"Hanya karena arloji murah ini, kau membuang tiga tahun hubungan kita?"
Vandiko Elhaz hanyalah pemuda miskin yang bekerja keras demi masa depan kekasihnya, Clarissa. Namun, di hari ulang tahun Clarissa, Vandiko justru dipermalukan di depan kaum elit dan dicampakkan demi seorang pewaris kaya.
Di titik terendah hidupnya, di bawah guyuran hujan dan hinaan yang membakar dada, sebuah suara mekanis menggema di kepalanya
Sejak malam itu, hidup Vandiko berubah total.
Orang-orang yang dulu meludahi kakinya, kini mengemis di depan kantornya.
Wanita yang dulu mencampakkannya, kini menangis memohon kesempatan kedua.
Dengan kekayaan tak terbatas dan sistem yang terus memberinya misi rahasia, Vandiko akan menunjukkan pada dunia: Siapa yang sebenarnya berkuasa?
"Dulu kau bilang aku sampah? Sekarang, bahkan seluruh hartamu tidak cukup untuk membeli satu jam
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ginian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Halo
Halo semuanya! Terima kasih sudah mampir ke ceritaku ini.
Sejujurnya, aku menulis ini dengan penuh semangat, tapi rasanya agak sepi ya kalau belum ada teman ngobrol di kolom komentar, hehe. Buat kalian yang sudah baca sampai bab ini, boleh banget lho tinggalkan jejak seperti Like atau Komentar singkat saja.
Kritik dan saran kalian sangat berarti buat aku supaya bisa terus memperbaiki alur ceritanya. Sampai jumpa di bab selanjutnya!