NovelToon NovelToon
Muara Hati Azalea

Muara Hati Azalea

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Naik ranjang/turun ranjang / Pengasuh / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Seminggu kematian mertuanya, Azalea dijatuhi talak oleh Reza, dengan alasannya tidak bisa memberikan keturunan kepadanya. Padahal selama tiga tahun pernikahan, Reza tinggal di kota, sementara Azalea tinggal di kampung mengurus mertuanya yang sakit-sakitan.

Azalea yang hidup sebatang kara pun memutuskan untuk merantau ke kota mencari pekerjaan. Ketika hendak menyebrang, Azalea melihat gadis kecil berlari ke tengah jalan, sementara banyak kendaraan berlalu lalang. Azalea pun berlari menyelamatkan gadis kecil itu.

Siapa sangka gadis kecil itu adalah Elora, putri dari mendiang kakaknya yang meninggal tiga tahun yang lalu.

Enzo, mantan kakak iparnya meminta Azalea menjadi pengasuh Erza dan Elora yang kekurangan kasih sayang.

Di kota inilah Azalea menemukan banyak kebenaran tentang Reza, mantan suaminya. Lalu, tentang Jasmine, mendiang kakak kandungnya.

Ketika Azalea akan pergi, Enzo mengajaknya nikah. Bukan karena cinta, tetapi karena kedua anaknya agar tidak kehilangan kasih sayang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Hari-hari setelah Lebaran selalu terasa riuh. Rumah-rumah masih terbuka lebar. Tawa terdengar di berbagai sudut kota, orang-orang saling mengunjungi, mengenang masa lalu, memperbarui hubungan yang sempat renggang.

Begitu pula Mami Elsa. Siang itu ia menghadiri acara kumpul-kumpul bersama teman-teman sosialitanya di sebuah restoran mewah di pusat kota. Interior restoran bergaya Eropa klasik, lampu kristal menggantung indah, dan pelayan berseragam rapi hilir-mudik menyajikan minuman.

Mami Elsa duduk tegak dengan blazer elegan dan tas bermerek di sampingnya. Rambutnya disanggul rapi, wajahnya dipoles make-up yang membuatnya tampak lebih muda dari usianya. Di meja bundar itu, obrolan mengalir ringan.

“Anakku kemarin ke Singapura sama menantunya,” ujar Bu Dewi bangga. “Cucuku sudah masuk preschool internasional.”

“Wah, hebat sekali,” sahut Bu Rya.

Mami Elsa hanya tersenyum tipis. Dia jadi ingat kedua cucunya yang sudah tidak tantrum atau marah-marah lagi, tanpa alasan yang jelas.

“Kalau cucuku,” lanjut Bu Rya, “setiap Lebaran pasti ke rumah. Menantuku pintar sekali masak.”

Semua tertawa kecil, membandingkan cerita menantu dan cucu dengan nada bangga. Mami Elsa meremas gelas jusnya pelan. Ia paling tidak suka topik itu.

Dua kali punya menantu. Dua kali pula bukan dari kalangan yang ia harapkan. Menantu pertama, Jasmine. Perempuan pekerja keras dari kampung. Menantu kedua, Azalea. Juga wanita lembut dari kampung. Seolah nasib sengaja mempermainkannya.

“Jeng Elsa,” tegur Bu Rya, “kenapa melamun?”

Mami Elsa tersentak kecil. “Cuma sedang memikirkan sesuatu.”

“Aku dengar Enzo sudah menikah lagi,” sela Bu Dewi dengan mata berbinar penasaran. “Siapa istrinya? Dari keluarga mana?”

Mami Elsa menegakkan punggungnya. “Enzo menikah dengan kerabat jauh,” jawabnya tenang. “Waktu itu sangat mepet, jadi tidak dirayakan besar-besaran.”

“Oh, begitu.” Bu Dewi mengangguk-angguk.

Namun dalam hati, Mami Elsa merasa panas. Kerabat jauh. Itu jawaban paling aman. Ia tak ingin menjelaskan bahwa menantunya berasal dari kampung kecil. Ia tak ingin kembali mendengar bisik-bisik meremehkan.

Mami Elsa punya alasan sendiri. Bukan sekadar gengsi ingin punya menantu dari keluarga terpandang. Bukan sekadar status sosial yang ingin ia jaga di hadapan teman-temannya.

Itu luka lama. Luka yang tidak pernah benar-benar sembuh, hanya tertutup waktu dan kesibukan.

Ayahnya dulu seorang saudagar kaya. Pemilik beberapa gudang tekstil dan lahan perkebunan. Namanya disegani. Jika ia datang ke sebuah acara, orang-orang berdiri menyambut. Jika ia berbicara, semua mendengarkan. Di rumah, ia terlihat sebagai kepala keluarga yang tegas dan berwibawa.

Setidaknya, begitu yang Elsa kecil percaya. Namun, kehormatan itu runtuh ketika ia berusia enam belas tahun.

Awalnya hanya bisik-bisik pelayan. Lalu, tamu misterius di malam hari. Hingga suatu sore, ia melihat sendiri ayahnya turun dari mobil bersama seorang perempuan asing.

Perempuan itu sederhana. Kulitnya sedikit gelap karena matahari. Rambutnya diikat seadanya. Bajunya longgar dengan kain murah. Cara bicaranya masih kental dengan logat desa. Ia berdiri canggung di halaman rumah besar mereka, membawa tas kecil.

Elsa remaja berdiri di balkon lantai dua, memandang dengan jantung berdebar.

Beberapa minggu kemudian, semuanya menjadi jelas. Ayahnya berselingkuh. Perempuan itu bukan sekadar pekerja atau kenalan. Ia adalah simpanan sang ayah, bahkan kemudian diketahui telah memiliki anak dari ayahnya.

Ibunya mencoba bertahan. Ia masih ingat malam ketika suara piring pecah terdengar dari ruang makan.

“Aku istrimu yang sah!” teriak ibunya dengan suara parau.

“Aku bertanggung jawab pada semuanya,” jawab ayahnya dingin.

“Termasuk pada wanita itu?”

Tak ada jawaban. Yang ada hanya keheningan panjang yang lebih menyakitkan daripada teriakan.

Tak lama setelah itu, perceraian terjadi. Prosesnya cepat. Tanpa drama di pengadilan yang panjang. Ayahnya sudah menyiapkan segalanya.

Rumah besar itu bukan lagi milik mereka. Elsa masih ingat hari ketika koper-koper dikeluarkan. Pelayan-pelayan menunduk, tak berani menatap. Beberapa berbisik. Beberapa pura-pura sibuk.

Ibunya duduk di ruang tamu dengan wajah pucat. Tangannya gemetar ketika memegang tas tangan.

“Papa pilih dia,” kata ibunya bergetar, hampir tak terdengar. “Wanita kampung itu.”

Ayahnya berdiri tak jauh, wajahnya kaku. Ia tidak memeluk putrinya. Tidak meminta maaf. Bahkan tidak menoleh ketika Elsa menangis.

Sejak hari itu, sesuatu dalam diri Elsa berubah. Ibunya memang masih memiliki keluarga berada. Mereka tidak jatuh miskin. Secara materi, hidup mereka tetap layak. Namun, mental ibunya runtuh. Perempuan yang dulu anggun dan percaya diri itu berubah menjadi murung. Jarang keluar kamar. Kehilangan semangat hidup.

Elsa remaja harus tumbuh lebih cepat. Menahan malu di sekolah. Menjawab tatapan iba dan bisik-bisik teman. Semua karena satu perempuan yang menurutnya datang dari kampung dan merusak segalanya. Dan luka itu semakin dalam ketika ia mengetahui sejarah keluarga dari pihak ayahnya.

Kakeknya dulu melakukan hal serupa. Selingkuh dengan pembantu rumah tangga. Memberikan rumah kecil di pinggiran kota untuk gundiknya. Menghidupi anak-anak hasil hubungan itu dengan diam-diam.

Seolah pengkhianatan itu adalah warisan. Seolah perempuan sederhana dari kampung selalu menjadi “ancaman” dalam pikirannya.

Sejak saat itu, Elsa bersumpah dalam hati, Ia tidak akan pernah mempercayai perempuan kampung. Ia tidak akan pernah membiarkan keluarganya dihancurkan oleh “tipe yang sama”.

Maka ketika Enzo dulu memilih Jasmine, perempuan pekerja keras dari desa kecil, hatinya sudah menolak sejak awal. Meski Jasmine tak pernah berbuat salah, bayangan masa lalu terus menempel di wajahnya.

Dan kini, Azalea adiknya Jasmine. Perempuan sederhana dan lembut. Tidak berasal dari lingkaran sosialnya. Tidak memiliki latar belakang gemerlap.

Luka lama itu kembali berdenyut. Bukan karena Azalea melakukan kesalahan. Bukan karena ia tidak baik. Akan tetapi, karena setiap kali melihatnya, Mami Elsa seperti melihat bayangan masa lalunya sendiri. Bayangan perempuan yang pernah membuat ibunya hancur.

“Elsa, kamu tidak pernah cerita detail tentang menantumu yang sekarang,” ujar Bu Dewi lagi, penasaran.

Mami Elsa tersenyum tipis. “Yang penting anakku bahagia.”

Kalimat itu terdengar manis. Tapi dalam hatinya, ia sendiri tak yakin.

Setelah makan siang selesai, mereka memutuskan pindah lokasi ke rumah Bu Dewan untuk melanjutkan kumpul-kumpul.

“Aku yang bawa mobil,” kata Bu Rya.

Mereka tertawa-tawa ringan di dalam mobil mewah itu. Obrolan berlanjut tentang arisan, liburan ke luar negeri, hingga rencana reuni sekolah.

Mami Elsa duduk di kursi penumpang depan. Pandangannya kosong menatap jalan. Bayangan masa lalu terus muncul. Wajah ibunya yang murung. Tatapan ayahnya yang dingin. Dan perempuan kampung itu yang berdiri dengan wajah menang, seolah telah merebut segalanya.

“Semua perempuan kampung sama saja,” gumam Mami Elsa pelan tanpa sadar.

“Apa, Jeng?” tanya Bu Rya yang fokus menyetir.

“Tidak apa-apa.”

Mobil melaju cukup kencang di jalan besar. Tiba-tiba, seorang anak kecil berlari menyeberang jalan dari arah kanan.

“Ya Allah!” teriak Bu Rya panik. Refleks, ia membanting setir ke kiri.

Suara decit ban memekakkan telinga. Mobil oleng. Semua orang menjerit.

BRAAAAK!

Mobil menghantam benteng pabrik plastik di sisi jalan. Suara benturan keras menggema. Airbag mengembang. Kaca depan pecah. Asap tipis keluar dari kap mesin.

1
Sri Afrilinda
ceritanya keren thur...🤗😍
🌸 Sunshine 🌸: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Zainab Ddi
Enzo balaskan sakit hati Lea pada reza
Ila Lee
itu ddiaa mantan ssuaami Lea. Enzo biar jelas Lea bahagiuaa. banget Rezza lihat buka mata MU lebar 2 bodoh amat 😛😛😛
Ila Lee
sel dulu pendapatan sesal kemudian tidak berguna Reza nasi sudah menjadi bubur Azalea sudah jdi nyonya Enzo 🤣🤣🤣🤣
Ila Lee
ibu hamil memang selalu ingin di manja selamat hari raya Aidilfitri maaf zahir batin Thor ❤️
Ila Lee
masa lalui biar lh berlalu jika kau thu reezaa as lh karyawan MU di kantor MU pak enzo🤣🤣🤣🤣🤣
Ranny
Lea itu cuma di manfaatkan buat urus ibunya Reza yg sedang sakit setelah meninggal ya sudah di lepaskan dan pastinya si Reza itu punya selingkuhan percaya deh...
Suyati
mksh Thor ceritanya y
🌸 Sunshine 🌸: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Inooy
aq suka pake buangeeeett dengan cerita yg satu ini,,sampe2 aq speechless mo mengomentari apa lg 🤩
d saat cerita2 yg lain mempertunjukkan tentang perselingkuhan, perebutan warisan sampe pertikaian antara anak dn orangtua...d sini cuma menceritakan sebuah keluarga yg belajar utk keluar dr masa lalu yg membelenggu, dr rasa bersalah hingga rasa sakit hati karena orang ketiga..dn cara penyelesaian nya yg begitu apik tanpa harus menegangkan urat leher terus2an...banyak pelajaran yg bisa qta ambil walaupun hanya dr sebuah cerita..dr cerita ini qta belajar menyelesaikan masalah tanpa harus adu mulut, qta belajar saling menerima kekurangan pasangan qta bukan kelebihan nya aj, qta jg belajar cara menghormati orangtua walaupun qta tersakiti..
pokok nih cerita cuantiiik bangeett 👍👍👍👍
bintang 5 rasa nya kurang bwt cerita secantik dn seapik ini,,,
makasih ka Santi cerita nya..aq suka banget, semangat teroos y kaa, sukses selalu dengan cerita2 nya 🙏🙏🥰❤️❤️❤️❤️❤️❤️
🌸 Sunshine 🌸: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Inooy
akhir nyaaa berakhir dengan happy ending 🥰
🌸 Sunshine 🌸: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Inooy
aq suka banget karakter Azalea,,dia cerminan wanita tangguh berjiwa lapang...❤️
d saat mendengar sebuah rahasia tentang kaka nya yg selama ini tertutup, Azalea tidak langsung marah..dia hanya terus merenungi setiap kenangan tentang kaka nya,,tentang kebaikan2 nya, tentang kesendirian nya menghadapi masalah dn tentang kesalah pahaman Enzo...
sementara d dunia nyata ketika qta mendengar sebuah kebenaran..pasti emosi menguasai diri qta tanpa mo melihat dr sisi lain, apalagi kesalah pahaman nya menyangkut keluarga qta...
aq respect banget ama Azalea yg tidak langsung menghakimi Enzo, ketika Enzo menceritakan penyesalan nya...

makasih ka Santi, hanya dr cerita ini aj aq jd banyak belajar..terutama soal mengontrol emosi, selain itu jg belajar utk selalu cari kebenaran nya dulu sebelum bertindak...🥰❤️❤️❤️
Inooy: sama sama kaa...
total 2 replies
Inooy
ooohh jd rasa bersalah Enzo yg begitu mendalam setiap mengingat Jasmine karena kesalah pahaman, hheeem...
pantas aj Enzo berubah 180⁰ sejak kepergian Jasmine,,smua berawal dr kemarahan tanpa mo menyelidiki kebenaran nya..dn berujung Jasmine meregang nyawa tanpa ada yg mengetahui nya..dn percayalah, rasa bersalah akan selalu menghantui pikiran qta, apalagi d saat kebenaran itu terkuak dengan jelas..dn d saat itu pula orang yg selama ini qta salah pahami udh g bisa qta temui lg 🥺
Inooy
ternyata ooh ternyata,,Jasmine meninggal ada campur tangan Karmila ckckck
kamu salah cari lawan Miil,,Azalea buman wanita lemah yg bisa d intimidasi..dn klo kamu usik kehidupan nyaaa,,tamat riwayat muu..selain ituuu,,istri Enzo sebelum nya tuh kaka nya Azalea..jd hati2 kamu perbuatan mu yg lalu bakalan d korek2..!!!
Inooy
Rezaaa,,Rezaa...d saat kamu masih sama Lea, kamu sia siakan..kamu sakiti bahkan kamu manfaatin ketulusan Lea demi merawat ibu kamu yg lg sakit,,skarang d saat Lea udh mendapatkan kebahagiaan nya dengan pria lain, kamu seolah olah masih berhak atas diri Lea...d mana otak kamu, Zaaaa...😩
dulu saat kamu dengar omongan Mila, kamu telan mentah2 tanpa d selidiki dulu kebenaran nya..laah skarang setelah smua kebenaran nya terbuka,,kamu dengan seenak nya pengen rujuk ama Lea..d depan Enzo lg.....otak mu benar2 g waras,,depan suami nya masih menginginkan Lea.....cape deeeh!!! 🤦‍♀️🤦‍♀️
ingat Zaaa selama kamu menikahi Lea, kamu kebanyakan nya nyakitin Lea..wajar klo skarang d hati Lea udh g ada ruang bwt nama kamu!!!!!
Sri Afrilinda
Cantik bgt syg😍
Sri Afrilinda
Cantiknya azalea🤗
Anto
joozzz byk pelajaran yg di petik BHS yg indah mudah dipahami semngat
Ila Lee
Alhamdulillah akhirnya mami Elsa sedar kesalahan dan keraguan nya terhadap Azalea ddaan arwah jasmin
Ila Lee
Alhamdulillah Mila kerana mulut yg busuk Azalea bertemu jodoh yg lebih baik dari segala nya seorang suami yg mencintai Lea dengan lebih segalanya❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Inooy
hhaaa,,,demi ulet bulu kamu rela berbohong dn melepaskan permata demi batu kerikil 🙂‍↔️🙂‍↔️🙂‍↔️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!