NovelToon NovelToon
Bukan, Cinta Terlarang

Bukan, Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Keluarga / Percintaan Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Astri Reisya Utami

Nara, seorang gadis cantik yang tinggal bersama keluarga angkatnya sejak usia lima tahun karena semua keluarganya meninggal dalam sebuah bencana yang terjadi kampungnya lima belas tahun lalu.
Saat ini Nara sedang berkuliah di salah satu kampus swasta di kota tempat ia tinggal saat ini. Orang tua angkatnya bukan lah orang sembarangan mereka termasuk orang yang sangat berpengaruh di kota itu. Mereka tidak memiliki anak karena anak satu-satunya dinyatakan hilang di saat bencana yang terjadi di kampung halaman Nara.
Nara anak yang sangat patuh namun suatu hari dia jatuh cinta pada pria yang merupakan pengawal pribadi sahabatnya Airin yang bernama Iam.
Namun Iam pria yang dingin dan cuek sangat sulit untuk di dekati. Namun Nara memiliki banyak cara agar bisa dekat Iam. Namun di saat Iam mulai luluh dan sebuah kebenaran terbongkar membuat Nara harus patah hati karena Iam merupakan anak dari keluarga angkatnya yang hilang.
Bagaimana kelanjutan cerita mereka? simak yu ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astri Reisya Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di rendung lagi.

Iam dia sedang santai di depan kamarnya sambil bermain ponsel. Haikal dia sibuk dengan tugas sekolahnya. Iam dia meraba saku celananya mencari rokok namun tidak menemukannya akhirnya dia masuk ke kamar mencari di dalam kamar.

"Abang cari apa? " tanya Haikal yang melihat sangat abang seperti kebingungan.

"Kamu lihat rokok abang gak? " jawab Iam.

"Habis bang, " beritahu Haikal yang tadi melihat sang abang membuang bungkusnya.

"Oh iya abang lupa, " ujar Iam lalu mengambil jaket dan kunci motor.

"Abang mau ke mana? " tanya Haikal saat melihat sang abang hendak pergi.

"Keluar, beli rokok. Mau ikut kamu? "ucap Iam dan Haikal menggelengkan kepala.

" Ya udah tar abang belikan makanan, "ucap Iam lalu pergi ke luar menuju motornya dan langsung pergi.

Iam tiba di minimarket lalu dia membeli beberapa ciki dan tidak lupa rokoknya. Setelah selesai Iam keluar namun dia tak sengaja melihat dia cewek yang tadi pagi ngerjain Nara. Cewek itu masuk ke dalam minimarket dan Iam menghampiri tukang parkir di minimarket itu.

"Bang, " panggil Iam pada tukang parkir itu.

"Iya bang, " jawab tukang parkir itu setelah mendekati Iam.

"Tolong abang kempesin ban mobil itu, " ucap Iam menunjuk mobil putih milik kedua cewek tadi.

Iam pun memberikan uang pada si tukang parkir lalu dia duduk santai di depan minimarket menunggu kedua cewek itu keluar. Tak lama cewek itu keluar dan mereka kaget saat melihat ban mobilnya kempes, lalu mencari bantuan dengan menghampiri tukang parkir untuk meminta bantuan. Iam dia masih memperhatikan kedua cewek itu dan dengan sengaja dia melemparkan botol minum yang masih ada airnya ke arah kedua cewek itu membuat kedua cewek itu kaget karena bajunya basah. Iam dia hanya tersenyum lalu Iam pun menghampiri mereka membuat mereka kaget saat Iam menghampiri mereka.

"Sorry gue tadi gak sengaja, " ucap Iam namun tatapan mereka tatapan marah dan kesal.

"Lo sengaja kan?, biar kita malu? " tanya salah satu tuh cewek.

"Em, kalau iya kenapa? " jawab Iam.

"Gue gak punya masalah ya, tapi kenapa lo malah ngerjain gue? " tanya si cewek itu lagi.

Iam menarik Nafas lalu mendekatkan tubuhnya dan berkata "Nara tan Airin, jadi kalau kalian ganggu Nara berarti kalian cari masalah sama gue, ".

Iam pun langsung naik ke motornya lalu hendak. pergi namun berhenti depan kedua cewek itu lalu melemparkan dua lembar uang pada kedua cewek itu dan berkata " tuh uang buat tambal ban mobil kalian, ".

" Jadi ini ulah lo, "teriak salah satu cewek dan Iam dia langsung pergi begitu saja.

Iam pun tiba di rumah dan dia langsung masuk kamar namun saat tiba dia melihat Haikal sudah tertidur. Iam pun akhirnya memutuskan untuk tidur juga karena dia harus bangun pagi besok untuk mengantar Airin ke. kalis lagi.

Di tempat lain Nara dia sedang duduk bersama sang bunda setelah makan malam tadi.

"Apa yang terjadi di kampus tadi? " tanya sang bunda karena tadi sang anak meminta baju ganti.

"Aku di kerjain teman-teman ku bunda, " jawab Nara.

"Bunda heran deh sama kamu, mau sampai kapan kamu menyembunyikan identitas kamu sebagai anak bunda dan ayah agar teman-teman mu gak seenaknya sama kamu, " omel sang bunda yang heran dengan Nara yang selalu menyembunyikan identitasnya sebagai anak dari seorang Yuda.

"Bun, bunda kan sudah tau alasan aku gak mau teman-teman ku tau kalau aku anak ayah. Aku pengen cari teman yang tidak melihat status ku siapa, "jawab Nara.

" Bunda tau, tapi jujur bunda kesel lihat nya, "balas sang bunda.

Nara memeluk sang bunda lalu berkata, " bunda tenang saja sekarang aku punya Airin yang mau jadi teman ku dan selalu belain aku, ".

" Ya sudah terserah kamu, bunda cuman khawatir saja. Sekarang tidur sana sudah malam juga! "titah sang bunda dan Nara pun bangkit lalu pergi ke kamarnya.

Nara sebenarnya dia sadar diri jika dirinya di rumah ini hanya anak angkat, mungkin setelah anak mereka kembali atau sang adik besar mungkin posisinya di rumah ini bukan lagi siapa-siapa. Nara juga dia ingin seseorang yang bisa menerimanya apa ada nya jadi dia tidak akan kaget setelah tahu identitasnya aslinya nanti. Nara pun memutuskan untuk tidur karena sudah mengantuk juga.

"Nara, " panggil sang bunda setiap pagi karena Nara sulit di bangunkan.

Namun pagi ini Nara bangun pagi lagi bahkan saat sang bunda akan naik ke kamarnya untuk membangunkan Nara dia sudah turun dan siap untuk pergi ke kampus.

"Bunda pikir kamu belum bangun, " ucap sang bunda saat sang anak sudah di hadapannya.

"Sekarang aku belajar bangun pagi biar gak ketinggalan sholat subuh, " beritahu Nara membuat sang bunda kaget.

"Serius yang kamu ucapkan barusan? " tanya sang bunda.

"Iya dong bun, kan aku lagi ngejar cowok yang tidak. pernah ketinggalan sholat lima waktunya, " jawab Nara dengan senang.

"Bagus deh kalau kamu naksir cowok kaya gitu, bunda ikut senang, " ujar sang bunda dan Nara tersenyum.

Setelah sarapan Nara pun segera berangkat dengan motornya dan tak butuh waktu lama dia sudah tiba di kampus dan dia menunggu Airin datang bersama bodyguard nya. Tak lama mobil Airin tiba namun saat Nara hendak bangun tiba-tiba kedua cewek yang semalam Iam kerjain langsung menghampiri Nara dan menarik Nara ke belakang kampus.

"Apa-apa ni? " tanya Nara setelah di dorong ke tembok.

"Jangan lo pikir kalau kita takut ya sama lo hanya gara-gara bodyguard nya Airin, " ucap salah satu cewek.

"Maksud kalian apa sih, gue gak ngerti? " tanya Nara.

"Udah jangan sok gak tau lo, lo kan nyuruh bodyguard nya Airin buat balas dendam kejadian kemari? " tanya nya membuat Nara tau kalau kemarin ulah mereka.

"Jadi kemarin kalian yang bikin gue basah dan kotor?, salah gue apa coba? " bentak Nara kesal.

"Salah lo, lo terlalu tebar pesanan ke semua cowok padahal lo gak ada apa-apa nya sama gue, hanya saja gue heran tuh cowok lihat apa dari lo, " maki kedua cewek itu.

"Lo jangan hina gue ya, gini-gini gue pernah terpilih sepuluh besar cewek cantik di kampus, " ucap Nara.

"Pede banget lo, lo gak sadar wajahnya biasa aja, pendek, bahkan kelurga lo bukan siapa-siapa, " balas tuh cewek.

Nara tersenyum, ternyata benar apa kata sang bunda kalau selama ini Nara salah karena selalu menyembunyikan statusnya sebagai anak dari seorang pengusaha terkenal di kota ini.

1
Anto D Cotto
lanjut crazy up donk Thor
Anto D Cotto
cerita nya sangat menarik, tapi kebanyakan typo nya Thor..
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!