NovelToon NovelToon
Istriku Yang Manja

Istriku Yang Manja

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Cinta Murni / Mengubah Takdir
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Parhusib

Liam, adalah anak terbuang. dari kecil hingga dewasa, dia tidak pernah merasakan memiliki keluarga. bahkan di masa tua nya, dia belum pernah merasakan cinta.
Walaupun memiliki harta yang berlimpah, namun kekayaan itu terasa tidak berguna. hingga akhirnya dia meninggal, dan terlahir kembali.
dia terlahir kembali ke umur dua puluh tahun. namun yang aneh adalah, dia terlahir kembali, dan langsung di nikahi oleh seorang gadis cantik dan manis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Parhusib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hamil (2)

Setelah adegan yang tidak terlalu penting itu, Liam dan Yuna pergi ke rumah sakit, untuk melakukan pemeriksaan kehamilan.

Setelah perjalanan yang cukup membosankan, mereka tiba di rumah sakit terdekat.

Liam dan Yuna duduk berdampingan di kursi plastik yang dingin. Yuna menggenggam erat tangan Liam, wajahnya tegang namun penuh harap. Liam balas menggenggam tangannya, mencoba menyalurkan ketenangan.

Yuna berbisik. "Deg-degan banget, ya?", ucapnya lembut sembari mengepalkan tangannya dengan erat.

"Aku juga. Tapi lebih banyak senangnya. Bayangin, sebentar lagi kita tahu ada kehidupan baru di dalam kamu." bisik Liam lembut, dengan senyumannya yang membuat hati Yuna lebih tenang.

Yuna tersenyum, matanya berkaca-kaca.

"Aku nggak sabar. Semoga semuanya baik-baik aja." Ucap Yuna berharap.

"Pasti. Kamu kan kuat. Dan aku akan selalu ada di sini buat kamu." Balas Liam, sembari mengelus lembut tangan Yuna.

Seorang perawat memanggil nama Yuna. Yuna menarik napas dalam-dalam, lalu berdiri. Liam berdiri bersamanya, menggenggam tangannya lagi.

Yuna menatap Liam, "temenin aku, ya?."

Liam mengangguk, lalu memegang tangan Yuna, dan menuntunnya.

Mereka berjalan bersama menuju ruang pemeriksaan, langkah mereka seirama, penuh cinta dan harapan.

Setelah tiba di dalam ruangan pemeriksaan.

Liam dan Yuna duduk berhadapan dengan seorang dokter kandungan yang ramah. Dokter itu tersenyum sambil melihat hasil USG.

"Selamat, Bapak dan Ibu. Hasilnya sangat baik. Usia kehamilan sudah memasuki minggu ke dua," ucap seorang dokter, setelah melihat layar pemeriksaan.

Yuna menutup mulutnya dengan tangan, air mata bahagia mengalir di pipinya. Liam merangkulnya erat.

Liam berbicara dengan suara bergetar.

"Ya Tuhan... kita akan jadi orang tua." Dia menatap Yuna dengan senyumannya yang semakin lebar.

Dokter tertawa kecil, ikut merasakan kebahagiaan kedua orang di depannya ini.

"Iya. Dan lihat ini..."

Dokter menunjuk ke layar USG. Tampak sebuah titik kecil yang berdenyut.

"Ini detak jantungnya. Sehat dan kuat." ucap dokter sembari menunjukkan rekaman USG nya.

Yuna terisak haru. Liam mencium puncak kepalanya.

"Aku sangat bahagia," ucap Yuna dengan air mata haru, yang jatuh di pipinya yang manis.

"Aku juga sangat bahagia," gumam Liam. Dia yang paling tahu, seberapa bahagianya dia. Dia sangat bahagia, karna ini adalah anak pertamanya di dua kehidupannya.

Meski sekarang dia baru berusia dua puluhan, tapi jiwa nya adalah, jiwa seorang pria tua tanpa anak. Yang selalu menantikan kehadiran seorang anak, tapi tidak tercapai hingga ajal menjemput.

Tapi, takdir berkata lain. Dia yang berfikir kalau dia akan mati, malah terlahir kembali ke masa lalu, dan memulai kembali segalanya, dengan alur dan cerita yang berbeda.

Mereka berpelukan erat, air mata bahagia terus mengalir. Di ruangan itu, cinta mereka terasa begitu nyata dan kuat, menyambut kehidupan baru yang akan segera hadir.

Setelah keluar dari rumah sakit, wajah Liam dan Yuna, masih di penuhi rasa kebahagiaan.

Setelah semuanya selesai, Liam dan Yuna kembali ke villa Zenith residence nomor satu. Mereka berdua tidak sabar memberitahukan berita tentang kehamilan Yuna.

Saat tiba di villa, mereka melihat Mulan dan Alisia sedang duduk santai, dengan topik yang tak kunjung usai, mereka berdua menatap pemandangan dari dalam villa.

Mereka melihat Yuna berjalan mendekat, dengan wajah yang sangat gembira. "apa yang membuatmu begitu gembira?," tanya ibunya Alisia.

"Heheh.. Ibu sungguh tidak akan tahu, biar aku berikan kejutan." ucap Yuna sembari membuka tas gandeng nya.

Lalu dia membuka beberapa kertas, dan menuntunnya ke Mulan dan Yuna. "Kalian bisa menebak apa ini?," tanya Yuna dengan main-main.

"foto USG kehamilan?," ucap Alisia heran.

"Kok ibu tahu?!," gumam Yuna terkejut.

"Ya, tahu kah. Ibu kan sudah pernah melahirkan mu, ibu sudah pernah melihat yang beginian." ucap Alisia bangga.

"Ehh tunggu, USG kehamilan?," celetuk Mulan yang bertanya penasaran.

"Apa kamu sedang hamil?," tanya Alisia tiba-tiba.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!