NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Sang Kaisar Pedang

Reinkarnasi Sang Kaisar Pedang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Epik Petualangan
Popularitas:9.4k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Lima ratus tahun yang lalu, Lin Chen adalah Kaisar Pedang Ilahi yang berdiri di puncak Alam Dewa. Namun, saat ia mencoba menembus batas tertinggi kultivasi, ia dikhianati oleh tunangannya, Dewi Teratai Salju, dan saudara seperjuangannya, Kaisar Naga Hitam. Tubuhnya hancur, dan jiwanya tercerai-berai.
​Kini, lima ratus tahun kemudian, jiwa Lin Chen terbangun di Benua Langit Biru, di dalam tubuh seorang pemuda dengan nama yang sama. Pemuda ini dikenal sebagai "Sampah Terbesar" di Kota Daun Musim Gugur karena meridiannya cacat sejak lahir. Namun, mereka tidak tahu bahwa di dalam lautan jiwanya, Lin Chen membawa Sutra Pedang Kehampaan, sebuah teknik kultivasi purba yang memungkinkannya menyerap energi alam semesta.
​Dimulailah perjalanan Lin Chen untuk merangkai kembali takdirnya, menginjak jenius arogan, menaklukkan naga suci, dan kembali ke Alam Dewa untuk menuntut darah para pengkhianatnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4: Hutan Bayangan Kematian

​Satu bulan waktu yang tersisa sebelum Ujian Evaluasi Tahunan Keluarga Lin bukanlah waktu yang panjang bagi seorang kultivator. Bagi kebanyakan orang, menembus satu tingkat saja dalam sebulan sudah dianggap sebagai pencapaian jenius. Namun, di mata mantan Kaisar Pedang seperti Lin Chen, satu bulan adalah waktu yang lebih dari cukup untuk membalikkan langit dan bumi.

​Keesokan paginya, Lin Chen tidak melanjutkan kultivasi tertutup di gubuknya. Ia menyadari sebuah kelemahan fatal: Sutra Pedang Kehampaan memberikan Qi yang sangat tajam dan murni, namun tubuh fananya yang tidak pernah dilatih selama lima belas tahun terlalu rapuh untuk menampung ledakan energi yang lebih besar.

​"Jika aku terus memaksakan penyerapan energi tanpa melatih fisik, tubuhku akan meledak saat aku mencapai Ranah Kondensasi Qi Tingkat 5. Aku butuh pertarungan hidup dan mati untuk menempanya," gumam Lin Chen sambil menatap ke luar jendela.

​Tatapannya tertuju pada barisan pegunungan berkabut di sebelah barat Kota Daun Musim Gugur. Tempat itu adalah Hutan Bayangan, sarang bagi ribuan binatang buas dan tanaman herbal eksotis. Itu adalah surga bagi para pemburu dan tentara bayaran, sekaligus neraka bagi kultivator yang lemah.

​Tanpa berpamitan kepada siapa pun, Lin Chen mengenakan jubah hitam sederhana, menyandang sebuah pedang besi biasa yang ia temukan di gudang tua keluarga, dan melangkah keluar menuju Hutan Bayangan.

​Udara di dalam Hutan Bayangan terasa lembap dan dipenuhi aroma amis darah yang samar. Pohon-pohon raksasa menjulang tinggi, menutupi sebagian besar cahaya matahari dan menciptakan ilusi senja yang abadi.

​KRAAAK!

​Sebuah pohon tua bergetar hebat sebelum tumbang ke tanah. Dari balik semak belukar berduri, sesosok monster berbulu perak melompat keluar dengan raungan yang memekakkan telinga.

​Itu adalah Beruang Baja Bertanduk, binatang buas tingkat rendah yang kekuatannya setara dengan kultivator Ranah Kondensasi Qi Tingkat 3. Bulunya sekeras pelat besi, dan tanduk di kepalanya bisa menembus batu karang dengan mudah.

​Mata merah beruang itu menatap Lin Chen yang berdiri santai di depannya. Merasa wilayahnya diganggu oleh manusia kecil, beruang raksasa itu menerjang maju bak kereta kuda yang mengamuk. Tanah bergetar di bawah setiap pijakannya.

​Lin Chen tidak mencabut pedang besi di punggungnya. Ia hanya berdiri di sana dengan kedua tangan tergantung santai di sisi tubuh.

​"Datanglah," ucap Lin Chen datar. "Mari kita lihat seberapa keras tulang di tubuh ini."

​Tepat ketika cakar raksasa beruang itu hendak mengoyak kepalanya, Lin Chen menggeser kaki kanannya setengah langkah ke belakang, lalu melontarkan pukulan lurus ke depan. Tidak ada teknik bela diri yang rumit, hanya pukulan murni yang ditenagai oleh aliran Qi dari Sutra Pedang Kehampaan.

​DUAAAGH!

​Suara benturan yang mengerikan terdengar seolah dua batu raksasa saling bertabrakan. Pukulan kecil Lin Chen beradu langsung dengan cakar beruang raksasa itu.

​Gelombang udara meledak dari titik benturan, menyapu dedaunan kering di sekitar mereka.

​Sesaat kemudian, sebuah suara retakan tulang yang memilukan menggema. Lengan Beruang Baja Bertanduk itu bengkok dengan sudut yang tidak wajar. Kekuatan pukulan Lin Chen tidak hanya menghancurkan tulang sang monster, tapi Qi pedangnya yang tajam merangsek masuk ke dalam tubuh beruang itu, merobek organ dalamnya menjadi bubur.

​BRUK!

​Binatang buas seberat ratusan kilogram itu terpelanting ke belakang dan jatuh tersungkur. Ia melolong tertahan sejenak sebelum akhirnya mati dengan mata melotot.

​Lin Chen menurunkan tinjunya yang sedikit memerah. Ia mengangguk puas.

​"Kekuatan fisikku kini cukup untuk menghancurkan batu baja. Tubuh ini mulai beradaptasi dengan ritme kultivasiku."

​Lin Chen berjalan mendekati bangkai beruang tersebut. Ia menghunus pedang besinya, membelah dada monster itu dengan gerakan yang sangat rapi, dan mengambil sebuah kristal seukuran ibu jari yang bersinar redup dari dalam jantungnya.

​Itu adalah Inti Binatang Buas. Di dalamnya terkandung energi unsur alam yang jauh lebih liar, namun lebih padat dibandingkan batu spiritual tingkat rendah.

​Saat Lin Chen hendak menyimpan inti tersebut ke dalam kantong penyimpanannya, sebuah suara tepuk tangan pelan terdengar dari arah cabang pohon di belakangnya.

​"Pukulan yang sangat mengesankan! Menggunakan tangan kosong untuk membunuh Beruang Baja Bertanduk... Sulit dipercaya bahwa kau baru berada di Ranah Kondensasi Qi Tingkat 3."

​Lin Chen menoleh tanpa mengubah ekspresinya. Tiga orang pria berpakaian zirah kulit melompat turun dari atas pohon. Mereka memakai lencana dengan lambang serigala merah di dada mereka—lambang dari Kelompok Tentara Bayaran Taring Darah, kelompok pemburu yang terkenal brutal di sekitar Kota Daun Musim Gugur.

​Pria yang berdiri paling depan, yang tampaknya adalah pemimpin mereka, memiliki bekas luka melintang di wajahnya. Kultivasinya berada di Ranah Kondensasi Qi Tingkat 4.

​"Bocah, kami telah melacak beruang itu sejak pagi tadi," ucap pria berwajah codet itu sambil menyeringai licik, memainkan belati beracun di tangannya. "Kau berani mencuri mangsa kami. Tapi, karena kami sedang dalam suasana hati yang baik, tinggalkan Inti Binatang Buas itu, serahkan kantong penyimpananmu, dan kami akan membiarkanmu pergi dengan kedua kaki yang masih utuh."

​Dua tentara bayaran lainnya tertawa sinis sambil menyebar, mengepung Lin Chen dari sisi kiri dan kanan. Mereka berdua berada di puncak Tingkat 3. Di mata mereka, pemuda kurus di depan ini hanyalah domba gemuk yang kebetulan beruntung.

​Lin Chen menatap ketiga orang itu seolah sedang menatap debu di udara. Ia tidak marah, hanya merasa sedikit kasihan pada kebodohan mereka. Di kehidupan masa lalunya, bahkan dewa sejati pun tidak berani berbicara dengan nada seperti itu kepadanya.

​"Kalian melacaknya?" Lin Chen mengangkat Inti Binatang Buas di tangannya yang berlumuran darah. Ia tersenyum tipis, sebuah senyuman yang membuat suhu di sekitarnya mendadak terasa lebih dingin dari es.

​"Sayang sekali. Aku tidak terbiasa meninggalkan barang milikku, dan aku sangat membenci orang yang membuang-buang waktuku. Jadi, aku akan memberi kalian satu kesempatan..."

​Lin Chen perlahan memegang gagang pedang besi di pinggangnya. Aura membunuh yang sangat pekat, hasil dari ribuan tahun pembantaian di kehidupan masa lalunya, seketika meledak menutupi area tersebut.

​"...Mati bunuh diri, atau aku yang akan mencabik kalian menjadi serpihan."

1
Eddy S
kecewa cerita tanpa kelanjutan episode nya
Anonim: sabar lah bos ya kali langsung tamat
total 1 replies
Eddy S
pasti cerita ga ada kelanjutan nya 🤣🤣🤣cape deh
Albiner Simaremare
lanjut thor
Zero_two
👍👍👍👍
Zero_two
Dewi teratai udah terpesona sama 'kekuatan' terpendam si naga hitam kayaknya/Doge//Doge//Doge//Blush/
Romansah Langgu
Mantap thor,,, bar bar..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!