NovelToon NovelToon
MASUK KE DUNIA NOVEL

MASUK KE DUNIA NOVEL

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Lain / Fantasi Wanita / Masuk ke dalam novel
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda Fii

Karin seorang wanita karir, dia mendoktrin dirinya sendiri agar harus berkerja keras, tidak perlu memikirkan yang namanya pernikahan.

Dan ya, di umurnya yang sudah 30 tahun, dia masih jomblo alias belum menikah. Sedangkan teman-temannya yang seumuran sudah memiliki anak dua.

Karin merasa, menikah dan punya anak akan mengganggu pekerjaannya. Sehingga dihari cutinya, dia hanya tinggal di dalam kamar membaca novel.

"Ck. Makanya jangan menikah jika belum siap mengurus anak!" tegur Karin sambil melempar Tabnya ke atas kasur.

Dia sedang membaca novel online, yang berjudul ( Pembalasan Tiga Penjahat )

Karin tertidur setelah mambaca novel itu sampai tamat. Tapi saat membuka mata, dia sudah berada di tempat yang berbeda.

"Sial!"

Penasaran kan? Ayo ikuti perjalanan Karin yang menjelajahi dunia yang berbeda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda Fii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ban 9. Berita Tersebar

Beberapa menit berlalu, Nan Wei sudah menggoreng semua kentangnya. Dan dia meminta kakak ipar pertama untuk mencobanya.

"Kakak ipar silahkan cicipi!"

Wusi mencicipinya tanpa ragu, seketika matanya terbelalak saat meresakan bagaimana enaknya kentang setelah digoreng.

"Waahh enak sekali..." katanya dengan jujur. "Nan Wei Biarkan aku mencicipinya sedikit lagi!" lanjutnya tanpa malu.

Nan Wei tidak pelit, kentang goreng itu memang dia buat untuk dicicipi oleh semua orang, dan dia akan meminta pendapat, apa kentang goreng itu layak untuk dijual?

"Kakak ipar makanlah, jangan sungkan! Xia Meng kamu cicipi juga!" pinta Nan Wei pada keponakannya.

Kakak ipar pertama mengambil sedikit lagi, lalu memberikan kepada Anaknya. Lalu meminta Nan Wei untuk menyimpannya.

Nan Wei menurut, kentang itu disimpan di wadah yang tertutup. "Bagaimana menurut kalian?"

"Bibi ini sangat enak!" ucap Xia Meng. Akhirnya dia berani buka mulut setelah sekian lama terdiam. Dia hanya masih takut dengan Nan Wei yang sering datang ke rumahnya untuk merusak barang-barang.

"Bagaimana dengan rasanya, apa mereka akan suka dengan rasa asinya?"

"Tentu! Bagaimana mungkin mereka tidak suka?. Minyak, garam dan gula adalah barang yang sangat mahal." kata Kakak ipar pertama.

"Oh baguslah.. Berati kita ada peluang untuk menjualnya.!" kata Nan Wei dengan semangat.

Setelah mengobrol sejenak, Wusi mengajak Nan Wei untuk mengupas kentang. Karena dia sangat yakin, kedua mertuanya sangat setuju dengan rencana penjualan kentang goreng.

Nan Wei setuju, mereka segera mengupas beberapa kg kentang goreng. Dan menjelang waktu makan siang, Wusi kembali ingin memasak beras yang dicampur dengan dedak.

Tapi Nan Wei segera menghentikannya, dia benar-benar tidak punya keinginan untuk memakannya.

Jadi, Nan Wei menyarankan untuk membuat sayur sop kentang. Di kebun belakang milik orang tuanya ada lobak, kubis dan wortel.

Nan Wei segera pergi memetiknya. "Hmm sudah tidak banyak lagi!" gumamnya sambil melihat sekitar.

***

"Oh ternyata bisa dimasak seperti ini?" tanya Wusi dengan kagum.

"Jadi selama ini kalian masaknya seperti apa?" tanya Nan Wei.

"Kamu lupa ya? Selama ini kita masaknya satu persatu, tidak dicampur sekaligus!" jelas kakak ipar pertama.

"Ehh, aku sudah lupa!" kata Nan Wei tersenyum kikuk..

"Kamu ini, tapi siapa mengajarkanmu cara memasak seperti ini?" tanya dengan raut penasaran. "Oh apa itu Ibu mertuamu?"

Nan Wei teringat dalam cerita, jika mantan mertua pemilik tubuh tidak terlalu menyukainya.

Seringkali, dia diperlakukan seperti pelayan. Semua tugas rumah hampir Nan Wei yang melakukannya seorang diri.

Mertuanya hanya akan berbaik hati, jika ada sesuatu yang dia inginkan darinya. Seperti, meminta uang gaji suaminya.

Sebelum dinyatakan gugur, gaji yang Zhao Gan kirim langsung diterima oleh Nan Wei. Begitupun dengan saudara suaminya yang lain, itu adalah aturan keluarga.

"Jangan menyebutnya, dia bukan mertuaku lagi. Dan dia tidak pernah mengajariku untuk memasak!"

Melihat wajah Nan Wei sedikit berubah Kakak ipar pertama segera berkata. "Oh maaf, aku lupa. Lalu ini resep dari mana?" dia masih penasaran.

Karena yang dia tahu, sebelum Nan Wei menikah dengan Zhao Gan, dia tidak tahu memasak sama sekali.

Nan Wei menatap Kakak iparnya dengan senyum kecil. "Siapa lagi kalau bukan orang tua yang ada di dalam mimpiku!"

"Benarkah? Nan Wei, kamu benar-benar beruntung. Seberapa banyak ilmu yang kamu dapatkan?"

Nan Wei terdiam sejenak, dia berpura-pura berpikir karena bingung harus Jawab apa. "Kakak ipar, hal seperti ini tidak bisa disebutkan!"

"Oh benar juga. Ini tidak boleh disebar luaskan!" kata Kakak ipar pertama dengan nada menyesal.

"Tidak apa-apa!" ucapnya sambil beranjak.

"Kamu mau ke mana?"

"Aku ingin pergi cari Zhao Yu. Entah dia pergi bermain di mana!" Dia sedikit khawatir dengan anak kecil itu.

Dalam cerita, Zhao Yu hanya memiliki beberapa teman saja, dan yang paling dekat dengannya adalah Limei yang dua tahun lebih tua darinya.

Saat Dewasa nanti, Zhao Yu menjadi seorang Tabib yang sangat terkenal. Saking hebatnya, dia ditawarkan untuk menjadi Tabib Istana.

Tapi Zhao Yu menolak, dia lebih suka berkeliling benua. Dia hanya mengobati orang jika dia mau, hanya Nan Wei yang tahu, jika tangan kanan Zhao Yu adalah obat, sedangkan tangan kirinya adalah racun.

Tiba di rumah Limei, Nan Wei melihat Zhao Yu dan beberapa teman yang masih seumuran dengannya.

Hati Nan Wei menghangat melihat Zhao Yu tertawa begitu lepas. Mungkin dia terlalu bersemangat, karena sang Ibu akhirnya tidak melarangnya untuk pergi bermain.

"Zhao Yu...!"

Mendengar suara panggilan, anak-anak berhenti bermain. Mereka semua langsung berlari mundur saat melihat kedatangan Nan Wei.

"Ibuuu...!" Zhao Yu berseru dengan semangat, dia segera berlari kecil ke arah ibunya. Dia tak menyangka sang Ibu datang mencarinya.

Nan Wei segera mengulurkan tangan. "Kayaknya kamu bersenang-senang hari ini!"

"Heheh aku punya banyak teman!" ucap Zhao Yu sambil memandang teman-temannya yang masih ketakutan.

"Oh baiklah,, sekarang waktunya makan siang. Jadi kamu harus pulang dulu!" kata Nan Wei dengan nada lembut.

"Baik Ibu!" setelah mengatakan itu Zhao Yu pergi berpamitan kepada teman-temannya, dan dia berjanji akan bermain dengan mereka lagi.

Setelah kepergian Nan Wei dengan Zhao Yu, mereka semua juga bubar. Awalnya, mereka begitu terkejut melihat Zhao Yu bisa bermain dengan bebas tanpa rasa takut.

Zhao Yu sudah mengatakan, jika Ibunya sudah tidak jahat lagi, dan Ibunya sudah tidak melarangnya untuk bermain.

"Limei kami juga pulang yaa?"

"Benar! Kami akan datang lagi!" Mereka tidak sabar untuk menceritakan hal itu kepada orang tau mereka.

Limei hanya mengangguk, dan setelah semua temannya pulang, dia juga masuk ke rumah Neneknya. Dia hanya tinggal berdua, dan pemasukan hanya berasal dari penjualan hasil bumi.

"Limei itu benar Ibu Zhao Yu?" tanya sang Nenek dengan raut penasaran.

"Ya. Ibu Nan Wei sudah tidak jahat lagi pada Zhao Yu dan juga Kakaknya.!" jelasnya.

" Syukurlah, kalau seperti itu. Asal kamu tahu, Ibu Zhao Yu adalah orang yang baik, tapi Nenek tidak tahu kenapa dia tiba-tiba jadi jahat!"

Limei hanya mengangguk, karena dia tidak begitu mengenal Nan Wei. Dia masih berumur 7 tahun, dan saat Nan Wei tinggal di samping rumahnya Nan Wei sudah jadi jahat.

***

Kabar itu dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut. Jika ada berita baru maka akan menjadi perbincangan mereka.

Tentu ada yang tidak percaya, tapi mereka yang sudah mengenal sikap Nan Wei sebelum menikah langsung percaya.

Karena sebelum menikah, bisa dikatakan Nan Wei sangat terkenal di Desa dengan sikapnya yang baik dan ramah, belum lagi wajahnya yang cantik.

Wajahnya sempat berubah kusam dan hitam saat menikah, tapi setelah bercerai, dia hanya tinggal di rumah bermalas-malasan tapi dia rajin merawat diri, sehingga wajahnya yang cantik kembali lagi.

.

.

.

.

...----------------...

1
Sribundanya Gifran
lanjut thor💪💪💪💪
Mamta Okta Okta
lanjut thor semangat berkarya ya 💪💪💪
Mamta Okta Okta
lanjut thor semangat 💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor yg bnyak😍😍😍💪💪💪💪
Fii
Kalau ada typo komen yaa..🙏
Chen Nadari
Buat )
Chen Nadari
semangat up thora
Chen Nadari
mampir thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!