NovelToon NovelToon
Happiness

Happiness

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Konflik etika / Nikah Kontrak / Trauma masa lalu / Antagonis
Popularitas:213
Nilai: 5
Nama Author: Kim Umai

Hallo besti 🖤, cerita ku ini tentang cewek bernama Syakila Almeera yang memiliki sifat ceria, aktif, ekspresif, lembut, dan penuh cinta bertemu dengan Agha yang memiliki sifat berbanding terbalik dengan Syakila.

mereka berdua di satukan oleh pernikahan paksa, dan banyak drama didalam pernikahan mereka, apakah Agha akan jatuh cinta dengan Syakila yang terus-menerus memperlakukan Agha dengan penuh cinta atau akankah Agha tetap terjebak di lingkaran bernama masa lalu. Maka saksikan dan baca terus cerita happiness ini yah, jangan lupa komen like dan follow untuk info selengkapnya, bay bay besti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Umai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 Akhirnya pindah

Tiba juga hari dimana Agha dan Syakila pulang ke rumah mereka sendiri, setelah pamitan mereka langsung bergegas ke rumah milik Agha dan tak lama mereka sampai di halaman rumah.

"Ini rumah A'a?."

"Iya."

"Masya Allah, bagus banget atuh A'a."

"Masuk." mereka pun masuk ke dalam rumah, sebelum masuk mereka mengucapkan salam terlebih dahulu.

"A'a lemari bajunya mana?." Tanya Syakila yang tidak melihat ada lemari baju di kamar Agha.

Agha tidak menjawab tapi jalan ke dressing room yang sudah lengkap semua kebutuhan milik Agha maupun milik Syakila, setelah menunjukkan ruangan itu Agha keluar dan masuk ke dalam ruangan kerjanya yang sama-sama di lantai dua.

Rumah yang Agha bangun itu gaya eropa klasik, ada dua lantai dimana lantai satu ada ruang tamu, ruang tv, dua kamar tamu, kamar mandi kecil di bawah tangga menggunakan pintu kamuflase, ruang makan, dapur, area laundry room, taman belakang yang sedikit luas, halaman depan luas di lengkapi dengan rumput jepang, bagasi mobil dengan kanopi. Di lantai dua ada kamar tidur utama yang di lengkapi dressing room, kamar mandi dengan bathtub, balkon, televisi, dan ps 5. Ada dua kamar tidur dengan ukuran sedang, dan ruang kerja Agha yang di lengkapi dua rak buku koleksi Agha dan ada ruang santai di outdoor.

Untuk warna cat, Agha mengambil warna putih dan cream tapi khusus di ruang kerja warna dark grey dan hijau muda. Semua warna, layout, ruangan, serta isi di dalam rumah semuanya pilihan Alicia, hanya tinggal membalikkan nama jadi Alicia tapi takdir berkata lain. Buktinya Agha menepati rumah ini dulunya sendirian kini dengan orang lain, yang sekarang sudah jadi istrinya.

"Masya Allah keren dan bagus banget rumahnya, beneran gaya eropa." Ucap Syakila yang tak hentinya memuji rumah Agha yang mulai sekarang dirinya juga akan tinggal di sini.

"Eh apa nih." Gumam Syakila ketika kakinya tertabrak robot pembersih yang otomatis membersihkan rumah yang udah di atur Agha.

"Lucu robotnya." Ucap Syakila sambil memperhatikan robot pembersih yang memiliki sensor agar tidak menabrak objek di depannya dan sensor agar tidak jatuh.

"Beres-beres udah siap, ini dah mau masuk jam makan siang juga, mau masak apa yah." Gumam Syakila sambil turun ke bawah menuju dapur.

Syakila membuka kulkas dan melihat bahan masakan, minuman, dan snack sudah lengkap. Langsung saja Syakila memulai masak, rencana dirinya akan masak soto ayam kesukaan Agha dan sambal merah yang di campur dengan cabe geprek atau cabe rawit besar.

Setelah hampir setengah jam Syakila menyiapkan makan siang akhirnya siap juga, Syakila langsung menghampiri Agha yang ada di ruang kerjanya untuk makan siang.

Tok...tok...

"A'a, kita makan siang dulu yuk."

"Hmm."

"Kila masak soto, A'a suka kan?."

Agha hanya diam dan jalan duluan meninggalkan Syakila di belakang, melihat respon Agha yang seperti itu hanya mengangkat bahu acuh.

'Lihat aja nanti, pasti suka sama rasanya, sebab kata umi kalau mau mendapat hati laki-laki, buat perutnya kenyang dengan masakan kita maka itu akan menyenangkan nya.' Batin Syakila.

Sampai di dapur Syakila langsung mengambil kan nasi serta lauk untuk Agha, tak lupa juga dengan air minumnya, baru setelah itu Syakila mengambil untuk dirinya.

"Mangga A'a."

"Hah?." Tanya Agha yang tidak paham kali bahasa Sunda.

"Silahkan A'a."

"Hmm."

Sebelum makan mereka membaca doa makan agar makanannya berkah, Agha mulai mencicipi soto buatan Syakila.

"Gimana A'a?."

"Enak." Ucap Agha jujur, tau kan kalau Agha ini emang bicara sesuai dengan isi otaknya. Mendengar ucapan Agha Syakila merasa senang, dia makan dengan ekspresi wajah senang.

Mereka makan dengan khidmat, setelah makan Agha kembali ke kantor karena hanya menggunakan waktunya setengah hari untuk pindah rumah, setelahnya akan kembali ke kantor.

"A'a nanti pulang jam berapa?." Tanya Syakila sambil membawa tas kerja yang isinya laptop iPad dan charger, mereka berjalan ke arah pintu utama.

"Kenapa?."

"Kalau sore kan kita bisa makan malam bareng, tapi kalau malam gak apa A'a."

"Sepertinya malam." Ucap Agha yang mengingat setelah pulang kerja ada meeting di luar dengan client nya.

"Kalau gitu hati-hati di jalan A'a, jangan sama sholatnya."

"Hmm, saya pigi." Ucap Agha dan Syakila langsung mengambil tangan Agha untuk di salam kemudian Agha masuk kedalam mobil dan menuju ke kantor.

Melihat mobil Agha udah keluar pagar, Syakila langsung menutup pagarnya tak lupa menguncinya, lalu masuk kedalam rumah.

"Nah, ngapain yah." Gumam nya sambil melihat ke dalam rumah.

"Si robot udah bersihkan lantai, kalau gitu aku bersihkan perabotan lainnya deh."

Syakila langsung mengelap meja ruang tamu, ruang tv, kaca jendela, serta meja makan. Pokoknya semua di bersihkan sama Syakila dalam satu hari, sebab Syakila ini tipe manusia yang gak bisa diam dan selalu cari kegiatan. Waktu sebelum nikah aja sehabis bantu umi di rumah dirinya bantu Abi di pesantren untuk mengajar santri putri.

...****************...

Sore harinya, setelah sholat ashar Syakila menyiapkan kerjaan beberesnya dan memutuskan masak untuk makan sore dirinya sendiri mengingat Agha akan pulang malam, dan sudah pasti Agha akan makan di luar.

"Alhamdulillah, akhirnya siap juga. Makan juga udah, sekarang apa yah." Ucap Syakila duduk di ruang tv setelah siap makan sore, dirinya menyalakan tv yang menampilkan acara masak-memasak.

"Buat kue enak juga, A'a kan gak terlalu suka makan manis kan ya, buat cookie agar bisa di makan dan di bawa A'a besok deh."

"Tapi bahannya ada gak ya?." Syakila langsung ke arah lemari yang ada di kitchen set dan terlihat ada banyak jenis tepung dan bahan kue lainnya.

"Lengkap banget, umah beneran niat banget belanjanya, tapi jadi seneng juga akunya."

Syakila langsung membuat cookies coklat yang tidak terlalu manis, selama proses pembuatan Syakila menyetel lagu sholawat yang di bawakan Azando, seorang pemuda yang banyak di kagumi kaum hawa termasuk Syakila.

Tak lama cookies buatan Syakila matang, langsung saja di keluarkan dari oven dan di pindahkan di wadah lain agar cepat dingin. Setelah dingin cookies nya di masukkan ke dalam plastik khusus cookies dan piring plastik bentuk dan gambar beruang yang Syakila pesan di tokoh online dengan ekspedisi instan, jadi sambil menunggu cookies matang Syakila juga menunggu paketnya datang.

Di bungkusnya dengan rapi dan terlihat sangat lezat dan lucu karena bungkus cookies nya yang dipilihnya, di susun di piring kepala beruang tadi yang di belinya dan di letakkan di meja makan.

1
Desi Ramadhani
dikira uang bisa menggantikan nyawa hilang, gila sih
Desi Ramadhani
ceritanya bangus thor, semangat terus buat karyanya👍💕
Kim Umai
makasih juga sudah mampir☺️
Renjana Senja
aku mampir Thor. jangan lupa mampir di karya aku ya. makasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!