NovelToon NovelToon
Pura-Pura Jadi Cewek

Pura-Pura Jadi Cewek

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Asmara / Orisinil / Komedi / Slice of Life
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rain (angg_rainy)

Willy Tjokro anak dari owner TV swasta nekad berubah wujud jadi perempuan. Targetnya mendekati Summer Lidya, gadis incaran sejak masa SMA yang menolaknya mentah-mentah karena phobia laki-laki.

Definisi jodoh nggak kemana, mereka ditakdirkan berkuliah di satu kampus dan jurusan yang sama. Hal yang menjadi celah bagi Willy mendekati Summer lagi.

Namun, kali ini berbeda, bukan sebagai pria, tapi bestie cewek jadi-jadian yang mengerti isi hati Summer.

Akankah penyamaran Willy berhasil?

Story by Instragram & Tiktok @penulis_rain

Cover Ilustrasi by ig @iyaa_laa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rain (angg_rainy), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9

Willy menatap Gio tajam. Keningnya berkerut. Ada jeda beberapa detik sebelum akhirnya ia mengulang pertanyaannya.

“Maksud lo apa ngomong kayak gitu?” suaranya lebih rendah, lebih serius dari sebelumnya.

“Lo yakin nanya kayak gini ke gue sekarang? Tapi kemaren, Lo sama sekali nggak ada mikirin soal ini?” Tanya Gio dengan mata yang membola. Ia jelas tahu kalau resiko Willa ketahuan siapa dirinya itu sangat besar, andaikan Willa tidak kebablasan menunjukkan sisi Willy saat merasa malu.

Sementara Willy, ia hanya diam sembari mengerutkan kening, Jangan muter-muter. Jelasin yang jelas.”

Gio yang tadi masih santai, kini ikut merapikan posisi duduknya. Ia tidak langsung bercanda. Tatapannya berpindah ke arah Willy, mencoba menyusun kata.

“Gini,” ucapnya pelan. “Kemarin lo lagi panik, lagi kesal, lagi gak fokus. Dalam kondisi kayak gitu… orang biasanya lupa jaga diri dan lupa nyembunyiin apa yang seharusnya ia sembunyiin. Kadang juga, dia gak sengaja buka identitas. Atau bahkan juga, dia suka nunjukkin sesuatu yang bikin orang curiga.”

Willy menyipit, mencerna setiap kata yang dilontarkan Gio.

“Terus? Mending langsung aja deh, gue nggak mau teka-teki kayak gini. Jangan tebak-tebakan mulu.”

“Oke. Gue langsung ke intinya. Sekarang gue tanya, kemarin lo yakin gak ada yang aneh keluar dari diri lo?” lanjut Gio. “Maksud gue… suara lo, cara lo ngomong, Intonasi lo atau bahkan gaya lo yang mungkin nunjukkin kalau Lo itu cowok?”

Deg.

Willy tidak langsung menjawab, tapi ia berusaha mencerna apa saja yang ia lakukan kemarin dan bagaimana ia bersikap setelahnya.

Melihat Willy yang terdiam, ia akhirnya melanjutkan pemikirannya. Tapi kali ini dengan cara yang lebih pelan, tapi jelas.

“Lo lagi kesel kemarin. Lo marah-marah. Lo ngomel. Apa lo yakin… lo gak sempet balik ke suara asli lo? Khodam lo sebagai Willy?”

Kalimat itu langsung bikin pikiran Willy berhenti sesaat. Tangannya yang tadi santai memegang botol, kini berhenti.

“Lo… serius nanya itu?” ucapnya pelan.

Gio mengangguk.

“Gue gak bercanda sekarang, Will. Gue serius. Apa kemarin lo ada ngeluarin tingkah yang bisa bikin Summer curiga.”

Willy menelan ludah, namun senyum tipis seketika terbit dibibirnya mirip seperti seringaian bodoh.

“Lo pikir… gue bisa segoblok itu, Yo? Gue masih bisa bedain, mana panik, mana musti jaga diri mana musti bertingkah konyol yang aman?”

“Maksud Lo?”

“Gue kemarin emang sempet panik karena telat bangun dan takut telat ke kampus. Tapi, waktu Summer keluar kamar gue langsung sadar, kalau gue gak bisa gegabah. Terus juga, waktu si summer nanyain tampilan gue, nanyain kondisi ini itu gue… disitu juga gue sadar ko.”

“Laaah.”

“Kenapa? Kaget ya? Tenang aja, gue gak segoblok itu buat buka diri gue didepan Summer. Gue masih bisa mikir jernih, kalau gue ini lagi mode Willa. Dan lo tahu, waktu dia nunjukkin sisi becandaan dia, respon dia yang bagus pas gue ngeluarin kata konyol… itu bikin gue makin suka lagi dan makin nunjukkin kegilaan gue lagi. Dan ya, kayak yang lo tahu kan. Gue se malu apa kemarin dan sekarang keras apa ketawanya Summer?”

Gio terdiam. Ia tidak tahu kalau temannya ini bisa melakukan hal sejauh itu, berpikir dengan jernih buat tetap berada dalam posisinya sebagai Willa tanpa harus membuat Summer curiga.

“Lo ternyata pinter juga.”

“Ya gue juga punya otak kali.”

“Gue pikir lo udah gak ada otaknya,” kekeh Gio.

“Sialan lo.”

Gio terkekeh pelan, tapi kali ini tidak sampai meledak seperti tadi. Ia menggeleng sambil menatap Willy dari samping.

“Gue serius loh, Will,” ucapnya lagi, nadanya lebih tenang. “Gue bukan cuma mikirin soal lo yang mungkin kemarin bisa aja hampir ketahuan. Tapi jujur aja, gue mikirin yang lebih dari itu… gue mikirin soal kalian ke depannya.”

Willy menaikkan alis. “Ke depannya? Lo mikirin soal kedepannya itu kenapa?”

“Ya gue tetep mikirin lah. Coba aja Lo pikir-pikir deh. Lo kan sekarang mulai akrab ya sama dia, terus nantinya Lo pasti makin sering bareng Summer,” jawab Gio cepat. “Nah kalau udah sering barang, nanti bukan cuman dia yang nyaman tapi lo juga pasti makin nyaman. Habis itu, lo pasti makin kebawa suasana ,dan toh titik yang gue pikirin karena itu bahaya.”

Willy diam. Tatapannya lurus ke depan, tapi jelas ia mendengar.

“B-bahayanya?”

Gio melanjutkan, “ya bahayanya itu di kenyamanan lo. Karena semakin lo nyaman, semakin besar kemungkinan lo lengah dan buka jati diri lo. Itu hukum alam, bro.”

“Apaan sih, lu ngomong pake bahasa hukum alam segala,” dengus Willy.

“Terserah lo mau nyebutnya apa, mau percaya atau nggak sama apa yang gue bilang,” sahut Gio santai. “Tapi intinya gini. Kemarin lo masih bisa kontrol kayak yang lo bilang tadi soal depan Summer, karena lo lagi panik. Aneh kan? Harusnya panik bikin orang lepas kontrol. Tapi lo malah makin waspada.” Lanjutnya.

Willy mengangguk kecil. Ia sadar itu benar.

“Tapi nanti?” lanjut Gio. “Pas lo lagi ketawa bareng dia. Pas lo lagi ngerasa santai, pas lo lagi ngerasa… aman.”

Willy menoleh pelan, menunggu kelanjutan ucapan Gio.

“Itu justru momen paling bahaya.”

Kalimat itu tidak langsung dibalas. Willy menatap Gio beberapa detik, lalu mengalihkan pandangannya lagi.

Suasana di sekitar mereka tetap ramai. Ada yang lewat sambil ketawa, ada yang sibuk dengan ponsel, ada yang lari kecil karena telat. Tapi di bangku taman itu, suasananya terasa sedikit berbeda.

Willy menarik napas panjang.

“Jadi menurut lo… gue bakal ketahuan?” tanyanya akhirnya.

“Gue gak bilang pasti,” jawab Gio. “Gue cuma bilang… kemungkinan itu ada. Dan makin lama, makin besar.”

Willy kembali diam. Tangannya kini memainkan tutup botol lagi, tapi kali ini lebih pelan.

“Lo takut?” tanya Gio tiba-tiba.

Willy langsung menjawab, “Enggak.”

Gio menyeringai tipis. “Bohong.”

Willy mendecak. “Gue gak takut ketahuan. Gue cuma… males ribet aja.”

Gio mendengus. “Gue tahu, Lo sebenernya takut tapi Lo gengsi aja ngakunya. Sebenernya tuh, gak masalah juga kalau lo mulai takut karena gue tahu, sedikit banyak omongan gue itu bener. Tapi lo juga jangan jadiin itu tekanan buat lo. Yang jelas, jadiin itu sebagai pengingat kalau lo jangan sampe lengah soal ini. Karena kalau ketahuan sama Summer kalau Willa adalah cowok, pilihannya cuma dua. Dia bisa menerima dan memaafkan karena lo udah bohongin dia, tapi resikonya Lo di jauhin. Atau yang kedua, lo dibenci, dijauhin dan bahkan mungkin lo beneran di blacklist dari hidup dia.”

“Yo, jangan gitu lah.”

“Gue serius. Dan itu musti Lo pertimbangan, dan musti hati-hati soal apapun. Oke.”

1
SANG
Lucu, lucu habis💪👍
hyungnimsoo
udahh Mer jgn jutek2 lg🤭
Fitri Pujianti
Ini mba Summer ga ada kpikiran balas dendam sma bapak kah tor
Yerim Naira
Duh mana bapaknya! udah bkin anak gadisnya trauma😒
Nurani Putri
😒 Untung ngga tinggal lg sma bapaknya
Sandriyanah
😒😒 bokapnya ngeselin bgt
SuryaNingsih
Hmm sedih bgt pasti jd summer, wajar aja dy jd tkt sma laki
Rosalina Ayyaee
Kayanya sumber ketakutan Summer dy anak broken home ya
Rain: Iyapp
total 1 replies
Wulandarry
alasan dia trauma krn bokapnya toh yg kdrt😒
ainnuriyati
Ya ampun galak bgt bapaknya Summer😒 ngeselin pantes aj mbak summernya trauma ama laki
Hardy Greez
Dia itu ada trauma krn ortunya
Hardy Greez
bisa ktawa lepas cuma dgn si willy eh willa
hyungnimsoo
iya Summer trbukq nya sma Willa ya🤣
Fitri Pujianti
hmm berkaitan sma,apa ya😒 kluarga?
Yerim Naira
Haduhh smg cpt ilang traumanya summer ya
Nurani Putri
Kasian ya hidupnya mba summer ini prnuh cobaan bgt udh ma tmen nya jadi2an
SuryaNingsih
Ini pasti si Summer tu ada trauma gitu brkaitan dgn masalalu
Rosalina Ayyaee
setakut kah itu, ksian jdnya liat summer ini
Wulandarry
Ini Summer tu cuma pendiem tp krn muka nya jutek jd pada salah arti ya?🤣
ainnuriyati
knapa ya😒 apa dy prnah di pukul wktu petir?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!