NovelToon NovelToon
Sistem Eror : Aku Adalah Antagonis

Sistem Eror : Aku Adalah Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Antagonis / Perjodohan
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Tiara Pratiwi

Seorang mahasiswi yang marah dengan akhir cerita novel yang baru dibelinya. Dalam novel diceritakan tokoh antagonis di novel, disalahpahami tunangan dan keluarganya sendiri gara-gara hasutan dan trik licik tokoh utama wanita, Audrey Hepburn.
Tapi sungguh sial saat sedang menancapkan charger laptop ke stop kontak, dirinya malah tersetrum dan bertransmigrasi menjadi Eleanor Sinclair. Dengan tekad bulat, ia memilih menjadi antagonis yang sesungguhnya, ia memilih target meningkatkan rasa kebencian semua tokoh hingga 100%. Hadiah dari pencapaian target misi dari sistem ini adalah uang senilai 100 juta dollar dan izin kembali ke dunia nyata. Namun, semuanya malah jadi kacau, tingkat kebencian tokoh utama pria dan keluarganya justru berkurang. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah ia bisa menyelesaikan misi, mendapatkan hadiah, dan kembali ke dunia nyata?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiara Pratiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 Gendong aku

Eleanor tiba-tiba melangkah lebar menuju sofa tempat Liam duduk. Tanpa aba-aba, ia menghempaskan tubuhnya tepat di sebelah Liam hingga bahu mereka menempel erat, lalu ia memeluk lengan pria itu dengan sangat posesif dan menyandarkan kepalanya di pundak Liam.

"Liam! Aku merindukanmu! Apa kau datang karena merindukan aku juga?" seru Eleanor dengan suara yang sengaja dibuat tinggi dan manja, meniru gaya bicara Audrey yang paling ia benci.

Di dalam kepalanya, Eleanor justru menggerutu. "Uh, aku jijik sendiri dengan cara bicaraku! Pasti Liam lebih jijik lagi. Hmph! Kau pasti risih sekali kan sekarang, Liam? Aku dengar Liam ini punya OCD dan sangat tidak suka disentuh sembarangan. Ayo dorong aku sekarang! Ayo benci aku!! Batalkan pertunangan ini! Aku harus segera pergi dari keluarga ini sebelum mereka bangkrut total!"

Liam benar-benar syok. Ia bisa mendengar suara hati Eleanor sejelas ia mendengar suara aslinya. Ia menatap lengan bajunya yang dipeluk erat oleh Eleanor. Anehnya, ia tidak merasa jijik. Sebaliknya, ia merasa situasi ini sangat menarik.

Sementara itu Gideon dan Evangeline merasa shock mendengar kata 'bangkrut', keduanya langsung melirik Alistair seolah bertanya, "Apa yang kau lakukan dengan Sinclair Group? Apa benar kita akan bangkrut?"

Saat ini Gideon telah pensiun dari urusan Sinclair Group, semua urusan perusahaan sudah diserahkan pada Alistair yang sekarang menjabat CEO.

Sementara fokus Liam adalah pada keinginan Eleanor agar dirinya membenci Eleanor.

"Jadi, dia ingin aku membencinya, kenapa? Apa aku pilihan yang buruk sebagai calon suami?" pikir Liam. "Tunggu! Apa selama ini dia hanya pura-pura suka padaku? Ah, tidak mungkin! Tadi dia jelas-jelas memuji wajah dan tubuhku dengan kata-kata yang agak... ehem."

Liam justru mengulas senyum tipis yang tampak misterius. Ia tidak mendorong Eleanor. Sebaliknya, ia menepuk tangan Eleanor yang melingkar di lengannya. "Hm... Aku merindukanmu juga," ucap Liam dengan nada lembut.

"Apa?! Uhuk! Uhuk!" Kini giliran Eleanor yang tersedak ludahnya sendiri karena kaget. Ia melepaskan pelukannya dan menatap Liam dengan mata membelalak.

Alistair, yang merasa suasana semakin tidak terkendali, segera angkat bicara. "Liam, bukankah kamu ke sini untuk bicara bisnis? Ayo naik ke ruang kerjaku sekarang."

Namun, Eleanor kembali memeluk lengan Liam, lebih erat dari sebelumnya. Ia yakin jika ia terus menjadi parasit yang menyebalkan, Liam pasti akan segera meledak.

"Aaah kakak, tapi aku baru sebentar bertemu dengan Liam! Besok saja kalian bicarakan bisnisnya! Aku mau kencan dengan Liam sekarang juga!!" teriak Eleanor sambil bergelayutan di lengan Liam, sementara di dalam hatinya ia berteriak, "Kenapa dia tidak marah?! Dorong aku, bodoh! Cepat marah padaku!"

Liam hanya bisa menahan tawa melihat ekspresi wajah Eleanor yang bertolak belakang dengan isi pikirannya. Ia berdiri, memaksa Eleanor ikut berdiri karena tangannya masih digenggam erat. "Jadilah anak baik, aku akan mengajakmu kencan besok," tantang Liam.

"Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa dia jadi seperti ini?! Kenapa dia tidak menolakku seperti biasa? Lagipula mana mungkin kamu ada waktu untuk kencan denganku besok. Sebentar lagi kan kamu akan mendapatkan telpon dari kediaman Parker yang mengabarkan bahwa nenek Margot masuk rumah sakit", batin Eleanor.

"Apa?!", Liam mendadak berdiri dan membuat Eleanor terdorong dari sofa.

Sebenarnya dorongannya tidak sekuat itu, tapi Eleanor sengaja pura-pura jatuh.

"Aw!! Apanya yang apa? Kenapa tiba-tiba kau mendorongku?", ucap Eleanor sok imut sambil memanyunkan bibirnya.

"Nah seharusnya begini sejak tadi! Selanjutnya batalkan! Batalkan! Batalkan pertunangan kita!", batin Eleanor.

Tapi suasana senyap.

"Ada apa lagi ini? Kenapa mereka cuma menatapku?", batin Eleanor.

"Oh maaf, aku tidak sengaja, aku masih ada urusan dengan Alistair.", ucap Liam sambil melirik Alistair.

"Bangunlah , mau sampai kapan kau duduk di lantai?", ucap Alistair.

"Aku tidak bisa bangun! Liam mendorongku, sekarang kakiku sakit! Dia yang harus menggendongku!!", ucap Eleanor sambil mengubah posisinya yang awalnya duduk di lantai menjadi berguling-guling di lantai.

"Baiklah", Liam langsung mendekat ke arah Eleanor dan mengangkatnya ala princess. Eleanor terkejut dan secara otomatis melingkarkan tangannya di leher Liam.

"Ha?! Apa yang terjadi di sini? Kenapa dia menuruti permintaanku begitu saja? Eh tapi dada bidangnya ini terasa menyenangkan untuk disentuh... Atasnya saja enak disentuh, bagaimana dengan bawahnya...?", batin Eleanor sambil meraba otot dada Liam. Tangannya mendadak tidak bisa diam.

Tiba-tiba Liam melepaskan pelukannya sehingga Eleanor terjatuh lagi ke lantai. Kali ini benar-benar sakit.

"Aw!!!"

"Maaf, setelah aku pikir-pikir karena kita belum menikah, antara pria dan wanita sebaiknya kita jaga jarak", ucap Liam sambil menarik Alistair ke lantai atas. Tanpa sadar senyum miring tersungging di bibirnya.

"Hei!! Bagaimana dengan pembatalan pertunangan kita?!", jeritan hati Eleanor. "Apa dia belum benci padaku?!"

1
Yuyun Suprapti
kapan up nya lg thor
est
lanjut thor suka 👍
Yuyun Suprapti
crazy up kk💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!