NovelToon NovelToon
Taktik Cantik Sang Tunangan

Taktik Cantik Sang Tunangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Pelakor jahat / CEO / Romantis / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:156
Nilai: 5
Nama Author: Nur Sabrina Rasmah

Fiora Gabriela adalah definisi nyata dari kesempurnaan. Sebagai putri tunggal dari dinasti bisnis raksasa, kecantikan dan kekuasaannya adalah mutlak. Namun, ada satu hal yang belum bisa ia taklukkan: hati Galang Dirgantara, pria dingin yang menjadi tunangannya demi aliansi bisnis keluarga mereka.
Bagi Galang, Fiora hanyalah wanita arogan yang terbiasa mendapatkan apa pun dengan uang. Ia menutup hati rapat-rapat, sampai akhirnya ia bertemu dengan Mira—seorang gadis dari kalangan bawah dengan hidup penuh kemalangan. Sosok Mira yang rapuh membangkitkan sisi protektif Galang yang belum pernah terlihat sebelumnya. Galang mulai berpaling, membiarkan rasa iba itu tumbuh menjadi cinta yang mengancam status Fiora.
Namun, Galang lupa satu hal. Fiora Gabriela bukanlah wanita yang akan menyerah begitu saja dan menangis dalam diam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Sabrina Rasmah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perhatian Galang pada asisten baru nya

Fiora menatap kepergian Galang dan Mira dengan geram. Namun, ia segera menepis emosinya. Fiora kembali ke meja sekretarisnya dan fokus bekerja. Ia segera menyiapkan berkas-berkas penting untuk meeting bersama klien nanti pagi.

Setelah memastikan semuanya lengkap, Fiora masuk kembali ke ruangan Galang, kali ini dengan mengetuk pintu.

"Pak Bos, hari ini jadwal meeting dengan klien jam sepuluh di luar. Ini berkasnya, jangan sampai lupa, ya. Hanya karena gadis itu..." sindir Fiora. Ia berhenti sejenak sebelum menyelesaikan kalimatnya.

Galang mendongak dengan wajah dinginnya yang khas. Tatapan matanya lurus ke arah Fiora, seolah berkata jangan macam-macam.

"Saya tidak lupa, Fiora," jawab Galang datar. Ia mengambil berkas itu dari tangan Fiora. "Kamu tidak perlu khawatir soal jadwal saya. Saya profesional dalam bekerja."

Fiora mendengus dalam hati. Galang tetap Galang yang kaku. "Baik, Pak Bos. Saya hanya mengingatkan," jawab Fiora.

Galang kembali fokus pada laptopnya, sementara Fiora kembali ke mejanya di luar ruangan. Di sana, ia kembali teringat ekspresi Galang saat melihat Mira terjatuh. Fiora tahu, ia harus melakukan sesuatu. Ia tidak akan membiarkan Mira merusak rencananya untuk merebut hati Galang.

"Mari, Pak. Klien kita sudah menunggu di kafe. Cepat dong, Pak, jangan sampai kita kehilangan proyek ini," ujar Fiora sembari merapikan tasnya dengan gerakan yang elegan namun tegas.

Galang berdiri, lalu menoleh ke arah Mira yang tampak bingung di sudut ruangan. "Mira, ayo ikut. Kamu kan asisten saya sekarang, kamu harus belajar bagaimana suasana pertemuan dengan klien."

Fiora menyunggingkan senyum tipis yang penuh arti. "Ayo, Mbak Mira cantik... ikut saja. Hitung-hitung lihat dunia luar, kan?" sindir Fiora halus.

Saat tiba di lobi kantor, Galang langsung menuju mobilnya. Ia membukakan pintu depan,kursi penumpang di samping pengemudi ,dan memberi isyarat pada Mira. "Mira, masuk. Kamu duduk di sini," perintah Galang.

"Fiora, kamu masuk ke belakang atau—" ucap Galang.

"Tidak apa-apa, Pak," potong Fiora dengan sopan. "Saya pakai mobil saya sendiri saja. Sampai jumpa di kafe."

Fiora melangkah menuju mobilnya dan berangkat menuju kafe, menyusul mobil Galang.

"Bener-bener ya!" gerutu Fiora di dalam mobilnya sembari mencengkeram setir dengan kuat. "Udah tahu tunangannya itu gue, eh malah kursi depan dikasih ke orang lain. Awas aja ya tu cewek, dia belum tahu siapa Fiora Gabriela sebenarnya."

Sesampainya di kafe mewah tersebut, Galang dan Mira sudah lebih dulu duduk di meja pesanan. Galang melihat kliennya, seorang pria blasteran yang terlihat sangat berkelas bernama Oliver.

"Siang, Tuan Oliver. Bagaimana kabarnya?" sapa Galang sembari menjabat tangan Oliver dengan formal.

"Kabar baik, Tuan Galang," jawab Oliver ramah. Matanya kemudian melirik ke arah Mira yang duduk di samping Galang dengan wajah tertunduk. "Ini siapa, Tuan?"

"Oh, ini asisten pribadi saya, Mira," jawab Galang singkat.

Tepat saat itu, pintu kafe terbuka dan Fiora melangkah masuk dengan aura yang sangat mempesona. Semua mata di kafe seolah tertuju padanya. Melihat Oliver, wajah Fiora langsung cerah.

"Oh ya ampun, Tuan Oliver! Lama tak berjumpa!" seru Fiora dengan nada riang yang sengaja dikeraskan.

Tanpa ragu, Fiora menghampiri meja itu dan langsung memeluk Oliver dengan akrab. Oliver pun berdiri dan membalas pelukan itu dengan hangat. Galang yang melihat pemandangan itu seketika tertegun, rahangnya sedikit mengeras.

"Fiora! Bagaimana kabarmu? Sekarang makin cantik saja kamu," puji Oliver sambil menatap Fiora dengan binar kagum.

"Hehe, terima kasih, Tuan Oliver. Kamu juga makin tampan ya," jawab Fiora sambil duduk dengan anggun di samping Oliver,bukan di samping Galang.

Galang yang biasanya tidak peduli, entah kenapa merasa ada rasa panas di dadanya. Ia merasa tidak suka melihat tunangannya begitu akrab dengan pria lain, apalagi Oliver tampak sangat memuja Fiora.

"Bisa kita mulai pembicaraannya?" potong Galang dengan suara yang lebih dingin dari biasanya. Matanya menatap tajam ke arah tangan Oliver yang masih berada di dekat lengan Fiora.

Fiora melirik Galang lewat sudut matanya dan tersenyum dalam hati. 'Oh, ternyata robot ini bisa merasa panas juga ya?' batin Fiora puas.

"Baik, Tuan Oliver. Mari kita bahas detail kerja samanya sekarang," ujar Galang berusaha mengalihkan perhatian dari kedekatan Fiora dan Oliver.

Mereka pun tenggelam dalam pembahasan bisnis yang serius. Oliver tampak berkali-kali meminta pendapat Fiora, yang menunjukkan betapa dia menghargai kecerdasan tunangan Galang tersebut. Sementara itu, Mira hanya diam dan tampak canggung, sesekali melirik Galang dengan tatapan meminta perlindungan.

Fiora, yang sejak tadi sudah menyiapkan rencana cadangan, memberikan kode mata kepada seorang pelayan yang sudah ia "briefing" sebelumnya lewat teman-temannya.

Saat sang pelayan membawa nampan berisi minuman dingin, ia sengaja melangkah goyah tepat di samping Mira.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!