seorang anak yang harus menjadi korban perceraian orang tua nya,hidup dengan nenek dan kakek dengan begitu banyak cemoohan dari orang orang maupun teman-teman nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pena merpati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32
Aira yang mendengar alasan Reyhan mencintai nya seketika terdiam,ia merasa bersalah Karena selama ini ia mempermainkan laki-laki itu tanpa sepengetahuannya. Aira pun memutuskan untuk segera mengakhiri hubungan nya dengan reyhan karena ia tak mau membuat laki-laki itu nanti malah akan lebih sakit saat mengetahui bahwa Aira hanya mempermainkan nya.
"Rey,lebih baik kita akhiri hubungan ini kau fokuslah terhadap sekolah mu dan orang tua mu,begitupun dengan ku"ucap Aira
"Tapi Aira"ucap Reyhan
"Aku mohon,jangan karena aku kau mengabaikan orang tua mu rey,demi aku lakukan lah"pinta Aira
"Baiklah Aira,maafkan aku jika selama ini kau selalu merasa terganggu dengan kehadiran ku yang selalu mengikutimu kemanapun saat di sekolah,tapi itu semua aku lakukan karena aku takut kehilanganmu,banyak yang menyukai mu tanpa kamu ketahui Aira"ucap Reyhan
"Sudah jangan di bahas lagi,dulu kita memulai hubungan dengan baik dan sekarang kita mengakhiri juga harus dengan cara yang baik,kita masih bisa berteman"ucap Aira sambil tersenyum tulus
"Benarkah"ucap Reyhan
"Iya kenapa tidak"balas Aira
Akhir nya Aira dengan reyhan sudah resmi putus dan tidak memiliki hubungan hanya sebatas teman saja sekarang,namun bagi Reyhan itu lebih dari cukup meskipun di dalam hati nya masih terukir rapi nama Aira di sana.
Kini Aira dengan reyhan pun seperti biasanya teman pada umum nya,terkadang pun mereka bercanda gurau bahkan kadang juga saling bergandengan tangan namun itu hanya sebatas teman tidak lebih,dan bulan terus berlalu Aira juga tak terlihat dekat dengan siapapun lagi setelah putus dari Reyhan bukan karena Aira tak mampu move on namun ia sangat malas jika harus merespon lalu, harus memulai hubungan dari nol .
Aira pun memutuskan untuk berhenti mempermainkan laki-laki yang mendekati nya,ia pun tak berminat untuk dekat dengan siapapun ia akan berusaha untuk tak melampiaskan pada orang lain yang tidak tau apa-apa tentang masalah yang ia hadapi,namun benar saja selama Aira bergonta ganti pasangan tidak ada satupun yang mengetahui kisah hidup Aira,karena bagi Aira itu semua adalah privasi yang tak harus di ceritain pada orang asing.
Bulan terus berlalu kini adalah hari dimana di laksanakan ujian kelulusan,Aira pun mengerjakan ujian nya dengan tenang meskipun Aira tak bersemangat sama sekali.
Satu minggu telah berlalu kini Aira telah mengikuti ujian sekolah,dan Minggu depan akan di adakan pengumuman kelulusan. Aira pun rasanya sudah tidak sabar untuk segera masuk sekolah SMA/SMK, Aira pun mulai memikirkan akan melanjutkan sekolah dimana. Namun saat di rumah ia berbicara dengan ibu nya .
"Aira sebentar lagi kan pengumuman kelulusan apa kau mau melanjut kan sekolah SMA" tanya Eka
"Iya Bu,aku ingin seperti teman ku yang lain"ucap Aira
"Baiklah,tapi kau akan meneruskan sekolah dimana"tanya Eka
"Entahlah Aira masih bingung"ucap Aira
"Aira jika kau yakin ingin melanjutkan sekolah ibu harap kau juga memikirkan bahwa yang menyekolah mu adalah ayah sambung mu,tidak mungkin ibu yang membiayai sekolah mu,dan ibu harap kau sekolah lah dengan benar "ucap Eka
"Iya baiklah,aku tak akan lupa bahwa yang menyekolahkan ku ayah Arif"ucap Aira
Sejujurnya Aira sangat tak menyukai posisi nya saat ini,ia sangat membenci ayah tiri nya namun jika bukan karena ayah tiri nya itu ia tak akan mungkin bisa melanjutkan sekolah nya,sedangkan ayah kandung nya rudi ia sama sekali tak pernah memikirkan pendidikan Aira sejak orang tua nya bercerai,bahkan Aira juga tak pernah di kirimi uang untuk sekedar uang jajan,Aira hanya menerima uang jika saat Rudi pulang kerumah nya sendiri dan Aira main kesana barulah Rudi memberikan Aira uang yang tak seberapa.
Aira sangat membenci semua nya,ia lelah ia sangat ingin berteriak keras agar semua beban dalam hati nya berkurang,namun ia tak akan pernah bisa.
.
.
.
.
Kini sudah satu Minggu Aira menunggu pengumuman kelulusan dan hari ini adalah
hari dimana di umumkan nya kelulusan untuk semua siswa.
Aira yang sebenar nya sudah yakin bahwa ia akan lulus pun tetap merasakan gugup. Aira terus mengatur nafasnya agar tak merasa terlalu gugup dan sampai akhir nya guru pun mengatasi bahwa semua murid tahun ini lulus semua , sehingga sorak senang dari semua murid pun ramai terdengar begitupun dengan Aira.
Setelah pengumuman kelulusan Aira pun segera pulang kerumah,namun ia saat sampai di parkiran ia berhenti sejenak ,terlihat dari raut wajah nya bahwa ia memikirkan sesuatu.
Ya Aira memikirkan bahwa saat sampai rumah ia mengatakan bahwa ia lulus,ibu nya pun hanya akan biasa saja tidak ada raut wajah senang atau apapun hanya wajah datar saja yang ia tampilkan,seakan ia tak turut bahagia atas kelulusan Aira,apalagi Aira masih belum menentukan ia akan melanjutkan di mana nanti.
Aira pun memutuskan untuk menunggu Santi dengan ana,tak bera lama Santi datang bersama ana menuju parkiran Aira yang melihat itupun segera memanggil keduanya
"Santi,ana ayo kemari"ucap aira
"Aira kau belum pulang,bukankah sudah dari tadi aku melihat mu menuju parkiran"tanya ana
"Ya memang,dan aku masih di sini karena menunggu kalian"ucap Aira
"Menunggu kita"ucap Santi dengan ana bersama
"Iya, kenapa memang nya "ucap Aira
"Tidak,hanya saja biasanya kau akan pulang lebih dulu atau kau pulang lebih akhir dari kita semua"ucap santi.
"Ya memang,ah sudahlah aku menunggu kalian ada yang ingin aku tanyakan "ucap Aira
"Memang nya apa,apa sangat penting"tanya ana
"Ya sangat sangat penting"ucap Aira
"Memang nya apa"tanya santi
"Hari ini kan sudah pengumuman kelulusan jadi kalian akan melanjutkan sekolah di mana"tanya Aira
"Aku kira ada apa ternyata hanya ingin tanya soal itu,memang nya kenapa jangan bilang kau masih bingung melanjutkan kemana"ucap Santi
"Kau ini memang sahabat ku,kau paling tau aku"ucap Aira sambil memperlihatkan gigi nya
"Tentu saja,kita berteman bukan setelah kita besar tapi kita berteman saat kita masih sama" kecil "ucap santi
"Ya jadi kalian mau meneruskan dimana"tanya Aira
"Kami akan mendaftar sekolah di SMK Garuda tapi mungkin juga akan mencoba mendaftar di sekolah SMA bina bangsa"ucap santi
"Hemm di situ ya"ucak Aira
"Jadi apa kau mau ikut dengan kami"tanya ana
"Entahlah aku fikirkan dulu ya"ucap Aira sambil memikirkan perkataan kedua sahabatnya