menceritakan tentang kekaisaran yang berjaya serta sangat gila kuasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Rio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
memaksakan cinta sang ratu
Yaboath pun ingin membuat rencana untuk mengeksekusi sang raja dia segera membuat selebaran di seluruh kota untuk mengeksekusi sang ratu
Pada saatnya pun tiba pasukan lainnya pun datang untuk segera mengikat sumpah kepada yaboath mereka akan menuruti perintahnya dan memakan rotinya mereka pun datang satu persatu mulai dari pasukan perbatasan pasukan penjaga kota para bangsawan dan para pedagang dan pada saat itulah dia ingin mengeksekusi sang raja
"Aku akan mengeksekusi raja kalian sebagai tanda sebagai raja baru dan akan menikahi permaisurinya ,
Para petinggi negri dan bangsawan barvat yang mendengar hal itu pun sedikit tidak senang dan menganggap yaboath tidak punya malu datang ke negri orang namun merampas mereka hanya diam saja dan tidak bisa apa apa, dan akhirnya tiba saat eksekusi sang raja dia di arak oleh pasukan kerajaannya sendiri yang menuruti perintah yaboath sang raja pun berdiri di panggung eksekusi lalu tangan dan kakinya diikat serta kepalanya di tundukan lalu al gojo pun menebas lehernya hingga kepalanya putus
Rakyatnya pun tidak perduli
Mereka segera membangun kembali negrinya lalu yaboath pun mulai menyiapkan pembentukan pasukan yang baru untuk menjaga kerajaannya serta persiapan untuk invasi ke negara-negara sekitarnya serta memberi tahu kepada mereka kalau Yaboath adalah raja yang baru
Setelahnya para bangsawan pun melaksanakannya, yaboath pun berencana untuk membangun kekaisaran seperti milik ayahnya dan setelahnya dia akan menguasai milik ayahnya namun sang peri roti pun muncul dan berkata kepada yaboath "kalau tuan boleh saja mendirikan kekaisaran tapi ingat tidak boleh ada pembantaian yang tidak seharusnya dilakukan" yaboath yang mendengarnya pun akhirnya paham maksudnya kalau dia tidak di perbolehkan membunuh rakyat sipil serta menghancurkan sesuatu yang tidak seharusnya dia hancurkan yaboath pun akan melakukannya melalui perdagangan serta membuat para utusan dari kerajaan lain serta perwakilan mereka agar menuruti perintahnya
Dia mengirimkan surat kepada kerajaan besar yang berbatasan langsung dengan negara barvat di Utara bernama bornia dia langsung mengirimkan suratnya raja bornia yang mengetahui isi pesannya pun akan segera mengakuinya dia akan datang
Serta yaboath pun mengirimkan suratnya juga kepada kerajaan kerajaan disekitarnya
Akhirnya setelah itu hari yang di nantikan pun tiba para raja dari kerajaan sebelah pun berdatangan untuk segera menyaksikan pergantian tahta serta mengakui pemimpin yang baru negara barvat guna membangun hubungan yang baru dan dari bornia serta kerajaan lainnya ada satu kerajaan bernama ekhillith yang ternyata musuh bebuyutan mereka yang melihat kalau barvat di pimpin pemuda yang sepertinya labil mereka pun berencana akan menghancurkan negri tersebut, yaboath dan para anggota kerajaannya menyambut mereka semua dengan baik serta berjabat tangan dengan para raja, yaboath mendapatkan pandangan sinis dari beberapa permaisuri mereka dan mereka berpikir kalau Yaboath mungkin bisa di manfaatkan setelahnya yaboath pun memerintahkan anak buahnya untuk memberikan roti kepada para raja tersebut Meraka di suruh makan awalnya para raja seperti merasa di hina karena di beri roti rakyat jelata bukan di beri daging tapi setelah merasakannya mereka pun ketagihan serta baru kali ini merasakan roti ini di barvat semua raja mulai makan kecuali raja dari kerajaan ekhillith dia seperti ogah dan merasa terhina yaboath pun tidak mempermasalahkannya setelahnya yaboath pun memberikan roti rotinya kepada pasukan penjaga dari masing masing kerajaan serta kepada jendral jendral mereka para pasukan pun sepertinya beberapa enggan serta menolak karena alasan protokol cuma karena di paksa akhirnya mereka mau, akhirnya pertemuan pun selesai setelahnya mereka para raja pun pulang ke masing masing kerajaannya setelah mereka pulang yaboath pun senang rencananya berhasil lalu peri roti pun muncul serta berkata kalau yang dia lakukan tidak akan langsung menguasai kerajaan jika hanya di makan dia hanya akan menguasai kerajaan tersebut dengan memiliki pengaruh bukan wilayahnya langsung yaboath yang mendengarnya pun langsung bingung "lalu sang peri berkata target minimal harus menerima ancaman"
Jadi yaboath harus tetap berperang serta mengirimkan pasukannya kenegara di sekelilingnya namun ada masalahnya raja yang memiliki kharisma yang kuat akan sedikit susah di buat tunduk meski sudah makan rotinya, setelah mendengar hal itu yaboath pun segera memerintahkan pasukan dan para jenderalnya serta pasukan raksasanya untuk menyerang negara di sekelilingnya dan memerintahkan mereka untuk tunduk mengirimkan upeti serta mengakuinya sebagai kaisar
Mereka pun melaksanakannya tanpa protes
Mereka segera menyiapkan logistik perang serta merekrut warga untuk ikut juga kedalam perang setelahnya mereka pun bersiap dengan baju besi pedang tombak dan Senapan Muscat pertama mereka menuju kerajaan ekhillith mereka menyerang perbatasannya dan menghancurkan segalanya para raksasa mengamuk serta mencincang mereka setelahnya mereka pun masuk untuk memberikan roti roti kepada rakyat lalu pemimpin daerah di wilayah itu mereka juga memberikannya kepada pasukan ekhillith lalu mengancam mereka untuk setia ada prajurit muda yang menolak lalu di tembak dengan senapan Muscat secara bertubi-tubi para raksasa berjalan menginjak semuanya mereka menyebarkan selebaran untuk memakan rotinya sebagai tanda kesetiaan kepada pemimpin baru mereka yaboath ada beberapa rakyat yang menolaknya pun di bantai mereka di gantung serta di tembak atau di jadikan budak raja ekhillith yang mengetahuinya pun segera mengirimkan jumlah pasukan yang banyak namun ternyata pasukan nya yang sampai pun terkejut beberapa dari mereka mundur karena melihat raksasa dan beberapa tetap melawan namun dia sia mereka diinjak-injak sampai hancur serta di bikin cacat lalu komandan pasukan yang di suruh yaboath menyerang ekhillith pun melakukan penjarahan serta memerintahkan pasukan ekhillith untuk menyerah saja agar diampuni, beberapa dari mereka pun akhirnya menyerah serta memakan roti sebagai sumpah setia mereka pun diancam ingat kalian sudah milik kaisar yaboath raja ekhillith ingin melarikan diri dari istananya namun dia di hadang oleh beberapa warga yang sudah setia kepada kaisar yaboath lalu sang raja di pukulin pasukannya pun kabur saja tak perduli sang raja diarak lalu dibawa kehadapan komandan perang yaboath setelahnya raja di Tawan untuk di bawa kehadapan yaboath,
Di sisi lain pasukannya beberapa menyerah kerajaan erdonia yang sedikit lebih besar dari ekhillith dan barvat mereka warga dan tentara berbondong bondong dengan keberanian menyerah erdonia sampai hancurkan pasukan perbatasan pasukan perbatasan erdonia pun keheranan dengan keberanian mereka serta kenapa bisa mereka berani pasukan pun segera menghancurkan segalanya namun warga dan tentara barvat tetap maju meski di tembak meriam mereka tidak gentar perang semakin panas lalu datanglah raksasa dengan melompat dan buum pos pos erdonia rata dengan tanah lalu para raksasa pun melindungi mereka menghancurkan semuanya.