NovelToon NovelToon
Jalan Keabadian Penguasa Sembilan Alam

Jalan Keabadian Penguasa Sembilan Alam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Dikhianati oleh tunangannya sendiri demi merampas akar spiritual bawaannya, Lin Tian—sang jenius nomor satu dari Kota Daun Gugur—jatuh menjadi "sampah" yang dilumpuhkan dan dihina oleh klannya sendiri. Selama tiga tahun, ia menelan segala penderitaan dan penindasan dalam diam, bertahan hidup hanya demi mencari kebenaran tentang orang tuanya yang hilang dan membalas dendam pada mereka yang merampas masa depannya.
​Namun, roda takdir berputar ketika darahnya tanpa sengaja membangkitkan jiwa Kaisar Alkemis Surgawi yang tertidur di dalam liontin peninggalan ibunya, Mutiara Kekacauan Primordial.
​Mendapatkan warisan kuno dan merombak fisiknya menjadi Tubuh Pedang Kekacauan, Lin Tian kembali menapak jalan kultivasi yang kejam. Di dunia di mana hukum rimba berlaku mutlak dan kekuatan adalah satu-satunya kebenaran, Lin Tian harus menggunakan akal, taktik, dan kekuatan barunya untuk membelah segala rintangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22: Kembalinya Sang Penguasa dan Era Baru Klan Lin

​Matahari baru saja terbenam sepenuhnya, menyisakan semburat merah darah di ufuk barat Kota Daun Gugur. Penduduk kota dan faksi-faksi kecil masih mengunci diri di dalam rumah. Ledakan energi dan gemuruh samar yang terdengar dari arah barat beberapa jam yang lalu telah menciptakan atmosfer ketakutan yang pekat.

​Di atas kompleks Klan Lin, Formasi Penyembelih Bintang Jatuh masih berdenyut pelan, memancarkan cahaya bintang abu-abu yang mengisolasi klan tersebut dari dunia luar.

​Tiba-tiba, seberkas cahaya abu-abu membelah langit malam, melesat menembus formasi pelindung tanpa hambatan sedikit pun, dan mendarat dengan tenang di tengah pelataran Aula Utama.

​Debu perlahan menipis, memperlihatkan siluet Lin Tian. Jubah abu-abunya bersih tanpa noda debu atau darah, seolah ia baru saja kembali dari sekadar berjalan-jalan sore, bukan dari memusnahkan sebuah sekte raksasa.

​Merasakan fluktuasi energi yang familier, pintu Aula Utama segera terbuka. Lin Zhen, didampingi oleh Tetua Pertama dan sisa petinggi klan, bergegas keluar. Wajah mereka dipenuhi ketegangan yang berangsur berubah menjadi kelegaan luar biasa saat melihat Lin Tian kembali tanpa luka.

​"Tian'er!" Lin Zhen melangkah maju, suaranya sedikit bergetar. "Kau kembali... Kapal perang giok itu menghilang dengan cepat, lalu kami merasakan getaran dari arah barat. Apa yang terjadi dengan bala bantuan Sekte Pedang Surgawi?"

​Lin Tian menatap ayahnya dan para tetua. Ekspresinya datar, tanpa ada jejak kebanggaan yang berlebihan. Ia berjalan menuju meja batu di tengah pelataran dan melemparkan sebuah benda kecil ke atasnya.

​Trak.

​Sebuah token giok berwarna emas tua dengan ukiran pedang menembus awan mendarat di meja. Token itu masih memancarkan sisa-sisa aura Jiwa Baru Lahir yang sangat menindas, membuat para tetua yang melihatnya kesulitan bernapas.

​"Itu... itu adalah Token Perintah Tetua Besar!" seru Tetua Pertama, matanya melotot seolah bola matanya akan melompat keluar. Ia pernah melihat token serupa dalam lukisan kuno catatan faksi. "Ini milik Tetua Besar Jian Yan dari Sekte Pedang Surgawi!"

​"Bala bantuan mereka tidak akan pernah datang," ucap Lin Tian dengan nada suara yang sangat logis dan tenang. "Sekte Pedang Surgawi sudah tidak ada. Pegunungan mereka telah rata dengan tanah, dan Urat Bumi mereka telah mengering. Mulai malam ini, ancaman dari barat telah dihapus secara permanen."

​Keheningan mutlak mencekik pelataran. Akal sehat para tetua menolak memproses informasi tersebut. Seorang pemuda di Tahap Pendirian Yayasan menghancurkan faksi yang dijaga oleh monster Jiwa Baru Lahir dalam waktu kurang dari setengah hari? Itu adalah hal yang sangat tidak masuk akal secara matematis.

​Namun, bukti fisik berupa token emas itu, ditambah aura Lin Tian yang kini berada di Pendirian Yayasan Tingkat 5, menampar logika mereka. Fakta ada di depan mata. Pemuda ini bukanlah sekadar jenius; ia adalah eksistensi yang berada di luar jangkauan pemahaman fana.

​"M-musnah... Sekte raksasa itu... musnah..." Tetua Pertama jatuh terduduk, kakinya tidak mampu menopang berat badannya. Di matanya kini hanya ada ketakutan dan rasa hormat yang fanatik terhadap Lin Tian.

​Lin Tian tidak mempedulikan reaksi berlebihan mereka. Ia membalikkan telapak tangannya. Cincin Naga Hitam berkedip, dan seketika, seratus ribu Batu Spiritual tingkat rendah serta lima ratus botol pil tingkat menengah muncul, menumpuk menyerupai sebuah bukit kecil yang memancarkan cahaya spiritual menyilaukan di tengah pelataran.

​Napas semua orang terhenti. Bahkan Lin Zhen terbelalak. Kekayaan ini sepuluh kali lipat lebih besar dari total pendapatan Klan Lin selama seratus tahun!

​"Ini adalah sebagian kecil dari perbendaharaan sekte mereka," Lin Tian menjelaskan dengan rasional. "Klan Lin telah melemah akibat konflik internal. Kekayaan ini akan menjadi fondasi baru. Namun, dengarkan baik-baik."

​Suara Lin Tian merendah, memancarkan otoritas yang membekukan jiwa. Seluruh tetua serempak menundukkan kepala mereka.

​"Mulai hari ini, aturan distribusi sumber daya klan diubah total. Tidak ada lagi jatah bulanan buta berdasarkan garis keturunan atau senioritas. Siapa pun yang menginginkan pil atau Batu Spiritual, harus menukarnya dengan poin kontribusi. Lakukan misi penjagaan, buru siluman di Hutan Kematian, atau temukan tanaman obat langka. Faksi yang malas akan dibiarkan membusuk, faksi yang kuat akan difasilitasi. Akumulasi kekuasaan harus didasarkan pada kompetensi mutlak."

​Ini adalah sistem meritokrasi yang kejam namun sangat logis. Lin Tian tidak ingin membangun klan parasit. Ia ingin pasukan yang rasional dan mandiri.

​"Sesuai perintah Tuan Muda! Kami akan merombak seluruh aturan aula hukum besok pagi!" jawab Tetua Pertama tanpa keraguan sedikit pun.

​Lin Tian mengangguk pelan. "Ayah, aku serahkan manajemen internal kepadamu. Dengan sumber daya ini dan Formasi Penyembelih Bintang, tidak ada satu pun keluarga di Kota Daun Gugur atau faksi perbatasan yang berani menentang Klan Lin."

​"Kau berbicara seolah kau akan pergi, Tian'er," Lin Zhen menyadari makna tersirat dari kalimat putranya.

​"Benar," Lin Tian menengadah, menatap bintang-bintang di langit malam. "Kota Daun Gugur terlalu kecil. Kapasitas energi di daerah perbatasan ini tidak lagi cukup untuk mendukung kultivasiku menuju Inti Emas. Aku harus pergi ke Benua Tengah, menuju pusat Kekaisaran Bintang Surgawi."

​Di dunia kultivasi, menetap di satu tempat yang nyaman adalah bentuk pelambatan bunuh diri. Jika ia ingin mencapai puncak keabadian dan mengungkap rahasia Gurunya, ia harus terus bergerak ke tempat di mana hukum alam lebih padat dan musuh lebih mematikan.

​"Sebelum aku bersiap pergi," mata Lin Tian beralih menatap lorong gelap di sudut klan. "Ada satu urusan kecil yang harus kuselesaikan."

​Penjara bawah tanah Klan Lin lembap, dingin, dan berbau lumut. Di dalam sel terdalam yang hanya diterangi obor redup, Su Yue meringkuk di sudut ruangan. Pakaian sutra putihnya telah kotor oleh darah dan lumpur.

​Meridiannya hancur, Dantiannya kosong. Rasa sakit fisik terus menyiksanya, namun itu tidak sebanding dengan kehancuran psikologis yang ia alami. Gadis yang sebelumnya melangkah di atas awan kini telah dibuang ke lumpur paling dalam.

​Terdengar suara langkah kaki yang teratur. Lin Tian berdiri di depan jeruji besi yang dingin.

​Mendengar langkah itu, Su Yue mendongak. Wajahnya kurus dan pucat pasi. Saat melihat Lin Tian yang bersih dan memancarkan aura dominan, senyum getir dan putus asa terbentuk di bibir keringnya.

​"Kau kembali," bisik Su Yue, suaranya parau. "Apakah... apakah guruku benar-benar sudah mati?"

​"Tidak hanya gurumu. Sekte Pedang Surgawi tidak lagi ada di peta benua fana," jawab Lin Tian datar. Ia tidak datang untuk mengejek; ia hanya menyampaikan fakta.

​Su Yue tertawa pelan, tawa yang terdengar seperti isakan tangis. Ironi nasib menamparnya dengan keras. Segala pengkhianatan dan kejahatan yang ia lakukan demi kekuasaan akhirnya dihancurkan oleh orang yang sama yang ia injak-injak.

​"Bunuh aku, Lin Tian," Su Yue merangkak mendekati jeruji besi. Air mata penyesalan—atau mungkin keputusasaan—mengalir di pipinya. "Siksaanku sudah cukup. Meridianku sudah putus, aku hanya seorang fana yang cacat sekarang. Tolong, berikan aku kematian yang cepat."

​Lin Tian menatap gadis itu tanpa emosi. Pikirannya menganalisis permohonan itu dengan akal sehat yang sangat kejam.

​"Kematian adalah garis akhir yang membebaskan kesadaran dari penyesalan. Itu adalah pelarian, bukan hukuman," ucap Lin Tian, suaranya sedingin angin utara. "Tiga tahun lalu, kau mengambil masa depanku dan meninggalkanku sebagai sampah fana di sudut klan. Hukum kausalitas mengharuskan neraca diseimbangkan dengan presisi."

​Lin Tian berbalik, bersiap meninggalkan sel tersebut.

​"Kau akan tetap hidup, Su Yue. Kau akan hidup di klan yang sama yang pernah kau hina, memakan sisa makanan, dan menua sebagai manusia biasa yang lumpuh. Kau akan menghabiskan puluhan tahun ke depan mengingat dengan sangat jelas setiap kesalahan logis yang kau buat dalam menentukan pihak yang salah."

​"TIDAK! Lin Tian! Kembalilah! BUNUH AKU!" jerit Su Yue, memukul jeruji besi hingga tangannya berdarah.

​Jeritan putus asa itu menggema di lorong penjara, perlahan meredup saat Lin Tian melangkah naik kembali ke permukaan.

1
yos helmi
💪💪💪👍👍👍
yos helmi
💪💪💪💪💪💪👍👍👍👍
yos helmi
👍👍👍😍😍😍💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍👍👍👍👍👍👍👍
yos helmi
👍👍👍👍👍👍👍👍💪💪💪
yos helmi
💪💪💪💪💪💪💪💪🙏
yos helmi
😍😍😍👍👍👍👍👍👍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
👍👍👍👍👍💪💪💪💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍👍👍👍👍🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣3🤣🤣
yos helmi
🤣🤣🤣🤣👍👍👍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍👍💪💪
yos helmi
💪💪💪💪🤣🤣🤣👍👍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍
yos helmi
🤣🤣🤣
yos helmi
💪💪💪💪💪💪👍👍👍
Fajar Fathur rizky
klan huangpu dan leluhurnya akan musnah hahahaha
Daryus Effendi
terlalu banyak penjelasan jadi nya membosankan
T28J
semangat kak 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!