NovelToon NovelToon
Selir Centil Untuk Kaisar Impoten

Selir Centil Untuk Kaisar Impoten

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Harem / Masuk ke dalam novel / Fantasi Wanita / Rebirth For Love / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sri Wulandari

Zhen Nuo editor di salah satu platform novel online. Secara tidak sengaja terjebak di dalam dunia novel yang penuh intrik pernikahan. Dengan semua kemampuannya ia berusaha merubah takdirnya sebagai pemeran pendukung. Yang akan terbunuh di bab kedua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eksekusi mati Selir Chun

Wajah di pantulan cermin terlihat lembut juga hangat. "Apa kau mendapatkan tumpukan emas! Kenapa kau terlihat sangat bahagia." Selir Yu bangkit dari tempat duduknya.

"Saya ikut senang karena keinginan anda telah terwujud." Pelayan Guyi menjawab dengan senyuman.

Selir Yu seketika menangkap maksud ucapan pelayannya. Tapi dia tidak ingin membuat kebahagiaan pelayannya runtuh begitu saja. "Untuk merayakannya, bagaimana jika kita pergi ke luar istana?"

"Selir Yu untuk hari ini anda tidak akan bisa pergi dari istana."

"Apa Yang Mulia memberikan aku hukuman lain?" Tanya Selir Yu.

"Hari ini Selir Chun akan di berikan hukuman gantung di halaman istana luar. Semua Selir di istana harus ikut serta sebagai peringatan." Pelayan Guyi menjelaskan.

"Dia berselingkuh?" Selir Yu berjalan keluar dari kamar mandi melalui pintu lain.

"Dia pelaku pembunuhan pelayan pribadi Selir Zhang. Selir Chun melakukan pembunuhan itu untuk membuat perselisihan antara anda juga Selir Zhang." Penjelasan Pelayan Guyi lebih terperinci.

"Jadi dia pelakunya." Selir Yu terlihat tidak terkejut atau marah. Justru tampak biasa saja. "Kita kesana sekarang. Menyaksikan hukum..." Menghentikan kata-katanya juga langkahnya. Trauma di saat Kaisar Xiao Chen memaksanya membunuh budak bersalah. Masih membuat ketakutan yang tidak dapat ia kendalikan. "Kita kembali saja." Membalikkan tubuhnya berniat pergi.

"Selir Yu, aku sudah menunggu mu sejak tadi." Suara Kaisar Xiao Chen menghentikan langkah wanita itu.

Selir Yu berusaha mengatur ekspresinya. Senyuman ia perlihatkan di saat membalikkan tubuhnya. "Yang Mulia." Memberikan hormat di ikuti semua pelayan yang ada di belakangnya.

Mau tidak mau dia harus ikut serta dalam pengeksekusian. Selir Yu berjalan berdampingan bersama Kaisar Xiao Chen menuju halaman istana luar. Baru saja mereka keluar dari istana timur. Tujuh Selir Kekaisaran datang memberikan hormat mereka kepada Kaisar Xiao Chen.

Selir Yu memperhatikan setiap tatapan penuh kebencian dan rasa iri dari setiap wanita di hadapannya. Seketika bulu kuduk di seluruh tubuhnya bangkit. 'Pandangan mata itu seperti aku telah merebut paksa suami mereka. Wanita yang cemburu akan jauh lebih berbahaya.' Melirik tajam kearah Kaisar Xiao Chen. 'Dia pasti dengan sengaja menjadikan aku sasaran amarah semua orang. Pria yang kejam.'

Kaisar Xiao Chen merasakan tatapan tajam menusuk wajahnya. Dia menoleh melihat kearah Selir Yu. Benar saja wanita itu sudah menatap penuh dendam yang membara.

Pengawal Zhu Wan datang menghadap. "Yang Mulia, tempat eksekusi telah di bereskan. Tinggal menjalankan hukumannya."

Tangan Kaisar Xiao Chen meraih tangan lembut Selir Yu. "Kita pergi sekarang." Menarik dengan penuh kehangatan.

Selir Yu hanya bisa mengikuti sandiwara yang di lakukan pria itu.

"Rubah licik itu pasti telah melakukan sihir untuk menarik hati Yang Mulia." Selir Zhang mengepalkan kedua tangannya penuh amarah. Dia diam dengan tatapan mematikan. Yang selalu tertuju pada punggung wanita yang telah merebut perhatian Kaisar Xiao Chen dari dirinya.

Selir Cui mendekat. "Seharusnya kakak yang lebih berhak berada di dekat Yang Mulia. Bukan wanita berdarah dingin itu." Kipas di tangannya bergerak lembut. Membuat semilir pelan menyapa wajahnya.

"Minggir, jangan menghalangi jalan." Selir Cheng berjalan lebih dulu dengan tatapan sinis. Selir Mei, Selir Xing, Selir An Hui mengikutinya dari belakang.

"Menyebalkan." Selir Zhang menatap kesal.

"Selir Zhang, kita juga harus segera pergi. Jangan sampai telat." Selir Cui menarik Selir Zhang agar bersedia bergerak lebih cepat.

Di barisan paling belakang, wanita dengan cambuk di pinggangnya berjalan santai sembari memakan buah apel.

"Selir Lihua, anda juga tidak boleh tertinggal. Mendapatkan hati Yang Mulia adalah yang utama." Pelayan Yating menarik paksa tangan Selir Lihua.

"Baik, baik." Selir Lihua melepaskan tangan pelayannya.

"Apel."

Sisa apel yang ada di tangannya langsung di kunyah habis. Setelahnya, Selir Lihua mengejar dari belakang semua orang yang sudah berjalan lebih dulu.

Di halaman istana luar, semua pejabat kekaisaran telah berkumpul.

Kaisar Xiao Chen juga sudah tiba bersama semua Selirnya.

Semua Selir yang datang di arahkan menuju tempat masing-masing. Namun Selir Yu masih tidak di berikan izin untuk menjauh dari Kaisar Xiao Chen. Wanita itu di ajak menuju tempat khusus untuk pemimpin negeri. Berdiri berdampingan bersama di hadapan semua orang yang ada di sana. Di mana posisi itu hanya di peruntukan oleh Permaisuri masa depan Kekaisaran.

Dari kejauhan Tuan Yu Wangyi merasa puas dengan putrinya yang telah berhasil meraih hati Kaisar.

"Lepas, apa kalian ingin mati. Jauhkan tangan kotor kalian." Selir Chun mencoba memberontak. Kedua tangannya di ikat rantai yang telah terkunci. "Lepas..." Gaun indahnya telah ternoda debu yang memenuhi ruangan penjara.

Wanita itu di seret dua prajurit pengawal Kekaisaran menuju tempat eksekusi.

"Yang Mulia." Setelah berhasil lepas dari tangan para prajurit. Selir Chun berlari sekuat tenaga menuju hadapan Kaisar Xiao Chen.

Bbruukkk...

Selir Chun terjatuh di saat dia baru menaiki dua anak tangga. Dua prajurit berhasil mengejarnya dan menahannya lagi. "Yang Mulia, aku mohon. Jangan memberikan ku hukuman mati. Satu nyawa pelayan rendahan tidak sepadan dengan nyawa ku."

Kaisar Xiao Chen hanya diam.

Dari pintu istana halaman luar, Jenderal Chun Li datang membawa pedang dan zirahnya. Dia berjalan tegap dengan penuh wibawa.

"Ayah... Selamatkan aku. Tidak seharusnya aku mati hanya karena seorang pelayan." Selir Chun berlari menghampiri Ayahnya.

Jenderal Chun Li menangkap tubuh putrinya yang hampir terjatuh untuk yang kedua kalinya. "Jangan khawatir. Tidak akan ada yang bisa memaksa mu mati. Sekalipun itu Yang Mulia."

Selir Chun bersembunyi di balik tubuh ayahnya.

Kaisar Xiao Chen menatap dingin. "Jenderal Chun, kau ingin memberontak?" Ujarnya tanpa basa-basi. Kedua tangannya di kaitkan di punggungnya.

Jenderal Chun Li berlutut. Pedang di genggaman tangannya di letakkan di lantai. "Yang Mulia, hamba tidak pernah memiliki niatan untuk memberontak. Hamba datang untuk memohon pengampunan untuk putri hamba. Nyawa putri hamba sangatlah berharga. Tidak seharusnya membayar kesalahannya hanya karena nyawa pelayan rendahan."

Bibir samping Kaisar Xiao Chen menyungging. "Nyawa putri mu berharga. Tapi nyawa putri orang lain tidak berharga. Apakah itu maksud ucapan mu?"

Perkataan itu membungkam mulut Jenderal besar yang masih secara aktif ikut dalam pertempuran di sepanjang tahun.

Jenderal besar Chun Li menunduk malu dengan ucapan yang baru saja terlontar dari mulutnya.

"Hanya karena status yang ia miliki. Nyawanya bisa di ambil dengan begitu mudah. Jenderal Chun Li, untuk apa lagi aku ada di tahta ini jika peraturan di buat hanya untuk kepentingan para bangsawan dan pejabat pemerintahan saja. Kau seorang Jenderal besar yang telah memimpin peperangan selama lebih dari dua puluh tahun. Tapi apa tujuan mu hanya untuk meninggikan derajat mu saja. Agar dapat menginjak orang dengan status lebih rendah dari mu." Kaisar Xiao Chen berjalan menuruni anak tangga.

"Jika seorang Jenderal bahkan bisa dengan mudahnya menganggap remeh nyawa manusia. Hanya karena perbedaan status mereka. Bagaimana aku yakin kau dapat memimpin pasukan mu memberikan rasa aman untuk semua rakyat di negeri ku." Kaisar Xiao Chen berkata dengan tegas.

"Yang Mulia, hamba bersalah." Jenderal Chun Li bersujud ketakutan.

Semua petinggi istana yang ada di sana seketika menatap kearah pria yang ada di lantai. Keraguan tertanam dalam di hati semua orang.

"Pemahaman semudah ini kau bahkan tidak bisa mengerti." Kaisar Xiao Chen berhenti tepat di depan Jenderal Chun Li. Dia menatap tanpa ekspresi. "Pengalaman puluhan tahun dalam pertempuran tidak menjamin seseorang dapat mengerti arti kebijaksanaan. Kau membuatku sangat kecewa."

1
Susilawati
ditunggu kelanjutannya thor
Ai
harusnya diselidiki dulu kaisar klo bnr ayahnya selir yu bersalah, hukum ayahnya tp jgn benci anaknya yg tdk tau apa2
Ai
selidiki trs kaisar sebenarnya selir yu itu baik.. baik dulu maupun skr setelah jiwanya berganti jiwa modern
Susilawati
lanjut lagi thor
Susilawati
sebenarnya apa yg membuat kaisar begitu membenci selir Yu
Ai
crazy up donk thor😄
Susilawati
lanjut thor
Susilawati
tahan tahan diri mu selir Yu
Susilawati
selir Yu kenapa pingsan nya sebentar aja, seharusnya di lama2in sampai besok paginya baru sadar
Susilawati
seharusnya kaisar dan selir Yu bersatu utk menggulingkan ibu Suri agung
Susilawati
jgn lemah Yu Jian, keadilan harus di tegak kan
Susilawati
mantap selir Yu, kamu harus berani melawan ketidakadilan walaupun itu ayahmu sendiri
Susilawati
ckckck ternyata ayahnya selir Yu selain gila jabatan juga gila uang
Susilawati
yahhh kenapa gosip nya harus di hentikan padahal lagi seru2 nya
Ai
up nya yang banyak kak author, semangatttt💪
Susilawati
pantas saja selir Yu yg asli sangat kejam, krn dia terus di tekan oleh ayahnya.
mungkin sebenarnya selir Yu ingin melindungi adiknya makanya dia melarang ayahnya mengirim adiknya ke istana krn selir Yu tahu bagaimana sulit dan bahaya nya tinggal di istana
Susilawati
pantas saja kaisar masih membiarkan selir Yu hidup, rupanya ada yg dia ingin kan.
Susilawati
kebencian yg akan berubah menjadi kecintaan yg mendalam
Susilawati
jahat bangt sih kalo benar selir Zhang membunuh pelayan nya sendiri hanya utk memfitnah selir Yu.
Susilawati
tidak apa2 Zhen Nuo, ini hanya dunia novel, itu yg harus kamu ingat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!