Kehidupan dua insan manusia yang berbeda latar belakang namun saling berkaitan secara tidak langsung.
Sahabat Pena...
Mungkin itulah yang membuat mereka terhubung hingga sekarang. Diawali dengan sebuah pertemanan melalui surat semenjak kecil namun tidak pernah sekalipun bertemu.
Hingga akhirnya mereka dipertemukan dalam sebuah ikatan pekerjaan.
Akankah mereka saling mengenali satu sama lain???
Serta, apakah surat yang selama ini mereka tulis dan terima hanyalah sebuah mainan belaka atau adakah diantara mereka yang menuangkan perasaan di setiap baitnya.
Dan bagaimanakah akhir dari pencarian mereka satu sama lain???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SANG PURNAMA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 7
Pagi yang begitu cerah mengawali aktivitas Rose di Agensi barunya. Rose menyapa hari dengan begitu senangnya, entahlah apa yang membuat dirinya begitu ingin cepat-cepat berangkat bekerja. Tapi yang jelas dia sekarang sangat siap dalam melakukan aktivitasnya meskipun dengan kepadatan jadwal yang begitu membuat dirinya kadang kali lelah.
Saat ini Rose bersama Jessica telah berada dimeja makan menikmati sarapan mereka, Jessica selalu mengajarkan jika bagaimanapun padatnya aktivitas jangan sampai lupa akan sarapan karena itu penting.
"Rose, jadwal pertama mu di Agensi baru kita adalah pemotretan dengan produk kacamata dan alat make up" ucap Jessica mengingatkan Rose akan aktivitasnya hari ini.
"Oke Kak, Rose siap" ucap Rose sembari memberi hormat dengan menegakkan tangannya disamping kepala lalu mereka berdua tertawa bersama.
Memang kadang kali sifat Rose akan berubah seperti anak-anak kalau dia bersama orang terdekatnya.
Sementara di tempat lain, pemilik Brawijaya Entertainment Group yaitu Steven David Brawijaya bersama Sekertaris Ren berjalan memasuki gedung megah nan besar itu.
Semua pandang mata melihat kearah mereka berdua, meskipun gedung ini tempat banyaknya para Artis berkumpul namun semua mata para pegawai maupun staf tidak ada yang akan melewatkan sedikitpun saat-saat dapat melihat kedua laki-laki tampan yang sedang berjalan itu.
Bahkan pesona seorang David dan Sekertaris Ren dapat mengalahkan semua Artis yang berada di dalam Agensinya itu.
Meskipun mereka berdua menggunakan pakaian formal tanpa sebuah dasi yang melengkapi atributnya namun pesona mereka memang tidak dapat tertandingi.
Ketika David dan Sekertaris Ren sedang berjalan menuju lift khusus Presdir, lalu datanglah Rose beserta Jessica menuju kearah mereka. Begitu banyak para penggemarnya Rose yang berada di gedung ini hingga membuat mereka menjadi histeris ketika melihat idolanya lewat didepan mereka. Untung saja keamanan siap sedia melindungi kedua perempuan tersebut.
Rose dan Jessica memberi hormat kepada CEO mereka beserta Sekertaris Ren dengan membungkukkan badannya. David pun ingin membalas tersenyum kepada Rose namun perempuan itu dengan cepat memalingkan wajahnya setelah memberi hormat membuat David berpandangan aneh kepadanya.
"Apa dia tidak mengingatku, bukankah baru tadi malam kami bertemu. Apa memang dia tidak mengenal siapa diriku, mengapa hari ini dia menjadi sangat dingin dan terlihat seperti tidak mengenali diriku" David masih dengan pandangannya yang melirik kearah Rose.
Mereka berempat lalu menaiki lift bersama, suasana hening menemani mereka berempat dengan berbagai macam pemikiran masing-masing. Setelah lift berhenti di lantai di mana tempat pemotretan berada, lalu Rose dan Jessi turun terlebih dahulu dengan kembali membungkukkan badan kepada David dan sekertaris Ren yang tersisa di dalam lift tersebut sebagai bentuk penghormatan.
Sekarang Rose dan Jessica tengah bersiap untuk pemotretan perdana mereka di Agensi barunya. Setelah di berikan polesan make up yang menyesuaikan dirinya dengan produk yang akan ia iklankan.
Fotografer tidak perlu terlalu mengarahkan Rose untuk berpose bagaimana karena secara alami dirinya sangat bisa mendapatkan pose yang tepat.
Fotografer itu pun puas dengan hasil jepretan fotonya setelah proses pengambilan gambar tersebut selesai.
Fotografer itupun mengucapkan terimakasih atas kerja keras Rose yang juga ikut andil dalam membuat hasil jepretannya menjadi sangat bagus.
Setelah selesai melakukan proses pemotretan, Rose pun mengganti bajunya dengan baju yang sebelumnya ia pakai.
Namun ternyata setelah dirinya keluar dari berganti baju diruang ganti, ia disuguhkan pemandangan yang sangat menyejukkan mata.
Ternyata CEO Brawijaya Entertainment Group juga sedang melakukan pemotretan dengan pakaian yang sangat pas di tubuhnya, apalagi dengan wajah tampan mengalahkan para model yang ia miliki tentu saja membuatnya semakin laris digandrungi para wanita diluar sana.
Lamunan Rose dalam mengangumi ketampanan CEO nya itu langsung saja dibuyarkan oleh Jessica.
"Hayo apaan yang dilihat, jangan-jangan kamu naksir lagi sama Pak David" goda Jessica kepada Rose.
"Apaan sih Kak, suka banget ngeledekin adik sendiri" sungut Rose.
Rose pun dengan cepat pergi dari tempat itu sebelum dirinya semakin digoda oleh Kakaknya yang rese itu apalagi kalau sampai ia ketahuan sedang oleh David karena telah memandanginya barusan.
Ternyata hal itu sudah terlambat karena David pun sudah mengetahui kalau semenjak tadi Rose tengah memandangi dirinya, ada semacam senyuman yang nyaris tidak terlihat di wajah David ketika mendapati Rose sedang memandang dirinya barusan.
Dia pun juga telah melakukan hal yang sama karena sebelumnya juga dirinya tengah memandangi Rose yang sedang melakukan pemotretan. Berulang kali David meruntuki dirinya sendiri yang selalu terlena ketika memandang wajah dingin Rose.
Semakin hari semakin David dibuat terbuai akan kecantikan yang dimiliki Rose, namun dalam hal kecantikan bagi David adalah hal yang biasa namun ada hal lain yang membuat David selalu betah memandangi Rose. Dan hal itulah yang sedang David cari mulai sekarang, dirinya harus menyakini kalau hanya Vero perempuan yang ia suka, tidak ada yang lain.
* * *
Setelah selesai dari proses pemotretan, David kembali ke dalam ruangannya dan disana sudah ada Sekertaris Ren yang menunggu dirinya.
"Ada apa??" tanya David langsung sembari mendudukkan tubuhnya di kursi kebesarannya.
"Saya hanya ingin menyampaikan ini Pak" Sekertaris Ren menyodorkan sebuah amplop yang dapat di tebak oleh David adalah surat balasan dari sang pujaan hatinya.
David pun mengambil surat tersebut. "Baiklah, kamu bisa kembali bekerja" ucap David memberikan perintah.
Dengan tidak sabar pun David membuka surat tersebut.
"Hai, bagaimana kabarmu saat ini?. Aku harap kamu dan keluarga selalu sehat. Maaf aku baru bisa membalas surat ini karena beberapa hari ini diriku disibukkan dengan jadwal pekerjaan yang sangat padat.
Kapan kamu akan menemukanku, aku sangat menunggu saat-saat itu, saat dimana kita akan bertemu dan bisa bersama.
Aku takut kalau kamu belum juga menemukanku, hatiku akan di rebut orang lain nantinya.
Aku takut hal itu akan terjadi.
Namun satu hal yang pasti dapat aku sampaikan yaitu sampai saat ini hatiku masih engkau miliki.
I Love You Steve.
Salam cinta.
Vero..
Begitulah isi surat dari wanita pujaannya yang langsung wajah David berubah, dirinya sangat takut pujaan hatinya itu akan menyukai laki-laki lain kalau dirinya terlambat menemukannya.
"Aku mohon bertahanlah sebentar lagi, aku pasti akan menemukanmu"
Setelah membaca surat dari Vero, David kembali memantapkan hati jika cintanya hanya untuk sahabat penanya ini, tidak ada yang lain.
Iya tidak untuk yang lain. David benar-benar kembali menegaskan kepada dirinya agar bisa menjadi lelaki yang mempunyai pendirian yang teguh dalam hal mengambil keputusan tentang perusahaan ataupun tentang hatinya sendiri.
Rose ketika pemotretan iklan kacamata
Rose iklan salah satu alat make up
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Yang ngga suka sama visualnya boleh bayangin visual masing-masing ya.. Kenapa saya memakai visual Krystal Jung karena wajahnya terkenal dingin dan judes tapi berbanding terbalik dengan perilakunya yang cengeng dan baik hati....
...Silahkan searching google, foto Krystal pasti pada judes semua 😂😂...
...Jangan lupa berikan dukungan untuk David & Rose biar mereka cepet ketemu ya 😊...
...Like, komen & rate selalu berikan, jangan lupa favoritkan juga ya....
...Salam sayang dari Rose & David ...
tp itu siapa yg kirim surat nya?