Seorang wanita dari jaman modern masuk ketubuh Permaisuri yang di jadikan pilar Kekaisaran, Dinny Winata.. umur 25 tahun, Dinny terkejut saat jiwanya di tarik paksa oleh cahaya yang datang ke tubuh nya
"Siapa kau?" tanya Dinny
"Aku jiwa yang dihianati dan di buang ke dalam jurang kebencian" jawab wanita yang persis dengan Dinny
"Apa mau mu? sampai menarik jiwaku yang sedang duduk di balkon" ucap ketus Dinny
"Hahaha... balaskan rasa sakitku, aku serahkan putriku dan putra untuk kau jaga, bukan nya kau di dunia ini hidup sendiri" ucapnya dengan nada penuh kebencian. Dinny menggerutu tidak jelas
"Tidak mau tiba-tiba punya anak, dsini aja aku masih single-single loh" jawab kesal Dinny. wanita yang menatap penuh kebencian langsung menatap penuh kerapuhan
Penasaran dengan cerita ini? yuk mampir kecerita Nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27
"Siapa Yuyung? kenapa nenek baru mendengar nama madam itu? apa dia baru?" tanya Ibu suri Ning. Permaisuri Ai Ning dan Ang Bei juga Nuning saling tatap.
"Nenek disini?" tanya Nuning. ibu suri Ning mengerutkan keningnya, dia menatap penuh selidik kearah Nuning.
"Kenapa memangnya kalau nenek disini? nenek juga ingin bertemu dengan cucu perempuan nenek dan cucu Lelaki nenek, mereka semakin hari semakin sibuk.... dan jarang menemui neneknya ini" ucap Ibu suri Ning. dengan bernada sedih, Ang Bei dan Nuning pun saling tatap. Nuning pun mendekati neneknya dan langsung memeluk ibu suri Ning.
"Nenek ku sayang.... Nu'er minta maaf ya, bukan maksud tidak ingin menemui nenek. tapi Nu'er sedang belajar untuk menjadi jenderal besar di kekaisaran ini, Nu'er ingin menjaga ibu, dan juga ingin menjaga nenek.... dan para rakyat kekaisaran kita ini, nenek kan tahu! kekaisaran ini hanya punya satu putra dan satu putri, kakak Ang Bei pasti akan menjadi seorang Kaisar.... dia tidak mungkin turun langsung untuk mengurus perbatasan, biar Cucu perempuan mu yang cantik ini yang akan menjaga para rakyat" ucap Nuning. ibu suri Ning yang mendengar ucapan cucunya pun terharu, walau pun Nuning wanita tapi. apa yang di ucapkan oleh nya benar apa adanya, ditambah semua keluarga kekaisaran sudah tidak ada lagi. untuk para putri dari selir Suaminya itu sudah memiliki kehidupan di luar istana, mereka memiliki tidak mengikuti garis keturunan kekaisaran. Mereka tidak ingin berebut dengan kekuasaan, mereka sadar mereka hanya seorang putri, jadi mereka tak layak untuk merebut Kekaisaran itu.
"Ha.... baiklah, wanita tua ini tidak akan mengeluh lagi! tapi sebisa mungkin datangin wanita tua ini di kediaman nya, kalian tahu bukan wanita tua ini sudah tidak kuat berjalan lebih jauh?" keluh ibu suri Ning. Ang Bei dan Nuning pun mengangguk, Permaisuri Ai Ning tersenyum bangga kepada kedua anaknya itu.
"Ai'er ibu ingin bicara, apa kau memiliki kesempatan untuk berbincang dengan ibumu ini?" ucap ibu suri Ning. Permaisuri Ai Ning pun mengangguk, menyuruh kedua anaknya pergi mandi.
"Ada apa ibu? seperti nya ibu begitu penting?" tanya Permaisuri Ai Ning. ibu suri Ning, dia menatap menantu yang sudah dia anggap sebagai putri nya itu.
"Apa kau berniat ingin memiliki suami lagi?" tanya Ibu suri Ning. Permaisuri Ai Ning mengerutkan alisnya, tidak biasanya ibu mertua nya itu bertanya seperti itu.
"Memang kenapa ibu? kenapa tiba-tiba Ibu bertanya seperti itu? Apa itu mendengar ucapan yang tidak enak tentang diriku?" tanya balik Permaisuri Ai Ning. ibu suri Ning terkekeh kecil, ini yang dia suka dari menantu nya ini.
"Apa yang harus Ibu dengar dari orang yang tidak menyukai mu? Aku hanya bertanya apa kau berniat ingin memiliki suami kembali? kalau memang benar ibu pasti mengizinkan kau untuk memiliki suami kembali.... Ibu tidak akan pernah melarangmu untuk berbahagia, sudah cukup penderitaanmu menikah dengan Putra sambung ibu! jadi ibu hanya ingin tahu, putri ibu yang cantik ini apa memiliki, kandidat yang akan dijadikan sebagai suaminya?" canda ibu suri Ning. Permaisuri Ai Ning menggelengkan Kepala dia tidak memiliki kandidat untuk menjadikan bagaimanapun sebagai suaminya, apalagi selama ini dia lebih sibuk mengurus peraturan yang sedang dia rombak.
"Apa kau mengenal lelaki yang bernama.....
BERSAMBUNG...........
Sabar sabar sabar sampe episode besok lagi 😄