Seorang pemuda yang tewas dalam kecelakaan dan berpindah tempat ke sebuah dunia baru yang penuh dengan kekacauan karena Monster yang menyerang dunia itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoe69, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31. Membawa keluar kelompok dari kota lain.
Semua orang yang sedang bertarung dan juga yang tengah bersandar di sebuah batu itu semula merasa lega karena mengira ada kelompok lain yang datang membantu mereka, namun wajah mereka seketika menjadi putus asa kembali di saat mengetahui jika hanya Xie Long yang datang.
Namun Xie Long tidak perduli dengan apa yang di pikirkan orang orang itu dan di antara orang orang yang terluka dan bertempur, Xie Long menari dengan tombak hitam di tangannya. Tombak itu membunuh semua manusia serigala yang mengepung 11 orang itu dan membuat gentar manusia serigala yang akan datang menyerang itu.
Orang orang yang semula putus asa itu kini tampak kembali semangat mereka dan orang orang yang terluka dan sedang bersandar di batu kini bisa mulai menyembuhkan diri dengan di lindungi oleh Xie Long yang terus menggunakan tombaknya untuk membunuh semua manusia serigala yang datang di bantu oleh 6 orang tersisa yang kini juga sudah mendekat ke arah Xie Long dan rekan mereka yang tengah meminum ramuan penyembuh itu.
" Saudara muda... Kami sudah bisa bergerak kembali... Kami akan segera menuju tangga ke lantai dua..." Ucap ketua kelompok itu yang membawa perisai dan pedang di tangannya.
" Kalian bergeraklah... Aku akan melindungi kalian semua di belakang..." Jawab Xie Long sambil menusuk dengan sangat cepat ke arah gerombolan manusia serigala yang mendekat.
Serangan tombak itu yang sangat cepat menusuk kedepan itu selalu berhasil mengenai kepala para manusia serigala yang ada di belakang mereka. Mau tak mau apa yang di lakukan oleh Xie Long itu membuat orang orang yang semula meremehkan dirinya itu kini menatap dengan kagum.
Selain kenaikan level terbangun mereka, seorang yang menaikkan level kekuatan terbangun juga harus memiliki senjata dan ketrampilan yang memperlihatkan kekuatan level mereka. Dan senjata serta gerakan ketrampilan jurus Xie Long benar benar seperti para terbangun level 2 yang selain jauh lebih cepat dari para terbangun level 1 juga lebih kuat.
Di saat kelompok itu sudah setengah jalan menuju ke tangga ke lantai 2, mereka berteriak saat melihat 30 manusia serigala dengan berbagai senjata sudah mendatangi mereka. Saat ini 5 orang masih terluka dan tidak memiliki senjata karena senjata mereka rusak karena pertempuran dengan manusia serigala berzirah.
Xie Long yang sudah menghabisi para manusia serigala yang mengejar mereka, Dengan teriakan keras Xie Long melompat ke depan kelompok yang panik itu dan menghantamkan tombak hitamnya ke tanah dimana sekelompok manusia serigala itu berada. Sekelompok manusia serigala itu segera berhamburan ke segala arah bersamaan dengan hembusan angin dari kekuatan pukulan tombak Xie Long.
Semua orang hanya bisa terperangah dengan mulut terbuka melihat kekuatan Xie Long yang tidak saja sangat cepat saat berpindah tempat namun juga sangat kuat melebihi kekuatan mereka semua. Xie Long yang sudah berdiri di tengah tengah kelompok serigala yang tercerai berai dan setengah dari mereka sudah tewas tidak berdiam diri, tombak hitam itu melesat cepat ke sekitarnya yang membuat dirinya seperti memiliki puluhan tombak yang menyerang bersamaan.
Sisa para manusia serigala itu segera terbunuh dengan tubuh penuh tusukan tombak bahkan beberapa dari mereka terkena tusukan tombak tepat di leher dan dahi mereka. Xie Long dengan segera meminta semua orang untuk kembali bergerak dan membagikan beberapa senjata yang dia ambil dari para manusia serigala itu yang memiliki kualitas yang lebih baik dari senjata para terbangun yang sudah rusak.
Kini semua orang yang terluka itu tampak bersemangat setelah mengetahui senjata yang jauh lebih baik dari senjata semula mereka, mereka semula heran karena Xie Long tampak seperti sedang melihat lihat senjata yang bergeletakan di tanah sebelum memberikan beberapa kepada mereka dan menyimpan lainnya. Ternyata senjata yang di berikan kepada mereka adalah senjata pilihan dengan kualitas terbaik yang ada di atas tanah itu, Xie Long tiba tiba menyimpan tombaknya dan mengambil busur dan tempat anak panah dari salah satu manusia serigala itu dan mengambil semua anak panah yang dimiliki oleh jasad manusia serigala yang lain.
Xie Long menembakkan anak panah ke belakang dan depan kelompok mereka secara bergantian yang membuat semua orang heran, namun saat mereka mendekati pintu lantai 2 mereka melihat banyak manusia serigala yang terbunuh dengan anak panah menancap di dada dan kepala mereka. Xie Long meminta bantuan untuk mengambil anak panah yang tertancap di tubuh manusia serigala itu karena dia masih terus menembak ke belakang dengan sangat cepat yang membuat anak panah yang ada di punggungnya semakin cepat berkurang.
Tanpa di minta dua kali, semua terbangun yang ada di sana dengan segera mengambil anak panah yang ada di tubuh para manusia serigala itu dan memberikan kepada Xie Long sambil terus berjalan menuju pintu lantai 2. Mata penuh kekaguman muncul di wajah semua orang itu terutama gadis yang bersenjata pedang dan terakhir terluka sebelum di selamatkan Xie Long.
Wajahnya sedikit memerah saat memberikan anak panah yang dia kumpulkan sambil mengucap terima kasih kepada Xie Long yang sudah menyelamatkannya dari serangan manusia serigala yang memungkinkan dirinya kehilangan nyawa. Xie Long hanya tersenyum dan menanyakan keadaan gadis itu yang memiliki luka tusukan di bahu kirinya dengan wajah sedikit cemas.
" Saya tidak apa apa... Tusukan itu untungnya tidak terlalu dalam sehingga mudah pulih setelah saya meminum ramuan penyembuh.." Ucap gadis itu dengan senyum malu malu dan kepala tertunduk.
" Saudara muda... Terima kasih karena sudah membantu kami... Kami minta maaf karena menolong kami... Kau kemungkinan belum menyelesaikan misi untuk kenaikan level mu..." ucap ketua kelompok itu yang berjalan di dekat Xie Long.
Semua anggota kelompok yang lain seketika menundukkan kepala saat mendengar hal itu, tidak saja mereka juga tidak bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan untuk misi mereka namun mereka juga membuat Xie Long tampaknya tidak menjalankan misinya karena menolong mereka yang selalu mengejek Xie Long sejak mereka bertemu tadi.
" Senior tidak perlu khawatir... Apa senior semua juga sedang mencari bijih material di dalam gua ini ??? Atau mencari material lain ???" Tanya Xie Long kepada pria berperisai di sebelahnya itu.
" Kami memang sedang mencari bijih besi yang ada di lantai 3... hanya saja kami tidak mendapati bijih besi itu dimanapun... Ini adalah gua ketiga yang kami datangi namun kami tetap belum menemukan tempat bijih besi yang kami cari berada... Justru kami terkepung oleh para manusia serigala itu..." ucap pria itu dengan nada menyesal.
" Itu karena Anda hanya melalui gua yang berisi para serigala berzirah... Jika Anda ingin mencari tempat mereka menambang bijih yang Anda cari.. Anda harusnya mencari jalan yang memiliki jejak yang jauh lebih dalam yang tercetak di atas tanah... Jejak itu di buat oleh para manusia serigala penambang yang membawa bijih besi yang mereka tambang..." Jelas Xie Long sambil masih menembakkan anak panah ke depan untuk membuka jalan.
Semua orang yang mendengar hal itu semakin heran dan saat mereka semua mengetahui jika kelas Xie Long adalah pencuri dan karena itu dia bisa menyelinap dengan mudah di semua gua mereka semakin heran karena apa yang di lakukan oleh Xie Long jauh dari kelas pencuri. Dan di saat pria ketua kelompok itu bertanya mengapa Xie Long bisa menggunakan tombak yang bukan menjadi senjata utamanya, Xie Long kembali mengatakan apa yang dia katakan kepada adik perempuannya tentang mengapa dia melatih banyak senjata.
Semua orang diam diam mengagumi jalan pikiran Xie Long dan pemimpin itu segera memperkenalkan dirinya sebagai Wong Shan dari kota Mingwa yang merupakan kota sebelah dari kota ini. Itulah mengapa orang orang itu juga sering menuju pusat perburuan di kota ini untuk mencari misi yang ada di asosiasi mereka.
" Datanglah ke kedai Bulan separuh saat kau berkunjung ke kota Mingwa... Itu adalah tempat kami berkumpul dan merencanakan misi... Aku berharap kita bisa bekerjasama dalam beberapa misi..." ucap Pria itu sambil mengulurkan tangan kanannya untuk berjabat tangan dengan Xie Long.
Di kota mereka tidak ada orang yang mengambil kelas pendukung dan juga pencuri karena semua orang sangat menyukai menjadi penyerang terutama penyerang jarak dekat yang menggunakan pedang sebagai senjata. Karena itu para terbangun di sana selalu berada di posisi terakhir dalam peringkat asosiasi karena mereka tidak pernah bisa mendapatkan barang langka dalam misi mereka.
Satu persatu orang orang itu memperkenalkan dirinya hingga gadis pembawa pedang panjang memperkenalkan dirinya sebagai Shie Hua Mei. Gadis itu juga segera mengundang Xie Long untuk datang kekediamannya saat Xie Long datang ke kota Mingwa.
Xie Long hanya mengangguk dan kemudian menyatakan akan melakukan apa yang semua orang itu minta padanya. Mereka berpisah setelah Xie Long memberikan beberapa bongkahan material untuk misi orang orang dari kota Mingwa itu. Tanpa menunggu ucapan dan tindakan dari orang orang itu, Xie Long sudah menghilang dari hadapan orang orang itu dan muncul beberapa ratus meter dari mereka semua.
Mata Shui Hua Mei terlihat sangat terkagum melihat sosok Xie Long yang menjauh dengan cepat, Dia menyesal karena Xie Long tidak muncul di kota mereka namun justru di kota yang lebih kecil dan juga memiliki lebih sedikit area perburuan meski hampir semua yang di hasilkan disini berkualitas baik.