kehidupan yg tidak pernah di ingin kan oleh Kang Hana, putri dari seorang wanita karir bernama Go Haeri dan almarhum suami nya yg bernama Kang Min Ho.
Hana adalah seorang gadis yg ceria, usia nya baru menginjak 20 tahun. ia juga seorang gadis yg rajin dan tekun belajar. Hana juga salah satu mahasiswi di Seoul National University (SNU)
2 tahun lagi ia akan menyelesaikan pendidikan S1 nya, namun semua berubah karena perjodohan yg di lakukan oleh ibu nya. kehidupan yg tadi nya baik-baik saja berubah menjadi kacau.
yuk ikuti cerita nya.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Nanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7
siang itu, Hana pun menelfon sahabat nya "ouh Young Ju... "
"emm, ini aku.. "
"kau dimana??? "
"aku... aku sedang bekerja tentu nya, kenapa??? "
"ouh benar, kalau begitu tidak jadi deh... "
"hei jangan begitu, katakan dulu ada apa?? "
"hemm, ada hal yg ingin aku ceritakan. tapi ya sudah lah nanti saja... "
"jangan... jam makan siang kita jumpa di kafe biasa nya, bagaimana?? "
"sungguh.... "
"tentu saja.... "
"baik, aku akan kesana sekarang!! "
"tapi jam makan siang ku sekitar 35 menit lagi. "
"tidak apa-apa, dari rumah ke kafe juga butuh waktu 20 menit. jadi aku tidak akan lama menunggu"
"ya baiklah... sampai jumpa"
"emm.... " Hana pun menutup telfon nya dan langsung bersiap akan pergi. saat Hana mengambil kunci mobil, ia melihat kunci toko Toserba yg tergantung di sana. Hana pun mengambil nya dan memasukkan nya ke dalam tas
sesampainya di kafe swarovski, tempat langganan Hana dan juga sahabat nya itu. Hana langsung memesan minuman dan makanan ringan, tak lupa Hana juga mengirim pesan suara ke Young Ju kalau ia sudah sampai di tempat yg sudah di janji kan.
setelah 20 menit duduk sendiri di kafe itu, seseorang tiba-tiba menghampiri nya.
"Kang Hana.... " panggil seorang pria
"emm...." reflek nama nya di sebut dengan lengkap, Hana pun menyaut dan langsung melihat orang itu. "Jey.... " panggil Hana begitu mengenali wajah pria itu
"aah syukur lah aku tidak salah orang, aku kira tadi bukan kau... " ucap pria itu masih berdiri
"ouh, kau disini?? sendiri!?? "
"hemm, kau juga sendiri... "
"aah iya benar... " Hana pun tersenyum
"boleh aku duduk di sini!?? " tanya pria yg bernama Jey itu menunjuk bangku kosong di hadapan Hana
"aah iya tentu saja... "
Jey pun duduk "sedang menunggu seseorang!?? "
"emm, aku sedang menunggu Young Ju"
"ooh begitu... sedang cuti kuliah, kau punya rencana!?? " tanya Jey membuka obrolan
"aku... emmm, tidak ada. tapi mungkin aku sedikit sibuk membantu ibu ku. kenapa!?? "
"aah tidak, beberapa rekan di kelas mengajak libur bersama ke pulau Jeju. mungkin jika kau berminat.... emmm, kau bisa ikut... "
Hana pun tertawa kecil "kau sedang mengajak ku!?? "
"hehehe... usaha tidak salah kan!!! "
"usaha yg bagus... tapi Jey, seperti nya aku tidak bisa ikut... karena ada beberapa urusan keluarga yg harus aku urus, kau tau sendiri kan. ayah ku sudah tidak ada, ibu ku hanya punya aku. jadi mungkin.... "
"ooh tidak apa-apa, aku mengerti... "
******
Jimin pun mengendarai mobil nya menuju kafe swarovski "aku ingin melihat, wanita seperti apa yg bisa menerima pria yg bahkan belum pernah ia temui." ucap Jimin di kursi kemudi
saat tiba di sana, Jimin tidak turun dari mobil. ia hanya duduk di kursi kemudi dan melihat kafe cukup ramai. ada beberapa pria yg wanita di sana, termasuk Jey dan Hana.
Jimin pun bingung, yg mana satu wanita yg di maksud oleh tuan Ji Hoon. tapi pandangan Jimin tertuju ke Jey dan Hana. "bukan kah dia.... " Jimin pun mengingat, bahwa Hana adalah hubae (junior) nya 2 tahun yg lalu saat ia akan lulus kuliah s1 dan Hana baru beberapa bulan masuk kuliah. namun sayang nya, mereka tidak dekat. jadi tidak mengetahui nama satu sama lain.
"dia sangat cantik sekarang, senyum nya juga masih seperti dulu. " ucapan itu keluar begitu saja dari bibir Jimin. "astaga, apa yg ku katakan. aku kemari untuk melihat, wanita seperti apa yg bersedia menikah dengan pria penyakitan seperti ku. " belum selesai Jimin tersadar. tiba-tiba dari samping mobil nya seorang wanita menyebut nama Hana....
******
"Hana..... " panggil Young Ju sembari berlari ke arah nya
"Hai.... " Hana pun mengangkat dan melambaikan tangan nya sembari tersenyum
"Hana... dia.... " ucap Jimin dari dalam mobil
"ouh Jey... kau tidak bilang kalau ada Jey di sini" ucap Young Ju sembari duduk
"ooh aku tidak sengaja membeli kopi di sini tadi, jadi aku menghampiri Hana karena dia sendirian. " ungkap Jey
"benar, Jey juga belum lama. " saut Hana
"teman mu sudah di sini, aku permisi dulu. " pamit Jey sembari bangun
"kau bisa tetap di sini kalau kau mau" ucap Hana melihat nya
"tidak, kalian tidak akan leluasa mengobrol nanti. tidak apa-apa, aku akan pindah di meja ku. "
"ooh baiklah... "
"samapai jumpa saat masuk setelah libur" Jey melambaikan tangan nya
"emm.... " Hana pun melambaikan tangan nya sebagai balasan
"wah.... seperti nya Jey menyukai mu!?? " ejek Young Ju
"menyapa di luar kelas itu hal yg wajar kan" ucap Hana dengan santai
"memang benar. tapi jika orang itu bukan Jey, mungkin terdengar wajar. tapi dia... "
"sudah hentikan... kau terlalu banyak mengagumi pria tampan... " Hana menyela ucapan sahabat nya itu. mata nya pun tertuju pada seseorang di dalam mobil, yg sepertinya memerhatikan nya dari sana.
sadar akan hal itu, Jimin pun pergi meninggalkan kafe itu.
"Hana.... " panggil Young Ju menyadarkan nya dari lamunan....